Arsip Kategori: Jurusan Kuliah

Daftar Jurusan Paling Santai

6 Jurusan Ini Dikenal Jadi Jurusan Paling Santai, Ada Apa Saja?

Jurusan paling santai – Memilih jurusan untuk melanjutkan kuliah tentu bukanlah hal yang mudah. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang, mulai dari minat, bakat, pertimbangan biaya, hingga beban kuliah yang nanti akan dihadapi. Tidak bisa dipungkiri, ada beberapa jurusan yang dikenal dengan beban kuliah yang cukup berat dan ada pula yang sebaliknya.

Memilih jurusan pun harus mempertimbangkan kesanggupan diri agar nantinya bisa mengikuti kuliah dengan baik hingga lulus. Bukan tanpa sebab, karena tidak sedikit mahasiswa yang merasa salah jurusan atau terlalu terbebani dengan jurusan yang diambilnya.

Jika kamu mempertimbangkan beban kuliah yang akan didapatkan nanti, kamu bisa memilih beberapa jurusan berikut yang dikenal santai. Mari, simak apa saja daftar jurusannya di sini!

Bagi kamu yang masih bingung dalam memilih jurusan, ada lho jurusan kuliah yang dikenal santai. Walaupun terkenal santai, jurusan-jurusan ini memiliki peluang karier yang bagus. Yuk, simak apa saja daftar jurusannya di bawah ini.

Ilmu Sejarah

Jurusan Ilmu Sejarah merupakan ilmu yang mempelajari peristiwa di masa lalu. Jurusan ini termasuk jurusan yang jumlah peminatnya tidak sebanyak seperti jurusan Soshum lain. Cakupan ruang lingkupnya sangat luas, mulai dari budaya, geografi, politik, ekonomi, seni, agama, dan kesehatan. Selama perkuliahan, kamu dituntut untuk banyak membaca dan memiliki banyak pengetahuan tentang peristiwa masa lampau.

Berikut beberapa kampus yang membuka jurusan ilmu sejarah:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Sebelas Maret
  • Universitas Negeri Malang
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Andalas
  • Universitas Jambi
  • Universitas Negeri Yogyakarta

Baca juga: Yuk, Para Mahasiswa Pahami Istilah Dunia Perkuliahan Berikut Ini!

Ilmu Komunikasi

Jurusan Ilmu Komunikasi merupakan jurusan yang populer dan banyak peminatnya. Kuliah di jurusan ini, kamu akan mempelajari segala bentuk komunikasi dan bagaimana pesan bisa disampaikan dan diterima dengan baik. Kamu juga akan belajar menggunakan berbagai sarana komunikasi yang ada.

Di jurusan ini juga ada berbagai peminatan yang bisa dipilih mahasiswa, antara lain hubungan masyarakat, periklanan, jurnalisme, kajian media, dan lainnya. Ada banyak sekali perguruan tinggi yang membuka jurusan Ilmu Komunikasi, beberapa di antaranya yaitu:

  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Sebelas Maret
  • Universitas Tidar
  • Universitas Indonesia

Tata Rias

Bagi kamu yang memiliki minat dan hobi make up, bisa menjadikan jurusan Tata Rias sebagai pilihan jurusan. Kamu akan diajarkan untuk bisa menjadi penata rias yang profesional. Di jurusan ini, kamu akan mempelajari struktur wajah, teknik menghias wajah, jenis alat kecantikan, dan masih banyak lainnya. Menarik sekali, bukan?

Prospek kerja untuk lulusan jurusan ini juga sangat luas, loh. Keterampilanmu dalam merias wajah bisa menjadi bekal untuk kamu membuka jasa make up sebagai make up artist (MUA). Tertarik berkuliah di jurusan tata rias, berikut beberapa kampus yang bisa kamu pilih:

  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Negeri Jakarta
  • Universitas Negeri Semarang
  • Universitas Negeri Medan
  • Universitas Negeri Surabaya
  • Akademi Kesejahteraan Sosial AKK

Jurusan Seni

Jika kamu memiliki minat dan bakat di bidang kreatif, kamu bisa menjadikan jurusan seni sebagai pilihan jurusan untuk melanjutkan pendidikan. Jika memiliki minat yang tinggi di bidang seni, tentunya berkuliah di jurusan seni akan sangat menyenangkan untukmu. Ada berbagai jurusan kuliah di bidang seni seperti seni rupa, seni karawitan, desain komunikasi visual, seni tari, seni teater, seni musik, hingga seni kriya.

Beberapa kampus yang membuka jurusan seni berikut bisa kamu pilih, tertarik?

  • Institut Seni Indonesia Surakarta
  • Institut Seni Indonesia Yogyakarta
  • Institut Seni Indonesia Denpasar
  • Universitas Pendidikan Ganesha
  • Universitas Brawijaya
  • Institut Kesenian Jakarta

Baca juga: 15 Fakultas Kedokteran Ini Sepi Peminat, Tertarik Mendaftar?

Bahasa dan Sastra

Bagi kamu yang tertarik dengan sastra dan kebahasaan bisa mengambil jurusan ini. Ada banyak jurusan bahasa dan sastra yang tersedia di perguruan tinggi antara lain Sastra Indonesia, Sastra Jerman, Sastra Belanda, Sastra Jawa, Sastra Sunda, Sastra Inggris, Sastra Jepang, dan masih banyak lagi.

Di jurusan ini kamu akan mempelajari kajian kebudayaan, sejarah, budaya, dan lainnya. Banyak yang menganggap remeh jurusan bahasa dan sastra, padahal jurusan ini memiliki keseruan dan keunikannya tersendiri. Berikut kampus yang membuka jurusan bahasa dan sastra antara lain:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Negeri Semarang
  • Unibersitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Udayana
  • Universitas Airlangga

Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Di jurusan Pendidikan Jasmani, kamu akan belajar banyak hal mengenai kesehatan fisik dan mental. Kamu juga akan menjalani banyak praktik jenis olahraga seperti basket, renang, voli, sepak bola, dan lainnya. Di jurusan ini, mahasiswa akan mendapat teori di kelas mengenai pengetahuan terkait olahraga dan pendidikan jasmani.

Peluang kerja untuk jurusan ini juga tidak kalah bagus karena hampir setiap sekolah membutuhkan guru olahraga. Kampus yang membuka jurusan Pendidikan Jasmani atau Keolahragaan antara lain:

  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Negeri Surabaya
  • Universitas Pendidikan Indonesia
  • Universitas Pendidikan Ganesha
  • Universitas Negeri Jakarta
  • Universitas Lambung Mangkurat

Dari berbagai pilihan jurusan kuliah di atas, kamu tertarik untuk berkuliah di jurusan yang mana, nih?


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahunUTBK KedokteranKKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Fakultas Kedokteran Gigi UI

Mari Mengenal Fakultas Kedokteran Gigi UI

Fakultas Kedokteran Gigi UI – Apakah kamu ingin melanjutkan pendidikan di jurusan Kedokteran Gigi? Jika iya, maka Universitas Indonesia bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu! FKG UI merupakan salah satu pelopor pendidikan dokter gigi di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1960, loh!

Oleh sebab itu, kualitas pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi UI tidak perlu diragukan lagi. Program pendidikan yang dibuka di FKG UI juga beraneka ragam mulai dari program sarjana, profesi, hingga doktor. TSelain itu, FKG UI juga memiliki 11 departemen yang mencakup berbagai cabang ilmu kedokteran gigi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih komprehensif.

Jika tertarik berkuliah di Fakultas Kedokteran Gigi UI, kamu wajib menyimak informasi seputar FKG UI di bawah ini.

Kurikulum

Tahapan pertama dalam pendidikan dokter gigi di UI dimulai dari studi Sarjana Kedokteran Gigi yang akan ditempuh selama 7 semester atau 14 blok dengan beban studi 144 SKS. Selanjutnya, pendidikan jenjang profesi Kedokteran Gigi akan ditempuh selama 4 semesterdengan beban studi 31 SKS.

Kurikulum yang dijalankan di FKG UI dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah ditetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Sejak tahun 2003 pendidikan akademik di FKG UI juga dilakukan melalui pembelajaran aktif dengan menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) yang lebih menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa (Student Centered Learning).

Program Studi di Fakultas Kedokteran Gigi UI

FKG UI membuka beragam program studi yang terdiri dari:

Program Sarjana

  • Sarjana Kedokteran Gigi
  • Sarjana Kelas Khusus Internasional

Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis

  • Spesialis Ortodonti
  • Spesialis Periodonsia
  • Spesialis Prostodontik
  • Spesialis Konservasi
  • Spesialis Penyakit Mulut
  • Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial
  • Spesialis Kedokteran Gigi Anak
  • Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi
  • Spesialis Odontologi Forensik

Program Magister

  • Magister Ilmu Kesehatan Gigi Komunitas
  • Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar

Program Doktor

  • Pendidikan Doktor Ilmu Kedokteran Gigi

Baca juga: 15 Fakultas Kedokteran Ini Sepi Peminat, Tertarik Mendaftar?

Departemen Fakultas Kedokteran Gigi UI

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia melaksanakan kegiatan akademiknya dengan membagi kedokteran gigi ke dalam sebelas departemen sesuai bidangnya/cabang ilmu agar proses pembelajaran lebih mudah. Berikut 11 departemennya:

  1. Biologi Oral
  2. Ilmu Bedah Mulut dan Maksilofasial
  3. Ilmu Kedokteran Gigi Anak
  4. Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat – Pencegahan
  5. Ilmu Konservasi Gigi
  6. Ilmu Material Kedokteran Gigi
  7. Ilmu Penyakit Mulut
  8. Ortodonsia
  9. Periodonsia
  10. Prostodonsia
  11. Radiologi Kedokteran Gigi

Jalur Masuk Penerimaan

Fakultas Kedokteran Gigi UI membuka beberapa jalur seleksi bagi calon mahasiswa baru, melalui:

Jalur seleksi nasional oleh BPPP Kemendikbud

  • Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
  • Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
  • tanpa tes melalui SNBP yang diselenggarakan oleh BPPP Kemendikbud dan PPKB atau Talent Scouting yang diselenggarakan oleh UI

Jalur seleksi mandiri oleh UI

  • Program Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB)
  • Seleksi Masuk UI (SIMAK UI)

Jalur seleksi Kelas Khusus Internasional (KKI)

  • Talent Scouting
  • Seleksi Masuk KKI UI (SIMAK KKI UI)

Setiap jalur masuk memiliki ketentuan dan materi seleksi yang berbeda-beda, pastikan kamu memperhatikan dan mempersiapkan diri sebelum mendaftar.

Baca juga: Simak 4 Jalur Masuk UI 2023 beserta Jadwal dan Daya Tampungnya di Sini!

Fasilitas

Fakultas Kedokteran Gigi UI dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas untuk menunjang pembelajaran mahasiswa, di antaranya

  • Ruang kelas metode PBL (Problem Based Learning)
  • Ruang praktikum
  • Ruang skills lab
  • Perpustakaan
  • Laboratorium komputer
  • Laboratorium riset biologi oral dan material kedokteran gigi
  • Dental simulation/clinic
  • Klinik integrasi untuk mahasiswa program profesi dan spesialis
  • Puskesmas untuk mahasiswa program profesi bekerja di komunitas (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat)
  • Asrama mahasiswa di Serpong
  • Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM)
  • Lapangan bulutangkis
  • Kantin
  • Musola
  • Student lounge

Informasi seputar Fakultas Kedokteran Gigi UI di atas bisa kamu jadikan referensi jika tertarik untuk berkuliah di Universitas Indonesia. Semoga bermanfaat!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Jurusan Kedokteran paling diminati

Ini 7 Jurusan Kedokteran PTN Favorit di SNBT 2023!

Jurusan Kedokteran Favorit di SNBT 2023 – Sampai saat ini, jurusan kedokteran masih menjadi langganan sebagai jurusan paling diminati pada seleksi masuk kampus di berbagai perguruan tinggi, khususnya PTN. Tak heran, minat yang tinggi ini pun membuat jurusan kedokteran menjadi salah satu jurusan dengan persaingan yang sangat ketat. 

Ada berbagai jalur untuk bisa mengambil studi kedokteran di PTN, salah satunya melalui seleksi nasional berdasarkan tes (SNBT). Melalui jalur ini, jurusan kedokteran juga selalu menduduki peringkat teratas sebagai program studi yang paling diminati oleh calon mahasiswa. Berdasarkan data statistik SNBT 2023, 7 dari 20 program studi paling diminati merupakan program studi kedokteran di berbagai PTN yang ada di Indonesia.

Jika tertarik melanjutkan studi di jurusan kedokteran, data ini bisa menjadi salah satu pertimbangan kamu untuk memilih PTN pada jalur SNBT nantinya. Berikut informasi selengkapnya, mari simak!

Jurusan Kedokteran Paling Diminati di SNBT 2023

1. Universitas Padjadjaran (Unpad)

Tidak hanya menjadi fakultas kedokteran terfavorit, prodi Pendidikan Dokter Universitas Padjadjaran juga menempati urutan pertama prodi paling diminati di SNBT 2023, loh! Pada penerimaan tahun ini, ada 3.856 calon mahasiswa yang memilih Pendidikan Dokter Unpad menjadi pilihannya untuk menempuh studi kedokteran. 

Fakultas Kedokteran Unpad telah didirikan sejak tahun 1957 yang berlokasi di Jatinangor, Sumedang dan saat ini telah terakreditasi A oleh BAN-PT. FK Unpad juga berhasil menempati urutan ke-4 sebagai fakultas kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR 2023. 

Baca juga: 3 PTN ini Buka Prodi Kedokteran Baru Tahun 2023

2. Universitas Indonesia (UI)

Urutan selanjutnya diduduki oleh prodi Pendidikan Dokter Universitas Indonesia yang berada di posisi ke-4 paling diminati di SNBT 2023 dengan peminat sebanyak 3.827 orang. Bukan tanpa alasan, FK UI juga menempati urutan pertama untuk kampus dengan fakultas kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR 2023. 

FK UI juga merupakan salah satu kampus dengan pendidikan kedokteran tertua di Indonesia dari hasil peleburan Perguruan Tinggi Kedokteran Republik Indonesia dengan Geneeskundige Faculteit Nood-Universiteit van Indonesie milik Belanda pada 1950. Saat ini, FK UI memiliki 2 kampus utama yang berlokasi di Kampus Salemba dan Kampus Depok yang terletak di Gedung Rumpun Ilmu Kesehatan.

3. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Sebagai fakultas kedokteran tertua, FK UGM merupakan salah satu pioneer dalam pendidikan dokter di Indonesia. Tidak heran, setiap tahunnya ribuan calon mahasiswa memilih UGM untuk melanjutkan pendidikan khususnya di bidang kedokteran. Pada SNBT 2023, prodi kedokteran UGM menempati urutan ke-5 sebagai prodi paling diminati oleh 3.766 calon mahasiswa. 

PTN yang berada di Yogyakarta ini juga membuka penerimaan pendidikan dokter melalui jalur mandiri dan kelas internasional (IUP). Selain itu, FK UGM juga telah menyediakan pendidikan profesi dokter hingga spesialis untuk bagi mahasiswa yang telah lulus sarjana kedokteran.

4. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Dengan peminat sebanyak 3.681 calon mahasiswa, FK Unhas juga menjadi salah satu fakultas kedokteran terfavorit pada SNBT 2023. Unhas telah mendirikan fakultas kedokteran sejak tahun 1956 di Makassar yang saat ini telah mendapatkan akreditasi A oleh BAN-PT. 

5. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Salah satu kampus yang berada di Jawa Tengah ini juga memiliki FK dengan peminat yang tak kalah banyaknya yaitu 3.551 calon mahasiswa. Pada sejarahnya, FK UNS bermula dari Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Pembangunan Nasional (PTPN) Cabang Surakarta di bawah Departemen Hankam yang bergabung menjadi Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret pada 8 Maret 1976.

Baca juga: Yuk, Intip Biaya Kuliah Kedokteran di 5 Kampus Jogja

6. Universitas Airlangga (Unair)

Selain banyak diminati dan telah terakreditasi A, FK Unair juga berada di urutan kedua sebagai fakultas kedokteran terbaik di Indonesia, loh! Selain itu, FK Unair juga merupakan salah satu kampus kedokteran tertua yang ada di Indonesia. Tidak hanya membuka program bagi S1, FK Unair juga membuka 6 prodi S2, 2 prodi profesi, 25 prodi spesialis dan 7 prodi subspesialis lengkap dengan 2 RS mitra yaitu RS Dr. Soetomo dan RS UNAIR. 

7. Universitas Brawijaya (UB)

Prodi Kedokteran Universitas Brawijaya menempati urutan ke-15 sebagai prodi dengan peminat terbanyak di Indonesia melalui SNBT 2023 dengan pendaftar sebanyak 3.305 orang. FK yang berada di Malang, Jawa Timur ini mulanya berasal dari STKM atau Sekolah Tinggi Kedokteran Malang yang resmi menjadi FK UB pada tahun 1974. 

Itu dia daftar fakultas atau prodi kedokteran yang paling diminati oleh calon mahasiswa pada seleksi SNBT 2023 lalu. Informasi ini dapat kamu jadikan gambaran untuk menentukan kampus untuk melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran nantinya.


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Dokter spesialis dan subspesialis

Jenis Dokter Spesialis dan Subspesialis yang Ada di Indonesia

Dokter spesialis dan subspesialis – Setelah menjalani masa pendidikan preklinik selama 4 tahun dan mendapat gelar S.Ked., perjalanan menjadi seorang dokter masih berlanjut dengan co-ass selama 2 tahun. Tak sampai di situ, masih ada ujian kompetensi (UKMPPD) untuk bisa menyandang gelar dr. dan dapat disumpah menjadi seorang dokter. Untuk mendapatkan izin praktik, seorang dokter masih harus menjalankan magang (internship) di berbagai layanan kesehatan.

Tidak berhenti sampai di sana, masih ada program lanjutan untuk bisa mengambil suatu spesialisasi di bidang kedokteran tertentu melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Selain spesialis, ada pula istilah subspesialis dalam jenjang pendidikan dan karir seorang dokter. Lalu, apa perbedaan spesialis dan subspesialis ini?

Mari simak pembahasan dan ragam jenisnya berikut ini!

Baca juga: Kenali Jurusan Kedokteran Forensik di Sini!

Pendidikan Dokter Spesialis

Dokter yang ingin melanjutkan pendidikannya pada bidang kedokteran yang lebih spesifik bisa mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Program PPDS dilaksanakan selama 4-10 semester bergantung pada jenis spesialis yang diambil. Ada banyak pilihan perguruan tinggi untuk menempuh PPDS di seluruh Indonesia, mulai dari UI, UGM, Unpad, Undip, Unsyiah, Unsri, Unair, dan masih banyak lagi. 

Mahasiswa PPDS akan lebih banyak belajar dan mempraktikkan keilmuannya secara langsung di layanan kesehatan, utamanya di rumah sakit pendidikan yang bekerja sama dengan kampus terkait. Setelah lulus, dokter yang telah mengambil spesialisasi akan mendapatkan gelar Sp. sesuai dengan spesialis yang diambil. 

Dikutip dari laman Fakultas Kedokteran UI, berikut adalah program studi atau jenis spesialis serta gelar akademiknya yang bisa dipilih untuk PPDS:

  1. Anestesiologi dan Terapi Intensif (Sp.An)
  2. Ilmu Bedah (Sp.B)
  3. Ilmu Penyakit Dalam (Sp.PD)
  4. Ilmu Kesehatan Anak (Sp.A)
  5. Obstetri dan Ginekologi (Sp.OG)
  6. Neurologi (Sp.N)
  7. Ilmu Kedokteran Jiwa (Sp.KJ)
  8. Ilmu Kesehatan Mata (Sp.M)
  9. Dermatologi dan Venereologi (Sp.DV)
  10. Ilmu Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala Leher (Sp.THT)
  11. Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.JP)
  12. Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi (Sp.P)
  13. Radiologi (Sp.Rad)
  14. Kedokteran Forensik dan Studi Medikolegal (Sp.FM)
  15. Patologi Anatomik (Sp.PA)
  16. Patologi Klinik (Sp.PK)
  17. Orthopaedi dan Traumatologi (Sp.OT)
  18. Urologi (Sp.U)
  19. Ilmu Bedah Saraf (Sp.BS)
  20. Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR)
  21. Ilmu Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik (Sp.BP-RE)
  22. Ilmu Kedokteran Olahraga (Sp.KO)
  23. Mikrobiologi Klinik (Sp.MK)
  24. Farmakologi Klinik (Sp.FK)
  25. Kedokteran Okupasi (Sp.OK)
  26. Bedah Toraks Kardio Vaskular (Sp.BTKV)
  27. Onkologi Radiasi (Sp.OnkRad)
  28. Kedokteran Penerbangan (Sp.KP)
  29. Ilmu Gizi Klinik (Sp.GK)
  30. Parasitologi Klinik (Sp.ParK)
  31. Akupuntur Medik (Sp.Ak)
  32. Kedokteran Keluarga Layanan Primer (Sp.KKLP)

Baca juga: Jurusan Administrasi Kesehatan – Informasi, Prospek Kerja dan Daftar Kampusnya

Pendidikan Dokter Subspesialis

Tak jauh berbeda dengan spesialis, pendidikan lanjutan subspesialis juga merupakan pendalaman ilmu, keterampilan, dan prosedur di satu bidang kedokteran spesifik. Seorang dokter yang melanjutkan pendidikan subspesialis dan telah mendapatkan pengakuan dari Kolegium pengampu cabang ilmu terkait akan mendapatkan gelar dokter Spesialis Konsultan (K).

Program subspesialis pertama kali diselenggarakan oleh UI dan kini juga bisa diikuti di UGM, Unair, UNS, UB, Unsyiah, hingga Unpad. Pilihan program studi atau jenis subspesialis yang ada di Indonesia, terdiri dari:

  1. Ilmu Penyakit Dalam
  2. Ilmu Kesehatan Anak
  3. Ilmu Bedah
  4. Obstetri dan Ginekologi
  5. Ilmu Kedokteran Jiwa
  6. Anestesiologi

Itulah informasi mengenai berbagai program dokter spesialis dan subspesialis yang ada di indonesia. Semoga bermanfaat!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

fakultas kedokteran Unisma

Yuk, Kenalan dengan Fakultas Kedokteran Unisma

Kedokteran Unisma – Universitas Islam Malang (Unisma) merupakan perguruan tinggi swasta di kota Malang. Unisma membuka berbagai fakultas, salah satunya yaitu Fakultas Kedokteran. Fakultas Kedokteran Unisma membuka prodi Kedokteran, yaitu program studi pendidikan dokter dan program studi profesi dokter.

Fakultas Kedokteran Unisma adalah fakultas kedokteran pertama yang berdiri di lingkungan perguruan tinggi Nahdlatul Ulama di Indonesia. Prodi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter Unisma telah terakreditasi Baik Sekali oleh LAM-PTKes.

Kamu tertarik untuk kuliah Kedokteran di salah satu universitas di Malang ini, yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Program Studi Pendidikan Dokter

Kurikulum pendidikan di Program Studi Pendidikan Dokter disusun dengan berorientasi pada perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dengan landasan Aqidah Islam, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Beban studi di Program Studi Pendidikan Dokter Unisma adalah 149 SKS yang terdiri dari 118 SKS muatan kurikulum inti dan 31 SKS muatan lokal.  Beban studi ini ditempuh dengan masa studi minimal 7 semester dan maksimal 13 semester.

Kurikulum Berbasis Kompetensi Program Studi Pendidikan Dokter  yang disempurnakan tahun 2018 terbagi dalam 4 tahap yaitu Basic Medical Science, System-Physiology, Departemental-Pathology, dan yang terakhir adalah Excellent Moslem Doctor. Masing-masing tahap berlangsung selama satu tahun ajaran (2 semester).

Materi-materi kuliah di Kedokteran Unisma terintegrasikan dalam blok-blok, dimana setiap tahap terdiri dari tiga hingga lima blok. Secara keseluruhan Kurikulum Berbasis Kompetensi Program Studi Kedokteran FK Unisma yang disempurnakan tahun 2018 terdiri dari 149 Satuan Kredit Semester (SKS) yang terdiri dari 112 SKS blok dan 37 SKS General Studies.

Baca juga: Mari Mengenal Universitas Islam Bandung (Unisba) di Sini!

Program Studi Profesi Dokter

Kurikulum pendidikan di Program Studi Profesi Dokter disusun dengan berorientasi pada perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dengan landasan Aqidah Islam, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat. Tahap pendidikan profesi di Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran Unisma terdiri dari 40 SKS yang ditempuh selama 2 tahun, meliputi hospital based training dan community/public health center based training.

Sebagian besar kegiatan pengajaran pada jenjang Program Pendidikan Profesi adalah berbentuk Pengalaman Belajar Klinik (PBK) dan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL)meliputi bed side teaching, tutorial klinik, clinical supervisor dan clinical coassistency, laporan kasus dan referat. Dalam pelaksanaannya 1 SKS pendidikan profesi setara dengan 3 minggu, 2 SKS 5 minggu, dan 4 SKS setara dengan 10 minggu mengikuti kegiatan kepaniteraan klinik di laboratorium yang bersangkutan.

Baca juga: Daftar 5 Kampus Jogja yang Memiliki Fakultas Kedokteran

Semoga informasi seputar Fakultas Kedokteran Unisma di atas bisa menjadi referensimu dalam memilih jurusan kuliah kedokteran yang tepat, ya!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

jurusan administrasi kesehatan

Jurusan Administrasi Kesehatan – Informasi, Prospek Kerja dan Daftar Kampusnya

Jurusan Administrasi Kesehatan – Jurusan kedokteran tentu sudah jadi top of mind apabila kamu tertarik untuk berkarir di bidang kesehatan. Meskipun begitu, masih banyak pilihan jurusan lain di bidang kesehatan yang bisa kamu pilih, salah satunya jurusan administrasi kesehatan.

Meskipun kurang populer, jurusan administrasi kesehatan juga banyak dibutuhkan khususnya dalam operasional berbagai layanan kesehatan. Nah, jika kamu berminat untuk berkecimpung di dunia layanan kesehatan, jurusan satu ini tentu bisa jadi salah satu pilihan yang tepat!

Sebelum itu, mari kenalan lebih dekat dengan jurusan administrasi kesehatan berikut ini!

Baca Juga: Kenali Jurusan Kedokteran Forensik di Sini!

Apa itu Jurusan Administrasi Kesehatan?

Seperti namanya, jurusan administrasi kesehatan merupakan bidang studi yang berfokus mengenai pengelolaan administrasi di bidang pelayanan kesehatan, seperti merencanakan dan mengawasi layanan medis di berbagai instansi kesehatan mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga klinik. Berkaitan dengan hal administratif, di jurusan ini kamu juga akan belajar mengelola persuratan, memantau dan mengelola anggaran, membuat catatan kesehatan, hingga mengarsipkan data.

Pada dasarnya, kuliah di jurusan ini sama dengan jurusan-jurusan lainnya di bidang kesehatan, di mana kamu akan banyak melakukan studi lapangan seperti praktikum atau observasi. Jurusan ini sangat cocok untuk kamu yang tertarik dengan dunia kesehatan namun tidak ingin berhadapan dengan pasien secara langsung.

Pilihan Kampus Jurusan Administrasi Kesehatan

Jika tertarik berkuliah di jurusan satu ini, ada banyak pilihan kampus baik PTN maupun PTS yang bisa kamu pilih. Berikut beberapa perguruan tinggi yang membuka jurusan administrasi kesehatan:

  1. Universitas Indonesia
  2. Universitas Airlangga
  3. Universitas Negeri Makassar
  4. Universitas Banten Jaya
  5. Institut Kesehatan Indonesia
  6. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan

Baca juga: Apa Itu Jurusan Ilmu Gizi? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Prospek Kerja Jurusan Administrasi Kesehatan

Setelah lulus dari jurusan administrasi kesehatan, kamu dapat berkarir di berbagai institusi kesehatan baik negeri maupun swasta dengan pilihan karir sebagai berikut:

1. Administrasi Rumah Sakit

Latar belakang administrasi kesehatan tentunya erat kaitannya dengan bidang kerja di bidang administrasi rumah sakit. Seorang yang bekerja di administrasi rumah sakit bertugas melayani pasien yang datang ke loket administrasi untuk melakukan pendaftaran hingga mengatur jadwal kunjungan dokter ke ruangan pasien rawat inap.

Bagian administrasi rumah sakit ini merupakan jembatan yang menyatukan komunikasi pasien terhadap dokter ataupun perawat yang bertugas di rumah sakit. Oleh karena itu, untuk bekerja di bidang administrasi rumah sakit haruslah memiliki kemampuan dalam melayani pasien hingga mengelola dokumen yang baik.

2. Rekam Medis

Profesi rekam medis juga bisa kamu jadikan pilihan setelah lulus dari jurusan ini. Profesi rekam medis bertugas dalam membantu dokter terkait catatan riwayat atau informasi pasien yang meliputi identitas, kondisi penyakit, hingga tindakan yang diterima selama di rumah sakit.

Berkarir di rekam medis sangat cocok bagi kamu yang mahir dan teliti dalam mengelola dan menyimpan data yang dibutuhkan oleh dokter. Bahkan, pekerjaan ini telah diatur dalam UU No. 29 Tahun 2004 mengenai praktik kedokteran yang mengatur bahwa setiap dokter dan dokter gigi dalam menyelenggarakan praktik kedokteran harus membuat rekam medis.

3. Membuka Klinik

Seorang lulusan administrasi kesehatan juga berkesempatan untuk membuka klinik kesehatan, loh!. Pembelajaran mengenai manajemen pengelolaan keuangan hingga administrasi rumah sakit dapat menjadi bekal untuk kamu praktikkan secara langsung dengan membuka klinik kesehatan sendiri. Selanjutnya, kamu juga bisa bekerja sama dan mempekerjakan dokter dan perawat yang mumpuni untuk menangani pasien.

4. Lembaga Kesehatan Pemerintah

Peluang kerja lainnya yang bisa dipilih oleh lulusan administrasi kesehatan adalah bekerja di berbagai lembaga atau instansi di bidang kesehatan milik pemerintah, seperti Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, BKKBN, Dinas Kesehatan, dan masih banyak lagi.

Itulah berbagai informasi mengenai jurusan administrasi kesehatan. Jika kamu berminat untuk kuliah di jurusan satu ini, jangan lupa persiapkan diri untuk mengikuti seleksi pada perguruan tinggi di atas, ya!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

fakultas kedokteran sepi peminat

15 Fakultas Kedokteran Ini Sepi Peminat, Tertarik Mendaftar?

Fakultas kedokteran sepi peminat – Prospek kerja yang baik, hingga prestise yang membanggakan membuat banyak orang berbondong-bondong berkuliah di jurusan kedokteran. Tingginya persaingan membuat kesempatan untuk bisa lulus dan berkuliah di jurusan kedokteran menjadi sangat tinggi pula.

Tak heran, di berbagai PTN maupun PTS yang membuka fakultas kedokteran, peminatnya selalu menduduki peringkat tertinggi di setiap tahun seleksi. Apakah kamu juga menjadi salah satu peminat dan ingin berkuliah di fakultas kedokteran? Tenang saja, kamu tidak perlu menyerah dulu!

Masih banyak pilihan kampus yang membuka fakultas kedokteran dengan kualitas yang tidak kalah bagus namun persaingannya tidak begitu ketat. Berikut kami rangkum beberapa pilihan PTN dengan fakultas kedokteran sepi peminat berdasarkan data SBMPTN 2022 dan daya tampungnya pada SNBT 2023. Simak sampai akhir, ya!

Baca juga: Daftar Kampus dengan Fakultas Kedokteran di Jawa Timur

Fakultas Kedokteran di Pulau Jawa

Dari sekian banyak PTN yang ada di Pulau Jawa, berikut beberapa pilihan dengan fakultas kedokteran yang bisa kamu pilih:

1. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)

Peminat SBMPTN 2022: 958

Daya tampung SNBT 2023: 28

2. Universitas Islam Negeri (UIN) Malang

Peminat SBMPTN 2022: 1.004

Daya tampung SNBT 2023: 30 

3. Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta

Peminat SBMPTN 2022: 1.141

Daya tampung SNBT 2023: 60

4. Universitas Jember (Unej)

Peminat SBMPTN 2022: 1.506

Daya tampung SNBT 2023: 85

5. Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed)

Peminat SBMPTN 2022: 2.378

Daya tampung SNBT 2023: 52 

Baca juga: 9 Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Tahun 2023

Fakultas Kedokteran di Luar Pulau Jawa

1. Universitas Khairun (Unkhair)

Peminat SBMPTN 2022: 328

Daya tampung SNBT 2023: 20 

2. Universitas Cenderawasih (Uncen)

Peminat SBMPTN 2022: 411

Daya tampung SNBT 2023: 65 

3. Universitas Negeri Gorontalo (UNG)

Peminat SBMPTN 2022: 411

Daya tampung SNBT 2023: 30 

4. Universitas Palangkaraya (UPR)

Peminat SBMPTN 2022: 673

Daya tampung SNBT 2023: 40

5. Universitas Syiah Kuala (Unsyiah)

Peminat SBMPTN 2022: 689

Daya tampung SNBT 2023: 80

6. UIN Alauddin

Peminat SBMPTN 2022: 742

Daya tampung SNBT 2023: 20

7. Universitas Nusa Cendana (Undana)

Peminat SBMPTN 2022: 827

Daya tampung SNBT 2023: 43

8. Universitas Tanjungpura (Untan)

Peminat SBMPTN 2022: 870

Daya tampung SNBT 2023: 40 

9. Universitas Pattimura (Unpatti)

Peminat SBMPTN 2022: 880

Daya tampung SNBT 2023: 60

10. Universitas Bengkulu (Unib)

Peminat SBMPTN 2022: 941

Daya tampung SNBT 2023: 25

Itulah daftar lengkap beberapa FK di PTN baik di pulau jawa maupun luar jawa yang bisa kamu jadikan pilihan karena persaingannya yang tidak begitu ketat. Dari berbagai pilihan PTN dengan fakultas kedokteran sepi peminat di atas, kamu berminat untuk melanjutkan kuliah di kampus yang mana, nih? Coba bagikan di kolom komentar, ya!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus PTNKedokteranSekolah KedinasanIUP UGM, dan KKI UI. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog indonesiacollege.co.id. Cek juga halaman kami lainnya di bimbelkedokteran.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Fakultas Kedokteran Tertua di Indonesia

Daftar 7 Fakultas Kedokteran Tertua di Indonesia

Fakultas kedokteran tertua – Sejak sebelum kemerdekaan Indonesia, berbagai perguruan tinggi rintisan belanda seperti STOVIA, NIAS, dan lainnya telah berdiri di Indonesia. Pendirian berbagai perguruan tinggi ini juga menjadi cikal bakal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia saat ini. Dalam proses berdirinya, fakultas kedokteran lebih dulu didirikan daripada fakultas lainnya karena masih langkanya tenaga kesehatan pada masa itu.

Pengalaman pembelajaran di fakultas kedokteran ini tentunya sudah tidak perlu diragukan lagi sebagai pelopor bagi FK di perguruan tinggi lainnya. Tak hanya itu, beberapa fakultas kedokteran tertua berikut juga menjadi tujuan favorit bagi calon mahasiswa yang ingin mengambil studi kedokteran.

Yuk, simak info mengenai fakultas kedokteran tertua yang ada di Indonesia berikut!

Daftar Fakultas Kedokteran Tertua di Indonesia

1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Fakultas kedokteran tertua di Indonesia terletak di Universitas Gadjah Mada, yang akarnya sudah ada sejak masa penjajahan Belanda melalui School tot Opleiding van Indische Artsen (STOVIA). Sekolah ini juga sempat mengalami perubahan menjadi Geneeskundige Hoge School (GHS). Namun, pemerintahan Jepang menutup GHS dan mendirikan sebuah perguruan tinggi baru bernama Djakarta Ika Daigaku.

Setelah proklamasi kemerdekaan pada tahun 1945, Djakarta Ika Daigaku diserahkan kepada Indonesia dan berubah namanya menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran (PTK) di Jakarta. Karena situasi yang kurang menguntungkan, PTK Jakarta kemudian pindah ke Yogyakarta, dan akhirnya ke Klaten, Jawa Tengah. Selanjutnya, pada tanggal 19 Desember 1949 fakultas kedokteran ini resmi berdiri bersamaan dengan pendirian Universitas Negeri Gadjah Mada (UNGM) yang menjadi cikal bakal UGM saat ini.

2. Universitas Indonesia (UI)

Pendirian FK di UI diawali dengan peleburan Perguruan Tinggi Kedokteran Republik Indonesia dengan Geneeskundige Faculteit Nood-Universiteit van Indonesie milik Belanda menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia pada 2 Februari 1950. 

Pada masa itu, terdapat 28 jenis mata kuliah yang dipelajari oleh sebanyak 288 mahasiswa di FKUI. Beberapa dosen yang mengajar pun masih terdiri dari beberapa orang dosen Belanda. Pendidikan FKUI saat itu dilaksanakan di Kompleks Salemba 6, Kompleks Pegangsaan Timur 16, Rumah Sakit Umum Pusat dan Rumah Sakit Raden Saleh. 

Pembentukan fakultas kedokteran di Universitas Indonesia dimulai melalui bergabungnya Perguruan Tinggi Kedokteran Republik Indonesia (PTK) dan Geneeskundige Faculteit Nood-Universiteit van Indonesie, yang sebelumnya dimiliki oleh Belanda. Kemudian, pada 2 Februari 1950, FK Universitas Indonesia akhirnya resmi didirikan.

Pada periode tersebut, terdapat 28 varian mata kuliah yang diajarkan kepada 288 mahasiswa di FKUI. Sejumlah pengajar juga masih terdiri dari beberapa dosen berkebangsaan Belanda. Proses pendidikan di FKUI saat itu dilaksanakan di berbagai lokasi seperti Kompleks Salemba 6, Kompleks Pegangsaan Timur 16, Rumah Sakit Umum Pusat, dan Rumah Sakit Raden Saleh.

Baca juga: 9 Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Tahun 2023

3. Universitas Airlangga (Unair)

FK Unair juga menjadi salah satu cikal bakal pendirian Universitas Airlangga pada 1 November 1954 oleh Presiden Soekarno bersama dengan Lembaga Kedokteran Gigi dan Fakultas Hukum Sosial dan Politik di Surabaya. Pendirian Universitas Airlangga bermula dari pendirian cabang Faculteit der Geneeskunde di Surabaya pada 1 September 1948 yang berubah menjadi Fakultet Kedokteran cabang Surabaya.

Kemudian, pada tahun 1954, Fakultet Kedokteran cabang Surabaya berpisah dari induknya yaitu Fakultet Kedokteran Universitet Indonesia dan resmi bergabung dengan Universitas Airlangga. Pada awal berdirinya, FK Unair mewarisi gedung-gedung dari sekolah dokter NIAS dari zaman Hindia Belanda yang juga masih berfungsi hingga saat ini.

4. Universitas Padjadjaran (Unpad) 

Gagasan pendirian Fakultas Kedokteran pertama kali tercetus oleh dr. Lie Kiat Teng selaku Menteri Kesehatan pada Kongres IDI di Surabaya tahun 1953. Pada prosesnya, pendirian FK Unpad juga beriringan dengan berdirinya Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum dan FKIP Unpad pada tahun 1957. 

Proses pembelajaran mahasiswa FK Unpad pada masa itu masih bergantung pada bangunan-bangunan di RS Ranca Badak yang saat ini menjadi RSUP Dr. Hasan Sadikin, Bandung. Selain itu, FK Unpad juga mulai membuka pendidikan dokter spesialis mulai tahun 2003. 

5. Universitas Hasanuddin (Unhas)

Pendidikan kedokteran di luar Pulau Jawa dipelopori oleh Univesitas Hasanuddin yang berlokasi di Makassar. Awal pendirian FK Unhas telah dicanangkan sejak 28 Januari 1956 melalui peresmian Fakultas Kedokteran Makassar oleh Prof. Ir. R. Soewandi. Kemudian, FK Unhas diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Drs. Moh. Hatta pada tanggal 10 September 1956.

Pada masa awal berdiri, dosen yang membimbing mahasiswa FK Unhas berasal dari UI, Unpad, UGM hingga tenaga pengajar dari Jerman dan Belanda. Selanjutnya, untuk memudahkan pendidikan klinik, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo dibangun tak jauh dari FK Unhas pada tahun 1993 untuk mendukung pembelajaran pada mahasiswa.

Baca juga: Daftar Perguruan tinggi Negeri (PTN) yang Ada di Yogyakarta

6. Universitas Islam Indonesia

Fakultas Kedokteran UII didirikan di UII Surakarta pada tanggal 9 Desember 1964 oleh Prof. Dr. Sardjito, Prof KHA Kahar Muzakir, Dr Soekiman Wirjosandjojo dan KH Imam Ghazali. Pada masa itu, selain berlokasi di Yogyakarta, UII memiliki beberapa cabang di daerah salah satunya UII Surakarta. Namun, karena pembubaran cabang-cabang UII di daerah, saat itu FK UII Surakarta melebur dengan Fakultas Kedokteran UNS. 

FK UII Surakarta juga sempat dipindahkan ke Yogyakarta, namun tidak berjalan baik dikarenakan peraturan pemerintah tentang penyelenggaraan fakultas kedokteran swasta. Akhirnya, mahasiswa FK UII dipindahkan ke FK UNS dan sejak saat itu UII tidak memiliki fakultas kedokteran. Fakultas Kedokteran UII selanjutnya dibuka kembali pada 3 September 2001. 

7. Universitas Sebelas Maret

Pendirian FK UNS bermula dengan berdirinya Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Pembangunan Nasional (PTPN) Cabang Surakarta di bawah Departemen Hankam yang bergabung menjadi Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret pada 8 Maret 1976. Kegiatan akademik FK UNS saat itu berada di bekas gedung FK PTPN Veteran Cabang Surakarta di Jalan Kolonel Sutarto No. 150 K Surakarta. 

Deretan fakultas kedokteran tertua di atas selanjutnya mempelopori berdirinya FK di berbagai perguruan tinggi lain yang ada di Indonesia. Apakah kamu berminat menjadi mahasiswa di salah satu fakultas kedokteran tertua tadi?


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahunUTBK KedokteranKKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

jurusan kedokteran terbaik

9 Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Tahun 2023

Kedokteran terbaik di Indonesia – Fakultas Kedokteran di Indonesia telah tersebar di berbagai perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Jadi, bagi kamu yang memiliki minat di bidang ini dapat memilih tempat belajar dengan mudah. Beragam kampus yang menyediakan jurusan kedokteran, tentu ada kampus unggulan di antaranya.

Berikut telah kami rangkum rekomendasi kampus dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia. Daftar berikut merupakan hasil pemeringkatan EduRank. EduRank merupakan lembaga pemeringkatan perguruan tinggi yang menggunakan indikator indeks publikasi ilmiah dan sitasi dalam pemeringkatannya. Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

Baca Juga: Yuk, Cek! 3 PTN ini Buka Prodi Kedokteran Baru Tahun 2023

1. Universitas Indonesia

Asia ranking: 174

World ranking: 645

Kedokteran Universitas Indonesia menyediakan beragam program pendidikan, seperti Program Pendidikan Dokter, program studi magister, program studi spesialis, program studi sub spesialis, program, studi doktor, dan program kelas khusus internasional.

2. Universitas Airlangga

Asia ranking: 246

World ranking: 854

Unair menyediakan 4 program pendidikan untuk mendukung mahasiswanya menjadi dokter profesional, seperti program sarjana, program magister, program doktoral, program spesialisasi 1, dan program spesialisasi 2. Kedokteran Unair juga telah memiliki Rs jejaring sebagai fasilitasnya bersama RSUD Dr. Soetomo dan RS Unair.

3. Universitas Gadjah Mada

Asia ranking: 260

World ranking: 886

Fakultas kedokteran UGM merupakan salah satu fakultas tertua di Indonesia dan telah memiliki 3 program studi, yaitu program studi kedokteran, ilmu keperawatan, dan gizi kesehatan. Fakultas Kedokteran UGM juga telah memiliki beragam program untuk mendukung para calon mahasiswanya dalam memperdalam bidang kesehatan, seperti program magister, program doctoral, program spesialisasi, dan program combined degree.

4. Universitas Padjadjaran

Asia ranking: 353

World ranking: 1158

FK Unpad sejak 22 tahun lalu menerapkan metode belajar menggunakan Problem Based Learning (PBL), dengan kata lain PBL merupakan model pendidikan kedokteran yang dapat menghasilkan tenaga kesehatan yang mampu mengembangkan diri sendiri dan beradaptasi sehingga dapat menyelesaikan permasalahan sendiri, tanpa tergantung oleh dosen dan institusi. Jadi, mahasiswa akan dituntut untuk menjadi seorang dokter yang akan terus belajar sendiri. Unpad menyediakan 5 program pendidikan, seperti diploma, sarjana, profesi, spesialis, dan pascasarjana.

Baca Juga: Daftar Kampus dengan Fakultas Kedokteran di Jawa Timur

5. Universitas Diponegoro

Asia ranking: 487

World ranking: 1506

FK Undip berdiri sejak tahun 1961 dan telah berafiliasi dengan Rumah Sakit Dr. Kariadi untuk  menyediakan pendidikan bagi mahasiswa kedokteran, koas, dan residen spesialis. Fakultas kedokteran Undip memiliki 4 departemen pendidikan, yaitu Departemen Kedokteran, Departemen Ilmu Keperawatan, Departemen Ilmu Gizi, dan Departemen Kedokteran Spesialis.

6. Universitas Brawijaya

Asia ranking: 518

World ranking: 1582

FK UB pada awalnya bernama STKM atau Sekolah Tinggi Kedokteran Malang, sampai pada 14 Januari 1974 resmi berubah menjadi FK UB. Saat ini FK UB memiliki 4 program pendidikan, yaitu pendidikan dokter, farmasi, kebidanan, dan program pendidikan dokter spesialis.

7. Universitas Sumatera Utara

Asia ranking: 520

World ranking: 1587

Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) sudah berdiri sejak tahun 1970 dan menjadikan fakultas ini sebagai fakultas pertama dan tertua di Universitas Sumatera Utara. FK USU menyediakan program pendidikan seperti, program sarjana, program profesi, program spesialis, program magister, dan program doktoral.

8. Universitas Hasanuddin

Asia ranking: 585

World ranking: 1725

Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin merupakan fakultas kedokteran tertua di Indonesia timur dan menjadi fakultas ketiga yang ada di Universitas Hasanuddin. Program pendidikan yang ditawarkan pada FK Unhas meliputi program profesi, program sarjana, dan program spesialis.

9. Universitas Syiah Kuala

Asia ranking: 595

World ranking: 1742

Fakultas yang berdiri sejak tahun 1982 ini memiliki berbagai program pendidikan seperti, program profesi, program sarjana, program magister, program doktoral, dan  program spesialis. Program pendidikan sarjana memiliki dua program studi, yaitu Pendidikan Dokter dan Psikologi. 

Itu dia informasi 9 kampus dengan Jurusan Kedokteran terbaik di Indonesia versi EduRank 2023. Bagi kamu yang tertarik untuk kuliah di Jurusan Kedokteran, bisa mengacu informasi kampus di atas, ya.


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

jurusan kedokteran forensik

Kenali Jurusan Kedokteran Forensik di Sini!

Kedokteran Forensik – Jurusan Kedokteran tentunya sudah tidak asing lagi di telinga karena jurusan ini masih menjadi favorit setiap tahunnya. Namun, kamu sudah pernah dengar belum mengenai jurusan kedokteran forensik?

Istilah forensik seringnya kita temui pada tayangan berita maupun film. Forensik sendiri merupakan ilmu yang menerapkan metode ilmiah kedokteran untuk membantu proses penyelidikan suatu kasus. Jika terjadi suatu peristiwa, seperti pembunuhan maupun tindakan kriminal lainnya jurusan forensik menjadi jurusan yang paling diandalkan.

Jika kamu tertarik untuk mengetahui lebih dalam mengenai ilmu forensik, kamu bisa coba mengambil jurusan kedokteran forensik. Jurusan kedokteran forensik ini telah hadir di berbagai perguruan tinggi Indonesia, lho. Tertarik? Yuk, simak lebih lanjut mengenai kedokteran forensik di bawah ini.

Baca Juga: Inilah 8 Jurusan Kesehatan di Bidang Kesehatan Selain Kedokteran

Apa itu Jurusan Kedokteran Forensik?

Ilmu Forensik adalah salah satu turunan dari bidang ilmu kedokteran yang berkaitan dengan sistem peradilan pidana. Maka dari itu jurusan ini akan memberikan ilmu kepada mahasiswanya mengenai bagaimana cara pemeriksaan dan menganalisis bukti yang didapat dari TKP atau dari tempat lain untuk mengembangkan temuan objektif.

Ilmu forensik memiliki 2 jenis, yaitu patologi forensik dan forensik klinik. Patologi forensik berfokus pada pemeriksaan jenazah yang akan didiagnosis berdasarkan sidik jari, DNA, tulisan tangan, dan bukti lain. Sementara forensik klinik pemeriksaan dilakukan kepada orang yang masih hidup, diagnosis dilakukan berdasarkan informasi fisiologis dan riwayat penyakit. Forensik klinik biasanya menangani kasus seperti penganiayaan, kekerasan, maupun pemerkosaan.

Kuliah di jurusan ini tidak hanya akan mempelajari mengenai pemeriksaan bagian tubuh manusia saja, kamu juga akan mempelajari mengenai jenis-jenis kejahatan, kecelakaan, hukum, dan mengenai pemeriksaan TKP. Mata kuliah yang akan kamu temui nantinya kurang lebih mengenai forensik dasar, pemeriksaan jenazah, traumatologi, visum, teknik autopsi, kecelakaan, dan masih banyak lagi.

Prospek Kerja Kedokteran Forensik

Sebagai lulusan Kedokteran forensik kamu akan memiliki banyak peluang karir, karena kebutuhan kebutuhan Dokter yang sangat tinggi. Bagi kamu yang tertarik untuk melanjutkan pendidikan di Jurusan Kedokteran Forensik, kamu bisa coba peluang karir berikut:

  1. Dokter Spesialis Forensik

Menjadi lulusan dari Kedokteran Forensik tentunya kamu memiliki kesempatan untuk berkarir menjadi Dokter Spesialis Forensik. Berbekal ilmu analisis yang telah didapatkan selama menempuh pendidikan, tentunya kamu akan terbiasa melakukan tugas dokter spesialis forensik seperti mengelola barang bukti medis dan melacak bagian tubuh untuk kepentingan identifikasi kasus.

  1. Laboratorium Kriminal

Selain menjadi dokter spesialis forensik, kamu juga bisa memiliki kesempatan untuk bekerja di laboratorium kriminal atau laboratorium forensik. Laboratorium kriminal merupakan laboratorium yang digunakan kepolisian untuk melakukan pengenalan barang bukti dalam suatu kasus dan hubungannya dengan tersangka untuk memecahkan kasus.

  1. Biro Intelijen

Bekerja di Biro Intelijen kamu akan memiliki tugas untuk melaksanakan penyelidikan dan penyidikan terhadap suatu pelanggaran atau tindak pidana. Selain mempelajari mengenai dunia medis kamu tentu akan dapat pembelajaran mengenai penyelidikan sebuah kasus juga. Jadi, bekerja di biro intelijen ini merupakan salah satu prospek kerja yang bisa kamu coba nantinya.

Selain dari ketiga prospek kerja diatas, tentunya masih banyak prospek kerja lainnya untuk lulusan Kedokteran Forensik. Jadi, jangan ragu untuk mengambil jurusan forensik.

Baca Juga: 7 Prospek Kerja untuk Lulusan Kedokteran Hewan

Kampus dengan Jurusan Kedokteran Forensik

Jurusan kedokteran forensik dapat diambil pada studi spesialis setelah menyelesaikan pendidikan dan profesi dokter. JIka kamu tertarik mengambil spesialisasi forensik, berikut beberapa rekomendasi kampus yang bisa kamu tuju:

  1. Universitas Gadjah Mada
  2. Universitas Indonesia
  3. Universitas Airlangga
  4. Universitas Diponegoro
  5. Universitas Padjadjaran
  6. Universitas Andalas
  7. Universitas Hasanuddin
  8. Universitas Sumatera Utara
  9. Universitas Ahmad Dahlan
  10. Universitas Islam Indonesia

Itu dia informasi mengenai jurusan Kedokteran Forensik. Apakah kamu tertarik untuk kuliah di jurusan tersebut?


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.