Arsip Kategori: Jurusan Kuliah

6 Prospek Kerja Bagi Kamu yang Lulus dari Jurusan Ilmu Gizi

Prospek Kerja Ilmu Gizi – Bagi calon mahasiswa, menentukan jurusan di perguruan tinggi tentunya membutuhkan banyak pertimbangan. Prospek karier ke depannya merupakan salah satu aspek yang perlu dipertimbangkan dengan matang. Hal ini penting karena setiap jurusan tentunya memiliki peluang kerja yang berbeda-beda.

Di bidang sains dan teknologi, jurusan Ilmu Gizi merupakan program yang cukup banyak diminati oleh calon mahasiswa. Jurusan ini mempelajari ilmu kesehatan yang fokus pada asupan gizi manusia. Salah satu penyebab populernya jurusan ini yaitu karena prospek kerjanya yang luas. Ada apa saja?

Tentang Jurusan Ilmu Gizi

Ilmu Gizi adalah jurusan yang mempelajari tentang kandungan atau gizi dalam bahan pangan. Di jurusan ini, mahasiswa akan belajar tentang nutrisi dalam makanan yang digunakan untuk pemenuhan gizi manusia. Tentunya, mahasiswa juga akan memahami tentang pola hidup sehat dan juga program diet.

Keberadaan jurusan ini sangat penting bagi keberlangsungan hidup manusia. Jurusan ini dibutuhkan untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat. Jika gizi masyarakat terpenuhi, maka akan memberi pengaruh besar terhadap perkembangan terutama di masa pertumbuhan manusia.

Baca juga Apa Saja Prospek Kerja Bagi Lulusan Kesehatan Masyarakat?

Prospek Kerja Ilmu Gizi

prospek kerja ilmu gizi

Ilmu Gizi termasuk sebagai jurusan yang memiliki prospek kerja luas. Jurusan ini bisa masuk ke bidang pangan, kesehatan, bahkan keolahragaan. Berikut ini beberapa pekerjaan yang bisa dipilih oleh lulusan Ilmu Gizi.

Ahli Gizi Rumah Sakit

Ilmu Gizi merupakan studi yang berkaitan dengan kesehatan. Lulusannya tentu dapat berkarier di bidang ini seperti menjadi ahli gizi rumah sakit di unit instalasi gizinya. Pekerjaan ini mengharuskan seseorang untuk menyiapkan menu makanan bagi pasien sesuai dengan kondisinya.

Konsultan Gizi

Lulusan Ilmu Gizi juga bisa memilih untuk berkarier sebagai konsultan gizi. Seorang konsultan gizi bisa bekerja di mana saja baik itu di perusahaan, klinik, rumah sakit, atau pusat kebugaran. Seorang konsultan gizi akan membantu pasien atau kliennya untuk mencapai tujuannya seperti membentuk massa otot, menurunkan berat badan, dan lain-lain.

Bekerja di Restoran dan Hotel

Bagi kamu yang terarik berkarier di bidang kuliner, bisa memilih untuk bekerja di restoran atau hotel. Kamu bisa menjadi salah satu crew restoran dan bekerja di bawah chef. Kamu akan bertanggung jawab untuk memantau kandungan gizi dari makanan yang disajikan sehingga tetap seimbang dan nikmat.

Bekerja di Industri Makanan dan Minuman

Prospek kerja lainnya bagi lulusan Ilmu Gizi yaitu berkarier di perusahaan makanan dan minuman. Kamu bisa bekerja di beberapa bagian yang membutuhkan ahli gizi seperti penelitian dan pengembangan atau penjaminan mutu. Kamu perlu memastikan bahwa nutrisi yang tercantum dalam produk sudah sesuai ketentuan.

Pengusaha Bidang Kuliner

Jika kamu memiliki jiwa wirausaha, tidak ada salahnya untuk mencoba membuka usaha sendiri seperti di bidang kuliner. Kamu bisa membuat usaha kuliner yang lezat namun dengan kandungan gizi lengkap seperti misalnya catering sehat.

Bekerja di Lembaga Kesehatan Masyarakat

Pekerjaan lainnya yang dapat dicoba jika kamu lulus dari Ilmu Gizi yaitu bekerja di lembaga kesehatan masyarakat. Beberapa lembaga yang membutuhkan ahli gizi yaitu seperti klinik, Puskesmas, dan Posyandu. Kamu bisa memberikan penyuluhan terkait pentingnya gizi kepada masyarakat.

Itulah penjelasan tentang 6 Prospek Kerja Bagi Kamu yang Lulus dari Jurusan Ilmu Gizi. Lulusan jurusan ini sangat dibutuhkan di berbagai bidang. Sudah semakin yakin untuk masuk ke jurusan Ilmu Gizi?


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Prospek Kerja Lulusan Farmasi, Berbagai Pilihan yang Ada

Prospek Kerja Farmasi – Jurusan di dunia perkuliahan yang berada di lingkup kesehatan cukup beragam. Bagi kamu yang ingin masuk ke dunia kesehatan namun tidak ingin menjadi dokter atau perawat, salah satu jurusan yang dipilih yaitu Farmasi.

Jurusan Farmasi bisa kamu pilih jika kamu tertarik dengan dunia kesehatan, terutama di bidang kimia atau obat-obatan. Kemudian, setelah lulus kamu bisa memilih berbagai pekerjaan yang membutuhkan keahlian farmasi. Apa saja prospek kerja Farmasi yang bisa dipilih? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Jurusan Farmasi?

Farmasi merupakan jurusan yang berada di bidang kesehatan. Bidang pendidikan ini tidak mempelajari tubuh manusia seperti anatomi, namun lebih ke obat-obatan. Kamu akan banyak belajar di bidang kimia untuk bisa meracik obat sesuai dengan kebutuhan. Bidang ini tentunya penting karena peracikan senyawa obat tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Sama seperti jurusan perkuliahan lainnya di jenjang sarjana, perkuliahan di jurusan Farmasi dilaksanakan selama 4 tahun atau 8 semester. Selama waktu tersebut, kamu akan mendapat banyak pelajaran terkait dunia farmasi. Kemudian, kamu juga bisa memilih bidang peminatan yang disediakan oleh kampus seperti:

  • Farmasi sains dan teknologi
  • Farmasi industri
  • Farmasi klinik
  • Farmasi bahan alam

Jika kamu memilih salah satu peminatan, kamu akan mendapatkan perkuliahan yang sesuai. Mata kuliah pilihan di peminatan tersebut bisa diambil di semester-semester akhir sekitar semester 5.

Baca juga 9 Prospek Kerja untuk Lulusan Kedokteran.

Prospek Kerja Lulusan Farmasi

prospek kerja farmasi

Mahasiswa jurusan Farmasi akan mendapatkan banyak ilmu yang bisa digunakan di dunia kerja. Berikut ini beberapa prospek kerja jurusan Farmas yang bisa dipilih oleh lulusannya.

Apoteker

Apoteker adalah profesi yang paling dikenal bagi lulusan jurusan Farmasi. Seorang apoteker akan bertanggung jawab tentang peracikan obat sesuai permintaan dan kebutuhan. Apoteker bisa bekerja di apotek, rumah sakit, atau klinik. Jika tertarik bekerja sebagai apoteker, setelah  lulus kamu perlu mengambil pendidikan profesi terlebih dahulu.

Industri Farmasi

Pilihan pekerjaan yang lainnya yaitu bekerja di industri farmasi. Di industri ini, kamu akan bekerja untuk membuat obat-obatan. Obat yang dibuat pun tidak selalu yang sudah terkenal. Kamu bersama tim pengembangan produk bisa melakukan berbagai penelitian untuk menghasilkan produk obat baru.

Penyuluh Kesehatan

Lulusan Farmasi tentunya akan memiliki pengetahuan terkait dunia kesehatan terutama tentang penggunaan obat. Ilmu ini bisa kamu manfaatkan jika ingin terjun ke masyarakat menjadi penyuluh kesehatan. Tidak hanya tentang obat, kamu juga bisa memberikan penyuluhan tentang gaya hidup atau konsumsi makanan.

Bidang Kecantikan

Tidak melulu tentang dunia kesehatan dan obat, kamu juga bisa bekerja di bidang kecantikan. Industri ini membutuhkan ahli di bidang farmasi untuk pembuatan produk-produk kecantikan. Kamu akan membuat produk yang aman dan berguna di bidang ini. Selain itu, kamu juga bisa berprofesi sebagai konsultan atau ahli terapi kecantikan.

Perusahaan Makanan

Prospek kerja lulusan Farmasi yang selanjutnya yaitu di perusahaan makanan. Perusahaan yang bergerak di bidang ini membutuhkan kemampuan dari ahli farmasi untuk pengembangan produknya. Di divisi research and development, kamu akan melakukan pengembangan makanan yang inovatif dan aman unutk dikonsumsi.

Lembaga Pemerintah

Lulusan Farmasi juga bisa memilih untuk bekerja di lembaga pemerintah. Salah satu instansi yang membutuhkan lulusan jurusan ini yaitu Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM. Kamu akan melakukan berbagai jenis uji untuk mengetahui kualitas serta menjaga peredaran produk yang aman bagi masyarakat.

Pengajar atau Dosen

Jika kamu tertarik di dunia pendidikan, prospek kerja Farmasi yang bisa dipilih yaitu menjadi pengajar atau dosen. Kamu bisa memilih pekerjaan ini jika memenuhi syarat. Kamu perlu menempuh pendidikan lanjut di jenjang S2 untuk bisa mendaftar menjadi dosen.

Itulah Prospek Kerja Lulusan Farmasi, Berbagai Pilihan yang Ada. Pilihan pekerjaan untuk jurusan ini sangatlah luas. Kamu bisa memilih pekerjaan yang paling sesuai dengan passion atau kemampuan.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi Itu Luas!

Prospek Kerja Kedokteran Gigi – Ada berbagai jurusan yang bisa dipilih ketika ingin memasuki dunia kesehatan. Salah satu jurusan yang banyak diminati oleh calon mahasiswa yaitu Kedokteran Gigi. Sesuai namanya, jurusan ini fokus pada pembelajaran kesehatan dan perawatan bagian oral yaitu gigi dan mulut.

Pembelajaran di bidang Kedokteran Gigi dilaksanakan terpisah dari Kedokteran Umum. Hal ini dikarenakan materi yang dipelajari pun berbeda. Oleh karena itu, tak mengherankan jika prospek kerja Kedokteran Gigi dan Kedokteran Umum pun berbeda meskipun masih dalam rumpun kesehatan.

Jika telah lulus dari jurusan Kedokteran Gigi, pekerjaan apa saja yang bisa dipilih? Yuk, cari tahu selengkapnya di bawah ini!

Tentang Jurusan Kedokteran Gigi

Kedokteran Gigi adalah jurusan kesehatan yang khusus mempelajari tentang kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa belajar tentang struktur mulut, permasalahan, dan juga cara menanganinya. Selain itu, mahasiswa program ini juga belajar tentang estetika gigi dan mulut manusia.

Mahasiswa Kedokteran Gigi perlu menjalani berbagai tahapan pembelajaran sebelum bisa menjadi dokter gigi. Mahasiswa akan belajar teori terlebih dahulu selama 7-8 semester untuk memperoleh gelar sarjana. Setelah itu, mahasiswa perlu mengikuti koasistensi di rumah sakit atau klinik dan mengikuti uji kompetensi untuk bisa mengucap sumpah dokter gigi.

Baca juga Berbagai Hal yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran Gigi.

Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi

prospek kerja kedokteran gigi

Mahasiswa jurusan Kedokteran Gigi tentunya mendapat pendidikan untuk menjadi seorang ahli di bidang kesehatan gigi dan mulut. Ada beberapa prospek kerja yang bisa dipilih oleh lulusan Kedokteran Gigi yaitu sebagai berikut.

Membuka klinik gigi

Setelah lulus dari jurusan Kedokteran Gigi, kamu bisa memilih untuk membuka praktik dokter gigi sendiri. Kamu bisa membuka klinik dan menjalankan praktik secara mandiri atau bersama orang lain. Tentunya, untuk bisa membuka praktik ini, kamu perlu modal dan persiapan yang matang.

Bekerja di rumah sakit swasta

Jika ingin bekerja di rumah sakit, kamu bisa memilih berbagai rumah sakit swasta yang ada di Indonesia. Ada banyak rumah sakit yang membutuhkan tenaga ahli di bidang kesehatan mulut dan gigi. Kamu pun bisa mendaftarkan diri untuk bisa bekerja di rumah sakit tersebut.

Bekerja di kepolisian

Kepolisian Republik Indonesia juga membutuhkan tenaga ahli di bidang kedokteran gigi. Saat penerimaan peserta didik baru, salah satu aspek yang diperiksa yaitu kesehatan gigi dan mulut. Hal ini merupakan peluang kerja yang menjanjikan bagi lulusan Kedokteran Gigi.

Berwirausaha

Jika tertarik di bidang bisnis, lulusan Kedokteran Gigi bisa memilih untuk memulai wirausaha sendiri. Kamu bisa membuka bisnis yang berada di bidang kedokteran gigi seperti misalnya perawatan khusus estetika. Bidang ini memiliki prospek kerja cerah bagi lulusan Kedokteran Gigi karena banyak orang yang sangat memperhatikan estetika giginya.

Dosen

Prospek kerja berikutnya bagi lulusan jurusan Kedokteran Gigi yaitu menjadi pengajar atau dosen. Jika tertarik untuk bekerja di bidang pendidikan ini, kamu perlu mengikuti pendidikan tingkat lanjut. Setelah lulus dari pendidikan lanjut tersebut, barulah kamu bisa mendaftar menjadi dosen.

Content creator

Perkembangan teknologi dan internet membuat pekerjaan sebagai content creator banyak dilirik orang. Kamu bisa memilih pekerjaan ini dan menjadi creator di bidang kesehatan gigi dan mulut. Kamu tidak hanya akan mendapatkan penghasilan dari konten namun juga mendidik masyarakat luas terkait kesehatan gigi dan mulut.

Menjadi PNS

Lulusan Kedokteran Gigi juga bisa memilih untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. Jika tertarik untuk mengabdi kepada negara, kamu perlu mengikuti seleksi penerimaan PNS terlebih dahulu. Ada berbagai tahapan yang perlu dilalui sebelum kamu dinyatakan diterima.

Penyuluh kesehatan gigi

Sebagai seorang dokter, salah satu tanggung jawab yang dimiliki yaitu mendidik masyarakat terkait kesehatan. Bagi lulusan Kedokteran Gigi sendiri, pendidikan bisa difokuskan di bidang kesehatan gigi dan mulut. Kamu bisa memilih untuk bekerja sebagai penyuluh kesehatan gigi jika ingin memberikan pendidikan kepada masyarakat luas.

Itulah penjelasan tentang Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi Itu Luas! Berbekal ilmu yang didapat di masa perkuliahan, lulusan jurusan ini memiliki banyak pilihan pekerjaan menjanjikan. Semakin yakin untuk jadi mahasiswa Kedokteran Gigi?


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Berbagai Hal yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran Gigi

Jurusan Kedokteran Gigi – Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting bagi setiap orang. Kesehatan bagian oral ini tidak hanya berpengaruh pada penampilan namun juga berkaitan dengan berbagai bagian tubuh lainnya.

Supaya kesehatan bagian tubuh ini tetap terjaga, dibutuhkan kajian dan ahli-ahli yang fokus mempelajari bidang ini. Kedokteran gigi merupakan jurusan yang diadakan khusus untuk studi ini. Lulusan jurusan pendidikan dokter gigi akan memiliki ilmu dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga medis di bidang kesehatan oral.

Kedokteran gigi sendiri termasuk sebagai program yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Sebenarnya, apa yang dipelajari di jurusan ini? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Jurusan Kedokteran Gigi?

Jurusan kedokteran gigi merupakan studi yang fokus pada kajian dan praktik di bidang kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa akan belajar tentang struktur gigi, penyakit oral, melakukan penindakan, dan lain sebagainya. Selain itu, mahasiswa juga akan dilatih keterampilannya untuk tetap memperhatikan sisi estetis ketika melakukan penindakan.

Meskipun memiliki fokus dalam kesehatan gigi dan mulut, mahasiswa kedokteran gigi juga akan mendapatkan pembelajaran lainnya. Selama kuliah, mahasiswa tetap akan mempelajari ilmu kedokteran dasar. Hal ini diperlukan karena permasalahan gigi dan mulut memiliki kaitan erat dengan penyakit di bagian tubuh lainnya.

Sistem Perkuliahan di Pendidikan Dokter Gigi

jurusan kedokteran gigi

Perkuliahan di jurusan kedokteran gigi memiliki sistem yang berbeda dengan jurusan-jurusan lainnya. Mahasiswa akan menjalani beberapa fase pendidikan sebelum bisa menyandang gelar dokter gigi dan melangsungkan praktik. Ada beberapa tahapan pendidikan yang perlu dilalui mahasiswa yaitu sebagai berikut.

Pendidikan akademis atau praklinik

Fase pendidikan pertama yang perlu untuk diikuti oleh mahasiswa yaitu tahapan praklinik atau pendidikan akademis. Di tahapan ini, mahasiswa akan belajar di kampus terkait teori dan juga praktik. Pendidikan ditempuh selama kurang lebih 4 tahun dan setelah lulus akan mendapat gelar Sarjana Kedokteran Gigi atau S.Kg.

Koas atau profesi

Setelah mendapatkan gelar sarjana, mahasiswa perlu mengikuti tahapan pendidikan yang selanjutnya yaitu koas atau pendidikan profesi kedokteran gigi. Di fase ini, mahasiswa akan melaksanakan praktik di rumah sakit atau klinik gigi di bawah pengawasan dosen. Masa pendidikan ini sendiri ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 sampai 2 tahun.

Uji kompetensi

Tahapan yang berikutnya yaitu mengikuti Ujian Kompetensi Dokter Gigi Indonesia atau UKDGI. Ujian ini perlu diikuti untuk bisa mendapatkan sertifikat kompetensi. Jika dinyatakan lulus, mahasiswa bisa mengurus Surat Tanda Registrasi (STR) dan dinyatakan legal untuk melakukan praktik kedokteran gigi di Indonesia.

Baca juga 10 Jurusan yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja.

Contoh Blok atau Mata Kuliah di Jurusan Kedokteran Gigi

Pelaksanaan pendidikan di jurusan ini dilakukan dengan sistem blok. Di dalam setiap blok, mahasiswa akan mempelajari komptensi yang telah ditentukan. Kurikulum ini dibuat berdasarkan kebijakan kampus dan mengikuti peraturan Konsil Kedokteran Indonesia. Sebagai contoh, berikut ini kurikulum kedokteran gigi di UMY.

jurusan kedokteran gigi
jurusan kedokteran gigi
jurusan kedokteran gigi

Perguruan Tinggi yang Membuka Pendidikan Dokter Gigi

Pendidikan dokter gigi termasuk sebagai program yang banyak dipilih oleh calon mahasiswa. Program ini sendiri tersedia di banyak perguruan tinggi di Indonesia baik kampus swasta atau negeri. Beberapa perguruan tinggi yang membuka jurusan kedokteran gigi yaitu:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Jember

Itulah penjelasan tentang Berbagai Hal yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran Gigi. Kamu bisa memilih jurusan ini jika tertarik dengan dunia kesehatan terutama di gigi dan mulut.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Apa Saja Prospek Kerja Bagi Lulusan Kesehatan Masyarakat?

Prospek Kerja Kesehatan Masyarakat – Kuliah di bidang kesehatan memang memiliki banyak peminat. Berkuliah di bidang ini memungkinkan lulusannya untuk nanti bisa bekerja di lingkup kesehatan. Di Indonesia sendiri, jurusan di bidang kesehatan cukup beragam dan salah satunya yaitu Kesehatan Masyarakat.

Jurusan Kesehatan Masyarakat merupakan program kuliah yang masih berada dalam rumpun ilmu kesehatan. Dibandingkan dengan jurusan kesehatan lainnya, program ini mungkin tidak begitu populer. Padahal, prospek kerja lulusan dari jurusan Kesehatan Masyarakat sangat luas karena banyak dibutuhkan.

Supaya kamu semakin bersemangat untuk masuk ke jurusan Kesehatan Masyarakat, berikut ini beberapa prospek kerja yang bisa diambil setelah lulus nanti. Simak sampai selesai, ya!

Kuliah Kesehatan Masyarakat

Sebelum masuk ke prospek kerja lulusan, kamu perlu terlebih dahulu mengetahui apa itu jurusan Kesehatan Masyarakat. Secara umum, di jurusan ini kamu akan mempelajari tentang berbagai hal mulai dari ilmu medis, ilmu sosial, manajemen, dan lain-lain. Ilmu tersebut dipelajari sesuai dengan tujuan jurusan ini.

Lulusan dari program ini diharapkan akan memiliki kompetensi dan kemampuan dalam bidang kesehatan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya mempelajari ilmunya, tapi juga mengerti analisis masalah, mengidentifikasi, memecahkan, serta mengimplementasikan hasil belajarnya di masyarakat.

Berdasarkan laman program studi Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, lulusan dari jurusan ini diharapkan untuk bisa:

  • Melakukan kajian dan analisis.
  • Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat.
  • Merencanakan dan mengembangkan kebijakan.
  • Melakukan komunikasi efektif.
  • Merencanakan dan mengelola sumber dana.
  • Mengidentifikasi determinan sosial budaya.
  • Melakukan pemberdayaan masyarakat.
  • Memimpin dan berfikir sistem.

Di program ini sendiri, mahasiswa bisa memilih beberapa peminatan sesuai dengan tujuan kuliah. Di UI, ada beberapa peminatan di program Kesehatan Masyarakat yaitu:

  • Biostatistik
  • Epidemiolog
  • Informatika Kesehatan
  • Kesehatan Reproduksi
  • Manajemen Asuransi Kesehatan
  • Manajemen Informasi Kesehatan
  • Manajemen Pelayanan Kesehatan
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Promosi Kesehatan
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Kesehatan Lingkungan

Baca juga 9 Prospek Kerja untuk Lulusan Kedokteran.

Prospek Kerja Kesehatan Masyarakat

prospek kerja kesehatan masyarakat

Melihat peminatan jurusan yang banyak, tidak mengherankan jika lulusan jurusan ini memiliki pilihan pekerjaan yang cukup beragam. Kamu bisa bekerja di lingkungan kesehatan dan di luar itu. Beberapa prospek kerja yang bisa kamu ambil sebagai lulusan Kesehatan Masyarakat yaitu sebagai berikut.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Pilihan karier yang bisa diambil oleh lulusan Kesehatan Masyarakat salah satunya yaitu Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3. Pekerjaan ini biasanya dibutuhkan oleh sebuah perusahaan untuk mengawasi dan memastikan keselamatan karyawannya yang bekerja di bidang berisiko tinggi seperti pabrik.

Epidemiolog

Bekerja sebagai epidemiolog akan membuatmu berkutat dengan penyakit yang mungkin menular di masyarakat. Kamu akan bekerja untuk menganalisis insiden, penyebaran, serta pengendalian penyakit dalam suatu populasi. Seorang epidemiolog akan mencari sumber penyakit, mencegah, dan merencanakan pengobatannya.

Biostatistician

Biostatistician akan cocok jika kamu tertarik dengan penelitian, biologi, matematika, dan juga statistika. Bekerja di bidang ini akan membuatmu berkutat dengan data, mengolahnya, serta melakukan pengembangan. Seorang biostatistician juga akan bisa bekerja di laboratorium baik itu milik pemerintah, rumah sakit, atau perusahaan swasta.

Administrator Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Prospek kerja Kesehatan Masyarakat yang berikutnya yaitu menjadi healthcare administrator. Kamu akan bekerja di bidang kesehatan, tepatnya yaitu memastikan bahwa pelayanan yang dilakukan oleh tenaga medis tetap berkualitas dan efektif. Selain itu, kamu juga akan melakukan analisis ekonomi lingkungan, fasilitas kesehatan, dan perencanaan program.

Dosen

Jika tertarik untuk menjadi seorang pengajar, kamu bisa memilih jalan sebagai dosen. Setelah lulus S1, kamu perlu melanjutkan kuliah ke jenjang Magister terlebih dahulu. Kemudian, kamu bisa mendaftar sebagai dosen. Ketika menjadi dosen, kamu tidak hanya menjadi pengajar, namun juga melakukan penelitian untuk mengembangkan ilmu Kesehatan Masyarakat.

Itulah penjelasan tentang Apa Saja Prospek Kerja Bagi Lulusan Kesehatan Masyarakat? Lulusan program ini memiliki kompetensi yang luas karena mempelajari banyak hal seperti ilmu kesehatan dan ilmu masyarakat. Oleh karena itu, wajar saja jika lulusannya bisa bekerja dalam berbagai bidang.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Mengenal Jurusan Kesehatan Masyarakat, Materi, dan Pilihan Kampusnya

Jurusan Kesehatan Masyarakat – Pilihan jurusan kuliah yang bisa masyarakat ambil sangatlah beragam. Di antara banyaknya jurusan ini, ada beberapa pengelompokan yang dilakukan sesuai dengan fokus ilmu. Salah satu kelompok jurusan yang selalu menarik banyak peminat yaitu kesehatan.

Ketika berbicara tentang jurusan kuliah di bidang kesehatan, banyak orang yang langsung berfikir Kedokteran. Padahal, kenyataannya banyak jurusan lain yang bisa dipilih dalam bidang ini seperti Kesehatan Masyarakat.

Kesehatan Masyarakat sebenarnya cukup populer dan banyak diminati oleh calon mahasiswa terutama lulusan IPA. Apakah kamu penasaran tentang jurusan Kesehatan Masyarakat? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Mengenal Jurusan Kesehatan Masyarakat

Kesehatan Masyarakat merupakan jurusan yang memiliki fokus ilmu pada kondisi kesehatan yang berada di masyarakat. Jurusan ini tidak berfokus pada kesehatan individu, namun melihat kondisi secara lebih luas baik itu di keluarga, lingkungan kerja, wilayah, negara, bahkan dunia.

Jurusan ini memiliki peranan penting dalam pengelolaan kesehatan di lingkup yang lebih besar. Mahasiswa akan belajar tentang penyakit yang terjadi secara luas, pola hidup masyarakat, dampak lingkungan terhadap kesehatan, dan lain sebagainya. Mahasiswa juga akan mencari sebab, pencegahan, penyuluhan, pengelolaan, dan lain-lain.

Pembelajaran di jurusan ini sangatlah beragam. Kesehatan Masyarakat merupakan jurusan gabungan antara kesehatan dan sosial sehingga memiliki banyak cabang. Sebagai contoh, di Universitas Indonesia, jurusan ini memiliki banyak peminatan yaitu:

  • Biostatistik
  • Epidemiologi
  • Informatika Kesehatan
  • Kesehatan Reproduksi
  • Manajemen Asuransi Kesehatan
  • Manajemen Informasi Kesehatan
  • Manajemen Pelayanan Kesehatan
  • Manajemen Rumah Sakit
  • Promosi Kesehatan
  • Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  • Kesehatan Lingkungan

Baca juga Jurusan Kuliah Kesehatan yang Ada di Indonesia.

Materi yang Dipelajari oleh Mahasiswa

Kesehatan Masyarakat mempelajari ilmu dengan cakupan yang luas. Mahasiswa tidak hanya belajar ilmu-ilmu yang berkaitan dengan dunia kesehatan namun juga ilmu sosial. Ilmu ini didapatkan dari berbagai mata kuliah yang telah ditetapkan oleh perguruan tinggi.

Setiap kampus tentunya memilki kurikulum yang berbeda-beda. Sebagai gambaran, berikut ini contoh mata kuliah Kesehatan Masyarakat di Universitas Airlangga.

jurusan kesehatan masyarakat
jurusan kesehatan masyarakat
jurusan kesehatan masyarakat

Mata kuliah di semester 6-7 disesuaikan dengan peminatan yang diambil yaitu Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Kesehatan Reproduksi, Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Biostatistika, Epidemiologi, Gizi, Kesehatan Lingkungan, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Setelah itu, di semester 8 mahasiswa hanya memiliki 2 mata kuliah yaitu Skripsi dan Magang.

Pilihan Kampus yang Membuka Jurusan Kesehatan Masyarakat

Lulusan Kesehatan Masyarakat sangat dibutuhkan di dunia kesehatan. Hal ini mendorong banyak perguruan tinggi untuk membuka jurusan ini. Berikut beberapa pilihan kampus untuk berkuliah di Kesehatan Masyarakat.

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Negeri Semarang
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Muhammadiyah Semarang
  • Universitas Dian Nuswantoro

Mengenal Jurusan Kesehatan Masyarakat, Materi, dan Pilihan Kampusnya. Jurusan ini merupakan pilihan tepat jika kamu tertarik di dunia kesehatan dan juga sosial. Ada banyak kampus yang membuka jurusan ini. Kamu bisa memilih perguruan tinggi yang sesuai dengan minat.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Apa Saja Sekolah Kedinasan Kesehatan yang Ada di Indonesia?

Sekolah Kedinasan Kesehatan – Sekolah kedinasan merupakan institusi yang menyelenggarakan pendidikan untuk tingkat lanjut. Sekolah ini berbeda dengan perguruan tinggi umum lainnya di Indonesia karena berada langsung dalam naungan kementerian dan lembagai pemerintah.

Salah satu kementerian yang mengelola pendidikan di sekolah kedinasan yaitu Kementerian Kesehatan atau Kemenkes. Sekolah dalam naungan Kemenkes tentunya memiliki fokus pendidikan yang sejalan yaitu di dunia kesehatan.

Di Indonesia, perguruan tinggi kedinasan (PTK) yang berada di dalam naungan Kemenkes tersebar di berbagai wilayah. Hampir setiap daerah memiliki sekolah kedinasan Kemenkes masing-masing.

Mengapa sekolah kedinasna Kemenkes jumlahnya sangat banyak? Apa saja sekolahnya? Yuk, simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Mengapa Perlu Sekolah Kedinasan Khusus Kesehatan?

Sekolah kedinasan didirikan sebagai sarana pendidikan khusus di bidang tertentu sejalan dengan fokus lembaga yang menaunginya. Tentunya, sekolah kedinasan di bawah Kemenkes akan memiliki fokus yang sejalan yaitu di bidang kesehatan. Mengapa hal ini perlu?

Kesehatan merupakan bidang yang sangat penting dalam masyarakat. Setiap orang membutuhkan adanya fasilitas kesehatan yang memadai. Tentunya, sejalan dengan hal tersebut, tenaga kesehatan yang kompeten juga sangat dibutuhkan.

Kementerian Kesehatan menyadari akan banyaknya kebutuhan tenaga kerja di bidang kesehatan. Hal ini menjadi salah satu alasan didirikannya perguruan tinggi kedinasan khusus kesehatan. Lulusan sekolah ini diharapkan akan memiliki kemampuan yang mumpuni sehingga bisa memenuhi kebutuhan akan tenaga kesehatan.

Baca juga 9 Prospek Kerja untuk Lulusan Kedokteran.

Daftar PTK Kesehatan di Bawah Kemenkes

sekolah kedinasan kesehatan

Kementerian Kesehatan menjadi salah satu kementerian yang memiliki sekolah kedinasan di Indonesia. Berbeda dengan kementerian atau lembagai lainnya, sekolah kedinasan di bawah Kemenkes jumlahnya puluhan dan tersebar di berbagai daerah. Berikut ini daftar sekolah kedinasan kesehatan yang berada dalam naungan Kemenkes.

No. Nama Perguruan Tinggi Lokasi
1. Poltekkes Kemenkes NAD Aceh
2. Poltekkes Kemenkes Medan Sumatera Utara
3. Poltekkes Kemenkes Riau Riau
4. Poltekkes Kemenkes Padang Sumatera Barat
5. Poltekkes Kemenkes Jambi Jambi
6. Poltekkes Kemenkes Bengkulu Bengkulu
7. Poltekkes Kemenkes Palembang Sumatera Selatan
8. Poltekkes Kemenkes Jakarta I DKI Jakarta
9. Poltekkes Kemenkes Jakarta II DKI Jakarta
10. Poltekkes Kemenkes Jakarta III DKI Jakarta
11. Poltekkes Kemenkes Bandung Jawa Barat
12. Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Jawa Barat
13. Poltekkes Kemenkes Semarang Jawa Tengah
14. Poltekkes Kemenkes Surakarta Jawa Tengah
15. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta DI Yogyakarta
16. Poltekkes Kemenkes Surabaya Jawa Timur
17. Poltekkes Kemenkes Malang Jawa Timur
18. Poltekkes Kemenkes Denpasar Bali
19. Poltekkes Kemenkes Mataram Nusa Tenggara Barat
20. Poltekkes Kemenkes Kupang Nusa Tenggara Timur
21. Poltekkes Kemenkes Pontianak Kalimantan Barat
22. Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Kalimantan Selatan
23. Poltekkes Kemenkes Palangkaraya Kalimantan Tengah
24. Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur Kalimantan Timur
25. Poltekkes Kemenkes Manado Sulawesi Utara
26. Poltekkes Kemenkes Palu Sulawesi Tengah
27. Poltekkes Kemenkes Makassar Sulawesi Selatan
28. Poltekkes Kemenkes Kendari Sulawesi Tenggara
29. Poltekkes Kemenkes Maluku Maluku
30. Poltekkes Kemenkes Ternate Maluku Utara
31. Poltekkes Kemenkes Jayapura Papua
32. Poltekkes Kemenkes Gorontalo Gorontalo
33. Poltekkes Kemenkes Banten Banten
34. Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Kep. Bangka Belitung
35. Poltekkes Kemenkes Tanjung Pinang Kep. Riau
36. Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulawesi Barat
37. Poltekkes Kemenkes Sorong Papua Barat
38. Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang Lampung

Contoh Program Studi yang Dibuka

Lingkup dunia kesehatan sangatlah luas sehingga pendidikan yang diselenggarakan haruslah sesuai dengan hal tersebut. Secara umum, ada 13 rumpun yang dikelola oleh Kemenkes yaitu:

  • Tenaga Medis
  • Tenaga Psikologi Klinis
  • Tenaga Keperawatan
  • Tenaga Kebidanan
  • Tenaga Kefarmasian
  • Tenaga Kesehatan Masyarakat
  • Tenaga Kesehatan Lingkungan
  • Tenaga Gizi
  • Tenaga Keterapian Fisik
  • Tenaga Keteknisian Medis
  • Tenaga Teknik Biomedika
  • Tenaga Kesehatan Tradisional
  • Tenaga Penunjang Kesehatan

Pendidikan yang diselenggarakan di sekolah kedinasan Kemenkes akan menyesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja tersebut. Jurusan yang dibuka akan mengikuti kebutuhan tersebut beberapa di antaranya yaitu:

  • Jurusan Gizi
  • Jurusan Kebidanan
  • Jurusan Analis Kesehatan
  • Jurusan Keperawatan
  • Jurusan Keperawatan Gigi
  • Jurusan Kesehatan Lingkungan
  • Jurusan Kesehatan Terapan
  • Jurusan Farmasi
  • Jurusan Teknik Radiodiagnostik dan Radioterapi
  • dan lain sebagainya

Itulah penjelasan tentang Apa Saja Sekolah Kedinasan Kesehatan yang Ada di Indonesia? Kamu bisa menggunakan daftar di atas sebagai referensi jika ingin mendalami bidang ini. Kamu dapat memilih salah satu prodi yang paling sesuai dengan minat.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

jurusan kuliah yang paling dibutuhkan di dunia kerja

10 Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja

Jurusan Kuliah yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja – Memilih jurusan kuliah yang tepat akan sangat membantu pekerjaan di masa depan. Berbekal ilmu dan gelar yang telah diperoleh, seseorang bisa memilih pekerjaan sesuai jurusan kuliahnya. Lalu, bagaimana caranya mengetahui jurusan kuliah yang bisa membantu pekerjaan?

Ketika memilih jurusan kuliah, salah satu cara yang bisa dilakukan yaitu dengan melihat program yang paling dibutuhkan di dunia kerja. Luasnya prospek kerja lulusan atau tingginya kebutuhan tenaga kerja di bidang tersebut bisa menjadi salah satu pertimbangan saat memilih jurusan.

Memang tidak ada yang bisa memastikan tentang masa depan. Meskipun begitu, ada beberapa jurusan kuliah yang diperkirakan paling dibutuhkan di dunia kerja di masa depan. Daftarnya yaitu sebagai berikut.

Matematika

Matematika merupakan dasar dari banyak ilmu. Jurusan ini akan berkutat dengan angka, rumus, dan juga data. Di masa serba canggih dan penuh teknologi seperti sekarang ini, kebutuhan akan lulusan Matematika semakin tinggi. Lulusan jurusan ini akan bisa bekerja dalam pengolahan big data yang akan sangat berguna di masa depan.

Teknik Informatika

Salah satu jurusan yang menjadi turunan dari Matematika yaitu Teknik Informatika. Di jurusan ini, mahasiswa akan lebih berfokus pada pengembangan teknologinya. Jurusan kuliah ini menjadi yang paling dibutuhkan di dunia kerja karena perkembangan dunia digital seperti sekarang ini.

Aktuaria

Aktuaria juga merupakan ilmu yang berhubungan dengan angka. Jurusan Aktuaria akan memperkirakan kejadian di masa depan melalui data dan perhitungan. Tentunya, jurusan ini penting karena bisa membantu manusia dalam menghadapi masa depan. Lulusan dari Aktuaria akan banyak dibutuhkan terutama oleh perusahaan asuransi.

Ilmu Hukum

Jurusan kuliah yang paling dibutuhkan di dunia kerja berikutnya yaitu Ilmu Hukum. Jurusan ini merupakan salah satu program yang paling diminati di Indonesia. Hal ini mungkin karena memang kesempatan kerja lulusan Hukum yang luas. Lulusan jurusan ini dibutuhkan baik itu di bidang pemerintahan ataupun di perusahaan swasta.

Baca juga Jurusan Kuliah Kesehatan yang Ada di Indonesia.

Kedokteran

Bidang kesehatan akan sangat berkembang di beberapa tahun ke depan terutama setelah terjadinya pandemi Covid-19. Kebutuhan tenaga medis akan semakin tinggi sehingga lulusan Kedokteran tentunya memiliki peluang kerja yang sangat besar.

Manajemen

Manajemen juga menjadi jurusan kuliah yang paling dibutuhkan di dunia kerja. Lulusan jurusan ini memiliki kompetensi yang selalu dibutuhkan terutama di perusahaan swasta. Tentunya, sebagai lulusan Manajemen, kamu akan memiliki peluang kerja luas karena skill dan ilmu yang dimiliki sangat dibutuhkan oleh banyak perusahaan.

Desain Komunikasi Visual

Desain Komunikasi Visual merupakan jurusan kuliah yang saat ini semakin banyak diminati. Jurusan ini menjadi primadona karena kebutuhannya yang tinggi terutama di era digital seperti sekarang ini. Kebutuhan tenaga kerja di bidang ini semakin naik karena banyak perusahaan yang membutuhkannya untuk bersaing di dunia digital.

Ilmu Komunikasi

Ilmu Komunikasi adalah salah satu jurusan favorit dengan peminat tinggi di setiap penerimaan mahasiswa baru. Kebutuhan tenaga kerja dan prospek karir jurusan ini sangatlah luas sehingga ramainya peminat tidaklah mengherankan. Di jurusan ini, mahasiswa belajar tentang banyak hal mulai dari ilmu sosial, seni, bahasa, dan lain-lain.

Psikologi

Psikologi adalah jurusan yang mempelajari tentang perilaku manusia. Jurusan ini memiliki lapangan pekerjaan yang luas. Lulusannya banyak dibutuhkan oleh perusahaan seperti contohnya menjadi HRD. Selain itu, lulusan jurusan ini juga semakin dibutuhkan karena banyak orang semakin sadar akan pentingnya kesehatan mental.

Statistika

Jurusan Statistika merupakan salah satu turunan dari Matematika. Jurusan ini lebih fokus pada pengolahan data. Di masa yang membutuhkan berbagai pengolahan data seperti sekarang ini, lulusan jurusan Statistika semakin banyak dibutuhkan.

Itulah 10 jurusan kuliah yang paling dibutuhkan di dunia kerja. Sebenarnya, setiap jurusan tentu memiliki prospek kerja masing-masing. Beberapa jurusan di atas merupakan contoh program yang banyak dibutuhkan dan memiliki lapangan pekerjaan yang luas.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Jurusan Kuliah Kesehatan yang Ada di Indonesia

Jurusan Kuliah Kesehatan – Tenaga kerja yang ahli di bidang kesehatan sangatlah dibutuhkan. Berbagai hal seperti makanan, obat-obatan, lingkungan, dan lainnya akan sangat bergantung pada para ahli kesehatan.

Ahli kesehatan tentunya tidak muncul begitu saja. Agar bisa bekerja di bidang ini, seseorang harus mengambil jurusan kuliah yang sesuai. Perlu diketahui, bahwa jurusan kuliah di bidang kesehatan tidak selalu Kedokteran. Terdapat berbagai program studi yang masih berada di dalam lingkup kesehatan dengan fokus berbeda-beda.

Berbagai program studi kesehatan ini diadakan karena kebutuhan akan lulusannya yang penting. Setiap program memiliki fokus atau ilmu yang bermacam-macam dan tentunya dibutuhkan oleh masyarakat.

Apa saja, sih, jurusan kuliah di bidang kesehatan itu? Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

Ilmu Gizi

Ilmu Gizi merupakan jurusan kuliah yang berfokus pada gizi yang terdapat pada makanan serta hubungannya dengan kesehatan tubuh. Di jurusan ini, mahasiswa akan mempelajari keterkaitan gizi dengan berbagai hal seperti pertumbuhan manusia, pertanian, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain.

Farmasi

Bagi kamu yang bercita-cita untuk menjadi Apoteker tentunya sudah tidak asing lagi dengan program studi Farmasi. Program ini memiliki fokus pada obat-obatan baik itu senyawa pembuatnya, analisis, pengolahan, dan uji kualitas. Lulusan dari program ini tidak selalu jadi Apoteker, loh! Kamu juga bisa bekerja di perusahaan farmasi untuk memproduksi obat-obatan.

Kebidanan

Jurusan kuliah di bidang kesehatan lainnya yaitu Kebidanan. Di jurusan ini, mahasiswa akan belajar spesifik tentang teori dan keterampilan yang berhubungan dengan kebidanan. Berbagai hal yang dipelajari yaitu seperti merawat wanita hamil, membantu persalinan, bayi yang baru lahir, dan juga balita.

Keperawatan

Keperawatan merupakan salah satu program studi yang banyak diminati di Indonesia. Hal ini terbukti dari banyaknya perguruan tinggi yang khusus menyelenggarakan perkuliahan di bidang keperawatan. Jika memilih program ini, kamu akan belajar berbagai hal terkait keterampilan merawat pasien.

Fisioterapi

Fisioterapi adalah program studi yang merupakan cabang dari Ilmu Kedokteran. Program ini secara khusus mempelajari tentang fungsi gerak tubuh manusia. Mahasiswa yang belajar di program ini akan belajar tentang bentuk otot, sendi, dan tulang. Di sini, mahasiswa akan belajar lebih dalam terkait anatomi tubuh manusia.

Baca juga 7 Tips Mudah Buat Kamu yang Bingung Memilih Jurusan Kuliah.

Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Kesehatan dan Keselamatan Kerja atau K3 merupakan salah satu jurusan kuliah di bidang kesehatan. Jurusan ini mempelajari bahaya, risiko, serta tindak pencegahan kecelakaan di tempat kerja atau proyek. Jika kamu suka bekerja dengan turun langsung di lapangan, program ini merupakan pilihan yang bisa dipertimbangkan.

Kesehatan Masyarakat

Sesuai namanya, jurusan ini berfokus pada kesehatan di tingkat yang masif yaitu masyarakat. Mahasiswa Kesehatan Masyarakat akan mempelajari ilmu-ilmu kesehatan dan juga sosial. Beberapa contoh pelajaran yang didapat yaitu seperti ilmu gizi, administrasi kesehatan, dan penyuluhan.

Radiologi

Jurusan kuliah di bidang kesehatan berikutnya yaitu Radiologi atau bisa juga disebut dengan Radiodiagnosis/Radioterapi. Jurusan ini berfokus pada pembelajaran terkait pemindaian dan diagnosis bagian dalam tubuh manusia dengan sinar X, USG, atau MRI. Di jurusan ini, kamu akan berhubungan erat dengan matematika dan teknik.

Pengobat Tradisional

Pengobat Tradisional merupakan jurusan kuliah yang mempelajari berbagai metode pengobatan tradisional. Di jurusan ini, mahasiswa akan belajar tentang studi kedokteran timur. Mahasiswa juga akan mendalami cara meracik obat-obatan herbal, akupuntur, dan juga teknik memijar accupressure.

Nutrisi dan Teknologi Pangan

Bagi kamu yang tertarik dengan dunia produksi makanan, bisa memilih jurusan Nutrisi dan Teknologi Pangan. Di jurusan ini, kamu akan belajar tentang cara memproduksi makanan serta memastikan bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi. Kamu juga belajar untuk mengetahui gizi yang terdapat di makanan tersebut.

Terdapat banyak Jurusan Kuliah Kesehatan yang Ada di Indonesia. Apabila kamu tertarik dengan ilmu kesehatan, jurusan-jurusan di atas merupakan beberapa pilihan yang patut dipertimbangkan. Jangan lupa juga untuk memilih yang paling sesuai dengan minat serta tujuanmu, ya!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Tips Memilih Jurusan

7 Tips Mudah Buat Kamu yang Bingung Memilih Jurusan

Tips Memilih Jurusan – Bagi sebagian orang, keputusan untuk melanjutkan studi bukanlah perkara mudah. Terdapat banyak faktor yang perlu dipertimbangkan dan salah satunya yaitu tentang jurusan pilihan.

Seiring dengan perkembangan pendidikan di Indonesia, jurusan kuliah dan juga perguruan tinggi semakin beragam. Tersedia banyak peminatan yang bisa dipilih baik di rumpun ilmu alam, sosial, bahasa, seni, dan lainnya. Hal ini ada selain untuk memenuhi minat masyarakat Indonesia, juga disesuaikan dengan kebutuhan tenaga kerja.

Banyaknya jurusan perkuliahan terkadang membuat para calon mahasiswa kebingungan untuk memastikan pilihannya. Hal ini dikarenakan keputusan tersebut akan mempengaruhi kehidupan seseorang di tahun-tahun berikutnya.

Ketahui Minat Diri Sendiri

Tips pertama untuk memilih jurusan kuliah tentunya dengan mengetahui minat diri sendiri. Hal ini akan menjadi acuan kamu untuk memilih beberapa jurusan dan kampus yang sesuai dengan keinginan.

Tidak perlu terlalu saklek dengan menyesuaikan jurusan saat masih sekolah. Kamu bisa mendaftar kuliah lintas jurusan, namun tetap perhatikan persyaratan yang diminta, ya! Karena jika kamu hanya asal daftar tanpa mengikuti syarat yang diminta, pastinya perguruan tinggi tersebut tidak akan menerima pendaftarnmu.

Pilih Beberapa Jurusan yang Sesuai, Lalu Lakukan Riset

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Setelah mengetahui minat diri sendiri, kamu bisa mulai memilih jurusan dan perguruan tinggi yang kiranya masih relevan. Misalnya, kamu tertarik dengan dunia komputer, kamu bisa memilih jurusan-jurusan seperti Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Komputer, dan program lain yang sejenis.

Setelah merampingkan pilihan, selanjutnya carilah informasi mengenai jurusan tersebut. Hal-hal yang perlu diketahui yaitu meliputi penjelasan rinci tentang jurusan, materi yang akan dipelajari, hingga prospek kerja lulusannya.

Cari Tahu Persaingan di Jurusan yang Telah Dipilih

Tidak bisa dipungkiri kalau persaingan seleksi mahasiswa baru sangatlah ketat. Supaya kamu bisa lebih matang dalam mempersiapkan diri, ada baiknya untuk mengetahui seberapa ketat selektivitas dari jurusan yang kamu incar.

Kamu bisa mencari perbandingan pendaftar dan juga kuota penerimaan di jurusan pilihanmu. Selain itu, kamu juga bisa mencari nilai minimal yang dibutuhkan untuk bisa diterima di program tersebut.

Baca juga 7 Kemampuan yang Harus Dimiliki Mahasiswa Kedokteran.

Ukur Kemampuan Secara Mandiri

Tips berikutnya dalam memilih jurusan kuliah yaitu mengukur kemampuan diri sendiri. Bandingkan dengan hasil pencarian yang telah kamu lakukan sebelumnya.

Misalnya, untuk masuk ke jurusan A di universitas Z, nilai minimal yang diperlukan yaitu 650, sedangkan hasil tesmu hanyalah 580. Jika terjadi hal ini, bisa dipertimbangkan untuk memilih jurusan lain atau program yang sama namun di kampus lain dengan passing grade yang lebih rendah.

Baca Pengalaman-pengalaman Kuliah Orang Lain

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Apabila kamu masih ragu-ragu dengan berbagai jurusan yang telah dipilih, kamu bisa cari berbagai pengalaman dari mahasiswa-mahasiswa yang sudah berkuliah. Melalui hal ini, kamu akan mendapat testimoni organik tentang program yan kamu inginkan. Lebih lagi, kamu bisa mengetahui secara lebih detail perkuliahan di suatu jurusan di kampus tertentu.

Setelah membaca pengalaman-pengalaman tersebut, kamu bisa kembali mempertimbangkan pilihanmu. Jika terdapat beberapa hal yang tidak sesuai dengan dirimu, coret jurusan tersebut dari daftar telah kamu tulis.

Pertimbangkan Faktor Lainnya

Selain menyesuaikan minat diri, pemilihan jurusan kuliah juga harus disesuaikan dengan berbagai faktor lain. Contohnya yaitu biaya kuliah. Kamu bisa mencari besaran biaya studi di berbagai perguruan tinggi dan sesuaikan dengan kemampuan ekonomi.

Kemudian ada pula faktor-faktor lain yang akan masuk dalam pertimbanganmu seperti banyaknya praktikum, lokasi, lingkungan sosial, dan lain sebagainya. Hal tersebut penting untuk diketahui sebelum memutuskan untuk mendaftar karena akan menentukan kenyamananmu dalam berkuliah. Jangan sampai kamu berhenti di tengah jalan karena tidak mempertimbangkan faktor-faktor tersebut.

Konsultasi dengan Orang Terdekat atau yang Berpengalaman

Tips Memilih Jurusan Kuliah

Tips terakhir dalam memilih jurusan kuliah yaitu berkonsultasi. Kamu bisa bertukar pikiran dengan orang lain dalam menentukan pilihan jurusan dan perguruan tinggi.

Selain dengan keluarga, kamu juga bisa menanyakan pendapat orang-orang yang lebih berpengalaman seperti guru atau bahkan mahasiswa kenalan yang sudah berkuliah di jurusan incaranmu. Melalui diskusi tersebut kamu akan mendapat berbagai pandangan baru sehingga tidak akan gegabah dan lebih pasti dalam menentukan jurusan kuliah.

Kalau kamu masih ragu-ragu, jangan lupa ikuti 7 tips mudah buat kamu yang bingung memilih jurusan di atas, ya! Tidak perlu terburu-buru, pilihlah yang sesuai dengan keinginanmu.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.