Arsip Tag: kedokteran gigi

beda jurusan higiene gigi dan kedokteran gigi

Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi, Apa Bedanya? Ini 4 Perbedaannya

Semua orang tentunya sudah familiar dengan jurusan kedokteran gigi. Jurusan ini mencetak dokter gigi yang bertugas untuk melakukan diagnosis dan perawatan gigi. Namun, kedokteran gigi bukan satu-satunya jurusan di bidang perawatan gigi dan mulut, lho! Masih ada beberapa jurusan lain di bidang ini, seperti jurusan higiene gigi.

S1 Higiene Gigi saat ini hanya tersedia di UGM. Prodi ini berfokus pada pencegahan dan promosi kesehatan gigi dan mulut. Lulusan prodi ini akan bertugas untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pasien, misalnya dengan melakukan scaling dan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut.

Meski terlihat sama, profesi higiene gigi berbeda dari kedokteran gigi, lho! Agar tidak keliru, yuk pahami bedanya higiene gigi dan kedokteran gigi beserta profil prodinya yang dirangkum dari laman Umeds dan UGM di bawah ini!

4 Perbedaan Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi

Beda Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi: Ilustrasi profesinya

Beda Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi: Ilustrasi profesinya. (Foto: Magnific/arturfronovvvv)

1. Fokus Utama dan Ruang Lingkup

Kedokteran gigi berfokus pada perawatan komprehensif gigi dan mulut. Ruang lingkup jurusan ini mencakup diagnosis, rencana perawatan, serta prosedur perawatan gigi dan mulut yang kompleks. Prosedur yang dikerjakan dokter gigi mencakup perawatan saluran akar, mahkota gigi, bridges, pencabutan gigi, penambalan gigi, hingga perawatan kosmetika seperti veneers dan whitening.

Berbeda dari kedokteran gigi, higiene gigi hanya memiliki kewenangan di tingkat pencegahan dan promosi terkait kesehatan gigi dan mulut. Mereka bertugas untuk membantu pasien dalam mempertahankan kesehatan dan mencegah penyakit gigi dan mulut. Tindakan yang masuk dalam ruang lingkup higiene gigi antara lain scaling, polishing, pengambilan radiografi gigi,  aplikasi fluoride dan fissure sealants, serta edukasi dan saran terkait kesehatan gigi dan mulut.

2. Mata Kuliah

Meskipun sama-sama belajar tentang kesehatan gigi dan mulut, terdapat perbedaan mata kuliah di antara kedua jurusan ini. Sebagai gambaran, mata kuliah yang ditawarkan prodi S1 Kedokteran Gigi UGM antara lain sebagai berikut.

  • Tumbuh Kembang Dentokraniofasial
  • Teknologi dan Material Kedokteran Gigi
  • Infeksi, Inflamasi dan Proses Penyembuhan
  • Ilmu Kedokteran Klinik
  • Dasar Prosedur Klinis Kedokteran Gigi
  • Kelainan Dentomaksilofasial
  • Initial Therapy Periodontal
  • Manajemen Lesi Oral
  • Restorasi Gigi
  • Gigi Tiruan Sebagai Lepasan
  • Manajemen Bedah Oral
  • Ortodonti Kuratif
  • Edodontik
  • Special Care Dentistry
  • dan lain-lain

Sementara itu, mata kuliah di S1 Higiene Gigi UGM antara lain sebagai berikut.

  • Pengantar Higiene Gigi
  • Embriologi dan Histologi Oral
  • Keperawatan Dasar
  • Radiologi Dental Dasar
  • Periodonsia
  • Edukasi Kesehatan Gigi
  • Konservasi Gigi
  • Gerodontologi
  • Bedah Mulut
  • Kedokteran Gigi Pencegahan
  • Higiene Gigi Klinis
  • Manajemen Pelayanan Kesehatan Gigi
  • dan lain-lain

Baca juga: Mengenal Jurusan Terapi Gigi: Mata Kuliah, Prospek Kerja, dan 10 Kampusnya

3. Gelar

Setelah lulus, mahasiswa S1 Kedokteran Gigi akan mendapat gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G.). Sementara itu, lulusan S1 Higiene Gigi mendapat gelar Sarjana Higiene Gigi (S.H.G.) setelah lulus.

4. Prospek Kerja

Lulusan S1 Higiene Gigi bisa meniti karier di bidang berikut.

  • Promotor Kesehatan Oral
  • Pelaksana Upaya Preventif dan Asuhan Higiene Gigi
  • Perencana Program Kesehatan Gigi Masyarakat
  • Peneliti/Akademisi

Sementara itu, prospek kerja untuk lulusan S1 Kedokteran Gigi adalah sebagai berikut.

  • Penyedia Layanan Kesehatan Gigi
  • Komunikator
  • Pendidik/Peneliti

Baca juga: 9 Prodi Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2026

Profil Jurusan S1 Higiene Gigi UGM

Kampus yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini menjadi kampus pertama yang menyelenggarakan pendidikan S1 Higiene Gigi. Prodi ini pertama kali dibuka pada 2008 dengan nama Ilmu Keperawatan Gigi. Pada 2016, prodi ini akhirnya bertransformasi menjadi Higiene Gigi.

Kualitas prodi ini pun sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, atau UM UGM.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

Profil Prodi S1 Kedokteran Gigi UGM

S1 Kedokteran Gigi merupakan salah satu prodi unggulan di UGM yang selalu tinggi peminat. Kualitas pembelajaran di prodi ini pun sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAMPTKes. Selain itu, prodi ini juga sudah mendapat akreditasi internasional dari ASIIN. 

Berbeda dari prodi S1 Higiene Gigi yang hanya menyediakan kelas reguler, prodi S1 Kedokteran Gigi menyediakan kelas reguler dan IUP. Kurikulum yang diterapkan di kedua kelas ini secara umum sama, tetapi terdapat perbedaan pada bahasa pengantar dan international exposure. Pada kelas IUP, pembelajaran menggunakan bahasa Inggris dan terdapat kewajiban studi di kampus luar negeri. Adapun kampus luar negeri yang menjadi mitra S1 IUP Dentistry antara lain National University of Singapore, University of Malaya, Chulalongkorn University, Yonsei University, dan lain-lain.

Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi S1 Kedokteran Gigi melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, atau UM CBT UGM. Sementara itu, pendaftaran prodi S1 IUP Dentistry memiliki jalur seleksi tersendiri dengan komponen seleksi berupa GMST, AcEPT, Interview, dan MMPI.

Nah, itu dia 4 perbedaan higiene gigi dan kedokteran gigi beserta profil prodinya di UGM. Semoga menjawab, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Konsultasi Dokter

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

9 Prodi Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2026

Selain kedokteran, prodi kedokteran gigi juga menjadi prodi yang selalu ramai pendaftar. Hal ini tidak terlepas dari prospek karier yang cerah dan gaji yang menggiurkan bagi lulusan prodi ini. Calon mahasiswa pun berlomba-lomba meraih kursi kedokteran gigi di kampus terbaik di Indonesia, seperti UI, Unair, hingga UGM.

Jika kamu tertarik masuk prodi ini, kamu bisa memilih kampus berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk pertimbangan peringkat seperti yang dikeluarkan SCImago Institutions Rankings. Pemeringkatan yang dikeluarkan SCImago sendiri dilakukan dengan evaluasi berdasarkan dimensi riset (50%), inovasi (30%), dan dampak sosial (20%). Ketiga dimensi tersebut masih terbagi lagi menjadi 20 indikator, seperti output, own journals, innovative knowledge, SDG, dan sebagainya. 

Penasaran dengan daftar kampus yang masuk peringkat teratas versi Scimago 2026? Yuk, simak 9 prodi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi Scimago 2026 di bawah ini!

Top 9 Kedokteran Gigi di Indonesia Versi Scimago 2026

FKG Unpad, salah satu studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi SCImago 2026

FKG Unpad, salah satu studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi SCImago 2026. (Foto: laman FKG Unpad)

1. Universitas Airlangga

FKG Unair adalah fakultas kedokteran gigi tertua di Indonesia yang didirikan pada 1928. Fakultas ini pun menempati posisi pertama studi kedokteran gigi terbaik versi Scimago 2026. Selain itu, FKG Unair juga menempati peringkat 51-150 studi kedokteran terbaik di dunia versi QS WUR 2026. Pembelajaran di fakultas ini juga berkualitas dan didukung dengan RSGM Unair.

Kampus yang berlokasi di Surabaya ini menawarkan 2 macam prodi S1 Kedokteran Gigi, yaitu kelas reguler dan kelas internasional (IUP). Jalur masuk untuk prodi reguler adalah SNBT, SNBP, Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, dan Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan, sedangkan prodi IUP memiliki jalur seleksinya sendiri. Daya tampung prodi reguler adalah 50 kursi SNBP, 75 kursi SNBT, dan 125 kursi Mandiri. Sementara itu, daya tampung Kedokteran Gigi Internasional adalah 45 kursi.

2. Universitas Indonesia

FKG UI menempati posisi kedua studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi Scimago 2026. Selain itu, kampus yang terletak di Depok, Jawa Barat ini juga menempati peringkat 51-150 studi kedokteran gigi terbaik versi QS WUR 2026. FKG UI juga menawarkan pembelajaran berkualitas dengan 2 prodi sarjana, yaitu S1 Pendidikan Dokter Gigi Reguler dan S1 Dentistry Kelas Khusus Internasional (KKI). 

Pembelajaran di kampus ini didukung dengan fasilitas lengkap, mulai dari ruang praktikum, laboratorium keterampilan, laboratorium riset biologi oral dan material kedokteran gigi, hingga dental simulation/clinic. Selain itu, UI juga memiliki rumah sakit pendidikan sendiri yang bernama Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) FKG UI.

Penerimaan FKG UI untuk program reguler dibuka melalui jalur SNBP, SNBT, Prestasi, SIMAK, dan PPKB, sedangkan KKI dibuka melalui jalur Talent Scouting dan SIMAK KKI. Daya tampung untuk program reguler pada 2026 adalah 31 kursi SNBP, 47 kursi SNBT, 27 kursi PPKB, dan 48 kursi SIMAK UI. Sementara itu, daya tampung untuk KKI adalah 18 kursi Talent Scouting dan 23 kursi SIMAK KKI Gel. 1.

3. Universitas Padjadjaran

Scimago 2026 menempatkan FKG Unpad di urutan ke-3 tingkat nasional. Prodi S1 Kedokteran Gigi Unpad juga sudah terakreditasi Unggul dari LAM-PTKes dan memiliki fasilitas lengkap, termasuk RSGM Unpad. 

Selain kelas reguler, Unpad juga memiliki prodi S1 IUP in Dentistry dalam skema Single Degree Track. Program ini menawarkan kesempatan student exchange hingga short-term mobility programs di universitas luar negeri. Mitra universitas tersebut mencakup Hiroshima University Jepang, Thammasat University Thailand, Queensland University of Technology Australia, University Malaya Malaysia, dan lain-lain.

Jika tertarik berkuliah di kampus dan jurusan ini, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (Skema Ujian SMUP dan Rapor, UTBK dan Rapor, atau Minat Bakat). Sementara itu, program IUP memiliki jalur seleksi sendiri yang biasanya dibuka dalam 3 batch.

4. Universitas Gadjah Mada

Kedokteran Gigi UGM menempati posisi keempat di Indonesia versi Scimago 2026. Terdapat 2 macam prodi kedokteran gigi yang ditawarkan, yaitu S1 Kedokteran Gigi Reguler dan S1 IUP Dentistry. Pembelajaran yang ditawarkan juga berkualitas dan didukung dengan rumah sakit pendidikan milik UGM, yaitu RSGM UGM Prof. Soedomo.

S1 Kedokteran Gigi Reguler bisa didaftar melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, Afirmasi Tridharma, dan UM UGM CBT, sedangkan IUP Dentistry memiliki jalur seleksi tersendiri. Adapun total daya tampung S1 Kedokteran Gigi Reguler adalah 150 kursi dengan persentase 30% SNBP, 30% SNBT, dan 40% Mandiri. Sementara itu, IUP Dentistry memiliki daya tampung 25 kursi.

5. Universitas Hasanuddin

FKG Unhas menempati peringkat 5 se-Indonesia menurut Scimago 2026. Pendidikan Dokter Gigi Unhas memang menawarkan pembelajaran berkualitas yang sudah terakreditasi Unggul dan didukung dengan RSGM Pendidikan Unhas. Terdapat 2 macam kelas yang ditawarkan, yaitu kelas reguler dan internasional.

Pada 2026, Unhas menyediakan kuota untuk prodi Pendidikan Dokter Gigi dengan total 260 kursi. Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, Ketua Osis, Mandiri UTBK, Mandiri Non UTBK, dan Kelas Internasional.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

6. Universitas Brawijaya

Kedokteran Gigi UB berada di peringkat 6 nasional versi Scimoago 2026. Kualitas pembelajaran prodi ini memang sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Fasilitas di fakultas ini pun lengkap, termasuk RSGM Universitas Brawijaya sebagai penunjang pendidikan FKG.

S1 Pendidikan Dokter Gigi UB bisa kamu pilih melalui jalur SNBP, SNBT, SMUB Prestasi, SMUB Rapor, atau SMUB Nilai UTBK. Daya tampung yang tersedia pada 2026 adalah 33 kursi untuk jalur SNBP, 50 kursi untuk jalur SNBT, dan 82 kursi SMUB.

7. Universitas Sumatera Utara

Kampus kebanggaan warga Medan ini menempati peringkat 7 se-Indonesia versi Scimago 2026. Kualitas pembelajaran S1 Kedokteran Gigi USU juga sudah terjamin dengan akreditasi Unggul. Selain itu, kampus ini juga memiliki rumah sakit sendiri, yaitu RSGM USU.

Prodi ini bisa kamu daftar melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Daya tampung yang ditawarkan pada 2026 mencakup 33 kursi untuk SNBP, 48 kursi untuk SNBT, dan 69 kursi Mandiri.   

8. Universitas Jember

Scimago 2026 menempatkan Universitas Jember di posisi 8 studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia. FKG Unej memang menyelenggarakan pendidikan berkualitas dengan akreditas Unggul dari LAM-PTKes dan akreditasi internasional dari ASIIN. Selain itu, fakultas ini juga memiliki RSGM sendiri, RSGM Universitas Jember, yang juga terakreditasi Paripurna.

Tertarik masuk S1 Pendidikan Dokter Gigi Unej? Kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, atau SEMMABA (Mandiri). Daya tampung untuk masing-masing jalur adalah 57 kursi untuk SNBP, 76 kursi untuk SNBT, dan 57 kursi untuk jalur Mandiri.

9. Universitas Trisakti

FKG Usakti menjadi yang terdepan jika dibandingkan kampus swasta lainnya, misalnya menjadi satu-satunya kampus swasta yang memiliki Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis. Kualitas pembelajaran prodi S1 Pendidikan Dokter Gigi Usakti juga sudah terjamin dengan akreditasi A. Jadi, tak heran jika kampus ini menempati posisi 9 se-Indonesia versi Scimago 2026.

Pembelajaran di prodi ini didukung dengan fasilitas lengkap, seperti Lab. BioCore, Lab. OpadCore, Lab. MiCore, hingga Lab. DMTCire. Selain itu, fakultas ini juga memiliki rumah sakit sendiri, yaitu RSGM FKG Usakti.

Baca juga: 6 Prodi Kedokteran Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026

Tips Lolos Kedokteran Gigi

Tiap tahun, prodi kedokteran gigi di berbagai kampus negeri dan swasta selalu menjadi incaran banyak calon mahasiswa. Prodi kedokteran gigi di banyak kampus pun memiliki tingkat keketatan yang tinggi, terutama di PTN favorit. Di UGM, misalnya, S1 Kedokteran Gigi menjadi prodi terketat keempat dengan rasio keketatan sebesar 1:41 tahun 2026. Dengan demikian, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik jika ingin lolos prodi ini.

Untuk memperbesar peluang lolos, kamu harus menargetkan nilai UTBK atau ujian mandiri yang tinggi. Selain itu, kamu juga harus menguasai ilmu-ilmu dasar terkait kedokteran gigi, seperti matematika dan biologi. Agar strategi persiapanmu lebih terarah, kamu juga bisa mengikuti bimbingan belajar seperti Indonesia College. Nantinya, tentor profesional akan memberikan bimbingan dan latihan soal sesuai jalur masuk yang akan kamu ikuti.

Nah, itu dia 9 prodi kedokteran terbaik di Indonesia versi Scimago 2026. Kira-kira, kamu tertarik masuk kampus yang mana?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

biaya kedokteran unsoed

Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

Warga Purwokerto dan sekitarnya tentu sudah tidak asing dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kampus yang menjadi primadona warga Jateng ini menawarkan berbagai fakultas dan prodi unggulan, seperti Fakultas Kedokteran. Fakultas ini memiliki 2 prodi sarjana dengan peminat tinggi, yaitu Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi.

Dikutip dari laman DetikJateng, Kedokteran Gigi menjadi prodi dengan keketatan tertinggi di SNBP 2026. Tercatat tingkat keketatan prodi ini sebesar 2,93%. Sementara pada jalur SNBT, Unsoed mencatat tingkat keketatan Kedokteran Gigi sebesar 2,4% dan Pendidikan Dokter sebesar 3,4%, menjadikan kedua prodi ini sebagai prodi dengan persaingan tertinggi pada SNBT 2026.

Dengan tingkat persaingan yang tinggi, kamu pun harus mempersiapkan diri dengan baik jika ingin lolos Kedokteran Unsoed. Selain itu, kamu juga harus memahami seluk beluk Kedokteran Unsoed, termasuk biaya kuliahnya. Yuk, simak informasi seputar prodi, daya tampung, hingga biaya Kedokteran Unsoed di bawah ini!

2 Prodi Kedokteran Unsoed

Ilustrasi biaya kuliah Kedokteran Unsoed

Ilustrasi biaya kuliah Kedokteran Unsoed. (Foto: Magnific/xb100)

Sebagai fakultas terfavorit, Kedokteran Unsoed memang menawarkan pembelajaran yang berkualitas. SCImago Institutions Ranking bahkan menempatkan Kedokteran Unsoed pada peringkat ke-18 studi kedokteran terbaik di Indonesia tahun 2026. Kedua prodi di fakultas ini, Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi, pun sudah terakreditasi Unggul.

Berikut adalah profil 2 prodi Kedokteran Unsoed beserta daya tampungnya di masing-masing jalur masuk.

1. Pendidikan Dokter

Prodi Pendidikan Dokter atau Kedokteran Umum menawarkan pembelajaran berbasis Community Oriented Medical Education yang didukung dengan dosen profesional dan berpengalaman. Kurikulum di prodi ini didesain untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi profesional care provider, literal academics, serta community leader. Untuk mendukung pembelajaran tersebut, Unsoed memiliki fasilitas lengkap, termasuk laboratorium serta RS Margono sebagai rumah sakit pendidikan dan jejaring rumah sakit lainnya.

Calon mahasiswa bisa mendaftar prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (UTBK Gelombang I dan Non UTBK Gelombang I). Adapun daya tampung untuk masing-masing jalur pada penerimaan mahasiswa baru 2026 adalah sebagai berikut.

  • SNBP: 53 mahasiswa
  • SNBT: 70 mahasiswa
  • Mandiri: 52 mahasiswa

2. Kedokteran Gigi

S1 Kedokteran Gigi Unsoed menerapkan konsep Student Centered Learning yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga kegiatan non akademik yang dapat melatih soft skills mahasiswa. Pembelajaran di prodi ini juga ditunjang dengan fasilitas lengkap, termasuk Pusat Informasi ilmiah dan Laboratorium Kedokteran Gigi. Praktik Kedokteran Gigi Unsoed juga didukung dengan kehadiran RSGM Unsoed yang menjadi RSGM pertama di Jateng dan mendapat predikat paripurna dari SNARS.

Prodi ini bisa kamu pilih melalui 3 jalur, yaitu jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (UTBK Gelombang I dan Non UTBK Gelombang I). Daya tampung untuk ketiga jalur tersebut adalah sebagai berikut.

  • SNBP: 21 mahasiswa
  • SNBT: 28 mahasiswa
  • Mandiri: 21 mahasiswa

Baca juga: 6 Prodi Kedokteran Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026

Biaya Kuliah Kedokteran Unsoed

Jika kamu ingin mengikuti seleksi Mandiri Kedokteran Unsoed, kamu perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 350 ribu. Selain itu, kamu juga harus bersedia membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di awal studi. Adapun besaran biaya kuliah untuk masing-masing jalur di Kedokteran Unsoed adalah sebagai berikut.

Prodi

SNBP SNBT Mandiri
UKT UKT UKT IPI
S1 Pendidikan Dokter
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 7,1 juta
  • UKT 4: Rp 9,45 juta
  • UKT 5: Rp 15 juta
  • UKT 6: Rp 16,5 juta
  • UKT 7: Rp 17 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 7,1 juta
  • UKT 4: Rp 9,45 juta
  • UKT 5: Rp 15 juta
  • UKT 6: Rp 16,5 juta
  • UKT 7: Rp 17 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 7,1 juta
  • UKT 4: Rp 9,45 juta
  • UKT 5: Rp 15 juta
  • UKT 6: Rp 16,5 juta
  • UKT 7: Rp 17 juta
  • IPI 1: Rp 100 juta
  • IPI 2: Rp 200 juta
  • IPI 3: Rp 240 juta
  • IPI 4: 260 juta
S1 Kedokteran Gigi
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 10,1 juta
  • UKT 4: Rp 11,2 juta
  • UKT 5: Rp 12,5 juta
  • UKT 6: Rp 14,5 juta
  • UKT 7: Rp 15 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 10,1 juta
  • UKT 4: Rp 11,2 juta
  • UKT 5: Rp 12,5 juta
  • UKT 6: Rp 14,5 juta
  • UKT 7: Rp 15 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 10,1 juta
  • UKT 4: Rp 11,2 juta
  • UKT 5: Rp 12,5 juta
  • UKT 6: Rp 14,5 juta
  • UKT 7: Rp 15 juta
  • IPI 1: Rp 100 juta
  • IPI 2: Rp 200 juta
  • IPI 3: Rp 225 juta
  • IPI 4: 260 juta

Baca juga: 4 Prodi Sarjana Fakultas Kedokteran UB, Ada Kelas IUP?

Tips Lolos Seleksi Kedokteran Unsoed

Seleksi Mandiri di Kedokteran Unsoed tidak menggunakan ujian dari Unsoed sendiri, tetapi hanya menggunakan nilai UTBK dan/atau nilai akademik serta prestasi. Dengan demikian, kamu tidak perlu mempelajari materi tes selain tes UTBK jika ingin masuk Kedokteran Unsoed. Kamu hanya perlu fokus meraih nilai UTBK setinggi mungkin serta meraih nilai akademik atau prestasi sebaik mungkin.

Agar bisa meraih nilai UTBK terbaik dan menyusun strategi persiapan seleksi yang matang, kamu bisa mengikuti bimbel kedokteran seperti Indonesia College. Melalui bimbel kedokteran, kamu akan mendapat bimbingan belajar dan latihan soal UTBK, terutama pada komponen tes terkait Fakultas Kedokteran. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi seputar pendaftaran seleksi Kedokteran Unsoed bersama tentor dan konsultan pendidikan terbaik.

Demikian informasi seputar prodi, daya tampung, dan biaya Kedokteran Unsoed. Semoga membantu, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

fakultas kedokteran gigi UI

Profil Fakultas Kedokteran Gigi UI: Visi Misi, Program Studi, Mata Kuliah dan Fasilitasnya

Fakultas Kedokteran Gigi UI – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) merupakan salah satu institusi pendidikan kedokteran gigi tertua dan terkemuka di Indonesia. Berdiri sejak tahun 1960, FKG UI memulai perjalanannya dengan 71 mahasiswa angkatan pertama. Saat itu, Indonesia hanya memiliki dua institusi pendidikan dokter gigi, dan rasio antara dokter gigi dengan jumlah penduduk masih sangat rendah, yaitu 1:200.000. Keberadaan FKG UI menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas dan jumlah tenaga kesehatan gigi di tanah air.

Visi dan Misi Fakultas Kedokteran Gigi UI

Fakultas Kedokteran Gigi UI

Dari segi visi dan misinya, FKG Universitas Indonesia adalah sebagai berikut:

Visi Fakultas Kedokteran Gigi:

Mewujudkan Fakultas Kedokteran Gigi yang unggul dan berdaya saing dalam bidang pendidikan dan pelayanan kedokteran gigi, berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga berkontribusi bagi pembangunan masyarakat Indonesia dan dunia.

Misi Fakultas Kedokteran Gigi:

  1. Menyediakan pendidikan kedokteran gigi dan pengajaran yang berkualitas.
  2. Menyelenggarakan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tingi yang bermutu dan relevan dengan masalah kesehatan gigi dan mulut nasional serta global.
  3. Menghasilkan lulusan yang unggul, beretika dan profesional serta mampu bersaing secara global.
  4. Menciptakan iklim akademik yang mampu mewujudkan visi FKGUI
  5. Menyelenggarakan pelayanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas sebagai pusat rujukan.

Baca juga: Apa Itu Ospek? Ini List Kegiatan yang Dilakukan Saat Ospek dan Manfaatnya

Program Studi Fakultas Kedokteran Gigi UI

Sebagai fakultas yang berfokus di bidang kedokteran gigi, FKG ini sudah membuka berbagai program studi terutama program spesialisnya yang beragam. Berikut daftar program studinya:

  • S1 Kedokteran Gigi
  • S1 Kelas Khusus Internasional Kedokteran Gigi
  • Spesialis Ortodonti
  • Spesialis Periodonsia
  • Spesialis Prostodontik
  • Spesialis Konservasi Gigi
  • Spesialis Penyakit Mulut
  • Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial
  • Spesialis Kedokteran Gigi Anak
  • Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi
  • Spesialis Odontologi Forensik
  • Magister Ilmu Kedokteran Gigi Komunitas
  • Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar
  • Pendidikan Doktor Ilmu Kedokteran Gigi

Prodi Sarjana Kedokteran Gigi UI

Dalam pembelajarannya, mahasiswa program Sarjana Kedokteran Gigi UI akan menggunakan metode Student Centered Learning, dengan pembelajaran mandiri untuk mencari informasi sesuai learning issues materi dengan melalui bacaan, diskusi antar teman, dan juga narasumber.

Pembelajaran ini ditujukan agar mahasiswa bisa memahami lebih mendalam, dan juga mengingat berbagai informasi yang diperolehnya. Mahasiswa juga akan belajar dengan Problem Based Learning agar terbiasa menghadapi kasus-kasus dan lebih bisa berinisiatif.

Jenjang Sarjana Kedokteran gigi akan menjalani pendidikan dalam waktu 4 tahun atau 8 semester, dengan beban studi 145 SKS. Dan lulusannya akan mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G).

Baca juga: 5 Keuntungan Cumlaude Saat Lulus Kuliah, Mahasiswa Wajib Tahu!

Lalu apa saja yang akan dipelajari mahasiswa Kedokteran Gigi UI? Berikut beberapa mata kuliah yang akan didapatkan:

  • Ilmu Biomedik Dasar (IBD)
  • Etika dan Hukum dalam bidang kesehatan
  • Komunikasi Kesehatan
  • Biologi Oral Dasar (BOD)
  • Praktikum BOD dan Paparan Dini
  • Praktek Klinik
  • Ilmu Kedokteran Gigi Dasar (IKGD)
  • Praktikum IKGD
  • Ilmu Kedokteran Gigi Klinik (IKGK)
  • Teori dan Skill Lab IKGK
  • Psikologi Kesehatan
  • Metodologi Penelitian Kesehatan
  • Pengelolaan Bencana
  • Teknik Lab Penunjang Penelitian
  • IPTEKDOKGI Mutakhir
  • Biostatistik
  • Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat dan Pencegahan IKGMP)
  • Skills Lab IKGMP
  • Forensik Kedokteran Gigi
  • Skills Lab Praktik Klinik Komprehensif

Fasilitas Penunjang Pendidikan

Sebagai salah satu FKG tertua di Indonesia, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia menghadirkan pendidikan berkualitas unggul yang didukung oleh fasilitas modern dan berstandar tinggi. Berikut beberapa sarana dan prasarananya:

  • Ruang kelas metode PBL (Problem Based Learning)
  • Ruang praktikum
  • Ruang skills lab
  • Perpustakaan
  • Laboratorium komputer
  • Laboratorium riset biologi oral dan material kedokteran gigi
  • Dental simulation / clinic
  • Klinik integrasi untuk mahasiswa program profesi dan spesialis
  • Puskesmas untuk mahasiswa program profesi bekerja di komunitas (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat)
  • Asrama mahasiswa di Serpong
  • Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) FKG UI
  • Lapangan bulu tangkis
  • Kantin
  • Mushola
  • Student lounge atau ruang santai

Demikian informasi seputar fakultas Kedokteran Gigi UI. Untuk kamu yang berharap untuk melanjutkan di Kedokteran Gigi UI, kamu bisa mempersiapkan diri di jalur undangan, jalur UTBK atau SIMAK UI. Semoga sukses!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Dokter Gigi

Jurusan Kedokteran Gigi: Ranking, Info Kuliah, hingga Persiapan Masuk

Jurusan kedokteran Gigi – Kedokteran gigi menjadi salah satu jurusan yang memiliki banyak peminat. Baik di kampus negeri maupun swasta, setiap tahunnya ada ribuan calon mahasiswa yang mendaftar jurusan ini.

Jurusan kedokteran gigi mempelajari ilmu tentang pencegahan dan perawatan penyakit gigi dan mulut. Lulusannya bisa menjadi dokter gigi, dosen, dental clinic consultant.

Jurusan Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia

Siswa kelas XII yang ingin mengambil jurusan ini pada SNBP/SNBT 2025, dapat menjadikan data dari EduRank sebagai sebagai referensi dalam memilih perguruan tinggi yang memiliki jurusan kedokteran gigi.

Berdasarkan data EduRank, berikut ini adalah kampus dengan jurusan kedokteran gigi terbaik 2024:

  1. Universitas Indonesia (ranking 85 di Asia, ranking 349 di dunia)
  2. Universitas Airlangga (rangking 119 di Asia, ranking 469 di dunia)
  3. Universitas Gajahj Mada (rangking 123 di Asia, ranking 478 di dunia).
  4. Universitas Padjajaran (ranking 155 di Asia, rangking 583 di dunia).
  5. Universitas Hasanuddin (ranking 218 di Asia, rangking 774 di dunia).
  6. Universitas Trisakti (ranking 312 di Asia, ranking 1020 di dunia)
  7. Universitas Sumatera Utara (rangking 321 di Asia, rangking 1033 di dunia).
  8. Universitas Sam Ratulagi (rangking 394 di Asia, ranking 1245 di dunia).
  9. Institute Teknologui Bandung (ranking 510 di Asia, ranking 1551 di dunia).
  10. Universitas Udayana (ranking 526 di Asia, rangking 1584 di dunia).
  11. Institue Pertanian Bogor (ranking 527 di Asia, ranking 1586 di dunia).
  12. Universitas Diponegoro, (ranking 529 di Asia, ranking 1591 di dunia).
  13. Universitas Brawijaya (ranking 552 di Asia, ranking 1651 di dunia).
  14. Universitas Andalah (ranking 553 di Asia, ranking 1653 di dunia).
  15. Universitas Syiah Kuala (ranking 557 di Asia, ranking 1712 di dunia).

Mengenal Jurusan Kedokteran Gigi

Secara umum, kedokteran gigi adalah jurusan yang mempelajari tentang kesehatan oral manusia, mulai dari daerah gigi dan mulut, hingga cara menangani dan mengobati berbagai permasalahan di area tersebut. Tak cukup sampai disitu, kamu juga bakal mempelajari estika gigi dan mulut.

Kendati lingkup pekerjaan dokter gigi lebih banyak menyangkut gigi dan mulit, kamu tetap akan mempelajari ilmu kedokteran dasar (basic medial science). Pasalnya, banyak masalah gigi dan mulut yang juga berkaitan dengan penyakit pada organ tubuh lainnya.

Info Kuliah Jurusan Kedokteran Gigi

Selama kuliah di program studi kedokteran gigi, kamu akan mempelajari teori tentang ilmu kedokteran gigi dasar, konservasi gigi, endodontik, ilmu kedokteran gigi anak, ilmu kesehatan gigi mulut, ilmu biologi oral, radiologi, periodonsia, biomedik karies gigi, penyakit jaringan gigi dan lain sebagainya, selain teori, kamu juga bakal banyak melakukan praktik di laboratorium.

Tahap sarjana kedokteran gigi akan ditempuh dalam 8 semeter atau empat tahun dan diakhir dengan gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G).

Berikutnya adalah tahap profesi yang ditempuh dengan durasi 1,5 tahun. Setelah merampungkan studi profesi, gelar S.K.G aka berubah menjadi dokter gigi (drg).

Dengan demikian, dibutuhkan waktu minimal 5,5 tahun untuk mendapatkan gelar dokter gigi.

Persiapan Masuk Kedokteran Gigi

Kedokteran gigi termasuk jurusan yang memiliki banyak peminat. Oleh sebab itu, diperlukan persiapan yang matang agar peluang keterima di jurusan ini semakin besar.

Nah, salah satu persiapan yang bisa Anda lakukan adalah memperbanyak latihan soal. Sebab, berbagai macam soal yang muncul di dalam seleksi masuk perguruan tinggi merupakan soal yang memerlukan nalar atau berpikir secara kritis.

Untuk melakukan tips ini, kamu bisa meminjam buku soal dari kakak kelas kamu. Selain itu, kamu juga bisa mengikuti program bimbel kedokteran yang disediakan oleh Lembaga Bimbingan Belajar Indonesia College.

Di tempat ini, kamu akan diberi modul dan materi lengkap sehingga kamu tidak akan kesulitan ketika mengerjakan latihan soal masuk fakultas kedokteran hewan.

Selain modul dan materi yang lengkap, di Indonesia College Anda juga akan mendapatkan tryout progresif yang materinya mirip dengan soal UTBK kedokteran.

Program bimbel kedokteran yang disediakan oleh Indonesia College didukung oleh pengajar yang berkualitas mahasiswa/alumni/dosen UI & UGM yang kompeten, metode cerdas, PAKEM (Pendekatan, Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan), serta target yang jelas disesuaikan dengan Universitas yang dituju. Sehingga kuliah di jurusan kedokteran gigi bukanlah sekedar mimpi. Kunjungi link https://registrasi.indonesiacollege.id/ untuk mendaftar program bimbingan.

Fakultas Kedokteran Gigi UI

Mari Mengenal Fakultas Kedokteran Gigi UI

Fakultas Kedokteran Gigi UI – Apakah kamu ingin melanjutkan pendidikan di jurusan Kedokteran Gigi? Jika iya, maka Universitas Indonesia bisa jadi pilihan yang tepat untuk kamu! FKG UI merupakan salah satu pelopor pendidikan dokter gigi di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1960, loh!

Oleh sebab itu, kualitas pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi UI tidak perlu diragukan lagi. Program pendidikan yang dibuka di FKG UI juga beraneka ragam mulai dari program sarjana, profesi, hingga doktor. TSelain itu, FKG UI juga memiliki 11 departemen yang mencakup berbagai cabang ilmu kedokteran gigi untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih komprehensif.

Jika tertarik berkuliah di Fakultas Kedokteran Gigi UI, kamu wajib menyimak informasi seputar FKG UI di bawah ini.

Kurikulum

Tahapan pertama dalam pendidikan dokter gigi di UI dimulai dari studi Sarjana Kedokteran Gigi yang akan ditempuh selama 7 semester atau 14 blok dengan beban studi 144 SKS. Selanjutnya, pendidikan jenjang profesi Kedokteran Gigi akan ditempuh selama 4 semesterdengan beban studi 31 SKS.

Kurikulum yang dijalankan di FKG UI dilaksanakan sesuai dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah ditetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Sejak tahun 2003 pendidikan akademik di FKG UI juga dilakukan melalui pembelajaran aktif dengan menggunakan strategi Problem Based Learning (PBL) yang lebih menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa (Student Centered Learning).

Program Studi di Fakultas Kedokteran Gigi UI

FKG UI membuka beragam program studi yang terdiri dari:

Program Sarjana

  • Sarjana Kedokteran Gigi
  • Sarjana Kelas Khusus Internasional

Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis

  • Spesialis Ortodonti
  • Spesialis Periodonsia
  • Spesialis Prostodontik
  • Spesialis Konservasi
  • Spesialis Penyakit Mulut
  • Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial
  • Spesialis Kedokteran Gigi Anak
  • Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi
  • Spesialis Odontologi Forensik

Program Magister

  • Magister Ilmu Kesehatan Gigi Komunitas
  • Magister Ilmu Kedokteran Gigi Dasar

Program Doktor

  • Pendidikan Doktor Ilmu Kedokteran Gigi

Baca juga: 15 Fakultas Kedokteran Ini Sepi Peminat, Tertarik Mendaftar?

Departemen Fakultas Kedokteran Gigi UI

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia melaksanakan kegiatan akademiknya dengan membagi kedokteran gigi ke dalam sebelas departemen sesuai bidangnya/cabang ilmu agar proses pembelajaran lebih mudah. Berikut 11 departemennya:

  1. Biologi Oral
  2. Ilmu Bedah Mulut dan Maksilofasial
  3. Ilmu Kedokteran Gigi Anak
  4. Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat – Pencegahan
  5. Ilmu Konservasi Gigi
  6. Ilmu Material Kedokteran Gigi
  7. Ilmu Penyakit Mulut
  8. Ortodonsia
  9. Periodonsia
  10. Prostodonsia
  11. Radiologi Kedokteran Gigi

Jalur Masuk Penerimaan

Fakultas Kedokteran Gigi UI membuka beberapa jalur seleksi bagi calon mahasiswa baru, melalui:

Jalur seleksi nasional oleh BPPP Kemendikbud

  • Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)
  • Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)
  • tanpa tes melalui SNBP yang diselenggarakan oleh BPPP Kemendikbud dan PPKB atau Talent Scouting yang diselenggarakan oleh UI

Jalur seleksi mandiri oleh UI

  • Program Pemerataan Kesempatan Belajar (PPKB)
  • Seleksi Masuk UI (SIMAK UI)

Jalur seleksi Kelas Khusus Internasional (KKI)

  • Talent Scouting
  • Seleksi Masuk KKI UI (SIMAK KKI UI)

Setiap jalur masuk memiliki ketentuan dan materi seleksi yang berbeda-beda, pastikan kamu memperhatikan dan mempersiapkan diri sebelum mendaftar.

Baca juga: Simak 4 Jalur Masuk UI 2023 beserta Jadwal dan Daya Tampungnya di Sini!

Fasilitas

Fakultas Kedokteran Gigi UI dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas untuk menunjang pembelajaran mahasiswa, di antaranya

  • Ruang kelas metode PBL (Problem Based Learning)
  • Ruang praktikum
  • Ruang skills lab
  • Perpustakaan
  • Laboratorium komputer
  • Laboratorium riset biologi oral dan material kedokteran gigi
  • Dental simulation/clinic
  • Klinik integrasi untuk mahasiswa program profesi dan spesialis
  • Puskesmas untuk mahasiswa program profesi bekerja di komunitas (Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat)
  • Asrama mahasiswa di Serpong
  • Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM)
  • Lapangan bulutangkis
  • Kantin
  • Musola
  • Student lounge

Informasi seputar Fakultas Kedokteran Gigi UI di atas bisa kamu jadikan referensi jika tertarik untuk berkuliah di Universitas Indonesia. Semoga bermanfaat!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi Itu Luas!

Prospek Kerja Kedokteran Gigi – Ada berbagai jurusan yang bisa dipilih ketika ingin memasuki dunia kesehatan. Salah satu jurusan yang banyak diminati oleh calon mahasiswa yaitu Kedokteran Gigi. Sesuai namanya, jurusan ini fokus pada pembelajaran kesehatan dan perawatan bagian oral yaitu gigi dan mulut.

Pembelajaran di bidang Kedokteran Gigi dilaksanakan terpisah dari Kedokteran Umum. Hal ini dikarenakan materi yang dipelajari pun berbeda. Oleh karena itu, tak mengherankan jika prospek kerja Kedokteran Gigi dan Kedokteran Umum pun berbeda meskipun masih dalam rumpun kesehatan.

Jika telah lulus dari jurusan Kedokteran Gigi, pekerjaan apa saja yang bisa dipilih? Yuk, cari tahu selengkapnya di bawah ini!

Tentang Jurusan Kedokteran Gigi

Kedokteran Gigi adalah jurusan kesehatan yang khusus mempelajari tentang kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa belajar tentang struktur mulut, permasalahan, dan juga cara menanganinya. Selain itu, mahasiswa program ini juga belajar tentang estetika gigi dan mulut manusia.

Mahasiswa Kedokteran Gigi perlu menjalani berbagai tahapan pembelajaran sebelum bisa menjadi dokter gigi. Mahasiswa akan belajar teori terlebih dahulu selama 7-8 semester untuk memperoleh gelar sarjana. Setelah itu, mahasiswa perlu mengikuti koasistensi di rumah sakit atau klinik dan mengikuti uji kompetensi untuk bisa mengucap sumpah dokter gigi.

Baca juga Berbagai Hal yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran Gigi.

Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi

prospek kerja kedokteran gigi

Mahasiswa jurusan Kedokteran Gigi tentunya mendapat pendidikan untuk menjadi seorang ahli di bidang kesehatan gigi dan mulut. Ada beberapa prospek kerja yang bisa dipilih oleh lulusan Kedokteran Gigi yaitu sebagai berikut.

Membuka klinik gigi

Setelah lulus dari jurusan Kedokteran Gigi, kamu bisa memilih untuk membuka praktik dokter gigi sendiri. Kamu bisa membuka klinik dan menjalankan praktik secara mandiri atau bersama orang lain. Tentunya, untuk bisa membuka praktik ini, kamu perlu modal dan persiapan yang matang.

Bekerja di rumah sakit swasta

Jika ingin bekerja di rumah sakit, kamu bisa memilih berbagai rumah sakit swasta yang ada di Indonesia. Ada banyak rumah sakit yang membutuhkan tenaga ahli di bidang kesehatan mulut dan gigi. Kamu pun bisa mendaftarkan diri untuk bisa bekerja di rumah sakit tersebut.

Bekerja di kepolisian

Kepolisian Republik Indonesia juga membutuhkan tenaga ahli di bidang kedokteran gigi. Saat penerimaan peserta didik baru, salah satu aspek yang diperiksa yaitu kesehatan gigi dan mulut. Hal ini merupakan peluang kerja yang menjanjikan bagi lulusan Kedokteran Gigi.

Berwirausaha

Jika tertarik di bidang bisnis, lulusan Kedokteran Gigi bisa memilih untuk memulai wirausaha sendiri. Kamu bisa membuka bisnis yang berada di bidang kedokteran gigi seperti misalnya perawatan khusus estetika. Bidang ini memiliki prospek kerja cerah bagi lulusan Kedokteran Gigi karena banyak orang yang sangat memperhatikan estetika giginya.

Dosen

Prospek kerja berikutnya bagi lulusan jurusan Kedokteran Gigi yaitu menjadi pengajar atau dosen. Jika tertarik untuk bekerja di bidang pendidikan ini, kamu perlu mengikuti pendidikan tingkat lanjut. Setelah lulus dari pendidikan lanjut tersebut, barulah kamu bisa mendaftar menjadi dosen.

Content creator

Perkembangan teknologi dan internet membuat pekerjaan sebagai content creator banyak dilirik orang. Kamu bisa memilih pekerjaan ini dan menjadi creator di bidang kesehatan gigi dan mulut. Kamu tidak hanya akan mendapatkan penghasilan dari konten namun juga mendidik masyarakat luas terkait kesehatan gigi dan mulut.

Menjadi PNS

Lulusan Kedokteran Gigi juga bisa memilih untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil. Jika tertarik untuk mengabdi kepada negara, kamu perlu mengikuti seleksi penerimaan PNS terlebih dahulu. Ada berbagai tahapan yang perlu dilalui sebelum kamu dinyatakan diterima.

Penyuluh kesehatan gigi

Sebagai seorang dokter, salah satu tanggung jawab yang dimiliki yaitu mendidik masyarakat terkait kesehatan. Bagi lulusan Kedokteran Gigi sendiri, pendidikan bisa difokuskan di bidang kesehatan gigi dan mulut. Kamu bisa memilih untuk bekerja sebagai penyuluh kesehatan gigi jika ingin memberikan pendidikan kepada masyarakat luas.

Itulah penjelasan tentang Prospek Kerja Lulusan Kedokteran Gigi Itu Luas! Berbekal ilmu yang didapat di masa perkuliahan, lulusan jurusan ini memiliki banyak pilihan pekerjaan menjanjikan. Semakin yakin untuk jadi mahasiswa Kedokteran Gigi?


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Berbagai Hal yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran Gigi

Jurusan Kedokteran Gigi – Kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting bagi setiap orang. Kesehatan bagian oral ini tidak hanya berpengaruh pada penampilan namun juga berkaitan dengan berbagai bagian tubuh lainnya.

Supaya kesehatan bagian tubuh ini tetap terjaga, dibutuhkan kajian dan ahli-ahli yang fokus mempelajari bidang ini. Kedokteran gigi merupakan jurusan yang diadakan khusus untuk studi ini. Lulusan jurusan pendidikan dokter gigi akan memiliki ilmu dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi tenaga medis di bidang kesehatan oral.

Kedokteran gigi sendiri termasuk sebagai program yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Sebenarnya, apa yang dipelajari di jurusan ini? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu Jurusan Kedokteran Gigi?

Jurusan kedokteran gigi merupakan studi yang fokus pada kajian dan praktik di bidang kesehatan gigi dan mulut. Mahasiswa akan belajar tentang struktur gigi, penyakit oral, melakukan penindakan, dan lain sebagainya. Selain itu, mahasiswa juga akan dilatih keterampilannya untuk tetap memperhatikan sisi estetis ketika melakukan penindakan.

Meskipun memiliki fokus dalam kesehatan gigi dan mulut, mahasiswa kedokteran gigi juga akan mendapatkan pembelajaran lainnya. Selama kuliah, mahasiswa tetap akan mempelajari ilmu kedokteran dasar. Hal ini diperlukan karena permasalahan gigi dan mulut memiliki kaitan erat dengan penyakit di bagian tubuh lainnya.

Sistem Perkuliahan di Pendidikan Dokter Gigi

jurusan kedokteran gigi

Perkuliahan di jurusan kedokteran gigi memiliki sistem yang berbeda dengan jurusan-jurusan lainnya. Mahasiswa akan menjalani beberapa fase pendidikan sebelum bisa menyandang gelar dokter gigi dan melangsungkan praktik. Ada beberapa tahapan pendidikan yang perlu dilalui mahasiswa yaitu sebagai berikut.

Pendidikan akademis atau praklinik

Fase pendidikan pertama yang perlu untuk diikuti oleh mahasiswa yaitu tahapan praklinik atau pendidikan akademis. Di tahapan ini, mahasiswa akan belajar di kampus terkait teori dan juga praktik. Pendidikan ditempuh selama kurang lebih 4 tahun dan setelah lulus akan mendapat gelar Sarjana Kedokteran Gigi atau S.Kg.

Koas atau profesi

Setelah mendapatkan gelar sarjana, mahasiswa perlu mengikuti tahapan pendidikan yang selanjutnya yaitu koas atau pendidikan profesi kedokteran gigi. Di fase ini, mahasiswa akan melaksanakan praktik di rumah sakit atau klinik gigi di bawah pengawasan dosen. Masa pendidikan ini sendiri ditempuh dalam waktu sekitar 1,5 sampai 2 tahun.

Uji kompetensi

Tahapan yang berikutnya yaitu mengikuti Ujian Kompetensi Dokter Gigi Indonesia atau UKDGI. Ujian ini perlu diikuti untuk bisa mendapatkan sertifikat kompetensi. Jika dinyatakan lulus, mahasiswa bisa mengurus Surat Tanda Registrasi (STR) dan dinyatakan legal untuk melakukan praktik kedokteran gigi di Indonesia.

Baca juga 10 Jurusan yang Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja.

Contoh Blok atau Mata Kuliah di Jurusan Kedokteran Gigi

Pelaksanaan pendidikan di jurusan ini dilakukan dengan sistem blok. Di dalam setiap blok, mahasiswa akan mempelajari komptensi yang telah ditentukan. Kurikulum ini dibuat berdasarkan kebijakan kampus dan mengikuti peraturan Konsil Kedokteran Indonesia. Sebagai contoh, berikut ini kurikulum kedokteran gigi di UMY.

jurusan kedokteran gigi
jurusan kedokteran gigi
jurusan kedokteran gigi

Perguruan Tinggi yang Membuka Pendidikan Dokter Gigi

Pendidikan dokter gigi termasuk sebagai program yang banyak dipilih oleh calon mahasiswa. Program ini sendiri tersedia di banyak perguruan tinggi di Indonesia baik kampus swasta atau negeri. Beberapa perguruan tinggi yang membuka jurusan kedokteran gigi yaitu:

  • Universitas Indonesia
  • Universitas Gadjah Mada
  • Universitas Airlangga
  • Universitas Trisakti
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Universitas Padjadjaran
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Jember

Itulah penjelasan tentang Berbagai Hal yang Dipelajari di Jurusan Kedokteran Gigi. Kamu bisa memilih jurusan ini jika tertarik dengan dunia kesehatan terutama di gigi dan mulut.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.