Arsip Kategori: Jurusan Kuliah

Kedokteran Hewan UB: Kurikulum, Mata Kuliah dan Fasilitas Pendidikannya yang Super Lengkap

Kedokteran Hewan UB menjadi salah satu pilihan jurusan bagi calon mahasiswa yang tertarik mempelajari kesehatan dan kesejahteraan hewan secara ilmiah. Jurusan di Universitas Brawijaya ini menawarkan kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar sampai keterampilan klinis di bidang kedokteran hewan. Mahasiswa juga akan mempelajari berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan kesehatan hewan, penyakit, hingga manajemen peternakan, yang didukung oleh fasilitas pembelajaran yang memadai untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian.

Kedokteran Hewan UB

Kedokteran Hewan UB

Jurusan ini sudah berdiri sejak tahun 2008, setelah beberapa perguruan tinggi dan instansi menjadi tuan rumah pendidikan dokter hewan ke-6, seperti Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Syah Kuala Aceh dan Fakultas Kedokteran. Pada tahun 2008 juga jurusan ini mulai menerima mahasiswa baru dengan hanya menampung 1 kelas sebanyak 48 mahasiswa.

Pada tahun-tahun awal, ruang kuliah dan laboratorium terletak di gedung fakultas kedokteran UB yang terletak di kampus pusat tepatnya di JL. MT Haryono. Saat ini jurusan Pendidikan Dokter Hewan UB Malang sudah mengantongi Akreditasi ASIIN yang berlaku sampai 30 September 2030.

Baca juga: Kedokteran UIN Malang 2026: Biaya Kuliah, Fasilitas, Sejarah dan Visi Misi

Kurikulum & Mata Kuliah Kedokteran Hewan UB

Kurikulum jurusan ini terdiri dari 144 SKS yang terbagi dalam perkuliahan dan kerja praktik, baik di dalam maupun di luar kampus. Pembelajarannya berbasis Problem Based Learning (PBL), dan mahasiswanya dapat menempuh pendidikan dalam jangka waktu 8 semester untuk bisa mencapai profesi Dokter Hewan dan dilanjutkan Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) dengan Satuan Kredit Semester 37 SKS.

  • Histologi Veteriner
  • Anatomi Veteriner
  • Embriologi Veteriner
  • Dasar Genetika dan Biologi Sel
  • Ethology
  • Biokimia Veteriner
  • Ilmu Peternakan Umum
  • Fisiologi Veteriner
  • Mikrobiologi
  • Nutrisi Dasar Hewan
  • Patologi Dasar Veteriner
  • Parasitologi Veteriner
  • Fisiologi dan Endokrinologi Reproduksi
  • Penyakit Parasit Veteriner
  • Penyakit Bakterial dan Mikal Veteriner
  • Penyakit Viral
  • Patologi Sistemik Veteriner
  • Farmakologi Veteriner
  • Kesehatan Masyarakat Veteriner dan One Health
  • Ilmu Hewan Percobaan
  • Kewirausahaan
  • Kesejahteraan Hewan dan Bioetika Veteriner
  • Diagnosa Klinik
  • Radiologi Veteriner
  • Higiene Makanan
  • Zoonosis
  • Teknologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan
  • Legislasi Veteriner
  • Statistika
  • Metodologi Penelitian
  • Patologi Klinik
  • Ilmu Farmasi dan Reseptir Veteriner
  • Ilmu Bedah Umum Veteriner
  • Penyakit Interna Hewan Besar
  • Toksikologi Veteriner
  • Kebidanan, Gangguan Reproduksi dan Kemahiran
  • Epidemiologi dan Ekonomi Veteriner
  • Nekropsi dan Forensik Veteriner
  • Nutrisi Klinik Veteriner
  • Interpretasi Kasus Klinik
  • Ilmu Bedan Khusus Veteriner
  • Penyakit Interna Hewan Kecil

Baca juga: Tidak Bisa Instan, Ini 6 Cara Masuk Jurusan Kedokteran yang Harus Disiapkan

Fasilitas Penunjang Pembelajaran

Seiring berjalannya waktu, FKH UB terus melakukan perkembangan, salah satunya yang bisa dilihat adalah fasilitas yang sudah sangat lengkap. Di antaranya:

1.    Ruang Kelas

Dilengkapi dengan proyektor, papan tulis, speaker, CCTV, air conditioner dan komputer. Dengan daya tampung kelas rata-rata mencapai 50 mahasiswa dan terletak di lantai 1, 2 dan 3

2.    Ruang Baca

Menjadi sarana penyedia referensi bagi mahasiswa dan dosen FKH UB dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.

3.    Laboratorium Pembelajaran

Dapat digunakan sebagai sarana praktikum maupun riset untuk menunjang penelitian. Laboratorium ini terletak di gedung A lantai 2, 3, 4 dan 5. Laboratorium ini terdiri atas:

  • Kesehatan Masyarakat Veteriner
  • Mikrobiologi dan Imunologi Veteriner
  • Reproduksi Veteriner
  • Parasitologi Veteriner
  • Anatomi, Histologi dan Embriologi Veteriner
  • Bedah dan Radiologi Veteriner
  • Ilmu Penyakit Dalam Veteriner
  • Biokimia Veteriner
  • Animal Disease Diagnostic
  • Patologi Klinik Veteriner dan Hewan Coba
  • Patologi Anatomi Veteriner
  • Farmakologi Veteriner
  • Fisiologi Veteriner

4.    Ruang Multimedia/Lab. Komputer

Bisa digunakan untuk kegiatan pembelajaran, pelaksanaan ujian kompetensi mahasiswa PPDH dan pelaksanaan ujian TOEFL

5.    Ruang Ujian

Dapat digunakan pada saat ujian skripsi dan ujian tesis. Tata letak dan layout ruangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ujian

6.    Klinik Hewan Pendidikan

Ini menjadi penunjang pendidikan profesi dokter hewan (PPDH) dan memiliki pusat penyelenggaraan pelatihan untuk “continuing education” di berbagai macam keterampilan. Bisa menerima pasien seperti hewan kecil, hewan besar, eksotis, aquatic, unggas, dan wild animal.

7.    Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) UB

Merupakan unit penunjang proses pembelajaran baik di jenjang akademik sarjana maupun profesi

8.    Teaching Farm

Mahasiswa Kedokteran Hewan menggunakan fasilitas ini sebagai tempat pembelajaran ternak besar yang telah dilengkapi dengan kandang hewan serta area pembiakan.

9.    Vet Kantin

Fasilitas yang berada di Gedung B lantai 2 ini dilengkapi dengan meja, kursi, serta wastafel yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan sivitas akademika UB.

10. Meja Pelayanan dan Ruang Tunggu

Digunakan untuk melayani klien atau mahasiswa yang akan menggunakan layanan FKH UB

11. Co-Working Space Mahasiswa

Ruang kerja bersama yang dapat digunakan mahasiswa, dengan fasilitas kursi, meja, AC, dan lemari

12. Ruang Transit Dosen

Boleh digunakan untuk setiap dosen, lengkap dengan meja, kursi, lemari es dan dispenser

13. Ruang Auditorium 308

Berkapasitas 200 orang, auditorium ini dapat digunakan untuk kuliah tamu, workshop dan juga seminar

14. Ruang Sidang

Dapat digunakan untuk rapat dan koordinasi berbagai kegiatan, penjajakan kerjasama dengan stakeholder dan juga mitra internasional di FKH UB

15. Ruang Ikatan Alumni (IAMVet)

Bisa digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan kampus dan juga sebagai sarana diskusi dalam kegiatan alumni

16. Masjid An-Nahl

Letaknya di sebelah gedung B FKH UB, dan dapat digunakan untuk umum dan seluruh sivitas akademika UB

17. UB Dieng Sport Center

Tersedia 7 pilihan cabang olahraga, yaitu Fitnes, Aerobik, Tenis Lapangan, Bulu Tangkis, Tenis Meja, dan Futsal yang dilengkapi ruangan loker.

18. Rusunawa UB

Ini adalah asrama tempat tinggal mahasiswa UB yang aksesnya dekat dengan kampus dan nyaman ditinggali dan tentunya berfasilitas lengkap

19. Laboratorium Hewan Coba

Lab ini berperan mengakomodir penelitian yang berkaitan dengan penggunaan hewan percobaan untuk peneliti di FKH UB maupun peneliti dari luar FKH UB. Pelayanan yang tersedia meliputi pemeliharaan dan perlakuan seperti sonde, pengambilan darah, pengambilan organ dan juga pengambilan cairan tubuh

20. Laboratorium Breeding Hewan Coba

Lab ini merupakan sub lab yang menjadi bagian dari lab hewan coba. Tujuannya untuk memfasilitasi penelitian yang berkaitan dengan penggunaan hewan percobaan untuk pendidik dan peneliti di UB maupun luar UB, terkait reproduksi hewan coba dan penyediaan hewan percobaan.

21. Klinik UB Dieng

Terdapat beragam jenis layanan kesehatan, seperti:

  • Poli Umum
  • Poli Gigi
  • Poli Gizi
  • Poli KIA
  • Lab & Tes Covid 19
  • Bedah Minor

Bagi kamu yang tertarik melanjutkan studi di bidang kesehatan hewan, Kedokteran Hewan UB bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Pastikan kamu memahami kurikulum, mata kuliah, serta fasilitas yang tersedia agar dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaftar.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Kedokteran UIN Malang 2026: Biaya Kuliah, Fasilitas, Sejarah dan Visi Misi

Kedokteran UIN Malang – Untuk kamu yang mempunyai mimpi menjadi dokter tapi tetap dekat dengan nilai-nilai Islam, Kedokteran UIN Malang bisa jadi pilihan yang menarik. Prodi ini bernama Pendidikan Dokter yang berada di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Lokasi kampusnya berada di kota Batu, dengan suasana sejuk dan nyaman sangat cocok untuk mahasiswanya belajar dengan fokus.

Yang bikin beda, budaya akademiknya tetap kental dengan nuansa islami. Sebelum kuliah dimulai, mahasiswa terbiasa sholat berjamaah, membaca Asmaul Husna, dan melakukan tahsin bersama. Jadi, bukan cuma belajar soal anatomi dan diagnosis penyakit, tapi juga membentuk karakter dan spiritualitas.

FKIK UIN Malang punya tagline “Building an Integrative Sciences of Medicine and Islam Holistically.” Artinya, pendidikan kedokteran di sini dirancang untuk mengintegrasikan ilmu medis modern dengan nilai-nilai Islam secara menyeluruh. Harapannya, lulusan yang dihasilkan bukan hanya dokter yang kompeten secara akademik, tapi juga punya empati, akhlak baik, dan tanggung jawab moral dalam melayani masyarakat.

Biaya Kuliah Prodi Kedokteran UIN Malang

Kedokteran UIN Malang

Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk program studi Pendidikan Kedokteran di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama No. 386 Tahun 2025 adalah sebagai berikut:

  • 1: 0-400.000
  • 2: 10.900.000
  • 3: 17.735.000
  • 4: 22.168.000
  • 5: 26.168.000
  • 6: 30.223.700
  • 7: 32.641.700

Untuk update informasi biaya kuliah bisa cek secara berkala di website resmi https://admisi.uin-malang.ac.id/biaya-kuliah/.

Fasilitas Pendidikan

UIN Malang menyediakan sarana dan prasarana yang bisa digunakan sebagai penunjang pembelajaran dan penelitian bagi mahasiswa Kedokteran. Fasilitas tersebut di antaranya:

1.    Laboratorium Kedokteran Dasar

Berisi instrumen-instrumen yang digunakan untuk mempelajari ilmu-ilmu kedokteran dasar seperti biomedik, histologi, anatomi, fisiologi, biokimia dan lainnya. Laboratoriumnya antara lain:

  • Lab Anatomi
  • Lab Fisiologi – Farmakologi
  • Lab Histologi – Patologi Anatomi
  • Lab Mikrobiologi – Parasitologi
  • Lab Biokimia – Patologi Klinik
  • Lab Hewan Coba

Baca juga: Tidak Bisa Instan, Ini 6 Cara Masuk Jurusan Kedokteran yang Harus Disiapkan

2.    Laboratorium Keterampilan Klinis

Digunakan untuk mempelajari dan mengasah keahlian klinis yang wajib dimiliki oleh seorang dokter. Ada 7 ruangan laboratorium yang dilengkapi dengan alat-alat pembelajaran sesuai dengan standar nasional Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Sejarah Kedokteran UIN Malang

Sejak berstatus universitas pada 2004, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mengembangkan pendidikan tidak hanya di bidang ilmu keislaman, tetapi juga ilmu umum. Gagasan mendirikan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) sudah dirancang sejak awal dan tercantum dalam rencana strategis pengembangan kampus 2006–2030.

Proses pendiriannya dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret sebagai pembina, serta dengan Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kampus juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama untuk mengembangkan keunggulan di bidang kedokteran wisata, khususnya layanan kesehatan haji.

Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter resmi dibuka pada 29 Maret 2016. Setahun kemudian, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan resmi berdiri dan menjadi wadah bagi program-program studi kesehatan di lingkungan UIN Malang.

Kini, Prodi Pendidikan Dokter FKIK UIN Malang terus berkembang dengan fasilitas modern dan tenaga profesional, tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Komitmennya adalah mencetak dokter berkarakter Ulul Albab yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi untuk masyarakat.

Baca juga: Biar Tidak Salah Pilih! Pahami 3 Perbedaan PTN dan PTKIN Ini

Visi dan Misi

Visi

Menjadi program studi pendidikan dokter integratif dalam memadukan sains dan islam yang bereputasi internasional dan unggul di bidang Kedokteran Haji.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan integratif dan bereputasi internasional di bidang kedokteran untuk menghasilkan sarjana kedokteran yang memiliki kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian integratif di bidang kedokteran yang bereputasi internasional
  • Berpartisipasi aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat integratif di bidang kedokteran
  • Menyelenggarakan tata kelola program studi Pendidikan Dokter yang berbasis good governance
  • Menginternalisasi kedokteran haji dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi

Prodi Kedokteran UIN Malang ini bahkan sudah meraih banyak prestasi, baik untuk mahasiswa maupun dosennya, di kancah nasional sampai internasional. Bagaimana, tertarik jadi mahasiswa kedokteran UIN Malang?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Tidak Bisa Instan, Ini 6 Cara Masuk Jurusan Kedokteran yang Harus Disiapkan

Cara Masuk Jurusan Kedokteran umumnya melalui beberapa jalur seleksi yang disediakan oleh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Yang jelas semuanya menerapkan seleksi yang sangat ketat, dengan kuota yang terbatas. Banyak yang gugur, oleh sebab itu, calon mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan matang agar mampu bersaing dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

Cara Masuk Jurusan Kedokteran

cara masuk jurusan kedokteran

Ada banyak cara untuk lolos di jurusan kedokteran, tapi cara ini tidak bisa instan dipersiapkan.

1.    Pilih Jurusan MIPA

Bercita-cita untuk menjadi dokter memang sebaiknya diputuskan sejak jauh-jauh hari, karena persiapannya tidak mudah. Salah satu syarat untuk mendaftar jurusan Kedokteran sendiri adalah lulusan SMA jurusan IPA, dan harus memiliki bekal ilmu science, terutama biologi. Karena dalam pendidikannya, mahasiswa jurusan ini akan mempelajari anatomi dan fisiologi manusia secara mendalam, mulai dari sel, jaringan, organ, hingga sistem organ.

Selain itu mahasiswa kedokteran mempelajari ilmu dasar seperti biologi, kimia, dan fisika, serta patologi, farmakologi, mikrobiologi, dan biokimia untuk memahami penyakit dan pengobatannya. Mereka juga dilatih keterampilan klinis dan komunikasi dengan pasien, semua membutuhkan dasar sains yang kuat dari SMA.

2.    Punya Nilai Tinggi dan Stabil

Nilai rapor yang stabil dan tinggi, terutama pada mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Fisika, menjadi modal utama untuk masuk jurusan Kedokteran. Bukan hanya karena berpengaruh pada jalur tanpa tes, tetapi juga karena materi seleksi banyak berkaitan dengan ketiga pelajaran tersebut.

Menjaga nilai tetap konsisten menunjukkan bahwa kamu memiliki kemampuan akademik yang baik dan mampu memahami materi secara berkelanjutan, bukan hanya saat menjelang ujian. Selain itu, dasar yang kuat di pelajaran sains akan sangat membantu ketika menghadapi soal seleksi yang menuntut pemahaman konsep, analisis, dan logika.

Baca juga: Biar Tidak Salah Pilih! Pahami 3 Perbedaan PTN dan PTKIN Ini

3.    Persiapkan Fisik

Hampir semua kampus yang membuka jurusan kedokteran, seleksinya akan sangat ketat, baik PTN maupun PTS. Calon mahasiswa wajib memenuhi persyaratan yang ditentukan, salah satunya syarat fisik yaitu tidak boleh buta warna. Ini penting karena kemampuan mengenali warna sangat dibutuhkan dalam praktik medis, misalnya saat membaca hasil laboratorium, memeriksa kondisi kulit, atau mengenali tanda-tanda vital yang membutuhkan pengecekan warna.

4.    Punya Kemampuan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris jadi salah satu syarat penting walaupun untuk kuliah kedokteran reguler. Hal ini karena banyak referensi yang digunakan seperti materi, buku teks, dan jurnal ilmiah yang menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, perkembangan ilmu kedokteran sangat cepat dan sebagian besar informasi terbaru dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik, mahasiswa akan lebih mudah memahami materi perkuliahan, mengikuti perkembangan penelitian medis, serta mengakses sumber belajar dari berbagai negara.

5.    Mengerjakan banyak latihan soal

Tidak Cuma bekal rapor saja, kamu juga harus bisa mengerjakan tes tertulis dan lolos dengan nilai yang tinggi baik di jalur mandiri maupun di UTBK. Jadi kamu bisa sering-sering latihan soal, khususnya di mata pelajaran Biologi, Kimia dan Fisika. Latihan soal rutin bisa membantu memahami pola soal, melatih kecepatan dan ketepatan dalam menjawab, karena tes masuk kedokteran biasanya memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Baca juga: Resmi Dibuka! Ini Informasi Lengkap Pendaftaran IUP IPB 2026

6.    Fleksibel Pilih Kampus dan Jalur Masuk

Seleksi masuk kedokteran memang tidak mudah, tapi peluang akan tetap terbuka jika kamu bersikap fleksibel dalam memilih kampus dan jalur masuk. Jangan terpaku pada satu universitas saja, karena persaingan di jurusan Kedokteran sangat ketat dengan kuota terbatas.

Dengan mempertimbangkan beberapa pilihan kampus, baik negeri maupun swasta, kamu bisa memperbesar kesempatan lolos. Selain itu, pahami juga berbagai jalur seleksi yang tersedia dan sesuaikan dengan kemampuan serta strategi belajarmu. Sikap realistis dan terbuka akan membantu kamu menyusun rencana cadangan tanpa kehilangan fokus pada tujuan utama.

Jadi kalau kamu ingin menjadi mahasiswa kedokteran dan mewujudkan cita-cita, kamu bisa mulai menerapkan 6 cara masuk jurusan kedokteran tadi. Jangan pesimis, karena ada banyak jalan!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia

10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025

Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia – Jurusan kedokteran selalu ramai peminat setiap tahunnya, padahal seperti yang kita tahu, pendidikan kedokteran memakan waktu yang lebih lama dibandingkan jurusan lainnya. Lalu kenapa banyak yang tetap memilih jurusan ini?

  • Peluang kerjanya luas dan stabil
  • Panggilan jiwa untuk mengabdi di bidang kesehatan
  • Potensi penghasilan yang baik dalam jangka panjang
  • Tantangan intelektual dan pembelajaran seumur hidup

10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia

universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia

Sudah banyak sekali kampus yang membuka jurusan kedokteran ini, mulai dari PTN sampai PTS di seluruh wilayah Indonesia. Tapi kira-kira universitas mana yang memiliki kualitas pendidikan kedokteran terbaik di Indonesia? Berikut menurut versi EduRank 2025:

1.    Universitas Indonesia

  • Peringkat 83 di Asia
  • Peringkat 421 di Dunia

Pendidikan di UI tentu sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, tidak heran jurusan kedokteran UI jadi peringkat teratas sebagai jurusan Kedokteran terbaik di Indonesia. Selain menyediakan pendidikan kelas reguler, UI juga sudah membuka kelas khusus internasional untuk jurusan Kedokteran dengan perkuliahan full bahasa Inggris, mahasiswanya pun bisa mendapatkan kurikulum internasional dan berkesempatan untuk berkuliah di kampus mitra UI di luar negeri.

Baca juga: Dokter Residen Adalah Profesi yang Belum Banyak Dikenal, Apa Perannya?

2.    Universitas Airlangga

  • Peringkat 173 di Asia
  • Peringkat 655 di Dunia

FK UNAIR dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan kedokteran unggulan, yang sudah ada sejak 1913. Ini menjadikan FK UNAIR jadi yang tertua ke-2 di Indonesia, dan saat ini sudah memiliki 2 prodi S1, 6 prodi S2, 1 prodi S3, 2 prodi profesi, 25 prodi spesialis, dan 7 prodi sub spesialis.

3.    Universitas Gadjah Mada

  • Peringkat 205 di Asia
  • Peringkat 728 di Dunia

Salah satu kampus top Indonesia yang juga jadi salah satu PTN tertua ini juga memiliki jurusan kedokteran yang unggul kualitasnya. Masuk dalam Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, S1 Pendidikan Dokter UGM sudah terakreditasi Unggul.

4.    Universitas Padjadjaran

  • Peringkat 232 di Asia
  • Peringkat 800 di Dunia

Universitas Padjadjaran menjadi salah satu PTN unggulan di Jawa Barat, jurusan Kedokterannya pun memiliki kualitas unggul yang terbukti dengan predikat Unggul dari keputusan BAN-PT No. 002/LAM-PTKes/BA Akr/I/2023. FK UNPAD unggul di bidang riset epidemiologi dan juga kesehatan masyarakat. Mereka juga sudah memiliki rumah sakit pendidikan sendiri dan menerapkan kurikulum berbasis teknologi.

5.    Universitas Udayana

  • Peringkat 256 di Asia
  • Peringkat 866 di Dunia

UNUD menjadi universitas pertama di pulau Dewata dan unggul di bidang travel medicine. FK UNUD terus memperkuat kualitas akademik dengan berkolaborasi melalui penilitas internasional dan penyediaan fasilitas medis yang lengkap.

Baca juga: 10 Politeknik Kesehatan Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2025

6.    Universitas Diponegoro

  • Peringkat 266 di Asia
  • Peringkat 894 di Dunia

Salah satu PTN favorit di Jawa Tengah ini masuk di peringkat ke-6 jurusan Kedokteran terbaik di Indonesia. UNDIP berfokus melakukan riset medis dan sudah memiliki rumah sakit pendidikan utama di Jawa Tengah dan menjadi pusat rujukan yaitu Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) yang berada di Semarang.

7.    Universitas Brawijaya

  • Peringkat 338 di Asia
  • Peringkat 1086 di Dunia

Jurusan kedokteran UB sudah terakreditasi Unggul berdasarkan SK LAM-PTKes No. 0074/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2024 yang berlaku sampai dengan 2029. Fasilitas yang disediakan untuk pendidikannya pun sudah sangat lengkap, mulai dari Lab. Faal, CBT Center, Lab. Parasitologi, Lab. Biokimia, dan lainnya sampai dengan OSCE Center.

8.    Universitas Hasanuddin

  • Peringkat 343 di Asia
  • Peringkat 1093 di Dunia

Di peringkat ke-8 ada UNHAS yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Kedokterannya sudah dibuka sejak 1956, dan menjadi yang tertua di bagian timur Indonesia. FK UNHAS sudah bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) tipe A sebagai rumah sakit pendidikan, yaitu RS UNHAS dan RSUP Wahidin Sudirohusodo.

9.    Universitas Andalas

  • Peringkat 345 di Asia
  • Peringkat 1095 di Dunia

Di wilayah Sumatera ada UNAND yang jadi PTN pertama di sana. Kedokteran UNAND unggul dalam penelitian kesehatan tropis dan pelayanan kesehatan masyarakat di Sumatera Barat.

10. Universitas Sebelas Maret

  • Peringkat 357 di Asia
  • Peringkat 1133 di Dunia

Di peringkat ke-10 ada UNS yang berada di Solo, Jawa Tengah. FK UNS berupaya menyajikan pembelajaran dengan reputasi global, sehingga lulusannya bisa menjadi kebanggan dan tetap berfokus pada masyarakat.

Jadi itu dia 10 universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025. Kampus mana yang akan kamu perjuangkan nantinya?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Politeknik Kesehatan terbaik di Indonesia

10 Politeknik Kesehatan Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2025

Politeknik Kesehatan Terbaik di Indonesia – Berniat untuk melanjutkan pendidikan di bidang kesehatan? Politeknik Kesehatan di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sering menjadi incaran. Ada berbagai pilihan jurusan di bidang kesehatan yang tersedia, dengan pembelajaran yang menggunakan kolaborasi teoritis dan praktikum.

Nah, Webometrics merilis 10 peringkat Poltekkes Kemenkes terbaik se-Indonesia edisi Juli 2025. Lembaga pemeringkatan ini menilai melalui 3 aspek penting, yaitu: seberapa populer secara digital (50%), seberapa unggul dalam kualitas akademik (40%), dan seberapa terbuka dalam memberikan akses informasi kepada publik (10%).

10 Politeknik Kesehatan Terbaik di Indonesia

Politeknik Kesehatan terbaik di Indonesia

Berbagai Politeknik Kesehatan Kemenkes sudah tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Semuanya mengusahakan untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik agar mencetak SDM di bidang kesehatan yang unggulan. Berikut adalah 10 Poltekkes Kemenkes terbaik di Indonesia:

1.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Semarang

Poltekkes Kemenkes Semarang meraih peringkat pertama dengan predikat terbaik se-Indonesia dengan ranking global 7.179.  Kampus kesehatan ini tidak hanya memiliki kampus di kota Semarang saja, karena sudah ada beberapa kampus cabang yang tersebar di berbagai kota di Jawa Tengah, di antaranya: 2 kampus di Semarang, Kendal, Blora, Magelang, Pekalongan, Tegal dan 2 kampus di Purwokerto.

Total sudah ada 8 jurusan dan 34 program studi, serta 1 program pascasarjana. Poltekkes Kemenkes Semarang juga sudah 100% terakreditasi Unggul berdasarkan SK BAN-PT No. 2668/SK/BAN-PT/Ak/PT/IX/2025.

Baca juga: 11 Istilah Kedokteran dan Artinya yang Wajib Diketahui Calon Mahasiswa Kedokteran

2.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Kalimantan Timur

Kampus ini mendapatkan peringkat global 8.353 dan sudah terakreditasi B berdasarkan SK BAN-PT No. 215/SK/BAN-PT/Ak.Ppk/PT/III/2023 yang berlaku sampai 4 April 2028. Tersedia 9 program studi berbeda di jenjang Diploma III dan Diploma IV atau Sarjana Terapan, dan akreditasinya pun sudah Baik Sekali bahkan banyak yang sudah berpredikat Unggul.

3.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Tanjung Karang

Di peringkat ke-3 ada Poltekkes yang berada di Lampung, dengan peringkat global 8.873. Tersedia 8 jurusan, di antaranya: Teknik Gigi, Kesehatan Gigi, Gizi, Kebidanan, Kesehatan Lingkungan, Keperawatan, Farmasi, Teknologi Laboratorium Medis. Kampusnya sendiri sudah terakreditasi Baik Sekali berdasarkan SK BAN-PT No. 595/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/IX/2023 yang berlaku sampai 8 November 2027.

4.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Aceh

Prodi ini  mendapatkan ranking global 11.007, dan membuka 7 jurusan di antaranya: Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Kesehatan Gigi, Kesehatan Lingkungan, Farmasi, dan Teknologi Laboratorium Medis serta memiliki 21 program studi. Poltekkes Kemenkes Aceh juga sudah terakreditasi Baik Sekali berdasarkan SK BAN-PT No. 74/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/II/2025.

5.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Medan

Poltekkes Kemenkes Medan meraih peringkat ke-5 Politeknik Kemenkes terbaik di Indonesia, dan mendapat peringkat 11.071 global. Terakreditasi dengan peringkat B berdasarkan SK BAN-PT No. 965/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/XI/2023.

Poltekkes Kemenkes Medan Kota membuka 6 jurusan, dan masing-masing memiliki program studi turunan. Jurusan yang dibuka di antaranya: Teknologi Laboratorium Medis, Gizi, Kebidanan, Keperawatan, Kesehatan Gigi, Kesehatan Lingkungan.

6.    Politeknik Negeri Kesehatan Jakarta II

Di peringkat selanjutnya ada Politeknik kesehatan di Jakarta, yang mendapat peringkat global 11.187 dan sudah terakreditasi Baik Sekali berdasarkan SK BAN-PT No. 260/SK/BAN-PT/Ak.KP/PT/IV/2023 yang berlaku sampai dengan tahun 2027. Pilihan program studinya beragam, mulai dari jenjang D3 sampai D4 dengan akreditasi mulai Baik, Sangat Baik, sampai Unggul.

Baca juga: Prospek Kerjanya Menjanjikan dan Semakin Diminati, Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

7.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Palu

Kampus kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan RI ini mendapatkan peringkat 11.282 secara global. Terakreditasi B dengan SK BAN-PT No. 967/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/XI/2023 dan berlaku sampai tahun 2028.

Lalu dalam pendidikannya, Poltekkes Kemenkes Palu membuka 4 jurusan, yaitu jurusan Gizi, Kebidanan, Keperawatan dan juga Kesehatan Lingkungan.

8.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Jambi

Di peringkat ke-8 Indonesia ada Poltekkes Kemenkes Jambi yang berdasarkan SK BAN-PT sudah terakreditasi Baik atau ‘B’ dengan No. 494/SK/BAN-PT/Ak.Ppj/PT/IV/2024 dan SK ini berlaku sampai dengan tahun 2029. Untuk jurusan yang dibuka ada 7 pilihan, dan masing-masing memiliki turunan program studi yang bisa dicek di https://poltekkesjambi.ac.id/.

9.    Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Pontianak

Poltekkes Kemenkes Pontianak berada di Kalimantan Barat, tepatnya di kota Pontianak. Kampus kesehatan ini mendapat peringkat global 11.416 dan ke-9 terbaik di Indonesia. Untuk akreditasinya sudah berpredikat Baik berdasarkan SK BAN-PT No. 1125/SK/BAN-PT/PEPA-Ppj/PT/V/2024.

10. Politeknik Negeri Kesehatan Kemenkes Yogyakarta

Di peringkat ke-10 ada Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang sudah berakreditasi Baik Sekali dengan berdasarkan SK BAN-PT No. 320/SK/BAN-PT/Akred/PT/VII/2022. Kampus ini membuka 6 jurusan dan 17 program studi, dengan jenjang Diploma, Sarjana Terapan dan profesi.

Jadi itu dia list Politeknik Kesehatan terbaik di Indonesia berdasarkan versi Webometrics 2025. Kalau kamu berminat untuk lanjut di kampus dan prodi apa?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

11 Istilah Kedokteran dan Artinya yang Wajib Diketahui Calon Mahasiswa Kedokteran

Istilah Kedokteran dan Artinya – Melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa kedokteran akan membuat kamu mengenal banyak hal-hal baru di dalam dunia medis. Kamu akan mempelajari anatomi sampai menghafalkan nama obat dan kegunaannya. Selain itu, selama masa pendidikan kamu akan mengenal banyak istilah baru yang hanya ada di dunia kesehatan terutama di dunia kedokteran. Jadi sebelum memulai semuanya, kamu bisa mengetahui dulu istilah-istilahnya.

Daftar Istilah Kedokteran dan Artinya

istilah kedokteran dan artinya

Beberapa istilah ini biasa digunakan untuk mahasiswa kedokteran sampai menjadi dokter profesional. Berikut di antaranya:

1.    Sistem Blok

Istilah Blok ini jadi istilah dasar yang harus kamu ketahui, karena akan mulai berlaku di masa perkuliahan. Jadi mahasiswa kedokteran tidak akan mendapatkan sistem SKS atau Satuan Kredit Semester layaknya mahasiswa jurusan lainnya, karena mereka akan menggunakan sistem blok.

Sistem blok adalah pengelompokan mata kuliah yang saling berhubungan dalam satu blok, tapi mahasiswanya tidak bisa memilih sendiri kelas maupun dosennya. Satu bloknya akan memerlukan waktu pembelajaran yang berbeda-beda, mulai dari 5 sampai dengan 7 minggu.

Mahasiswanya akan mendapatkan berbagai pembelajaran, mulai dari kelas besar, diskusi kelompok, skill lab dan juga praktikum. Lalu di akhir pembelajaran sistem blok nantinya akan ada ujian tulis, keterampilan medis (OSCE), sampai dengan praktikum.

Baca juga: Prospek Kerjanya Menjanjikan dan Semakin Diminati, Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

2.    Laprak

Mahasiswa kedokteran juga akan mengenal istilah ‘laprak’, terutama untuk program studi yang akan banyak menemui praktikum. Laprak sendiri adalah kependekan dari laporan praktikum, yang wajib disiapkan setiap mahasiswa, bisa sebelum melakukan praktikum maupun setelah melakukan praktikum.

3.    Koas

Setelah lulus S1 Kedokteran atau Ilmu Kedokteran dan lanjut ke program profesi, kamu akan mendapatkan istilah Koas. Koas atau Co-Assistant ini menjadi program praktikum yang mengharuskan lulusan S1 untuk menjadi asisten dokter. Periodenya berlangsung 1-2 tahun sebelum mendapatkan gelar Dokter.

Calon dokter (dokter koas) akan menangani pasien sungguhan, namun berada di bawah pengawasan dokter secara langsung. Mereka juga akan mendapatkan tugas yaitu menganalisis penyakit.

4.    OSCE

Selanjutnya ada istilah OSCE atau Objective Structured Clinical Examination, yang artinya adalah Pemeriksaan Klinis Terstruktur Objektif. OSCE ini menjadi metode ujian modern yang mengevaluasi keterampilan klinis dokter dan juga mahasiswa kedokteran.

5.    Preklinik

Istilah ini preklinik ini adalah masa kuliah untuk mahasiswa kesehatan, kedokteran, maupun keperawatan. Preklinik ini bisa disebut juga masa pendidikan, yang digunakan di masa awal pendidikan kedokteran. Jadi istilah ini digunakan saat mahasiswa kedokteran mempelajari ilmu-ilmu dasar kedokteran dan melakukan praktik di laboratorium atau kampus.

6.    Masa Klinik

Setelah itu ada fase klinik, yang mana ini adalah tahapan pengaplikasian pengetahuan yang sudah dipelajari oleh mahasiswa kedokteran selama pendidikan. Jadi mereka akan mengaplikasikan pengetahuannya langsung terhadap pasien. Nah, istilah ini biasanya digunakan di masa pendidikan profesi dokter.

7.    PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis)

PPDS merupakan singkatan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis, yaitu jenjang pendidikan lanjutan bagi dokter umum yang ingin mendalami bidang tertentu dan menjadi dokter spesialis. Selama menjalani PPDS, peserta yang disebut dokter residen akan belajar sekaligus praktik langsung di rumah sakit pendidikan. Durasi program ini bervariasi, umumnya berkisar antara 4 hingga 6 tahun, tergantung pada kompleksitas bidang spesialisasi yang dipilih, seperti bedah, anak, penyakit dalam, dan sebagainya.

Baca juga: Apa Itu PPDS? Ini Pengertian, Tugas dan Daftar Gelarnya yang Wajib Diketahui

8.    Skill Lab (Laboratorium Keterampilan)

Skill Lab bisa diibaratkan seperti sesi “praktikum” di dunia kesehatan. Di sini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melatih keterampilan klinis dan teknis secara langsung dalam lingkungan yang aman dan terkontrol. Misalnya, berlatih melakukan pemeriksaan fisik, menyuntik, atau menolong pasien dalam skenario simulasi. Tujuannya adalah agar mahasiswa siap menghadapi situasi nyata saat terjun ke dunia klinik atau rumah sakit.

9.    Stase (Rotasi Klinik)

Istilah stase digunakan untuk menggambarkan masa rotasi mahasiswa kedokteran atau tenaga kesehatan di berbagai bagian klinik, seperti stase anak, bedah, penyakit dalam, atau kebidanan. Setiap stase biasanya berlangsung beberapa minggu hingga bulan, tergantung bidangnya. Melalui stase, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam pelayanan pasien, berinteraksi dengan tim medis, dan menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.

10. STR (Surat Tanda Registrasi)

STR atau Surat Tanda Registrasi adalah dokumen resmi yang menandakan bahwa seorang tenaga kesehatan telah memenuhi standar kompetensi dan diakui secara legal untuk menjalankan profesinya. STR juga berfungsi sebagai bentuk pendataan tenaga kesehatan di Indonesia, sehingga pemerintah dapat memantau jumlah dan distribusi tenaga medis setiap tahunnya. Tanpa STR yang masih berlaku, tenaga kesehatan tidak diperkenankan untuk praktik secara profesional.

11. Responsi

Responsi adalah bentuk evaluasi atau ujian yang biasa dihadapi mahasiswa bidang kesehatan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa diuji seberapa dalam pemahaman mereka terhadap materi kuliah, baik melalui tanya jawab, diskusi, maupun praktik langsung. Responsi biasanya dilakukan setelah sesi kuliah atau praktikum, sebagai sarana memastikan bahwa mahasiswa benar-benar menguasai ilmu yang telah diajarkan.

Jadi sudah tahu istilah kedokteran dan artinya kan? Sudah semakin siap untuk menjadi mahasiswa kedokteran?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa

Prospek Kerjanya Menjanjikan dan Semakin Diminati, Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa – Dokter kecantikan atau dikenal juga dengan dokter aesthetic merupakan salah satu profesi dokter profesional yang memiliki spesialisasi dalam bidang perawatan estetika non-invasif atau non-bedah. Profesi ini semakin ramai diminati, karena prospeknya sangat menjanjikan seiring dengan permintaan masyarakat yang memerlukan perubahan untuk keindahan penampilan mereka. Tapi banyak yang bertanya-tanya, dokter kecantikan ini sebenarnya kuliah di jurusan apa?

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa

Perawatan yang dilakukan oleh dokter kecantikan ini tidak bisa dianggap sepele. Perannya akan membantu memperbaiki penampilan, tekstur kulit, wajah dan juga tubuh pasien. Nah untuk bisa menjadi dokter kecantikan, kamu wajib menempuh pendidikan S1 Kedokteran. Tapi tidak cukup sampai di situ saja, kamu masih perlu melanjutkan pendidikan lanjutan.

Dokter kecantikan dapat berasal dari berbagai latar belakang, seperti dokter umum yang memiliki sertifikasi estetika, dokter kulit (dermatologis), maupun dokter bedah plastik. Beberapa jenis perawatan yang umum dilakukan meliputi operasi hidung tanpa bedah, pemasangan filler, perawatan laser, botox, dan berbagai prosedur peremajaan kulit lainnya.

Seorang dermatologis, merupakan dokter spesialis yang sudah memiliki lisensi yang fokus pada satu bidang kedokteran tertentu, baik itu kulit, rambut maupun kuku. Maka dari itu seorang dermatologis yang sudah pasti memiliki pemahaman yang baik seputar kesehatan kulit.

Seorang ahli bedah atau plastic surgeon juga merupakan dokter spesialis yang sudah memiliki lisensi atau izin secara legal untuk melakukan pembedahan. Namun untuk menjadi dokter kecantikan masih harus mengambil pendidikan di bidang kecantikan.

Baca juga: Apa Itu PPDS? Ini Pengertian, Tugas dan Daftar Gelarnya yang Wajib Diketahui

Prosedur yang Dapat Dilakukan Dokter Kecantikan

Seorang dokter kecantikan yang merupakan lulusan S1 Kedokteran, hanya bisa melakukan tindakan non-invasif, contohnya:

  • memberi suntikan anti-aging
  • memberi suntikan filler
  • melakukan perawatan dengan laser

Lain halnya dengan dokter kecantikan yang merupakan lulusan spesialisasi dermatologis, mereka sudah diperbolehkan melakukan pembedahan sesuai dengan bidang spesialisasi mereka. Contohnya adalah operasi pengangkatan tahi lalat, hingga operasi sedot lemak.

Dan untuk dokter kecantikan ahli bedah plastik, mereka legal untuk melakukan prosedur operasi atau pembedahan untuk tujuan kecantikan maupun bedah rekonstruktif. Contohnya perbaikan untuk beberapa bagian wajah setelah kecelakaan.

Tahapan Menjadi Dokter Kecantikan

Gambaran singkat untuk menjadi seorang dokter kecantikan, kamu bisa mengikuti tahapan berikut:

1.    Menempuh Pendidikan Sarjana Kedokteran

Kamu wajib menempuh pendidikan S1 Kedokteran untuk memiliki bekal ilmu tentang tubuh manusia, kesehatan kulit, dan teknik medis yang menjadi dasar dalam praktik kecantikan. Tahapan setelahnya kamu bisa mengikuti praklinik sampai dengan menjalani ujian kompetensi. Dan setelah itu kamu wajib memiliki gelar Dokter (dr.).

Baca juga: Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah: Kurikulum, Visi Misi dan Pilihan Program Studi

2.    Ikuti program magang

Setelah lulus S1 Kedokteran, kamu belum bisa langsung menjadi dokter. Kamu harus mengikuti program magang atau internship dengan waktu 1 tahun setelah mengikuti Ujian Kompetensi Nasional. Kamu bisa mengikuti magang di rumah sakit dan mengambil kesempatan untuk mendapatkan pengalaman di berbagai departemen rumah sakit.

3.    Dapatkan izin praktik

Selesai magang, kamu harus mendapatkan izin praktik dari pemerintah atau badan kesehatan setempat yang berwenang. Nantinya dokter akan mendapatkan Surat Izin Praktik, yang dapat diproses oleh Konsil Kedokteran Indonesia.

4.    Ikut berbagai pelatihan

Kalau kamu sudah resmi menjadi dokter umum dengan gelar (dr.), kamu bisa melanjutkan pendidikan kamu dengan mengikuti pelatihan untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh dokter kecantikan. Ada banyak pelatihan yang bisa diikuti, seperti:

  • pelatihan injeksi (botox, filler)
  • pelatihan laser dan terapi cahaya
  • pelatihan prosedur bedah ringan minim invasif, seperti pengencangan kulit dan facelift

Sudah terjawab bukan, dokter kecantikan kuliah jurusan apa? Intinya kamu minimal harus merupakan dokter umum, dan bisa mengikuti pelatihan lanjutan. Bagaimana, tertarik untuk berkarier menjadi dokter kecantikan?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah: Kurikulum, Visi Misi dan Pilihan Program Studi

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah – Kebutuhan jumlah dokter di Indonesia yang masih belum terpenuhi membuat UIN Syarif Hidayatullah atau akrab disebut UIN Jakarta ini membuka Fakultas Kedokteran. Dengan tetap menerapkan nilai-nilai Islam, program kedokteran di kampus ini terus berkembang demi meluluskan SDM kedokteran yang profesional dan berakhlak mulia.

Fasilitas yang disediakan sudah unggulan, dengan tenaga pengajar yang profesional, dan kolaborasi dengan RS jejaring untuk memaksimalkan penyerapan ilmu mahasiswa kedokteran dan menjadikan mereka siap dan terbiasa melakukan praktik.

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

FK UIN Jakarta ini menerapkan kurikulum yang disusun dengan tujuan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan disiplin ilmu kedokteran, baik di lingkup ilmu kedokteran klinik, ilmu biomedik, ilmu humaniora, ilmu kedokteran komunitas dan juga ilmu kedokteran keluarga.

Dan kurikulumnya tidak hanya mencakup kegiatan perkuliahan di dalam kampus, mahasiswanya juga akan mendapatkan pengalaman langsung yang terkoneksi dengan masyarakat dan dunia kesehatan di luar kampus. Contohnya melalui program penyuluhan kesehatan di sekolah, promosi kesehatan untuk para santri di pesantren, modul community medicine ke rumah-rumah pasien sampai mengambil peran di kegiatan posyandu dan juga posbindu.

Mahasiswa FK juga akan mendapatkan softskill dan wawasan seperti praktik pemulasaraan jenazah, kegiatan Modul Sharia Hospital (IMDB 5) ke RS Sari Asih dan Pusat Pelayanan Terpadu, hingga pelatihan kesehatan haji dan umroh yang juga dilaksanakan dengan tujuan mewujudkan kurikulum yang komprehensif dalam menyiapkan lulusan yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Baca juga: Punya Reputasi OK dan Jadi Kedokteran Unggulan, Berapa UKT Kedokteran UGM?

Visi :

“Menjadi Fakultas Kedokteran Bereputasi Internasional dengan Keunggulan Integrasi Kedokteran dan Keislaman dalam Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat”

Misi :

  1. Menyediakan akses pendidikan kedokteran yang berkualitas bagi masyarakat luas secara berkeadilan
  2. Meningkatkan riset yang berbasis integrasi kedokteran dan keislaman yang bermutu dan unggul
  3. Menghasilkan penelitian yang dapat dimanfaatkan sebagai bentuk kegiatan pengabdian dan pelayanan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat
  4. Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga nasional, regional maupun internasional

Pilihan Program Studi Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

FK UIN Syarif Hidayatullah sudah membuka beberapa program studi mulai dari S1, Profesi, Magister sampai dengan program Spesialis. Berikut rinciannya:

1.    Sarjana Pendidikan Dokter (S1)

Di FK UIN Jakarta, program studi wajibnya adalah S1 Pendidikan Dokter.Program studi ini sudah terakreditasi berdasarkan SK LAM-PTKes No. 0652/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2021 dengan peringkat A Sangat Baik/Excellent.

Baca juga: 10 Universitas yang Ada Jurusan Olahraga, Pilih yang Mana?

2.    Profesi Dokter

Program ini merupakan program lanjutan dari jenjang Sarjana, dan bisa diikuti oleh lulusan S1 Kedokteran baik secara langsung maupun tidak langsung, baik untuk lulusan UIN Syarif Hidayatullah maupun kampus lainnya.

3.    Spesialis-1 Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi

Jika kamu ingin menjadi dokter spesialis, terutama yang berfokus di bidang pernapasan, program spesialis ini bisa kamu ambil. Spesialisasi ini berfokus pada diagnosis, perawatan, dan penelitian penyakit serta gangguan pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru, saluran napas, dan organ terkait lainnya.

4.    Spesialis-1 Obstetri dan Ginekologi

Program spesialis lainnya berfokus pada kesehatan sistem reproduksi wanita, fokus Obstetri menangani kehamilan, persalinan, dan nifas. Sedangkan Ginekologi berfokus menangani penyakit dan masalah organ reproduksi wanita secara umum.

5.    Magister Ilmu Biomedis Program (S2)

Program terakhir adalah S2 Ilmu Biomedis Program, yang akan mempelajari pemahaman tentang tubuh manusia dan hewan dari tingkat molekuler hingga organisme utuh, dengan fokus pada penyakit, pencegahan, diagnosis, dan pengobatan.

Nah bagi kamu yang berencana melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, apakah semakin mantap untuk menjadi calon mahasiswa FK UIN Jakarta ini?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Universitas yang Ada Jurusan Olahraga

10 Universitas yang Ada Jurusan Olahraga, Pilih yang Mana?

Universitas yang Ada Jurusan Olahraga – Jika kamu memiliki minat besar dalam dunia olahraga dan bercita-cita menjadikannya sebagai karier di masa depan, memilih universitas yang memiliki jurusan olahraga bisa menjadi langkah awal yang tepat. Di Indonesia, semakin banyak universitas yang membuka program studi terkait olahraga, mulai dari Pendidikan Jasmani, Ilmu Keolahragaan, dan lainnya. Jurusan ini tidak hanya fokus pada aspek fisik, tetapi juga mencakup teori, manajemen, kesehatan, dan teknologi olahraga yang semakin berkembang.

Universitas yang Ada Jurusan Olahraga

Universitas yang Ada Jurusan Olahraga

Sudah ada banyak sekali kampus yang membuka jurusan olahraga di Indonesia, tapi mungkin 10 referensi ini bisa jadi pertimbangan untuk kamu yang masih bingung pilih kampus:

1.    Universitas Negeri Jakarta (UNJ)

Pilihan pertama bisa menjadi rekomendasi buat kamu yang ingin kuliah di Jakarta, UNJ membuka Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), yang memiliki beberapa pilihan jurusan yaitu:

  • Ilmu Keolahragaan (S-1)
  • Kepelatihan Kecabangan Olahraga (S-1)
  • Olahraga Rekreasi (S-1)
  • Pendidikan Jasmani (S-1)
  • Pendidikan Kepelatihan Olahraga (S-1)
  • Pendidikan Jasmani (S-2)

Baca juga: Mau Lanjut Kuliah Kedokteran? Kalian Wajib Tahu Daftar Mata Kuliah Kedokteran Ini!

2.    Universitas Negeri Semarang (UNNES)

UNNES membuka fakultas khusus di bidang keolahragaan dengan nama Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), dan di dalamnya terdapat beberapa pilihan jurusan seperti Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Ilmu Keolahragaan. Ada jenjang Sarjana, Magister dan Doktor.

3.    Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

Untuk kamu yang ada di wilayah Jawa Timur, UNESA membuka berbagai pilihan jurusan olahraga yang ditampung dalam Fakultas Ilmu Olahraga. Terdapat 3 jenjang pendidikan, yaitu Sarjana, Magister dan Doktor. Dan untuk pilihan jurusannya:

  • Jurusan Pendidikan Olahraga: prodi S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
  • Jurusan Pendidikan Kepelatihan Olahraga: prodi S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi: prodi S1 Ilmu Keolahragaan
  • S2 Pendidikan Olahraga
  • S2 Ilmu Keolahragaan
  • S3 Ilmu Keolahragaan

4.    Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

UPI memiliki Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, dengan fokus pendidikan, keolahragaan dan kesehatan. Pilihan jurusannya antara lain:

  • S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan & Rekreasi
  • S1 PGSD Penjas
  • S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • S1 Ilmu Keolahragaan
  • S1 Kepelatihan Fisik Olahraga
  • S1 Keperawatan & Profesi NERS
  • S1 Gizi

5.    Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)

Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNY membuka 3 jurusan, yaitu Jurusan Pendidikan Olahraga (POR), Jurusan Pendidikan Kepelatihan (PKL) serta Jurusan Pendidikan Kesehatan dan Rekreasi (PKR). Dan pilihan program studinya ada 4, yaitu prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), prodi Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Prodi Ilmu Keolahragaan, dan PGSD Penjas.

Baca juga: Jurusan Keperawatan Belajar Apa Saja? Ini Ringkasan Mata Kuliahnya

6.    Universitas Lampung (UNILA)

Meski tidak dinaungi oleh fakultas khusus, tapi UNILA ini sudah memiliki 1 jurusan di bidang keolahragaan di jenjang S1 Pendidikan Jasmani dengan mengantongi akreditasi Baik Sekali berdasarkan Keputusan BAN-PT No. 1036/SK/BAN-PT/Akred/S/II/2022, dan berlaku sampai dengan 15 Februari 2027.

7.    Universitas Negeri Malang (UM)

UM juga sudah membuka Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) sejak tahun 2008, dengan beberapa pilihan departemen di jenjang S1 dan S2 yaitu:

  • S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
  • S1 Ilmu Keolahragaan
  • S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat
  • S2 Pendidikan Olahraga

8.    Universitas Sebelas Maret (UNS)

Sebagai salah satu kampus ternama di Jawa Tengah dan juga di Indonesia, UNS juga sudah memiliki Fakultas Keolahragaan dengan dua Program Studi Sarjana, satu Program Studi Master dan satu Program Studi Doktor. Untuk rinciannya: S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi, S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, S2 Ilmu Keolahragaan, dan S3 Ilmu Keolahragaan.

9.    Universitas Negeri Makassar (UNM)

Fakultas Ilmu Keolahragaan & Kesehatan (FIKK) membuka pendidikan di bidang keolahragaan dan kesehatan, di jenjang S1 dan S2:

  • S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
  • S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • S1 Ilmu Keolahragaan
  • S1 Gizi
  • S1 Administrasi Kesehatan
  • S1 Fisioterapi
  • S2 Pendidikan Jasmani dan Olahraga
  • S2 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

10. Universitas Negeri Padang (UNP)

Last but not least, ada UNP yang bisa jadi referensi untuk kamu yang berada di wilayah pulau Sumatera. Tersedia berbagai pilihan jurusan di bidang keolahragaan, seperti:

  • S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi
  • S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga
  • S1 Ilmu Keolahragaan
  • S2 Pendidikan Olahraga
  • S2 Ilmu Keolahragaan
  • S3 Ilmu Keolahragaan

Jadi bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan S2 dan S3, bisa langsung di satu kampus yang sama. Nah dari 10 universitas yang ada jurusan olahraga tadi kira-kira kamu berencana lanjut di kampus yang mana?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

daftar mata kuliah kedokteran

Mau Lanjut Kuliah Kedokteran? Kalian Wajib Tahu Daftar Mata Kuliah Kedokteran Ini!

Daftar Mata Kuliah Kedokteran – Kedokteran menjadi salah satu jurusan dengan peminat tinggi setiap tahunnya, mengingat prospek kerjanya yang menjanjikan. Dalam perkuliahannya, mahasiswa akan mempelajari dan memahami banyak hal mulai dari anatomi, fungsi, dan juga interaksi di dalam tubuh manusia. Selain itu nantinya seorang dokter juga harus memahami berbagai jenis penyakit dan metode pengobatannya.

Nah, perkuliahan dokter berbeda dengan jurusan lain yang menggunakan SKS. Jurusan kedokteran menggunakan sistem Blok. Nah kira-kira apa saja yang akan dipelajari mahasiswa kedokteran?

Daftar Mata Kuliah Kedokteran

daftar mata kuliah kedokteran

Berdasarkan referensi dari prodi Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS), berikut daftar mata kuliah yang akan didapatkan mahasiswa S1 Kedokteran:

1.    Semester 1:

  • Blok Budaya Ilmiah
  • Blok Bioetika & Humaniora
  • Blok Biologi Molekuler
  • Blok Metabolisme, Obat & Nutrisi
  • Course Biomedik
  • Skills Lab. Komunikasi
  • Skills Lab. Vital Sign
  • Skills Lab. Dasar-Dasar Pemeriksaan Fisik
  • Skills Lab. Antropometri
  • Skills Lab. Rekam Medis
  • Field Lab: Program Pemantauan Status Gizi Balita & Anemia Gizi

2.    Semester 2:

  • Blok Endokrin
  • Blok Hematologi
  • Blok Imunologi
  • Blok Infeksi & Penyakit Tropis
  • Skils Lab. Anamnesis
  • Skills Lab. Teknik Aseptik dan Sterilisasi
  • Skills Lab. Pemeriksaan Kepala Leher
  • Skills Lab. Pemeriksaan Payudara
  • Skills Lab. Pemeriksaan Abdomen
  • Field Lab: Program Imunisasi
  • Field Lab: Program Pemberantasan Penyakit Menular: Penyelidikan Epidemiologi

Baca juga: Jurusan Keperawatan Belajar Apa Saja? Ini Ringkasan Mata Kuliahnya

3.    Semester 3

  • Blok Neoplasma
  • Blok Neurologi
  • Blok Muskuloskeletal
  • Blok Respirasi
  • Skills Lab. Pemeriksaan Neurologi
  • Skills Lab. Pemeriksaan Muskuloskeletal
  • Skills Lab. Respirasi
  • Skills Lab. Kardiovaskular
  • Skills Lab. Elektrokardiovaskuler
  • Field Lab Program Penanggulangan Penyakit Tuberkulosis

4.    Semester 4

  • Blok Kardiovaskuler
  • Blok Gastrointestinal
  • Blok Urogenital
  • Blok Reproduksi
  • Skills Lab. Pemeriksaan Perianal dan Genetalia Laki-Laki
  • Skills Lab. Pemeriksaan Ginekologi dan Pap Smear
  • Skills Lab. Pemeriksaan Obstetri
  • Skills Lab. Persalinan Normal
  • Skills Lab. Pemeriksaan Puerpurium dan Kontrasepsi
  • Field Lab : Penyakit Menular Seksual (PMS)
  • Field Lab : Pembinaan Kesehatan Reproduksi Remaja

5.    Semester 5

  • Blok THT
  • Blok Mata
  • Blok Kulit
  • Blok Psikiatri
  • Skills Lab. Teknik Kateterisasi dan Aspirasi Suprapubik
  • Skills Lab. Pemeriksaan THT
  • Skills Lab. Pemeriksaan Mata
  • Skills Lab. Pemeriksaan kulit
  • Skills Lab. Pemeriksaan Psikiatri
  • Field Lab:Survei Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
  • Field Lab:Pembinaan UKS: kesehatan jiwa (NAPZA: Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif, Gangguan Belajar)

Baca juga: S1 Rekam Medis, Jurusan Kesehatan yang Tugasnya Penting di Faskes

6.    Semester 6

  • Blok Pediatri
  • Blok Geriatri
  • Blok Traumatologi
  • Blok Kedaruratan Medik
  • Kuliah Kerja Nyata
  • Skills Lab. Heteroanamnesis dan Pemeriksaan Fisik
  • Skills Lab. Teknik Injeksi
  • Skills Lab. Accident and Emergency
  • Skills Lab. Bebat dan Bidai
  • Skills Lab. Bantuan Hidup Dasar dan Triage
  • Field Lab: Manajemen Terpadu Balita Sehat (MTBS)
  • Field Lab: Pembinaan Posyandu Lansia

7.    Semester 7

  • Blok Kedokteran Komunitas
  • Blok Pengobatan komplementer
  • Blok Pilihan /Elektif
  • Blok Gizi Klinik
  • Blok Kedokteran Olahraga
  • Blok Bioteknologi Kedokteran
  • Blok Kedokteran Kerja
  • Skills Lab. Komunikasi Khusus
  • Skills Lab. Bedah Minor
  • Skills Lab. Manajemen Luka
  • Skills Lab. Penulisan Resep
  • Skills Lab. Pemasangan Infus
  • Field Lab Home Visit
  • Skripsi
  • Kursus Metodologi Penelitian

Tahapan Setelah Lulus Sarjana

Setelah lulus dari sarjana kedokteran, calon dokter harus menjalani pendidikan profesi melalui praktik langsung di rumah sakit atau klinik, yang dikenal sebagai masa koas. Pada tahap ini, mereka mulai menangani pasien dengan bimbingan dokter senior, guna mengasah keterampilan klinis dan memperluas pengalaman lapangan.

Program ini berlangsung sekitar dua tahun, dengan rotasi di berbagai departemen medis. Pengalaman ini penting sebagai bekal menghadapi pasien secara mandiri, terutama dalam situasi darurat, karena ketenangan, pengetahuan, dan keterampilan sangat memengaruhi keselamatan pasien.

Setelah menyelesaikan masa koas, mereka diambil sumpahnya sebagai dokter dan memperoleh hak untuk praktik mandiri, atau melanjutkan pendidikan spesialis sesuai minatnya.

Jadi sudah ada gambaran kan setelah tahu daftar mata kuliah kedokteran tadi? Nah, kalian rencana lanjut di kampus mana nantinya?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.