Pernahkah kamu mendengar tentang profesi fisioterapis? Mereka adalah tenaga ahli di bidang fisioterapi yang memiliki banyak peran, mulai dari memperbaiki fungsi tubuh pasca cedera hingga membantu pemulihan pasca operasi. Untuk menjalankan peran tersebut, mereka perlu mengenyam pendidikan diploma hingga profesi di jurusan Fisioterapi.
Dirangkum dari laman UI dan Poltekkes Solo, fisioterapi adalah cabang ilmu kesehatan yang mempelajari pemeliharaan dan pemulihan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan penanganan baik secara manual maupun dengan peralatan. Ruang lingkup jurusan ini mencakup bidang promotif, preventif, kuratif (pengobatan), dan rehabilitatif.
Lantas, apa saja hal yang dipelajari di jurusan ini? Lalu, jurusan Fisioterapi ada di kampus mana saja? Simak penjelasan tentang mata kuliah, prospek kerja, dan 7 kampus jurusan Fisioterapi di bawah ini!
Mata Kuliah Jurusan Fisioterapi

Universitas Indonesia, salah satu kampus yang tawarkan jurusan Fisioterapi. (Foto: laman Kemdiktisaintek)
Fisioterapi merupakan bentuk pelayanan kesehatan untuk mengembangkan, memelihara, serta memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang rentang kehidupan dengan penanganan secara manual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis, dan mekanis), serta pelatihan fungsi. Jenjang pendidikan Fisioterapi sendiri bisa berupa D3, D4 (Sarjana Terapan), hingga Profesi.
Prodi Fisioterapi mempelajari ilmu dasar kesehatan dan ilmu gerak, asesmen dan clinical reasoning, intervensi dan teknologi fisioterapi, terapi manual dan fisioterapi musculoskeletal, area kompetensi fisioterapi, praktik klinik, dan sebagainya. Mata kuliah jurusan Fisoterapi bisa bervariasi, tergantung jenjang pendidikan dan kebijakan masing-masing kampus. Sebagai gambaran, berikut adalah mata kuliah yang ada di D4 Fisioterapi UI.
- Sains dan Biomedik Dasar
- Anatomi Dasar
- Fisiologi
- Neurosains
- Biomekanik dan Kinesiologi
- Patofisiologi
- Terapi Integratif
- Terapi Latihan Lanjut
- Pemeriksaan Dasar & Dokumentasi Fisioterapi
- Fisioterapi Kebugaran
- Fisioterapi Neuromuskular
- Fisioterapi Pediatri Dasar
- Praktik Klinik Fisioterapi Geriatri
- Praktik Klinik Fisioterapi Olah Raga
- Manual Mobilisasi & Manipulatif (Vertebrae)
- Manajemen pelayanan Fisioterapi
- Dan lain-lain
Baca juga: Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi, Apa Bedanya? Ini 4 Perbedaannya
Prospek Kerja Jurusan Fisioterapi
Lulusan jurusan Fisioterapi bisa bekerja sebagai fisioterapis maupun akademisi. Prospek kerja lulusan ini mencakup:
- Rumah sakit pemerintah dan swasta
- Klinik
- Pusat rehabilitasi
- Pusat kebugaran dan olahraga
- Institusi pendidikan
- Fasilitas kesehatan lainnya
Baca juga: Mengenal Jurusan Terapi Gigi: Mata Kuliah, Prospek Kerja, dan 10 Kampusnya
7 Kampus yang Punya Jurusan Fisoterapi
Jurusan Fisioterapi bisa ditemui di politeknik dan universitas yang menawarkan program vokasi, antara lain sebagai berikut.
1. Universitas Indonesia
Sekolah Vokasi UI menawarkan prodi D4 Fisioterapi dengan gelar Sarjana Terapan Kesehatan (S.Tr.Kes.). Kualitas pembelajaran di prodi ini sudah terjamin dengan akreditasi Baik. Mahasiswa prodi ini juga berkesempatan mendapat sertifikasi BNSP dengan 6 skema dan sertifikasi internasional dari John Hopkins dalam Orthopaedic Physical Therapy Certificate Program.
Tertarik berkuliah di prodi dan kampus ini? Kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, PPKB, atau SIMAK. Daya tampung prodi ini pada 2026 mencakup 31 kursi SNBP, 47 kursi SNBT, 50 kursi PPKB, dan 27 kursi SIMAK.
2. Poltekkes Jakarta III
Politeknik di bawah Kemenkes ini menawarkan program D4 Fisioterapi dan Profesi Fisioterapis dengan gelar S.Tr.Fis. dan Ftr. Kualitas prodi tersebut telah terjamin dengan akreditasi Unggul.
Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi ini melalui jalur Prestasi SPMB Bersama CBT, Mandiri RPL, atau Mandiri Reguler. Adapun daya tampung prodi D4 dan Profesi Fisioterapi pada SPMB Bersama 2026 mencakup 91 kursi.
3. Universitas Airlangga
Fakultas Vokasi Unair menawarkan prodi D4 Fisoterapi dengan keunggulan di bidang fisoterapi kardio respirasi. Kualitas pembelajaran prodi ini sudah terjamin dengan akreditasi Baik Sekali. Setelah lulus, mahasiswa prodi ini akan memperoleh gelar S.Tr.Fis.
Unair membuka pendaftaran prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, dan Mandiri Ujian Tulis. Daya tampung prodi ini pada 2026 adalah 36 kursi SNBP, 36 kursi SNBT, dan 48 kursi Mandiri.
4. Poltekkes Makassar
Kampus Poltekkes ini menawarkan prodi D3 Fisioterapi, D4 Fisioterapi, dan Profesi Fisioterapi. Prodi D3 dan D4 Fisioterapi sudah terakreditasi Unggul, sedangkan Profesi Fisioterapi terakreditasi Baik Sekali.
Pendaftaran mahasiswa baru jurusan Fisioterapi dibuka melalui jalur Prestasi, SPMB Bersama, Mandiri, Mandiri RPL, dan Mandiri Profesi. Pada SPMB Bersama 2026, daya tampung prodi D3 Fisioterapi mencakup 83 kursi, D4 mencakup 53 kursi, dan Profesi mencakup 34 kursi.
Baca juga: 6 Prodi Kedokteran Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026
5. Universitas Hasanuddin
Unhas menyediakan prodi S1 dan Profesi Fisioterapi di bawah Fakultas Keperawatan yang juga menjadi prodi S1 Fisioterapi pertama di Indonesia. Prodi ini pun sudah mendapat akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Setelah lulus, mahasiswa prodi ini akan mendapat gelar S.Ft., lalu melanjutkan ke pendidikan Profesi.
Tertarik berkuliah di prodi ini? Kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, Ketua OSIS, POSK, Mandiri UTBK, atau Mandiri Non UTBK. Daya tampung prodi ini pada 2026 adalah 40 kursi SNBP, 47 kursi SNBT, dan 18 kursi Mandiri.
6. Universitas Udayana
Selain Unhas, kamu juga bisa menemukan prodi S1 Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi di Fakultas Kedokteran Unud. Prodi S1 Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi Unud pun sudah terakreditasi B. jika tertarik dengan prodi ini, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri.
7. Poltekkes Surakarta
Politeknik Kemenkes yang berlokasi di Solo ini menawarkan prodi D3 Fisioterapi dan D4 + Profesi Fisioterapi. Kedua prodi ini sudah terakreditasi Unggul dan dilengkapi berbagai fasilitas, seperti Laboratorium Pediatri, Laboratorium Terapi Latihan, Laboratorium Electro Therapy, dan lain-lain. Setelah lulus, mahasiswa D3 akan mendapat gelar Ahli Madya Fisioterapi (AMd.FT.), sedangkan mahasiswa D4 dan Profesi akan mendapat gelar Sarjana Sains Terapan Fisioterapi (S.ST.FT.).
Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi tersebut melalui jalur seleksi SPMB Bersama, Prestasi, dan Mandiri. Pada SPMB Bersama 2026, daya tampung prodi D3 Fisioterapi mencapai 50 kursi, sedangkan daya tampung D4 Fisioterapi + Profesi mencapai 75 kursi.
Nah, itu dia penjelasan tentang jurusan Fisioterapi beserta mata kuliah, prospek kerja, dan 7 kampusnya. Kira-kira kamu tertarik dengan kampus yang mana?
Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.
Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.