Arsip Kategori: Blog

SNMPTN Adalah: Penjelasan, Syarat, dan Penilaian

SNMPTN Adalah – Bagi siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA), salah satu pilihan yang banyak dilakukan yaitu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai perguruan tinggi dan di antaranya ada yang berstatus negeri atau biasa disebut PTN.

Sampai saat ini, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merupakan pilihan yang populer dan diincar oleh banyak orang. Banyak PTN yang memiliki kualitas pendidikan terbaik di negeri ini. Tidak hanya itu, biaya perkuliahannya pun juga lebih terjangkau.

Supaya bisa menjadi mahasiswa di sebuah PTN, setiap siswa harus mengikuti seleksi terlebih dahulu. Ada beberapa jalur seleksi yang dibuka untuk bisa masuk ke PTN dan salah satunya yaitu SNMPTN. Apa sebenarnya SNMPTN itu? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu SNMPTN?

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN adalah jalur seleksi mahasiswa untuk masuk ke berbagai PTN di Indonesia. Dulunya, jalur ini lebih sering disebut dengan jalur undangan. Berbeda dengan jalur masuk lainnya, peserta seleksi jalur SNMPTN tidak perlu mengikuti ujian.

Seleksi jalur ini dibuka khusus untuk perguruan tinggi dengan status negeri di seluruh Indonesia. Melalui jalur ini, peserta bisa mendaftar ke berbagai PTN secara langsung. Hal ini mungkin karena SNMPTN telah menggunakan sistem seleksi terintegrasi yang dikelola oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.

Jalur SNMPTN adalah seleksi paling awal yang dibuka untuk bisa masuk ke PTN. Seleksi ini dilakukan lebih awal dari jalur-jalur lainnya. Bahkan, seleksinya pun dilakukan sebelum siswa lulus dari bangku SMA.

Ketentuan Kuota Sekolah

Seleksi jalur SNMPTN tidak bisa diikuti oleh seluruh siswa kelas 12. Setiap sekolah memiliki kuota tertentu untuk siswa yang bisa mengikuti seleksi jalur ini. Biasanya, sekolah akan menentukan siswa-siswanya sendiri. Meskipun begitu, ada ketentuan kuota peserta SNMPTN yang telah ditentukan yaitu:

  • Sekolah akreditasi A, kuotanya yaitu 40% dari seluruh siswa.
  • Sekolah akreditasi B, kuotanya yaitu 25% dari seluruh siswa.
  • Sekolah akreditasi C, kuotanya yaitu 5% dari seluruh siswa.

Berdasarkan ketentuan tersebut, setiap sekolah hanya bisa mendaftarkan jumlah siswa tertentu saja. Misalnya, sekolah akreditasi A dengan total siswa 200 orang hanya bisa mendaftarkan sebanyak 80 orang melalui jalur SNMPTN.

Baca juga Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Perlu Diketahui.

Persyaratan yang Perlu Dipenuhi

SNMPTN Adalah

Persyaratan Sekolah

  • SMA/MA/SMK yang telah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional atau NPSN.
  • Mengisi PDSS atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa untuk mendaftarkan siswa yang eligible.
  • Sekolah mendaftarkan siswa sesuai dengan ketentuan akreditasi sekolah.

Persyaratan Siswa

  • Peserta merupakan siswa kelas 12 terakhir yang memiliki prestasi unggul.
  • Memiliki nilai rapor semester 1-5 yang diisikan sekolah ke PDSS. Jika berasal dari SMK yang masa belajarnya 4 tahun, maka nilai yang diisikan merupakan nilai semester 1-7.
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan sesuai perguruan tinggi yang dituju.
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS.
  • Bagi siswa yang memilih jurusan seperti seni dan olahraga wajib mencantumkan portfolio sesuai persyaratan.
  • Peserta bisa memilih 2 program studi di satu PTN atau dua PTN.
  • Salah satu dari PTN yang dipilih harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal.
  • Jika siswa hanya memilih satu program studi, maka bisa memilih PTN di mana saja.
  • Tidak disarankan untuk memilih program studi lintas minat atau tergantung PTN yang dituju.

Apa Saja yang Dinilai pada Jalur SNMPTN?

SNMPTN adalah jalur seleksi yang memungkinkan seseorang untuk bisa diterima di PTN tanpa perlu mengikuti tes tertentu. Pada jalur ini, seleksi dilakukan dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi. Beberapa hal yang dinilai dalam SNMPTN yaitu:

  • Nilai rapor
  • Nilai per mata pelajaran
  • Konsistensi nilai dan ranking
  • Prestasi di luar kelas
  • Akreditasi sekolah
  • Prioritas pemilihan jurusan
  • Jumlah alumni sekolah di PTN yang didaftarkan
  • Pengembangan SDM yang dilakukan oleh PTN
  • dan lain-lain

Itulah penjelasan tentang SNMPTN Adalah: Penjelasan, Syarat, dan Penilaian. Seleksi ini merupakan jalur yang banyak diinginkan oleh siswa karena bisa masuk PTN tanpa tes. Jika kamu ingin sukses lolos melalui pastikan memiliki nilai rapor yang baik dan memilih jurusan dengan peluang besar.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

prodi kedokteran baru

Proses Kuliah Kedokteran yang Harus Ditempuh

Kuliah Kedokteran – Kuliah kedokteran banyak menjadi cita-cita bagi mereka yang di SMA memilih jurusan IPA. Terutama yang memiliki empati tinggi dan keinginan untuk membantu sesama.

Ilmu kedokteran sendiri merupakan ilmu yang mempelajari cara kerja tubuh manusia, kesetimbangannya, faktor-faktor yang dapat mengganggu fungsi dan kesetimbangannya, serta cara mengembalikan fungsi dan kesetimbangan ke normal kembali.

Supaya bisa survive di kuliah kedokteran pun tak cukup bermodalkan keinginan untuk membantu sesama. Kamu perlu memahami konsep dari biologi, fisika, kimia, matematika, bahasa inggris, hingga berpikir sistematis.

Sudah rahasia umum kalau untuk masuk kuliah kedokteran memang tidaklah mudah. Selain karena passing grade yang tinggi, persaingannya pun sangat ketat. Jumlah pendaftar jurusan ini sangat tinggi padahal kursi yang tersedia sangat terbatas.

Proses mendapatkan gelar dr. di depan nama hingga bisa melayani pasien sungguhan juga tak semudah jurusan-jurusan lain. Simak artikel ini sampai akhir ya, untuk mengetahui tahapan kuliah kedokteran!

Pendidikan Akademik S1 Kedokteran

Seperti kuliah pada jurusan lain, setelah mengalahkan ribuan kandidat lain, kamu perlu menyelesaikan teori selama kurang lebih 7 semester. Namun bedanya, di kuliah kedokteran kamu tidak akan melalui kuliah dengan sistem SKS, melainkan sistem blok.

Blok adalah unit terkecil dalam tiap semester yang mengajarkan tentang segmen pendidikan kedokteran. Misalnya di satu blok, kamu akan fokus mempelajari satu sistem organ secara menyeluruh dari penyakit, fungsi, obat, cara pemeriksaan, hingga hasil tes lab.

Setelah menyelesaikan satu blok, kamu harus mengerjakan beberapa jenis ujian. Pertama adalah ujian OSCE, yaitu keterampilan untuk memeriksa pasien. Di depan dosen penguji kamu akan berperan sebagai dokter yang sedang mendiagnosa manekin yang seolah-olah adalah pasien.

Kemudian ada ujian tertulis yang jumlah soalnya bisa sampai 500 butir pilihan ganda. Yang terakhir adalah ujian SOCA atau ujian lisan. Kamu perlu menjelaskan berbagai konsep mulai dari tindakan, alasan, ekspektasi dari suatu kasus secara lisan.

Itu semua perlu kamu lalui di kuliah kedokteran demi mendapatkan gelar S.Ked.

Baca juga 7 Kemampuan yang Harus Dimiliki Mahasiswa Kedokteran.

Pendidikan Profesi Kedokteran

kuliah kedokteran

Meskipun sudah memperoleh gelar S.Ked., kamu belum boleh menjadi dokter profesional. Kamu masih perlu menyelesaikan program profesi atau co-ass terlebih dulu.

Program ini memberikan kesempatan bagi calon dokter untuk praktik langsung bersama pasien sungguhan. Keterampilan menyuntik, mengambil darah, hingga menjadi asisten saat operasi diasah di sini.

Selama kurang lebih dua tahun kamu akan menjalani program ini. Beberapa calon dokter merasa beruntung dengan program ini karena bisa kontak langsung dengan pasien. Namun, beberapa ada yang merasa tersiksa karena harus jaga di rumah sakit tanpa dibayar.

Setelah melalui co-ass, kamu harus menghadapi ujian yang bernama Mini Case Examination (Mini-C-Ex). Sambil diawasi langsung oleh dosen/perceptor, kamu akan mewawancarai, memeriksa, menganalisis, dan meresepkan obat pada pasien.

Ujian Sertifikasi

Setelah memperoleh gelar S.Ked. dan menyelesaikan profesi kedokteran, kamu perlu mengikuti Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Ujian ini diselenggarakan oleh Kemenristekdikti dan beberapa instansi kesehatan yang lain.

Materi yang akan diuji di UKMPPD ini  adalah keterampilan dan pengetahuanmu untuk menangani 400 kasus yang ada di SKDI (Standar Kompetensi Dokter Indonesia). Ujian ini terdapat dua jenis, tertulis dan praktik.

Jika sudah lulus ujian, saatnya kamu diwisuda dan mengucap sumpah dokter. Kamu pun berhak menyandang gelar dr. di depan namamu.

Magang (Internship)

proses kuliah kedokteran

Meskipun sudah memiliki gelar S.Ked. di belakang nama dan gelar dr. di depan nama, kamu masih harus melalui satu tahap ini yaitu magang untuk menuntaskan proses kuliah kedokteranmu.

Masa magang biasanya berlangsung selama satu tahun. Di sini kamu berjuang untuk mendapatkan STR (Surat Tanda Registrasi). Meski kamu masih didampingi oleh dokter yang lebih senior, tapi di sini kamu sudah berhak mendapat upah.

Pendidikan Spesialis

Pendidikan spesialis di sini bersifat opsional, artinya meski kamu hanya menyelesaikan sampai tahap magang saja sudah cukup untuk praktik sebagai dokter secara resmi. Namun, jika kamu ingin mendalami satu bidang/penyakit secara khusus, kamu bisa mengambil program spesialis. Kamu bisa memilih dari bedah, saraf, jantung, hingga forensik.

Program spesialis rata-rata berlangsung 4-6 tahun, tergantung bidang yang kamu ambil dan seberapa rajin kamu mengikuti perkuliahan.

Memang cukup panjang proses kuliah kedokteran yang harus ditempuh, karena menjadi dokter bukanlah pekerjaan yang sepele. Kamu masih semangat, kan, mengejar cita-citamu yang mulia ini?


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

jalur masuk ptn

Jalur Seleksi untuk Bisa Masuk PTN Favoritmu

Jalur Masuk PTN – Bisa masuk ke perguruan tinggi impian merupakan keinginan banyak orang. Supaya dapat meraih impian tersebut, tentunya seseorang harus mengikuti seleksi mahasiswa baru terlebih dahulu. Seleksi ini diadakan untuk menyaring calon peserta didik terbaik untuk masuk ke perguruan tinggi.

Seleksi masuk perguruan tinggi ini diselenggarakan oleh berbagai jenis lembaga pendidikan termasuk Perguruan Tinggi Negeri atau PTN. Seleksi mahasiswa baru untuk PTN selalu dibuka setiap tahunnya. Pelaksanaannya sendiri sendiri ada yang dilakukan secara nasional maupun mandiri.

Ada berbagai jalur masuk PTN yang bisa dipilih untuk bisa menjadi mahasiswa di kampus negeri tersebut. Jika kamu ingin menjadi mahasiswa di salah satu PTN di Indonesia, simak penjelasan jalur masuknya di bawah ini, yuk!

SNMPTN

Jalur pertama yang dibuka oleh PTN untuk menerima mahasiswa baru yaitu SNMPTN. SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Seleksi ini merupakan jalur paling awal yang dibuka oleh PTN. Penyelenggaraannya juga dilakukan secara nasional.

SNMPTN diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau LTMPT. Seleksi jalur ini dilakukan dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi yang diperoleh oleh siswa. Artinya, peserta seleksi jalur SNMPTN tidak perlu mengikuti tes secara terpisah.

Meskipun seleksi jalur SNMPTN dilaksanakan secara nasional dan terbuka, tidak semua siswa SMA bisa mengikutinya. Ada ketentuan khusus dan kriteria siswa yang bisa mengikuti SNMPTN. Setiap sekolah memiliki kuota siswa eligible yang ditentukan berdasarkan akreditasinya.

SBMPTN

Selain SNMPTN, ada jalur masuk PTN lain yang dilaksanakan secara nasional yaitu SBMPTN. Sama seperti jalur sebelumnya, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) juga diselenggarakan oleh LTMPT. SBMPTN sendiri biasanya dilaksanakan setelah SNMPTN.

Seleksi jalur SBMPTN terbuka bagi siapa pun yang memenuhi persyaratan tanpa kuota per sekolah. SBMPTN bisa didaftarkan oleh peserta lulusan 3 tahun sebelumnya dan belum berusia 25 tahun. Hal ini tentunya memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin masuk PTN.

Seleksi di jalur ini dilakukan dengan menggunakan nilai UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer. Setiap peserta harus mengikuti UTBK untuk bisa mengikuti SBMPTN. Nilai dari UTBK tersebutlah yang akan digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru.

Baca juga Apa Saja Perbedaan PTN dan PTS? Yuk, Cari Tahu!

Seleksi Mandiri

Jalur masuk PTN lainnya yaitu melalui seleksi mandiri. Seleksi mandiri adalah jalur masuk mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh setiap perguruan tinggi. Tentunya, setiap perguruan tinggi memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait seleksi ini.

Seleksi mandiri dilaksanakan sesuai ketentuan dari setiap perguruan tinggi. Ada kampus yang membuka seleksi dengan tes masuk namun ada juga yang tanpa tes. Secara umum, terdapat beberapa jenis seleksi mandiri yang mungkin diselenggarakan oleh PTN yaitu:

  • Seleksi mandiri jalur prestasi
  • Seleksi mandiri jalur kerja sama
  • Seleksi mandiri dengan nilai UTBK
  • Seleksi mandiri dengan tes
  • Seleksi mandiri khusus disabilitas

SMM PTN Barat

Bagi kamu yang ingin masuk PTN di daerah barat Indonesia, ada salah satu jalur masuk yang bisa dipilih yaitu SMM PTN Barat. Seleksi Mandiri Masuk PTN Barat ini diselenggarakan atas kerja sama berbagai perguruan tinggi di wilayah tersebut. Di tahun 2021 sendiri, terdapat total 17 PTN yang tergabung dalam SMM PTN Barat.

Seleksi jalur SMM PTN Barat diselenggarakan untuk memberi kesempatan lebih kepada calon mahasiswa. Seleksi jalur ini memungkinkan seseorang untuk bisa memilih program studi di lebih dari satu perguruan tinggi. Seleksinya sendiri dilakukan melalui tes yang diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi anggota SMM PTN Barat.

Seleksi PTKIN

Jalur masuk PTN yang berikutnya dibuka khusus untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau PTKIN. Perguruan tinggi yang membuka seleksi jalur ini yaitu Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islan Negeri (STAIN).

Pada seleksi ini, terdapat dua jalur yang dibuka yaitu:

  • SPAN PTKIN atau Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN merupakan seleksi yang dilakukan dengan menggunakan prestasi dan tanpa tes. Seleksi jalur ini memiliki sistem yang mirip dengan SNMPTN.
  • UM PTKIN atau Ujian Masuk PTKIN adalah seleksi mahasiswa baru yang dilakukan dengan menggunakan ujian. Peserta akan mengikuti ujian dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) untuk bisa masuk ke PTKIN pilihannya.

Setidaknya, terdapat 5 jalur seleksi untuk bisa masuk PTN favoritmu. Kamu bisa mengikuti seleksi-seleksi di atas untuk bisa masuk ke perguruan tinggi sesuai minatmu. Seleksi di atas selalu dibuka setiap tahunnya pada saat penerimaan mahasiswa baru. Jadi, jangan lupa siapkan diri sebaik mungkin supaya bisa lolos seleksi, ya!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Ini Dia Kampus Pilihan untuk Kuliah IUP Kedokteran

IUP Kedokteran – Perguruan tinggi di Indonesia menyelenggarakan berbagai program pendidikan. Salah satu program yang disediakan yaitu International Undergraduate Program atau IUP. Program ini dibuka untuk menampung mahasiswa baik dalam maupun luar negeri untuk bisa belajar dengan standar internasional.

Berbeda dengan program reguler yang cakupannya lebih luas, program kelas internasional ini hanya tersedia di beberapa kampus saja. Program studi yang menyediakan pilihan kelas internasional pun juga terbatas.

Salah satu pilihan kelas IUP yang banyak diminati oleh calon mahasiswa yaitu Kedokteran. Di Indonesia sendiri, ada beberapa kampus yang membuka program IUP Kedokteran. Berminat untuk belajar Kedokteran di kelas internasional? Yuk, simak pilihannya di bawah ini!

Universitas Gadjah Mada

Pilihan pertama jika ingin kuliah Kedokteran kelas internasional yaitu di Universitas Gadjah Mada atau UGM. IUP Medicine UGM merupakan salah satu program yang sudah populer di Indonesia dan selalu ramai peminat setiap tahunnya. Mahasiswa program ini akan mendapat pendidikan selama 5,5 tahun untuk bisa menjadi dokter yang siap menghadapi era 4.0.

Supaya bisa menjadi mahasiswa program ini, kamu harus mengikuti seleksi secara terpisah dari kelas reguler. Ada beberapa tes yang perlu untuk dilewati yaitu AcEPT, GMST, Interview, MMPI, dan SJT. Tes tersebut akan dilaksanakan dalam satu rangkaian dan harus diikuti oleh calon mahasiswa.

Universitas Indonesia

Universitas Indonesia atau UI juga menyelenggarakan kelas internasional untuk program studi Kedokteran. Di UI, program ini lebih dikenal dengan Kelas Khusus Internasional atau KKI. Perkuliahan di KKI Kedokteran UI dirancang untuk mencetak dokter-dokter yang memiliki kompetensi dengan skala internasional.

Mahasiswa yang belajar di program ini akan mendapat kesempatan untuk belajar di universitas rekan di luar negeri. KKI Kedokteran UI sendiri memiliki 3 partner yaitu University of Melbourne, Monash University, dan University of Newcastle Upon Tyne. Mahasiswa juga dapat mengambil program gelar ganda di kampus-kampus tersebut.

Baca juga Mau Daftar Kedokteran IUP UGM? Perhatikan Dulu Hal-hal Ini!

Universitas Airlangga

IUP Kedokteran

Kamu bisa mendapat pendidikan program IUP Kedokteran di Universitas Airlangga. Program kelas internasional di Unair telah memiliki kualitas yang terjamin. Hal ini dibuktikan dengan adanya akreditasi dari LAMPTKes, AUN-QA, dan ASIIN.

Kelas internasional Kedokteran di Unair menawarkan beberapa pilihan bagi mahasiswa untuk mendapatkan international exposure. Mahasiswa bisa memilih program double degree di Melboune University. Selain itu, tersedia juga pilihan elective programme dan student exchange di berbagai perguruan tinggi luar negeri.

Universitas Brawijaya

Kelas internasional untuk program studi Kedokteran lainnya tersedia di Universitas Brawijaya. Program ini dibuka untuk mahasiswa yang tidak berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Bagi yang ingin mendaftar progam ini harus memiliki skor TOEFL (ITP) minimal 500 atau IELTS 5,5. Selain itu, mahasiswa juga bisa berbahasa Indonesia.

Pendaftaran untuk program ini dibuka dalam dua periode. Periode pertama dibuka pada bulan Februari – Agustus untuk A Level. Sedangkan periode kedua dibuka untuk O level pada bulan September – Januari. Bagi yang ingin mendaftar program ini, diharuskan untuk membayar biaya pendaftaran sebesar 100 USD.

Universitas Hasanuddin

IUP Kedokteran yang berikutnya yaitu di Universitas Hasanuddin atau UNHAS. Program ini telah diselenggarakan mulai dari tahun 2019. Mahasiswa yang memilih program internasional akan mendapatkan atmosfir dan exposure internasional.

Bagi yang tertarik untuk menjadi mahasiswa di program ini, diharuskan untuk melakukan pendaftaran terpisah dari program reguler. Calon mahasiswa perlu menyiapkan beberapa persyaratan seperti ijazah, pas foto, dan sertifikat TOEFL. Setelah itu, peserta akan mengikuti seleksi berupa tes potensi akademik dan kemampuan bahasa Inggris.

Itu tadi artikel tentang Ini Dia Kampus Pilihan untuk Kuliah IUP Kedokteran. Kamu bisa memilih kampus di atas jika tertarik untuk belajar di program ini. Belajar di kelas internasional akan memberi keuntungan seperti international exposure dan gelar ganda. Oleh karena itu, jangan lupa untuk mempersiapkan diri supaya bisa mengikuti seleksi program IUP dengan lancar, ya!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

prodi iup unair

Apa Saja Prodi IUP yang Dibuka Unair? Cek di Sini!

Prodi IUP Unair – Universitas Airlangga atau Unair memiliki berbagai jenis program pendidikan salah satunya yaitu kelas internasional. Program ini di Unair bisa juga disebut dengan International Undergraduate Program (IUP). Di IUP Unair, terdapat berbagai program studi atau prodi tingkat Sarjana yang bisa dipilih.

Sama seperti program internasional di perguruan tinggi lainnya, pembelajaran di IUP Unair menggunakan standar internasional. Proses belajar mengajar dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, setiap mahasiswa harus memiliki eksposur internasional baik melalui double degree, credit-earning, pertukaran pelajar, dan lainnya.

Universitas Airlangga atau Unair membuka 9 prodi IUP dengan berbagai disiplin ilmu. Apa saja program kelas internasional yang tersedia di Unair? Yuk, cari tahu di bawah ini!

Kedokteran

Prodi IUP Unair yang pertama yaitu Kedokteran. Prodi yang merupakan bagian dari Fakultas Kedokteran ini merupakan salah satu yang paling banyak diminati. Program Kedokteran kelas internasional ini telah mendapat jaminan kualitas secara nasional maupun internasional dari LAMPTKes, AUN-QA, dan ASIIN. Selain itu, tersedia juga program double degree dengan Melbourne University.

Pada penerimaan tahun 2021, daya tampung mahasiswa untuk IUP Kedokteran Unair yaitu sebanyak 50 orang. Bagi mahasiswa yang mengambil program ini, akan dikenai biaya yaitu:

  • Uang Kuliah Awal (UKA) WNI: Rp275.000.000
  • Uang Kuliah Awal (UKA) WNA: Rp300.000.000
  • Uang Kuliah Semester (UKS) WNI: Rp25.000.000
  • Uang Kuliah Semester (UKS) WNA: Rp34.000.000

Kedokteran Gigi

Program kelas internasional yang lainnya yaitu Kedokteran Gigi. Pada program ini, mahasiswa bisa memilih international exposure berupa Short Term Programme, Student Exchange Programme, dan Credit Transfer Programme. Kampus yang bekerja sama untuk program ini yaitu:

  • Hiroshima University
  • Tohoku University (Short Term)
  • Osaka University (Short Term)

Daya tampung penerimaan mahasiswa Kedokteran Gigi IUP Unair yaitu sebanyak 30 orang di tahun 2021. Biaya kuliahnya sendiri yaitu:

  • UKA WNI: Rp250.000.000
  • UKA WNA: Rp275.000.000
  • UKS WNI: Rp25.000.000
  • UKS WNA: Rp32.000.000

Kedokteran Hewan

Prodi IUP Unair yang berikutnya yaitu Kedokteran Hewan atau Veterinary Medicine. Program ini telah berdiri sejak tahun 2007 dan telah mendapatkan akreditasi tingkat internasional dari ASIIN, AUN, dan Iktiraf (Malaysia). Mahasiswa yang belajar di program ini akan mendapat eksposur internasional dari pertukaran pelajar, penelitian, dan seminar.

Jumlah kursi untuk mahasiswa di program ini yaitu sebanyak 10 orang di tahun 2021. Mahasiswa yang diterima kemudian perlu membayar biaya perkuliahan sebanyak:

  • UKA WNA dan WNI: Rp100.000.000
  • UKS WNI: Rp17.500.000
  • UKS WNA: Rp15.000.000

Baca juga Apakah IUP Adalah Program Untukmu? Yuk, Simak Penjelasannya!

Farmasi

Unair juga membuka kelas internasional untuk program studi Farmasi. Di program ini, mahasiswa akan belajar tentang farmasi industri, klinik, dan komunitas selama 8 semester atau setara dengan 234.46 ECTS. Mahasiswa dapat mengambil program pertukaran belajar di berbagai universitas rekan atau double degree dengan Management and Science University, Malaysia.

Daya tampung mahasiswa untuk penerimaan tahun 2021 yaitu 10 orang. Biaya perkuliahannya sendiri yaitu:

  • UKA WNI dan WNA: Rp125.000.000
  • UKS WNI dan WNA: Rp22.000.000

Hukum

Kelas internasional berikutnya yaitu di program studi Hukum. Di program ini, mahasiswa akan mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri dengan memanfaatkan berbagai kerja sama yang dijalin oleh prodi. Mahasiwa juga dapat mengambil program pertukaran pelajar di Leiden University dan University Teknologi Mara.

Pada penerimaan di tahun 2021, daya tampung untuk program studi IUP Hukum yaitu sebanyak 25 orang. Biaya kuliah untuk program ini yaitu:

  • UKA WNI: Rp30.000.000
  • UKA WNA: Rp100.000.000
  • UKS WNI: Rp25.000.000
  • UKS WNA: Rp15.000.000

Akuntansi

Program studi Akuntansi merupakan bagian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair. Di program ini, mahasiswa akan belajar untuk bisa meniti karir di perusahaan, pemerintahan, bisnis, universitas, dan lain-lain. Program ini juga memberikan kesemapatan double degree dengan kampus di Australia, Taiwan, dan Belanda.

Daya tampung untuk prodi IUP Unair di Fakultas Ekonomi dan Bisnis yaitu sebanyak 20 orang per program. Biaya kuliahnya sendiri juga sama yaitu:

  • UKA WNI dan WNA: Rp15.000.000
  • UKS WNI: Rp20.000.000
  • UKS WNA: Rp25.000.000

Manajemen

Manajemen juga merupakan bagian dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unair. Mahasiswa yang belajar di program ini juga memiliki kesempatan untuk melakukan double degree dengan kampus yang terletak di Taiwan. Di samping itu, untuk daya tampung dan biaya perkuliahan program ini sama dengan program Akuntansi.

Ekonomi Islam

Program studi Ekonomi Islam kelas internasional didirikan pada tahun 2019. Program ini memiliki fokus pada pembelajaran untuk bisnis, industri, dan akademik yang Islami. Sama seperti prodi IUP lain di FEB Unair, mahasiswa Ekonomi Islam juga bisa mendapat international exposure dari universitas luar negeri. Universitas yang bisa dipilih yaitu:

  • Universiti Utara Malaysia
  • International Islamic University Malaysia
  • University of Malaya
  • Universiti Sains Islam Malaysia

Psikologi

Prodi kelas internasional yang terakhir di Unair yaitu Psikologi. Pada program ini, mahasiswa akan belajar untuk bisa memiliki pengetahuan dan kemampuan di bidang psikologi dan konsultasi. Guna mematangkan kompetensi yang dimiliki, mahasiswa juga akan mendapat international exposure melalui program gelar ganda, pertukaran pelajar, dan student outbond.

Daya tampung yang disediakan Unair untuk kelas internasional program Psikologi yaitu sebanyak 15 orang. Mahasiswa yang diterima kemudian harus membayar biaya pendidikan sebesar:

  • UKA WNI dan WNA: Rp50.000.000
  • UKS WNI dan WNA: Rp20.000.000

Itu tadi artikel tentang Apa Saja Prodi IUP yang Dibuka Unair? Cek di Sini! Jika kamu ingin untuk berkuliah di IUP Unair, kamu bisa memilih salah satu dari program yang ditawarkan. Kami dapat memilih program yang paling sesuai dengan minat.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

iup adalah

Apakah IUP Adalah Program Untukmu? Yuk, Simak Penjelasannya!

IUP Adalah – Perkuliahan di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis seperti kelas reguler dan kelas internasional atau IUP. Keduanya memiliki sistem perkuliahan yang berbeda. Meskipun begitu, materi atau kurikulum yang diajarkan tidak jauh berbeda tergantung jurusan.

Mengambil kelas reguler atau IUP merupakan pilihan masing-masing mahasiswa. Kebanyakan mahasiswa di Indonesia lebih memilih untuk mengambil kelas reguler. Sedangkan mahasiswa yang mengambil kelas internasional memang sudah memiliki niat untuk memilih program ini sejak jauh-jauh hari.

Perkuliahan di kelas reguler dan internasional tentu berbeda. Sejak penerimaan mahasiswa baru pun, seleksi untuk calon mahasiswa IUP dilakukan secara terpisah. Yuk, cari tahu tentang apa itu IUP di bawah ini!

Apa Itu IUP?

IUP adalah singkatan dari international undergraduate program. Kelas IUP merupakan salah satu program yang disediakan oleh perguruan tinggi untuk tingkatan S1 atau sarjana. Sesuai namanya, kelas ini dibuka secara internasional dan menerima mahasiswa dari dalam maupun luar negeri.

Kelas internasional tentunya berbeda dengan program reguler. Perkuliahan di kelas IUP dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris mulai dari materi sampai penyampaiannya. Selain itu, program ini juga hanya dibuka untuk beberapa jurusan saja. Tidak semua jurusan kuliah yang ada di suatu kampus akan memiliki kelas internasional.

Selain itu, penerimaan mahasiswa baru untuk kelas IUP juga dilakukan secara terpisah dari program reguler. Biasanya, proses penerimaan tidak dilakukan melalui tes saja. Calon mahasiswa perlu mengikuti tahapan lain seperti wawancara. Tidak hanya itu, seleksi juga dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris.

Sistem Perkuliahan

IUP Adalah

Perkuliahan di kelas internasional memiliki sistem yang berbeda dengan kelas reguler. Mahasiswa IUP memiliki kemungkinan untuk mengambil program double degree dan berkesempatan berkuliah di luar negeri.

Mahasiswa yang memilih gelar ganda akan melaksanakan perkuliahan selama beberapa semester di universitas mitra. Setiap kampus dan jurusan memiliki sistem atau skema yang berbeda. Mahasiswa yang mengambil double degree bisa memilih skema 3 tahun di Indonesia dan 1 tahun di luar. Pilihan lainnya yaitu 2 tahun di Indonesia dan 2 tahun di universitas luar negeri.

Perlu diketahui bahwa pelaksanaan gelar ganda ini dilakukan di universitas rekanan saja. Mahasiswa bisa memilih universitas partner jurusannya. Universitas rekanan ini sendiri berbeda-beda tergantung masing-masing jurusan.

Selain double degree, mahasiswa juga bisa memilih program lain. Pilihan ini diharuskan kepada mahasiswa karena setiap peserta didik harus mendapat international exposure. Program lain yang dapat dipilih yaitu seperti pertukaran pelajar, summer class, konferensi, dan lain-lain.

Baca juga Mengenal IUP Medicine UGM, Kuliah Kedokteran Standar Internasional.

Biaya Kuliah

Setiap kampus memiliki kebijakan pembayaran yang berbeda-beda untuk kelas internasional. Secara umum, ada dua biaya yang perlu dibayarkan yaitu tuition fee dan admission fee. Tuition fee merupakan biaya yang perlu dibayar setiap semesternya selama menjadi mahasiswa. Sedangkan admission fee dibayarkan satu kali saat diterima saja.

Selain itu, biaya tiap semester untuk semua mahasiswa kelas IUP biasanya disamaratakan. Artinya, biaya kuliah tersebut tidak dihitung berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa. Setiap mahasiswa perlu membayar jumlah yang sama tergantung kebijakan kampus dan jurusan.

Sedangkan bagi mahasiswa yang mengambil program double degree, juga perlu untuk membayar biaya kuliah di luar negeri. Besarannya sendiri tergantung masing-masing universitas yang dituju. Biaya tersebut dibayarkan selama mahasiswa menempuh pendidikan di luar negeri.

Contoh Kampus yang Menyelenggarakan Kelas IUP

IUP Adalah

Saat ini, sudah banyak kampus yang menyelenggarakan perkuliahan program IUP di antaranya yaitu:

  • Institut Pertanian Bogor (IPB University)
  • Universitas Indonesia (UI)
  • Universitas Gadjah Mada (UGM)
  • Universitas Airlangga (Unair)
  • Institut Teknologi Bandung (ITB)
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
  • Universitas Brawijaya (UB)
  • Universitas Diponegoro (Undip)
  • Universitas Padjajaran (Unpad)
  • Universitas Sebelas Maret (UNS)

Itu tadi penjelasan tentang Apakah IUP Adalah Program Untukmu? Yuk, Simak Penjelasannya! Bagi kamu yang tertarik untuk mendapat perkuliahan standar internasional, bisa memilih program IUP ini.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahunUTBK KedokteranKKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

tips tes potensi akademik

Tips Mudah Menghadapi Tes Potensi Akademik (TPA)

Tips Tes Potensi Akademik – Tes Potensi Akademik atau TPA merupakan salah satu ujian yang banyak digunakan untuk mengukur kemampuan seseorang. Tes ini tidak hanya dipakai untuk seleksi calon peserta didik baru namun juga seleksi masuk kerja baik swasta maupun pemerintah.

Mengutip laman resmi Psikologi Unair, Tes Potensi Akademik merupakan tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan berpikir yang meliputi kemampuan pemahaman dan penalarannya. Sedangkan Psikologi UGM mengartikan TPA sebagai tes untuk mengetahui tingkat kemampuan mentarl dasar seseorang.

Bagi kamu yang sedang mencari pekerjaan atau ingin mendaftar kuliah, tentu sudah tidak asing lagi dengan tes ini. Supaya pengerjaan tes semakin lancar, yuk, cari tahu tips-tips pengerjaannya di bawah ini!

Mengenali Jenis Tes yang Diujikan

Di dalam TPA, kemampuan seseorang diukur melalui beberapa hal. Secara umum, ada tiga aspek yang digunakan yaitu tes verbal, tes numerik, dan tes figural atau gambar. Selain itu, ada juga tes yang menambahkan tes logika dalam seleksinya.

Mengetahui jenis soal yang akan diujikan akan membantumu untuk bisa mempersiapkan tes dengan lebih baik. Kamu akan lebih fokus untuk berlatih soal-soal terkait sehingga persiapan menghadapi TPA akan lebih matang.

Update Contoh Soal Terbaru

Tips Tes Potensi Akademik

Saat ini, kamu sudah bisa menemukan contoh soal TPA dengan mudah di internet. Tentunya, kamu bisa menggunakan soal-soal tersebut untuk latihan. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa soal tersebut bisa berubah-ubah setiap waktu.

Bagi kamu yang sedang mempersiapkan Tes Potensi Akademik, tips yang bisa dilakukan yaitu mencari contoh soal terbaru. Setiap lembaga kemungkinan akan selalu memperbaharui alat tes yang digunakan. Supaya pengerjaanmu esok lebih lancar, mengetahui update soal tersebut akan memudahkan saat menghadapi ujian.

Baca juga Tips Lolos Berbagai Tes Masuk IUP UGM.

Rajin Melakukan Simulasi Pengerjaan

Tips mengerjakan Tes Potensi Akademik berikutnya yaitu rajin berlatih. Kamu akan lebih terbiasa dengan soal-soal TPA karena sudah sering berlatih. Pada saat waktu tes datang, kamu akan lebih cepat mengerjakan ujian karena sudah terbiasa dengan jenis-jenis soal.

Selain itu, saat mengerjakan simulasi, kamu juga akan tahu kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Misalnya, melihat tes yang telah dikerjakan, ternyata kamu lemah di bagian verbal. Kamu pun memiliki kesempatan untuk meningkatkan kemampuan di bagian tersebut sebelum menghadapi tes yang sesungguhnya.

Sering Membaca untuk Menambah Kosakata

Tips Tes Potensi Akademik

Salah satu kemampuan yang akan diukur dalam TPA yaitu kemampuan verbal. Biasanya, soal akan berkaitan dengan peribahasa, antonim, sinonim, kelompok kata, dan lain-lain. Supaya bisa mengerjakan soal tersebut dengan lebih mudah, tentunya seseorang harus memiliki kosakata yang luas.

Cara yang bisa kamu lakukan untuk memperbanyak kosakata adalah dengan banyak membaca. Kamu akan menemukan banyak kata baru yang mungkin tidak diketahui sebelumnya. Melalui cara ini, kamu akan mendapat banyak kosakata baru serta mengetahui arti dari kata-kata tersebut.

Istirahat yang Cukup

Tips terakhir supaya lancar mengerjakan Tes Potensi Akademik atau TPA adalah untuk istirahat dengan cukup. Kamu akan lebih segar dan bisa mengerjakan soal dengan baik apabila sudah beristirahat dengan cukup di hari sebelumnya.

Pengerjaan soal akan lebih mudah apabila kamu datang dengan kondisi yang prima. Selain istirahat dengan cukup, kamu juga perlu untuk sarapan dahulu sebelum mengerjakan TPA. Kedua cara ini dilakukan supaya kamu tidak terganggu karena kelelahan atau kelaparan. Apabila hal tersebut terjadi, kamu tidak bisa fokus dan akhirnya tidak bisa mengerjakan soal dengan maksimal.

Tes Potensi Akademik atau TPA adalah salah satu tes yang akan sering ditemui ketika mendaftar kuliah atau kerja. Kamu bisa menggunakan tips mudah menghadapi Tes Potensi Akademik (TPA) di atas supaya lebih lancar ketika menghadapi ujian ini.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

perbedaan snmptn dan sbmptn

Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Perlu Diketahui

Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN – Seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui berbagai jalur. Bagi Perguruan Tinggi Negeri atau PTN, terdapat jalur seleksi mahasiswa yang dilakukan secara nasional. Peserta seleksi dapat memilih beberapa PTN  dan program studi sesuai dengan minatnya.

Jalur penerimaan PTN yang pertama adalah Seleksi Nasional Masuk PTN atau SNMPTN. Seleksi ini merupakan jalur awal yang dibuka oleh PTN. Seleksi ini dilakukan PTN bersama dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.

Seleksi yang kedua dari penerimaan mahasiswa baru adalah Seleksi Bersama Masuk PTN atau SBMPTN. Sama seperti SNMPTN, SBMPTN juga diselenggarakan oleh PTN secara nasional bersama LTMPT.

Kedua jalur tersebut sama-sama diselenggarakan oleh LTMPT dan PTN. Lalu, apa sebenarnya perbedaan SNMPTN dan SBMPTN? Simak selengkapnya di bawah ini!

Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

perbedaan snmptn dan sbmptn

SNMPTN dan SBMPTN merupakan dua jalur yang bisa digunakan untuk menjadi mahasiswa di PTN. Kedua jalur ini dibedakan karena memang proses seleksinya yang berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan jalur SNMPTN dan SBMPTN yang perlu dipahami.

Waktu Pelaksanaan

Perbedaan pertama dari jalur SNMPTN dan SBMPTN yaitu waktu pelaksanaannya. Jalur SNMPTN dilaksanakan lebih awal dari SBMPTN. Pada jalur ini, seleksi dilakukan bahkan saat masih berstatus sebagai siswa SMA. Sedangkan pelaksanaan SBMPTN dilakukan setelah SNMPTN. Sebagai gambaran, berikut ini jadwal pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN di tahun 2021.

Jadwal SNMPTN 2021

  • Peluncuran sistem: 4 Januari 2021
  • Registrasi akun: 4 Januari – 1 Februari 2021
  • Penetapan siswa: 4 Januari – 8 Februari 2021
  • Pengisian PDSS: 11 Januari – 8 Februari 2021
  • Pendaftaran: 15 – 24 Februari 2021
  • Pengumuman: 22 Maret 2021

Jadwal SBMPTN 2021

  • Registrasi akun: 7 Februari – 12 Maret 2021
  • Pendaftaran: 15 Maret – 1 April 2021
  • Ujian Gelombang 1: 12 – 18 April 2021
  • Ujian Gelombang 2: 26 April – 2 Mei 2021
  • Pengumuman: 14 Juni 2021

Peserta Seleksi

SNMPTN tidak bisa diikuti oleh semua orang. Pada jalur penerimaan ini, siswa yang bisa mengikuti seleksi telah ditentukan oleh sekolah. Hal ini dilakukan karena setiap sekolah telah memiliki kuota masing-masing. Ketentuannya kuota SNMPTN yaitu:

  • Bagi sekolah akreditasi A, siswa yang dapat mengikuti SNMPTN adalah 40% terbaik di sekolahnya.
  • Bagi sekolah akreditasi B, siswa yang dapat mengikuti SNMPTN adalah 25% terbaik di sekolahnya.
  • Bagi sekolah akreditasi C, siswa yang dapat mengiktui SNMPTN adalah 5% terbaik di sekolahnya.

Selain itu, peserta yang bisa mengikuti jalur SNMPTN yaitu siswa kelas 12 yang akan lulus di tahun tersebut. Misalnya, pada penerimaan tahun 2021, maka seluruh peserta yang ikut SNMPTN adalah yang akan lulus di tahun 2021.

Sedangkan untuk jalur SBMPTN, tidak banyak ketentuan yang diajukan. Seluruh masyarakat yang masih memenuhi persyaratan bisa mengikuti seleksi jalur ini. Persyaratannya sendiri yaitu lulusan 3 tahun terakhir dan maksimal usia 25 tahun. Sebagai contoh, pada seleksi tahun 2021, peserta yang bisa mengikuti SBMPTN adalah lulusan tahun 2019, 2020, dan 2021.

Baca juga Apa Itu Bantuan Pendidikan KIP Kuliah?

Biaya Pendaftaran

Perbedaan lain dari jalur SNMPTN dan SBMPTN adalah biaya pendaftaran yang harus dibayar oleh peserta. Bagi siswa yang mengikuti seleksi jalur SNMPTN tidak akan dikenai biaya pendaftaran atau gratis. Sedangkan untuk jalur SBMPTN, peserta harus membayar biaya ujian yaitu Rp200 ribu untuk rumpun Saintek dan Soshum atau Rp300 ribu untuk kelompok Campuran.

Sistem Seleksi

Seleksi untuk SNMPTN dan SBMPTN dilakukan dengan cara yang berbeda. SNMPTN diadakan bagi siswa-siswa terbaik yang seleksinya dilakukan dengan menggunakan nilai rapor, prestasi, dan lain-lain. Peserta yang mengikuti seleksi jalur ini tidak perlu mengikuti ujian tertentu untuk bisa menjadi mahasiswa.

Pada seleksi lainnya, yaitu SBMPTN, peserta perlu mengikuti tes berupa Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Ujian ini diadakan oleh LTMPT secara nasional dan dalam 2 gelombang. Hasil atau skor dari ujian inilah yang akan digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru jalur SBMPTN. Jika peserta tidak mengikuti UTBK maka tidak bisa mengikuti SBMPTN.

Terdapat berbagai perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang perlu diketahui. Meskipun begitu, kedua jalur tersebut dapat diikuti untuk bisa masuk ke PTN yang ada di Indonesia. Yuk, persiapkan dirimu mulai dari sekarang supaya sukses masuk PTN yang kamu inginkan!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

KKI UI

Mengenal Program Studi, Partner, dan Biaya Kuliah KKI UI

KKI UI – Universitas Indonesia membuka program internasional yang sering disebut dengan Kelas Khusus Internasional atau KKI. Program ini diselenggarakan untuk mewadahi mahasiswa yang ingin berkuliah dengan taraf internasional. Selain itu, mahasiswa program ini juga memiliki kesempatan untuk mendapat gelar ganda dari universitas mitra di luar negeri.

Di Universitas Indonesia atau UI ada berbagai program studi yang membuka KKI. Berikut ini program studi internasional berdasarkan fakultasnya.

Fakultas Kedokteran

Program studi pertama di KKI UI yaitu Kedokteran di Fakultas Kedokteran. Mahasiswa yang mengambil program ini akan mendapat kesempatan untuk kuliah di luar negeri. Sistem yang diberlakukan yaitu 6 tahun dengan pembagian 5 tahun di UI dan 1 tahun di universitas mitra. Rekanan yang bisa dipilih yaitu:

  • Monash University, Australia
  • University of Melbourne, Australia
  • University of Newcastle upon Tyne, Inggris

Mahasiswa yang menjalankan program ini akan mendapatkan dua gelar. Gelar pertama dari UI dan yang kedua dari universitas mitra.

Biaya perkuliahan untuk program ini yaitu:

  • Uang Pangkal: Rp75 juta (WNI); Rp100 juta (WNA)
  • Biaya Semester: Rp35 juta (WNI); Rp40 juta (WNA)
  • Monash University: AU$54.000/tahun
  • Melbourne University: AU$56.000/tahun
  • University of Newcastle upon Tyne: £15.000/tahun
  • Biaya Administrasi ke Luar Negeri: Rp2 juta

Fakultas Teknik

KKI UI Arsitektur

Di Fakultas Teknik, ada beberapa program yang membuka kelas internasional. Setiap program memiliki rekan yang berbeda-beda yaitu sebagai berikut.

  • Teknik Sipil
    • Queensland University of Technology, Australia
    • The University of Queensland, Australia
  • Teknik Mesin
    • Queensland University of Technology, Australia
    • The University of Queensland, Australia
  • Teknik Elektro
    • Queensland University of Technology, Australia
    • The University of Queensland, Australia
    • Curtin University, Australia dan Sarawak
    • The University of Sydney, Australia
    • University of Duisburg-Essen, Jerman
  • Arsitektur
    • Curtin University, Australia
    • Queensland University of Technology, Australia
  • Teknik Metalurgi dan Material
    • Monash University, Australia
    • Curtin University, Australia
  • Teknik Kimia
    • Monash University, Australia
    • The University of Queensland, Australia
    • Curtin University, Australia dan Sarawak

Mahasiswa bisa memilih program double degree atau single degree. Bagi yang memilih double degree, pilihan skemanya yaitu 2 tahun di UI dan 2 tahun di luar, 2 tahun di UI dan 1,5 tahun di luar, atau 3 tahun di UI dan 1 tahun di luar. Sedangkan yang memilih single degree, diharuskan untuk belajar di luar/pertukaran pelajar di semester 5-7.

Biaya perkuliahan untuk KKI UI Fakultas Teknik yaitu:

  • Uang Pangkal: Rp25 juta
  • Biaya Semester: Rp20 juta
  • Monash University: AU$16.575/semester
  • Queensland University of Technology: AU$16.080/semester
  • University of Queensland: AU$16.300/semester
  • Curtin University (Engineering): AU$16.300/semester
  • Curtin University (Architecture): AU$15.400/semester
  • Curtin University (Sarawak): RM$16.240/semester
  • The University of Sydney: AU$17.800/semester

Baca juga Informasi KKI Kedokteran UI 2021.

Fakultas Ilmu Komputer

Kelas internasional berikutnya yaitu program studi Ilmu Komputer. Mahasiswa yang mengambil program ini bisa melaksanakan double degree dengan skema semester 1-5 di UI dan 6-8 di universitas mitra. Kampus yang bekerja sama dengan program ini yaitu:

  • The School of Information Technology and Electrical Engineering, University of Queensland, Australia
  • Royal Melbourne Institute of Technology, Australia

Biaya yang perlu dikeluarkan untuk program ini yaitu:

  • Uang Pangkal: Rp15 juta
  • Biaya Semester (1-5): Rp25 juta
  • Biaya Semester (6-8): Rp2 juta
  • Biaya di UQ atau RMIT:
    • Living Cost: AU$31.500
    • Tuition Fee (6-8): AU$41.500
    • Health Insurance: AU$585

Fakultas Psikologi

Lulusan KKI UI Psikologi

Pilihan program studi yang membuka kelas internasional berikutnya yaitu Psikologi. Mahasiswa program ini bisa mengikuti program gelar ganda di University of Queensland, Australia. Masa studinya sendiri yaitu 2 tahun di UI dan 2 tahun di universitas rekanan.

Biaya perkuliahan untuk KKI UI Psikologi yaitu:

  • Pendaftaran: Rp1 juta
  • Uang Pangkal: $1.500
  • Biaya Semester: $2.500
  • Biaya di UQ:
    • Registrasi: 4 x $750, $14.500 + 1 juta
    • Biaya Kuliah: AU$9.000/semester
    • Kesehatan: 2 x AU$316
    • Biaya Hidup: 4 x AU$9.000

Fakultas Ekonomi

Fakultas Ekonomi UI juga membuka program kelas internasional. Program studi yang menyediakan kelas internasional yaitu Ilmu Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi. Mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan gelar ganda dengan skema 2 + 2 atau 2,5 + 1,5. Bagi yang memilih single degree diharuskan untuk mengambil 1 semester (semester 6) di luar negeri.

Universitas yang dapat dipilih sama untuk semua program studi yaitu:

  • University of Melbourne, Australia
  • Univerisity of Queensland, Australia
  • University of Adelaide, Australia
  • University of Tilburg, Belanda
  • University of Amsterdam, Belanda
  • University of Groningen, Belanda
  • Vrije University of Amsterdam, Belanda
  • Rotterdam University, Belanda

Biaya perkuliahan untuk program ini yaitu:

  • Uang Pangkal: Rp30 juta
  • Biaya Semester: Rp28 juta
  • Biaya di luar tergantung universitas rekan

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

KKI UI Komunikasi

Program KKI UI yang terakhir berada di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Program studi yang menyelenggarakan kelas internasional yaitu Komunikasi. Mahaiswa bisa memilih program double degree dengan masa studi 3,5 – 4 tahun (2 tahun di UI dan 1,5 – 2 tahun di luar negeri). Universitas yang dapat dipilih yaitu:

  • University of Queendland, Australia
  • Curtin University, Australia
  • Deakin University, Australia

Biaya perkuliahannya sendiri yaitu:

  • Uang Pangkal: Rp27,5 juta
  • Biaya Semester: Rp15 juta
  • Biaya Kuliah di Australia: AU$23.000 – 30.000/tahun
  • Biaya Hidup di Australia: AU$18.000 – 20.000/tahun

Itulah informasi Mengenal Program Studi, Partner, dan Biaya Kuliah KKI UI. Jika kamu ingin mendapat kesempatan kuliah di luar negeri dan lulus dengan gelar ganda, bisa memilih program dari Universitas Indonesia ini.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Salah pilih jurusan kuliah

Tanda Kamu Salah Pilih Jurusan Kuliah dan Tips Menghadapinya

Salah Pilih Jurusan Kuliah – Kebimbangan mahasiswa tidak hanya dirasakan ketika memilih jurusan. Tidak sedikit mahasiswa yang ketika sudah menjalankan kuliah, namun merasa ragu karena salah pilih jurusan. Hal ini bukan lagi fenomena yang baru, karena banyak mahasiswa yang merasakannya ketika sudah menjalani perkuliahan.

Mahasiswa yang merasa salah pilih jurusan kuliah biasanya tidak akan lagi bersemangat untuk melanjutkan pendidikan. Banyak juga di antaranya yang kemudian keluar dari kampus atas keinginan sendiri atau bahkan drop out karena tidak menyelesaikan kuliahnya.

Apakah kamu saat ini merasa bahwa tidak cocok di jurusan pilihanmu? Coba ikuti berbagai tips di bawah ini, yuk!

Tanda-tanda Kamu Salah Pilih Jurusan Kuliah

Salah Pilih Jurusan Kuliah

Mahasiswa yang salah pilih jurusan kuliah biasanya akan merasakan beberapa hal. Berikut ini beberapa ciri-ciri mahasiswa yang salah jurusan.

Tidak Bisa Menjelaskan Alasan Pilih Jurusan

Ciri pertama dari mahasiswa yang salah jurusan yaitu tidak bisa memberikan penjelasan terkait alasannya memilih jurusan tersebut. Ketika ditanya tentang hal ini, kamu akan merasa kebingungan dan tidak ada alasan utama yang membuat kamu tertarik terhadap pilihanmu. Kamu juga tidak merasa excited ketika menjelaskan jurusan kuliah tersebut.

Bukan Pilihan dan Keinginan Sendiri

Salah satu alasan utama yang membuat mahasiswa banyak salah jurusan yaitu bahwa jurusan tersebut bukanlah hasil pilihannya sendiri. Ada banyak kasus di mana seseorang memilih jurusan tersebut karena paksaan orang tua. Akibatnya, ia tidak bisa memilih jurusan sesuai dengan minatnya.

Tidak Tahu dan Tidak Tertarik Terhadap Prospek Karir

Tanda lain yang terjadi jika kamu salah jurusan yaitu tidak tertarik terhadap prospek karir dari jurusan kuliahmu. Kamu tidak berusaha mencari tahu dan tidak memiliki ketertarikan ke bidang tersebut setelah lulus kuliah. Kamu merasa pekerjaan di bidang tersebut tidak sesuai dengan dirimu sehingga tidak ada keinginan untuk membangun karir.

Sulit Mengikuti Perkuliahan

Bagi kamu yang merasa salah pilih jurusan, salah satu kendala yang sering dihadapi yaitu tidak bisa mengikuti perkuliahan dengan baik. Kamu kurang bisa memahami materi yang diberikan oleh dosen. Selain itu, kamu juga tidak merasa bersemangat ketika mengerjakan tugas kuliah. Akibatnya, nilai yang didapat pun tidak maksimal dan kamu tetap merasa biasa saja.

Baca juga Gap Year, Alasan dan Keuntungan Pilihan Ini.

Apa yang Perlu Dilakukan Jika Sudah Terlanjur Masuk?

Apakah ciri-ciri yang disebutkan di atas terjadi pada dirimu? Jika iya, mungkin memang benar kamu salah pilih jurusan kuliah. Lalu, apa yang perlu dilakukan? Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mahasiswa salah jurusan.

Tanyakan Lagi, Betul Salah Jurusan atau Bosan

Sebelum meyakinkan diri bahwa kamu salah jurusan, kamu perlu melakukan refleksi diri terlebih dahulu. Tanyakan lagi kepada dirimu, apakah kondisi saat ini terjadi karena kamu benar salah jurusan atau sedang jenuh saja? Jika kamu hanya merasa bosan, coba istirahat sejenak untuk bisa mengumpulkan energi guna melanjutkan perkuliahan.

Ikuti Organisasi atau UKM

Apabila kamu merasa salah jurusan namun tidak ingin pindah, kamu bisa coba untuk lebih menyibukkan diri dengan hal lain. Kamu dapat bergabung dengan organisasi kampus atau Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Kamu bisa mengikuti organisasi yang memang sesuai dengan minat.

Jika Sudah Mantap, Bisa Pindah Jurusan

Pilihan yang juga bisa kamu ambil yaitu memutuskan untuk pindah jurusan. Kamu bisa memilih jurusan yang memang lebih sesuai dengan keinginanmu. Namun, kamu perlu perhatikan bahwa biasanya ada persyaratan khusus ketika ingin pindah jurusan kuliah. Pastikan kamu memenuhinya dan mengikuti aturan yang berlaku.

Mengulang Kuliah Sesuai Minat

Belajar itu tidak terbatas dengan usia. Jika kamu memiliki kesempatan dan ingin mengikuti passion, kamu bisa mengulang kuliah yang lebih sesuai dengan minat. Kamu bisa kuliah S1 lagi di kampus lain atau double degree. Selain itu, kamu juga dapat memilih jurusan kuliah S2 yang lebih sesuai minat. Kamu cukup ambil kelas penyetaraan, lalu bisa melanjutkan kuliah di jurusan S2 tersebut.

Itulah tanda kamu salah jurusan kuliah dan tips menghadapinya. Berkuliah di jurusan yang lebih sesuai dengan minat akan lebih mudah dan menyenangkan. Jika kamu merasa tidak cocok di jurusan saat ini, bisa mengikuti tips-tips di atas.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.