Arsip Kategori: Jalur Masuk

nilai utbk untuk masuk ptn

Range Nilai UTBK yang Diperlukan untuk Masuk PTN

Nilai UTBK untuk Masuk PTN – Ujain Tulis Berbasis Komputer atau UTBK merupakan tes yang diselenggarakan untuk bisa mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. Ujian ini dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia. Hasil atau nilai UTBK yang diperoleh kemudian akan digunakan untuk masuk PTN.

Bagi masyarakat Indonesia yang berkeinginan untuk melanjutkan kuliah, mengikuti UTBK merupakan suatu hal yang penting. Ujian ini memiliki tujuan utama yaitu untuk Seleksi Bersama Masuk PTN atau SBMPTN. Namun, pada praktiknya, banyak kampus yang menggunakan nilai ini untuk seleksi mandiri.

Melihat pentingnya nilai UTBK ini, tak mengherankan jika para peserta mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Persiapan ini dilakukan supaya nilai UTBK mereka bisa mencapai target untuk masuk PTN. Berapa sebenarnya nilai yang aman?

Statistik Nilai UTBK Tahun 2021

Jika ingin memperkirakan skor UTBK yang aman, salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melihat statistik ujian dari LTMPT. Statistik ini diperoleh dari skor tes peserta yang telah melaksanakan ujian di tahun 2021.

Tes Potensi Skolastik (TPS) Saintek dan Soshum

Penalaran Umum

  • Minimum: 160,12
  • Kuartil 1: 426,52
  • Median: 499,27
  • Kuartil 3: 572,12
  • Maksimum: 896,71
  • Mean: 499,89
  • Standar Deviasi: 100,86
  • Jumlah Populasi: 732.625

Kemampuan Kuantitatif

  • Minimum: 238,38
  • Kuartil 1: 427,56
  • Median: 490,27
  • Kuartil 3: 559,37
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,88
  • Standar Deviasi: 100,02
  • Jumlah Populasi: 732.705

Pengetahuan dan Pemahaman Umum

  • Minimum: 158,46
  • Kuartil 1: 427,52
  • Median: 495,40
  • Kuartil 3: 565,71
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,89
  • Standar Deviasi: 100,06
  • Jumlah Populasi: 732.727

Pemahaman Bacaan dan Menulis

  • Minimum: 185,38
  • Kuartil 1: 428,88
  • Median: 500,61
  • Kuartil 3: 569,86
  • Maksimum: 923,21
  • Mean: 499,89
  • Standar Deviasi: 100,06
  • Jumlah Populasi: 732.716

Baca juga Nilai Tertinggi dan Rata-rata PTN di SBMPTN 2021.

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Saintek

Matematika IPA

  • Minimum: 320,58
  • Kuartil 1: 428,28
  • Median: 473,63
  • Kuartil 3: 543,04
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,77
  • Standar Deviasi: 99,40
  • Jumlah Populasi: 376.805

Fisika

  • Minimum: 287,67
  • Kuartil 1: 421,51
  • Median: 470,52
  • Kuartil 3: 555,91
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,75
  • Standar Deviasi: 99,30
  • Jumlah Populasi: 376.956

Kimia

  • Minimum: 294,98
  • Kuartil 1: 427,61
  • Median: 472,94
  • Kuartil 3: 541,28
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,77
  • Standar Deviasi: 99,41
  • Jumlah Populasi: 376.960

Biologi

  • Minimum: 278,12
  • Kuartil 1: 423,53
  • Median: 478,32
  • Kuartil 3: 554,97
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,86
  • Standar Deviasi: 99,91
  • Jumlah Populasi: 376.835

Tes Kemampuan Akademik (TKA) Soshum

Geografi

  • Minimum: 232,11
  • Kuartil 1: 425,57
  • Median: 484,97
  • Kuartil 3: 560,11
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,86
  • Standar Deviasi: 99,98
  • Jumlah Populasi: 412.281

Sejarah

  • Minimum: 242,49
  • Kuartil 1: 425,53
  • Median: 483,18
  • Kuartil 3: 556,43
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,86
  • Standar Deviasi: 99,95
  • Jumlah Populasi: 412.125

Sosiologi

  • Minimum: 184,83
  • Kuartil 1: 428,22
  • Median: 494,73
  • Kuartil 3: 565,64
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,87
  • Standar Deviasi: 100,06
  • Jumlah Populasi: 412.286

Ekonomi

  • Minimum: 237,46
  • Kuartil 1: 427,07
  • Median: 484,09
  • Kuartil 3: 553,44
  • Maksimum: 1.000
  • Mean: 499,85
  • Standar Deviasi: 99,93
  • Jumlah Populasi: 412.122

Range Nilai UTBK untuk Masuk PTN

Berdasarkan statistik di atas, kamu bisa melihat nilai-nilai peserta di UTBK tahun 2021. Secara keseluruhan, pembagian nilai ini bisa dikelompokkan menjadi 3 yaitu di bawah 500, antara 500-650, dan di atas 650.

Jika melihat statistik di atas dan persentase peserta yang diterima SBMPTN, maka dapat diketahui kalau nilai aman berada di kuartal 3 atau di atas 650. Jika kamu ingin merasa lebih aman, bisa mengincar untuk mendapatkan nilai UTBK di atas 650.

Meskipun begitu, bukan berarti peserta dengan nilai di atas 650 pasti diterima. Kamu juga perlu memperhatikan saingan dan daya tampung jurusan. Misalnya yaitu untuk program studi Kedokteran di Universitas Indonesia nilai terendah tahun 2021 yaitu 724,38. Jadi, kamu perlu mempersiapkan diri untuk bisa mendapat skor di atas tersebut.

Sama halnya dengan peserta yang mendapat nilai di bawah 650. Jika peserta memilih program studi yang tidak banyak diminati, ada kemungkinan bahwa ia bisa diterima di PTN yang dipilih.

Tidak ada yang tahu pasti range Nilai UTBK yang diperlukan untuk masuk PTN. Lolos tidaknya peserta juga ditentukan oleh jumlah pesaing, daya tampung, dan nilai peserta lainnya. Jadi, persiapkan dirimu sebaik mungkin sebelum menghadapi UTBK supaya bisa mendapat skor terbaik.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

sbmptn adalah

SBMPTN Adalah Jalur Masuk PTN dengan Tes, Yuk, Cari Tahu!

SBMPTN Adalah – Selepas menyelesaikan pendidikan di bangku sekolah, melanjutkan ke perguruan tinggi merupakan salah satu pilihan. Melalui pendidikan yang diperoleh di dunia perkuliahan, sesorang akan memperoleh suatu skill dan ilmu yang berguna untuk berbagai hal seperti mencari pekerjaan.

Di Indonesia sendiri, melanjutkan perkuliahan bisa dilakukan ke berbagai tempat salah satunya yaitu Perguruan Tinggi Negeri atau PTN. Sampai saat ini, PTN masih menjadi pilihan utama untuk berkuliah. Selain karena kualitas pendidikan yang didapat, banyak orang memilih PTN karena keuntungan lain seperti biaya kuliah.

Apakah kamu tertarik untuk masuk PTN? Tentunya, untuk bisa masuk ke perguruan tinggi ini, kamu harus mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa barunya terlebih dahulu. SBMPTN adalah salah satu jalur masuk yang bisa kamu coba. Yuk, cari tahu informasi tentang SBMPTN di bawah ini!

Pengertian SBMPTN

SBMPTN adalah singkatan dari Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. SBMPTN merupakan jalur masuk PTN yang seleksinya dilakukan secara nasional. Penyelenggaraannya sendiri dilakukan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.

Seleksi pada jalur SBMPTN dilakukan dengan menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK. Sistem ini berlaku sejak tahun 2019 di mana peserta SBMPTN harus mengikuti UTBK lalu hasil yang diperoleh akan digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru.

SBMPTN merupakan seleksi yang dilakukan secara nasional. Artinya, peserta yang mengikuti seleksi ini bisa memilih beberapa PTN yang ada di Indonesia. Melalui seleksi ini, peserta akan mendapat kesempatan untuk bisa mendaftar ke beberapa perguruan tinggi dan proram studi sekaligus.

Apa Hubungannya UTBK dan SBMPTN?

Banyak orang yang menganggap bahwa UTBK dan SBMPTN adalah dua hal yang sama. Padahal, keduanya berbeda meskipun saling terkait. Mudahnya, UTBK merupakan tes untuk masuk perguruan tinggi sedangkan SBMPTN adalah proses seleksinya.

Supaya bisa mengikuti SBMPTN, peserta harus terdaftar dan mengikuti UTBK. Nilai dari UTBK tersebutlah yang akan digunakan untuk seleksi. Tanpa nilai UTBK, peserta tidak akan bisa mengikuti SBMPTN.

Meskipun tujuan utama penggunaan nilai UTBK adalah untuk SBMPTN, saat ini, skor UTBK dapat dipakai untuk berbagai seleksi. Pemilik skor UTBK bisa menggunakan nilai ini untuk mendaftar melalui jalur lain. Cara ini bisa digunakan jika perguruan tinggi yang dituju membuka seleksi mandiri dengan menggunakan nilai UTBK.

Baca juga Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Perlu Diketahui.

Tujuan Diadakannya SBMPTN

Mengutip laman resmi LTMPT, tujuan diadakannya SBMTPN yaitu:

  • Menyeleksi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi dengan baik dan tepat waktu berdasarkan hasil UTBK dan atau kriteria lain yang ditetaokan bersama oleh PTN, PTKIN, dan Politeknik Negeri.
  • Memberi kesempatan bagi calon mahasiswa untuk memilih PTN, PTKIN, dan Politeknik Negeri secara lintas wilayah.
  • Membantuk perguruan tinggi untuk memperoleh calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi berdasarkan nilai akademik dan atau prestasi lainnya.

Ketentuan Umum Peserta SBMPTN

Berikut ini beberapa ketentuan dan persyaratan SBMPTN di tahun 2021.

  • Mengikuti UTBK di tahun 2021.
  • Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Berusia maksimal 25 tahun per 1 Juli 2021.
  • Bagi peserta yang akan lulus di tahun 2021, harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/sederajat atau peserta didik Paket C.
  • Bagi peserta lulusan tahun 2019 dan 2002, telah memiliki ijazah. Jika peserta merupakan lulusan luar negeri, maka ijazah sudah disetarakan.
  • Tidak lulus jalur SNMPTN di tahun 2019, 2020, dan 2021.
  • Mengikuti tes sesuai dengan program studi yang dipilih (Saintek, Soshum, atau Campuran).
  • Khusus program studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya bisa dipilih oleh siswa jurusan IPA.
  • Mengunggah portofolio bagi yang memilih program studi olahraga dan seni.
  • Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran studi.
  • Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra.
  • Membayar biaya mengikuti UTBK melalui bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

Biaya Mengikuti Seleksi Jalur ini

Peserta yang mengikuti seleksi jalur SBMPTN diharuskan untuk membayar biaya tes atau UTBK. Bagi peserta kelompok Saintek dan Soshum, biayanya yaitu Rp200.000. Sedangkan bagi peserta seleksi kelompok ujian Campuran, biaya ujiannya yaitu Rp300.000.

Pembayaran UTBK dapat dilakukan melalui beberapa bank yaitu Mandiri, BNI, BTN, dan BRI. Biaya yang telah dibayarkan tersebut tidak dapat ditarik kembali. Selain itu, bagi calon peserta Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) yang dinyatakan lolos persyaratan, tidak akan dipungut biaya seleksi.

Itulah artikel tentang SBMPTN Adalah Jalur Masuk PTN dengan Tes, Yuk, Cari Tahu! Seleksi jalur ini selalu dibuka untuk penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya. Kamu bisa mengikuti seleksi jalur SBMPTN untuk bisa masuk ke PTN incaranmu.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Nilai Tertinggi dan Rata-rata PTN di SBMPTN 2021

Nilai SBMPTN – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SBMPTN merupakan salah satu jalur masuk yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa. Seleksi ini terbuka secara nasional dan dapat diikuti oleh setiap orang yang memenuhi persyaratan.

Jalur SBMPTN menjadi seleksi yang diincar banyak orang. Jalur ini memberi kesempatan yang lebih besar kepada masyarakat untuk bisa diterima di PTN. Peserta di jalur SBMPTN tidak dibatasi oleh kuota per sekolah maupun prestasi. Setiap lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat bisa mendaftar jalur ini dengan maksimal usia dan ijazah tertentu.

Seleksi SBMPTN dilakukan dengan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK. Ujian ini diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Nilai yang didapat dari ujian tersebutlah yang kemudian dipakai untuk SBMPTN.

Pada tahun 2021, pelaksanaan SBMPTN telah dilakukan dan hasilnya juga sudah diumumkan oleh LTMPT. Berdasarkan hasil yang disampaikan oleh LTMPT, berikut ini rangkuman nilai SBMPTN di seleksi tahun 2021.

Nilai SBMPTN Tertinggi

nilai utbk

Hasil UTBK SBMPTN dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu program studi Saintek dan program studi Soshum. Nilai-nilai tertinggi di rumpun tersebut yaitu sebagai berikut.

Nilai tertinggi rumpun Saintek

Pada rumpun program studi Saintek, nilai tertingginya sendiri mencapai 893,37. Di samping itu, pada 10 besar nilai tertinggi yang dirilis LTMPT, program studi Kedokteran dan Pendidikan Dokter mendominasi. Daftanya sendiri yaitu sebagai berikut.

Program Studi Perguruan Tinggi Nilai
Teknik Kimia Universitas Indonesia 893,37
Pendidikan Dokter UIN Jakarta 884,79
Teknik Elektro Universitas Indonesia 883,07
Aktuaria Universitas Indonesia 877,22
Pendidikan Dokter Universitas Mataram 876,37
Pendidikan Dokter Universitas Indonesia 868,96
Kedokteran Universitas Gadjah Mada 868,03
Kedokteran Universitas Airlangga 863,24
Pendidikan Dokter Universitas Padjajaran 861,42
Kedokteran Universitas Gadjah Mada 859,72

Nilai tertinggi rumpun Soshum

Sama dengan rumpun Saintek, rilis nilai tertinggi SBMPTN dari LTMPT diberikan untuk 10 terbesar. Pada rumpun ini, nilai paling tinggi di tahun 2021 yaitu sebesar 822,29. Berikut ini daftar nilai 10 terbesar untuk rumpun Soshum.

Program Studi Perguruan Tinggi Nilai
Hukum Universitas Gadjah Mada 822,29
Ilmu Hukum Universitas Indonesia 811,36
Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung 806,92
Ilmu Psikologi Universitas Indonesia 806,46
Manajemen Komunikasi Universitas Padjajaran 805,12
Akuntansi Universitas Indonesia 798,63
Ilmu Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada 791,30
Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia 788,74
Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia 788,31
Manajemen Universitas Indonesia 787,75

Baca juga Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Perlu Diketahui.

PTN dengan Nilai Rata-rata SBMPTN Tertinggi

Selain mempublikasikan nilai tertinggi yang diraih peserta, LTMPT juga membagikan hasil rata-rata untuk perguruan tinggi. Nilai rata-rata ini juga dibagi berdasarkan kelompok Saintek dan Soshum.

Nilai rata-rata tertinggi di PTN untuk rumpun Saintek

Di rumpun Saintek, nilai rata-rata SBMPTN tertinggi didapatkan oleh Universitas Indonesia dengan skor 693,35. Daftar selengkapnya yaitu sebagai berikut.

Perguruan Tinggi Nilai Rata-rata
Universitas Indonesia 693,35
Institut Teknologi Bandung 683,90
Universitas Gadjah Mada 656,52
Universitas Airlangga 639,97
Universitas Diponegoro 631,86
Universitas Padjajaran 630,19
Institut Teknologi Sepuluh Nopember 630,16
Universitas Sebelas Maret 628,64
UPN ‘Veteran’ Jakarta 621,97
Institut Pertanian Bogor 621,26

Nilai rata-rata tertinggi di PTN untuk rumpun Soshum

Universitas Indonesia juga berhasil mendapatkan nilai rata-rata tertinggi di rumpun Soshum. Pada rumpun ini, rata-rata kampus ini mencapai 694,60. Berikut ini daftar kampus dengan rata-rata nilai SBMPTN tertinggi di tahun 2021 rumpun Soshum.

Perguruan Tinggi Nilai Rata-rata
Universitas Indonesia 694,60
Universitas Gadjah Mada 686,98
Institut Teknologi Bandung 683,67
Universitas Diponegoro 653,79
Universitas Padjajaran 653,48
Institut Teknologi Sepuluh Nopember 649,89
Universitas Airlangga 643,48
Universitas Brawijaya 635,67
UPN ‘Veteran’ Yogyakarta 630,04
Universitas Jenderal Soedirman 628,74

SBMPTN merupakan jalur yang dapat diikuti oleh masyarakat Indonesia untuk bisa diterima di PTN. Kamu dapat menggunakan Nilai Tertinggi dan Rata-rata PTN di SBMPTN 2021 di atas sebagai referensi ketika akan mendaftar di tahun berikutnya.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

ltmpt adalah

LTMPT Adalah Lembaga Penyelenggara Tes Masuk Kampus, Cek di Sini!

LTMPT Adalah – Bagi para pejuang perguruan tinggi tentu sering mendengar LTMPT. Lembaga ini sering disebut ketika membicarakan seleksi masuk perguruan tinggi terutama untuk PT dengan status negeri.

Seorang calon mahasiswa perlu untuk mengenal apa itu LTMPT. Mudahnya, lembaga ini merupakan penyelenggara seleksi dan tes untuk masuk ke perguruan tinggi. Berbagai seleksi tingkat nasional untuk masuk perguruan tinggi diselenggarakan oleh lembaga ini.

Apa, sih, sebenarnya LTMPT itu? Yuk, cari tahu penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Apa Itu LTMPT?

Kepanjangan LTMPT adalah Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi. Lembaga ini memiliki tugas untuk menyelenggarakan tes untuk masuk perguruan tinggi. LTMPT bekerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri atau PTN untuk pengadaan seleksinya.

LTMPT adalah lembaga yang menyelenggarakan tes masuk perguruan tinggi. Pengadaannya sendiri dilakukan secara terstruktur dan terukur. Lembaga ini juga menganut 5 asas yaitu:

  • Adil
  • Transparan
  • Fleksibel
  • Efisien
  • Akuntabel

Latar Belakang Dibentuknya LTMPT Adalah

LTMPT adalah lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi yang resmi berdiri pada 4 Januari 2019. Lembaga ini diresmikan oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa.

Proses seleksi mahasiswa baru sangatlah penting untuk menjamin kualitas peserta didik dan pendidikan di Indonesia. Beberapa hal yang diperlukan dalam proses seleksi ini yaitu:

  • Tes yang bisa memprediksi kemampuan calon mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan.
  • Tes kompetensi calon mahasiswa di program studi tertentu.
  • Keperluan lembaga permanen yang dapat melaksanakan tes dengan standar nasional.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT dibentuk. Adanya lembaga ini akan memberikan persepsi positif yaitu:

  • Indonesa memiliki lembaga permanen berstandar nasional untuk tes masuk perguruan tinggi.
  • Tes yang diadakan oleh LTMPT bisa dilaksanakan dan diikuti berkali-kali.
  • Peserta akan mendapatkan hasil tes secara transparan.

Baca juga SNMPTN Adalah: Penjelasan, Syarat, dan Penilaian.

Fungsi Lembaga Ini

Secara garis besar, LTMPT memiliki 3 fungsi utama yaitu:

  • Mengelola dan mengolah data calon mahasiswa sebagai bahan pertimbangan seleksi jalur SNMPTN yang akan diberikan kepada rektor PTN.
  • Mengelola dan mengolah data untuk bahan seleksi calon mahasiswa baru jalur SBMPTN yang akan diserahkan kepada rektor PTN.
  • Menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK.

Tujuan LTMPT Adalah

Pembentukan LTMPT juga memiliki 3 tujuan utama yaitu:

  • Menyelenggarakan tes untuk masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan secara kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel.
  • Membantu perguruan tinggi untuk bisa mendapatkan calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi berdasarkan nilai akademik dan/atau prestasi lainnya.
  • Memperoleh calon mahasiswa terbaik yang didapat dari hasil seleksi berupa SNMPTN, UTBK-SBMPTN, dan kriteria lainnya.

Seleksi yang Dikelola oleh LTMPT

LTMPT adalah lembaga yang memiliki tugas untuk mengumpulkan data terkait calon mahasiswa. Data tersebut kemudian diberikan kepada perguruan tinggi sebagai bahan pertimbangan seleksi mahasiswa baru. LTMPT sendiri bertanggung jawab untuk dua jalur seleksi yaitu sebagai berikut.

SNMPTN

LTMPT memiliki tanggung jawab untuk seleksi jalur SNMPTN atau Seleksi Nasional Masuk PTN. Pada jalur ini, LTMPT bertugas untuk mengumpulkan data seperti nilai rapor siswa, prestasi, atau portofolio siswa yang akan digunakan untuk penilaian SNMPTN. Sekolah dan siswa akan mengisikan informasi yang diperlukan melalui laman LTMPT.

UTBK-SBMPTN

LTMPT juga bertugas untuk menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK. Ujian ini diselenggarakan secara nasional dan bisa diikuti oleh peserta yang memenuhi persyaratan. Hasil dari ujian ini kemudian akan digunakan untuk seleksi mahasiswa jalur SBMPTN. Di beberapa perguruan tinggi, hasil UTBK juga dapat digunakan untuk seleksi jalur lainnya.

LTMPT Adalah Lembaga Penyelenggara Tes Masuk Kampus, Cek di Sini! Lembaga ini memiliki tanggung jawab besar terkait penerimaan mahasiswa baru terutama yang diselenggarkan secara nasional. Semoga informasi ini bermanfaat untukmu, ya, calon mahasiswa baru!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

SNMPTN Adalah: Penjelasan, Syarat, dan Penilaian

SNMPTN Adalah – Bagi siswa kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA), salah satu pilihan yang banyak dilakukan yaitu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Di Indonesia sendiri, terdapat berbagai perguruan tinggi dan di antaranya ada yang berstatus negeri atau biasa disebut PTN.

Sampai saat ini, Perguruan Tinggi Negeri (PTN) merupakan pilihan yang populer dan diincar oleh banyak orang. Banyak PTN yang memiliki kualitas pendidikan terbaik di negeri ini. Tidak hanya itu, biaya perkuliahannya pun juga lebih terjangkau.

Supaya bisa menjadi mahasiswa di sebuah PTN, setiap siswa harus mengikuti seleksi terlebih dahulu. Ada beberapa jalur seleksi yang dibuka untuk bisa masuk ke PTN dan salah satunya yaitu SNMPTN. Apa sebenarnya SNMPTN itu? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Apa Itu SNMPTN?

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN adalah jalur seleksi mahasiswa untuk masuk ke berbagai PTN di Indonesia. Dulunya, jalur ini lebih sering disebut dengan jalur undangan. Berbeda dengan jalur masuk lainnya, peserta seleksi jalur SNMPTN tidak perlu mengikuti ujian.

Seleksi jalur ini dibuka khusus untuk perguruan tinggi dengan status negeri di seluruh Indonesia. Melalui jalur ini, peserta bisa mendaftar ke berbagai PTN secara langsung. Hal ini mungkin karena SNMPTN telah menggunakan sistem seleksi terintegrasi yang dikelola oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.

Jalur SNMPTN adalah seleksi paling awal yang dibuka untuk bisa masuk ke PTN. Seleksi ini dilakukan lebih awal dari jalur-jalur lainnya. Bahkan, seleksinya pun dilakukan sebelum siswa lulus dari bangku SMA.

Ketentuan Kuota Sekolah

Seleksi jalur SNMPTN tidak bisa diikuti oleh seluruh siswa kelas 12. Setiap sekolah memiliki kuota tertentu untuk siswa yang bisa mengikuti seleksi jalur ini. Biasanya, sekolah akan menentukan siswa-siswanya sendiri. Meskipun begitu, ada ketentuan kuota peserta SNMPTN yang telah ditentukan yaitu:

  • Sekolah akreditasi A, kuotanya yaitu 40% dari seluruh siswa.
  • Sekolah akreditasi B, kuotanya yaitu 25% dari seluruh siswa.
  • Sekolah akreditasi C, kuotanya yaitu 5% dari seluruh siswa.

Berdasarkan ketentuan tersebut, setiap sekolah hanya bisa mendaftarkan jumlah siswa tertentu saja. Misalnya, sekolah akreditasi A dengan total siswa 200 orang hanya bisa mendaftarkan sebanyak 80 orang melalui jalur SNMPTN.

Baca juga Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Perlu Diketahui.

Persyaratan yang Perlu Dipenuhi

SNMPTN Adalah

Persyaratan Sekolah

  • SMA/MA/SMK yang telah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional atau NPSN.
  • Mengisi PDSS atau Pangkalan Data Sekolah dan Siswa untuk mendaftarkan siswa yang eligible.
  • Sekolah mendaftarkan siswa sesuai dengan ketentuan akreditasi sekolah.

Persyaratan Siswa

  • Peserta merupakan siswa kelas 12 terakhir yang memiliki prestasi unggul.
  • Memiliki nilai rapor semester 1-5 yang diisikan sekolah ke PDSS. Jika berasal dari SMK yang masa belajarnya 4 tahun, maka nilai yang diisikan merupakan nilai semester 1-7.
  • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan sesuai perguruan tinggi yang dituju.
  • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS.
  • Bagi siswa yang memilih jurusan seperti seni dan olahraga wajib mencantumkan portfolio sesuai persyaratan.
  • Peserta bisa memilih 2 program studi di satu PTN atau dua PTN.
  • Salah satu dari PTN yang dipilih harus berada di provinsi yang sama dengan sekolah asal.
  • Jika siswa hanya memilih satu program studi, maka bisa memilih PTN di mana saja.
  • Tidak disarankan untuk memilih program studi lintas minat atau tergantung PTN yang dituju.

Apa Saja yang Dinilai pada Jalur SNMPTN?

SNMPTN adalah jalur seleksi yang memungkinkan seseorang untuk bisa diterima di PTN tanpa perlu mengikuti tes tertentu. Pada jalur ini, seleksi dilakukan dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi. Beberapa hal yang dinilai dalam SNMPTN yaitu:

  • Nilai rapor
  • Nilai per mata pelajaran
  • Konsistensi nilai dan ranking
  • Prestasi di luar kelas
  • Akreditasi sekolah
  • Prioritas pemilihan jurusan
  • Jumlah alumni sekolah di PTN yang didaftarkan
  • Pengembangan SDM yang dilakukan oleh PTN
  • dan lain-lain

Itulah penjelasan tentang SNMPTN Adalah: Penjelasan, Syarat, dan Penilaian. Seleksi ini merupakan jalur yang banyak diinginkan oleh siswa karena bisa masuk PTN tanpa tes. Jika kamu ingin sukses lolos melalui pastikan memiliki nilai rapor yang baik dan memilih jurusan dengan peluang besar.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

jalur masuk ptn

Jalur Seleksi untuk Bisa Masuk PTN Favoritmu

Jalur Masuk PTN – Bisa masuk ke perguruan tinggi impian merupakan keinginan banyak orang. Supaya dapat meraih impian tersebut, tentunya seseorang harus mengikuti seleksi mahasiswa baru terlebih dahulu. Seleksi ini diadakan untuk menyaring calon peserta didik terbaik untuk masuk ke perguruan tinggi.

Seleksi masuk perguruan tinggi ini diselenggarakan oleh berbagai jenis lembaga pendidikan termasuk Perguruan Tinggi Negeri atau PTN. Seleksi mahasiswa baru untuk PTN selalu dibuka setiap tahunnya. Pelaksanaannya sendiri sendiri ada yang dilakukan secara nasional maupun mandiri.

Ada berbagai jalur masuk PTN yang bisa dipilih untuk bisa menjadi mahasiswa di kampus negeri tersebut. Jika kamu ingin menjadi mahasiswa di salah satu PTN di Indonesia, simak penjelasan jalur masuknya di bawah ini, yuk!

SNMPTN

Jalur pertama yang dibuka oleh PTN untuk menerima mahasiswa baru yaitu SNMPTN. SNMPTN adalah singkatan dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Seleksi ini merupakan jalur paling awal yang dibuka oleh PTN. Penyelenggaraannya juga dilakukan secara nasional.

SNMPTN diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau LTMPT. Seleksi jalur ini dilakukan dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi yang diperoleh oleh siswa. Artinya, peserta seleksi jalur SNMPTN tidak perlu mengikuti tes secara terpisah.

Meskipun seleksi jalur SNMPTN dilaksanakan secara nasional dan terbuka, tidak semua siswa SMA bisa mengikutinya. Ada ketentuan khusus dan kriteria siswa yang bisa mengikuti SNMPTN. Setiap sekolah memiliki kuota siswa eligible yang ditentukan berdasarkan akreditasinya.

SBMPTN

Selain SNMPTN, ada jalur masuk PTN lain yang dilaksanakan secara nasional yaitu SBMPTN. Sama seperti jalur sebelumnya, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) juga diselenggarakan oleh LTMPT. SBMPTN sendiri biasanya dilaksanakan setelah SNMPTN.

Seleksi jalur SBMPTN terbuka bagi siapa pun yang memenuhi persyaratan tanpa kuota per sekolah. SBMPTN bisa didaftarkan oleh peserta lulusan 3 tahun sebelumnya dan belum berusia 25 tahun. Hal ini tentunya memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin masuk PTN.

Seleksi di jalur ini dilakukan dengan menggunakan nilai UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer. Setiap peserta harus mengikuti UTBK untuk bisa mengikuti SBMPTN. Nilai dari UTBK tersebutlah yang akan digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru.

Baca juga Apa Saja Perbedaan PTN dan PTS? Yuk, Cari Tahu!

Seleksi Mandiri

Jalur masuk PTN lainnya yaitu melalui seleksi mandiri. Seleksi mandiri adalah jalur masuk mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh setiap perguruan tinggi. Tentunya, setiap perguruan tinggi memiliki kebijakan yang berbeda-beda terkait seleksi ini.

Seleksi mandiri dilaksanakan sesuai ketentuan dari setiap perguruan tinggi. Ada kampus yang membuka seleksi dengan tes masuk namun ada juga yang tanpa tes. Secara umum, terdapat beberapa jenis seleksi mandiri yang mungkin diselenggarakan oleh PTN yaitu:

  • Seleksi mandiri jalur prestasi
  • Seleksi mandiri jalur kerja sama
  • Seleksi mandiri dengan nilai UTBK
  • Seleksi mandiri dengan tes
  • Seleksi mandiri khusus disabilitas

SMM PTN Barat

Bagi kamu yang ingin masuk PTN di daerah barat Indonesia, ada salah satu jalur masuk yang bisa dipilih yaitu SMM PTN Barat. Seleksi Mandiri Masuk PTN Barat ini diselenggarakan atas kerja sama berbagai perguruan tinggi di wilayah tersebut. Di tahun 2021 sendiri, terdapat total 17 PTN yang tergabung dalam SMM PTN Barat.

Seleksi jalur SMM PTN Barat diselenggarakan untuk memberi kesempatan lebih kepada calon mahasiswa. Seleksi jalur ini memungkinkan seseorang untuk bisa memilih program studi di lebih dari satu perguruan tinggi. Seleksinya sendiri dilakukan melalui tes yang diselenggarakan di berbagai perguruan tinggi anggota SMM PTN Barat.

Seleksi PTKIN

Jalur masuk PTN yang berikutnya dibuka khusus untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau PTKIN. Perguruan tinggi yang membuka seleksi jalur ini yaitu Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islan Negeri (STAIN).

Pada seleksi ini, terdapat dua jalur yang dibuka yaitu:

  • SPAN PTKIN atau Seleksi Prestasi Akademik Nasional PTKIN merupakan seleksi yang dilakukan dengan menggunakan prestasi dan tanpa tes. Seleksi jalur ini memiliki sistem yang mirip dengan SNMPTN.
  • UM PTKIN atau Ujian Masuk PTKIN adalah seleksi mahasiswa baru yang dilakukan dengan menggunakan ujian. Peserta akan mengikuti ujian dengan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) untuk bisa masuk ke PTKIN pilihannya.

Setidaknya, terdapat 5 jalur seleksi untuk bisa masuk PTN favoritmu. Kamu bisa mengikuti seleksi-seleksi di atas untuk bisa masuk ke perguruan tinggi sesuai minatmu. Seleksi di atas selalu dibuka setiap tahunnya pada saat penerimaan mahasiswa baru. Jadi, jangan lupa siapkan diri sebaik mungkin supaya bisa lolos seleksi, ya!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

perbedaan snmptn dan sbmptn

Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang Perlu Diketahui

Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN – Seleksi penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui berbagai jalur. Bagi Perguruan Tinggi Negeri atau PTN, terdapat jalur seleksi mahasiswa yang dilakukan secara nasional. Peserta seleksi dapat memilih beberapa PTN  dan program studi sesuai dengan minatnya.

Jalur penerimaan PTN yang pertama adalah Seleksi Nasional Masuk PTN atau SNMPTN. Seleksi ini merupakan jalur awal yang dibuka oleh PTN. Seleksi ini dilakukan PTN bersama dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT.

Seleksi yang kedua dari penerimaan mahasiswa baru adalah Seleksi Bersama Masuk PTN atau SBMPTN. Sama seperti SNMPTN, SBMPTN juga diselenggarakan oleh PTN secara nasional bersama LTMPT.

Kedua jalur tersebut sama-sama diselenggarakan oleh LTMPT dan PTN. Lalu, apa sebenarnya perbedaan SNMPTN dan SBMPTN? Simak selengkapnya di bawah ini!

Berbagai Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN

perbedaan snmptn dan sbmptn

SNMPTN dan SBMPTN merupakan dua jalur yang bisa digunakan untuk menjadi mahasiswa di PTN. Kedua jalur ini dibedakan karena memang proses seleksinya yang berbeda. Berikut ini beberapa perbedaan jalur SNMPTN dan SBMPTN yang perlu dipahami.

Waktu Pelaksanaan

Perbedaan pertama dari jalur SNMPTN dan SBMPTN yaitu waktu pelaksanaannya. Jalur SNMPTN dilaksanakan lebih awal dari SBMPTN. Pada jalur ini, seleksi dilakukan bahkan saat masih berstatus sebagai siswa SMA. Sedangkan pelaksanaan SBMPTN dilakukan setelah SNMPTN. Sebagai gambaran, berikut ini jadwal pelaksanaan SNMPTN dan SBMPTN di tahun 2021.

Jadwal SNMPTN 2021

  • Peluncuran sistem: 4 Januari 2021
  • Registrasi akun: 4 Januari – 1 Februari 2021
  • Penetapan siswa: 4 Januari – 8 Februari 2021
  • Pengisian PDSS: 11 Januari – 8 Februari 2021
  • Pendaftaran: 15 – 24 Februari 2021
  • Pengumuman: 22 Maret 2021

Jadwal SBMPTN 2021

  • Registrasi akun: 7 Februari – 12 Maret 2021
  • Pendaftaran: 15 Maret – 1 April 2021
  • Ujian Gelombang 1: 12 – 18 April 2021
  • Ujian Gelombang 2: 26 April – 2 Mei 2021
  • Pengumuman: 14 Juni 2021

Peserta Seleksi

SNMPTN tidak bisa diikuti oleh semua orang. Pada jalur penerimaan ini, siswa yang bisa mengikuti seleksi telah ditentukan oleh sekolah. Hal ini dilakukan karena setiap sekolah telah memiliki kuota masing-masing. Ketentuannya kuota SNMPTN yaitu:

  • Bagi sekolah akreditasi A, siswa yang dapat mengikuti SNMPTN adalah 40% terbaik di sekolahnya.
  • Bagi sekolah akreditasi B, siswa yang dapat mengikuti SNMPTN adalah 25% terbaik di sekolahnya.
  • Bagi sekolah akreditasi C, siswa yang dapat mengiktui SNMPTN adalah 5% terbaik di sekolahnya.

Selain itu, peserta yang bisa mengikuti jalur SNMPTN yaitu siswa kelas 12 yang akan lulus di tahun tersebut. Misalnya, pada penerimaan tahun 2021, maka seluruh peserta yang ikut SNMPTN adalah yang akan lulus di tahun 2021.

Sedangkan untuk jalur SBMPTN, tidak banyak ketentuan yang diajukan. Seluruh masyarakat yang masih memenuhi persyaratan bisa mengikuti seleksi jalur ini. Persyaratannya sendiri yaitu lulusan 3 tahun terakhir dan maksimal usia 25 tahun. Sebagai contoh, pada seleksi tahun 2021, peserta yang bisa mengikuti SBMPTN adalah lulusan tahun 2019, 2020, dan 2021.

Baca juga Apa Itu Bantuan Pendidikan KIP Kuliah?

Biaya Pendaftaran

Perbedaan lain dari jalur SNMPTN dan SBMPTN adalah biaya pendaftaran yang harus dibayar oleh peserta. Bagi siswa yang mengikuti seleksi jalur SNMPTN tidak akan dikenai biaya pendaftaran atau gratis. Sedangkan untuk jalur SBMPTN, peserta harus membayar biaya ujian yaitu Rp200 ribu untuk rumpun Saintek dan Soshum atau Rp300 ribu untuk kelompok Campuran.

Sistem Seleksi

Seleksi untuk SNMPTN dan SBMPTN dilakukan dengan cara yang berbeda. SNMPTN diadakan bagi siswa-siswa terbaik yang seleksinya dilakukan dengan menggunakan nilai rapor, prestasi, dan lain-lain. Peserta yang mengikuti seleksi jalur ini tidak perlu mengikuti ujian tertentu untuk bisa menjadi mahasiswa.

Pada seleksi lainnya, yaitu SBMPTN, peserta perlu mengikuti tes berupa Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK). Ujian ini diadakan oleh LTMPT secara nasional dan dalam 2 gelombang. Hasil atau skor dari ujian inilah yang akan digunakan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru jalur SBMPTN. Jika peserta tidak mengikuti UTBK maka tidak bisa mengikuti SBMPTN.

Terdapat berbagai perbedaan SNMPTN dan SBMPTN yang perlu diketahui. Meskipun begitu, kedua jalur tersebut dapat diikuti untuk bisa masuk ke PTN yang ada di Indonesia. Yuk, persiapkan dirimu mulai dari sekarang supaya sukses masuk PTN yang kamu inginkan!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Kedokteran SBMPTN

Nilai Tertinggi Kedokteran di SBMPTN 2021

Kedokteran SBMPTN – Terdapat berbagai jalur seleksi masuk untuk mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Secara umum, jalur tersebut dibagi menjadi 2 yaitu nasional dan mandiri. Jalur seleksi nasional kemudian dibagi menjadi 2 yaitu non tes dan tes.

Seleksi tingkat nasional untuk masuk PTN di tahun 2021 ini diselenggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) yaitu melalui SNMPTN (tanpa tes) dan SBMPTN (melalui UTBK). Ke dua jalur seleksi tersebut sudah dilaksanakan dan calon mahasiswa bisa mengecek kelulusan masing-masing di laman LTMPT.

Meskipun dua jalur tersebut diselenggarakan secara nasional, ke duanya memiliki sistem yang berbeda. SNMPTN dilakukan tanpa tes, mempertimbangkan nilai rapor, dan setiap sekolah hanya bisa mengirim sekian persen siswanya. Sedangkan SBMPTN bisa diikuti oleh semua siswa dan seleksinya dilakukan berdasarkan hasil tes UTBK.

Berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2021, LTMPT mengumumkan nilai-nilai tertinggi di tes tersebut. Pada rumpun Saintek, nilai tertinggi yaitu 893,37 sedangkan di rumpun Soshum yaitu 822,29. Di antara ranking-rangking tertinggi tersebut, salah satu program studi terfavorit di Indonesia, Kedokteran, mendominasi nilai UTBK terbaik di rumpun Saintek.

Nilai Tertinggi UTBK SBMPTN 2021

LTMPT mengadakan siaran pers terkait dengan pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun 2021. Acara tersebut disiarkan langsung secara daring melalui kanal Youtube LTMPT Official.

Melalui live streaming tersebut, LTMPT memberikan ringkasan singkat tentang SBMPTN, salah satunya yaitu perolehan nilai oleh peserta. Lembaga tersebut membagikan nilai tertinggi yang didapat oleh peserta. Berikut ini daftar nilai tertinggi untuk rumpun Saintek.

No.Nama PTNNama ProdiNilai
1.Universitas IndonesiaTeknik Kimia893,37
2.Universitas Islam Negeri JakartaPendidikan Dokter884,79
3.Universitas IndonesiaTeknik Elektro883,07
4.Universitas IndonesiaAktuaria877,22
5.Universitas MataramPendidikan Dokter876,37
6.Universitas IndonesiaPendidikan Dokter868,96
7.Universitas Gadjah MadaKedokteran868,03
8.Universitas AirlanggaKedokteran863,24
9.Universitas PadjajaranPendidikan Dokter861,42
10.Universitas Gadjah MadaKedokteran859,72

Baca juga 7 Kemampuan yang Harus Dimiliki Mahasiswa Kedokteran.

Kedokteran Dominasi Nilai Tertinggi SBMPTN

Kedokteran SBMPTN

Berdasarkan tabel di atas, bisa dilihat bahwa nilai-nilai tertinggi didominasi oleh pendaftar Pendidikan Dokter atau Kedokteran. Dari 10 peserta, 7 di antaranya merupakan peserta seleksi untuk prodi Kedokteran.

Perolehan nilai tersebut membuktikan bahwa peserta yang mendaftar prodi ini memiliki standar yang juga tinggi. Walaupun pendaftarnya tidak sebanyak program studi favorit lainnya, kesempatan untuk diterima di Kedokteran melalui SBMPTN tetaplah sulit melihat nilai dari saingan-saingan tersebut.

Mahasiswa Kedokteran Harus Tahan Banting

Nilai yang tinggi dari pendaftar program studi Kedokteran membuktikan kualitas dari calon mahasiswa. Hal ini kemudian juga berpengaruh pada kemampuannya ketika melaksanakan perkuliahan nantinya.

Seperti yang diketahui, kuliah Kedokteran bukanlah hal yang mudah. Terdapat banyak materi yang harus dikuasai selama masa pendidikan. Selain itu, terdapat juga peraturan seperti nilai minimal yang harus diperoleh jika ingin melanjutkan ke tingkat atau semester berikutnya. Jika tidak memenuhi itu, maka mahasiswa diharuskan untuk mengulang.

Tingginya nilai yang didapat para pendaftar prodi Kedokteran berarti bahwa kampus berhasil menyaring mahasiswa-mahasiswa dengan kualitas terbaik. Diharapkan calon-calon mahasiswa tersebut bisa mengikuti perkuliahan di prodi Kedokteran dengan lancar karena telah berhasil menyingkirkan banyak saingan yang tidak kalah berkualitas.

Pengumuman seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur SBMPTN sudah diumumkan oleh LTMPT. Berdasarkan pengumuman tersebut, diketahui Nilai Tertinggi Kedokteran di SBMPTN. Jika kamu tertarik untuk masuk ke prodi tersebut, pastikan kamu memenuhi standar nilainya supaya lolos dan bisa bertahan di Kedokteran.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

UM UGM

Informasi Lengkap Seleksi UM UGM Tahun 2021

UM UGM – Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Setiap tahunnya, kampus ini selalu diserbu oleh calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan di UGM.

Sebagia sebuah perguruan tinggi dengan status negeri, UGM memiliki 2 jalur seleksi yang dilakukan secara nasional yaitu SNMPTN dan SBMPTN. Kedua jalur tersebut diselenggarakan atas kerja sama dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT. Pada tahun 2021 ini, seleksi melalui dua jalur tersebut telah dilakukan sejak awal tahun lalu.

Selain melalui 2 jalur seleksi nasional, UGM juga menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru secara mandiri. Terdapat 2 jalur yang tersedia yaitu Jalur Prestasi dan Jalur Ujian Masuk atau UM UGM. Khusus Jalur Prestasi, tidak semua orang bisa mendaftar karena adanya persyaratan tertentu. Bagi yang tidak bisa mendaftar lewat jalur tersebut bisa memilih Ujian Masuk.

Skema Pelaksanaan UM UGM

Seleksi mahasiswa baru jalur Ujian Mandiri UGM akan dilakukan berdasarkan dua hal yaitu hasil tes dan nilai UTBK 2021. Skor tersebut akan dikombinasikan dan kemudian diurutkan berdasarkan hasil tertinggi.

Calon peserta yang telah melakukan pendaftaran bisa memilih 2 program studi yang ada di UGM. Kemudian, kelompok ujian akan dibagi menjadi 3 yaitu:

  • Kelompok Ujian Saintek
  • Kelompok Ujian Soshum
  • Kelompok Ujian Campuran

Setiap peserta hanya bisa mengikuti satu dari 3 kelompok ujian tersebut. Pengelompokannya sendiri dilakukan berdasarkan program studi yang didaftarkan.

Persyaratan yang Harus Dipenuhi Peserta

Persyaratan UM UGM

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia
  • Lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat tahun 2019, 2020, dan 2021
  • Mengikuti UTBK tahun 2021
  • Memiliki kesehatan yang memadai sehingga bisa mengikuti perkuliahan dengan lancar

Persyaratan Khusus

  • Pendaftar yang lulus tahun 2019 dan 2020 sudah harus memiliki ijazah
  • Lulusan tahun 2021 tahun 2021 sekurang-kurangnya memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang minimal memuat informasi diri dan foto terbaru yang dicap oleh lembaga penyelenggara pendidikan
  • Membawa dokumen yang diperlukan saat mengikuti tes CBT, yaitu:
  • Ijazah (asli atau fotokopi legalisir) atau SKL (asli)
  • Kartu Ujian CBT UM UGM tahun 2021
  • Kartu Identitas Diri (KTP atau KK)
  • Surat Hasil Tes PCR/Swab Antigen/G-Nose yang berlaku 3×24 jam

Prosedur Pendaftaran

  • Membuka laman https://um.ugm.ac.id/pendaftaran/
  • Membuat akun pendaftaran lalu login kembali di halaman yang sama
  • Peserta memilih 2 program studi baik S1 maupun D4 (pilihan menentukan prioritas)
  • Mengisi data diri dan mengunggah dokuemn persyaratan
  • Mengunci data supaya bisa mendapatkan kode pembayaran
  • Memilih lokasi CBT sesuai pilihan yang ada
  • Membayar biaya pendaftaran sesuai petunjuk pembayaran yang diperoleh
  • Memilih sesi CBT
  • Mencetak Bukti Peserta dan Kartu Ujian

Baca juga Kedokteran UGM: Program Studi, Seleksi Masuk, dan Biaya Kuliah.

Dokumen Unggahan dan Biaya Seleksi

Universitas Gadjah Mada meminta pendaftar untuk mengunggah 3 dokumen berbeda supaya bisa memproses pendaftaran. Berkas yang diminta berukuran minimal 150KB dan maksimal 800KB dalam format pdf. Dokumen kelengkapannya yaitu:

  • Ijazah (lulusan 2019 dan 2020) atau SKL (lulusan 2021)
  • Kartu Peserta UTBK-SBMPTN Tahun 2021
  • KTP atau KK

Selain itu, peserta juga diharuskan untuk membayar biaya pendaftaran sesuai dengan kelompok dan lokasi ujian. Jika pendaftar tidak melakukan pembayaran maka tidak bisa mengikuti UM UGM. Biaya yang perlu dikeluarkan yaitu:

  • Kelompok Saintek: Rp325.000
  • Kelompok Soshum: Rp325.000
  • Kelompok Campuran: Rp350.000

Bagi peserta yang memilih lokasi ujian di Jakarta, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp225.000. Kedua biaya tersebut dibayarkan secara bersamaan.

Jadwal Seleksi UM UGM

Jadwal Seleksi UM UGM

Pelaksanaan CBT akan dilakukan di dua lokasi yaitu Yogyakarta dan Jakarta. Jadwal selengkapnya yaitu sebagai berikut.

Kegiatan Jadwal
Pendaftaran Online 2 Juni (pukul 15.00 WIB) – 12 Juni (pukul 15.00)
Pembayaran Biaya Pendaftaran Sesuai dengan yang tercantum di kode pemnbayaran
Pelaksanaan CBT Yogyakarta 19 – 28 Juni 2021
Pelaksanaan CBT Jakarta 24 – 28 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi 6 Juli 2021

Terdapat 2 sesi ujian bagi kelompok Saintek dan Soshum. Sedangkan kelompok campuran hanya ada 1 sesi dalam 1 hari. Waktu pelaksanaannya yaitu sebagai berikut.

Kelompok Ujian Sesi Pagi Sesi Siang
Saintek 06.45 – 11.20 12.15 – 16.45
Soshum 06.45 – 10.30 12.15 – 15.55
Campuran 06.45 – 14.35  

Terkait dengan pelaksanaan CBT UM UGM, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Kursi tes yang tersedia untuk tes terbatas, CBT Yogyakarta menyediakan maksimal 2500 kursi per sesi sedangkan CBT Jakarta maksimal 300 kursi per sesi
  • Lokasi CBT Jakarta bisa dipilih mulai tanggal 4 Juni 2021 pulkul 15.00 WIB dan hanya bisa memilih tes tanggal 24 – 28 Juni 2021
  • Peserta seleksi wajib 1 jam sebelum ujian dimulai
  • Sebelum masuk ruang tes, peserta harus diperiksa suhu tubuhnya dan juga hasil tes Covid-19 yang dibawa

Buat kamu yang ingin menjadi mahasiswa UGM, catat informasi lengkap seleksi UM UGM tahun 2021 di atas, ya! Yuk, segera mendaftar sebelum kehabisan kuota tes!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Kedokteran UMY

Ayo, Cari Tahu Berbagai Informasi Pendaftaran Kedokteran UMY di Sini!

Program Studi Pendidikan Dokter di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) merupakan salah satu program studi kedokteran di Indonesia yang telah terakreditasi ‘A’ oleh LAM-PTKes. Akreditasi ini berlaku baik untuk tahap Sarjana Kedokteran maupun Profesi Dokter.

Perkuliahan yang dilakukan di Program Pendidikan Dokter UMY menggunakan beberapa metode. Pertama yaitu Problem-Based Learning (PBL). Melalui metode ini, kegiatan belajar-mengajar yang dilakukan berupa tutorial, kuliah, praktikum, ketrampilan klinik, komuda, konsultasi, belajar mandiri, english hours, mentoring, soft skills, mini simposium, karya tulis ilmiah, dan interprofesional education.

Metode kedua yang dipilih yaitu SPICES. Pendekatan ini merupakan singkatan dari Student Centered, Problem Based, Integrated, Community Oriented, Elective, dan Systematic. Tujuan utama dari digunakannya metode ini yaitu supaya mahasiswa menjadi lifelong learner.

Sebagai universitas swasta, UMY memiliki berbagai jalur untuk menyeleksi mahasiswanya. Bagi yang tertarik untuk menjadi mahasiswa di sini, cek informasi pendaftaran kedokteran UMY di bawah ini!

Seleksi Jalur Prestasi

Pendaftaran Kedokteran UMY

Jalur seleksi pertama yang bisa dipilih yaitu Jalur Prestasi. Proses seleksi dilakukan dengan melihat bakat akademik atau mina tertentu dari pendaftar. Jalur ini terbuka bagi semua jurusan, termasuk Pendidikan Dokter. Seleksi Jalur Prestasi terbagi menjadi tiga jenis yaitu.

PMDK

Penerimaan Berdasar Minat dan Kemampuan (PMDK) kedokteran ditujukan untuk siswa kelas XII yang lulus pada tahun 2020 dan 2021. Siswa yang bisa mendaftar harus memiliki minat atau kemampuan di bidang tertentu. Seleksi dilakukan berdasarkan pada pencapaian prestasi akademik dengan rata-rata nilai minimal 7,0.

PSB

PSB atau Penerimaan Siswa Berprestasi ditujukan bagi siswa yang memiliki prestasi di berbagai bidang seperti olahraga, budaya, seni, penalaran, dan lain-lain. Prestasi yang dinilai yaitu pernah menjadi juara atau dinalis di berbagai lomba tingkat nasional, provinsi, atau kabupaten dalam 3 tahun terakhir.

PBUP

Seleksi melalui PBUP (Penerimaan Bibit Unggul Persyarikatan) ditujukan khusus bagi siswa Angkatan Muda Muhammadiyah yang aktif di organisasi otonom lingkup persyarikatan Muhammadiyah seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Tapak Suci, atau Hizbul Wathan dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

Persyaratan Pendaftar

  • Lulusan SMA/MA jurusan IPA tahun 2020 dan 2021
  • Melakukan pendaftaran online di laman ini
  • Melengkapi formulir dan mengunggah data yang diperlukan
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp200.000,00

Jadwal Seleksi Jalur Prestasi Kedokteran

PeriodePendaftaranPengumuman Tahap 1Verifikasi Data, Psikotes, Wawancara, dan Tes KesehatanPengumuman Tahap 2
12 Nov – 25 Des 20206 Jan 202113 Jan 202120 Jan 2021
228 Des – 12 Feb 202124 Feb 20213 Mar 202110 Mar 2021
315 Feb – 2 Apr 202114 Apr 202121 Apr 202128 Apr 2021
45 – 30 Apr 202112 Mei 20212 Jun 20219 Jun 2021
53 Mei – 4 Jun 202116 Jun 202123 Jun 202130 Jun 2021
67 Jun – 9 Jul 202121 Jul 202128 Jul 20214 Agt 2021

Pendaftaran Kedokteran UMY Jalur CBT

Kedokteran UMY

Jalur CBT atau Computer Based Test merupakan ujian seleksi yang diadakan oleh UMY. Pelaksanaan tes ini dilakukan di Kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pendaftar yang menggunakan jalur ini bisa memilih 3 program studi yang tersedia.

Syarat Pendaftar CBT Kedokteran

  • Lulusan SMA/MA jurusan IPA tahun 2019, 2020, atau 2021
  • Mengisi formulir pendaftaran online di laman ini
  • Mengunggah scan rapor/SKL/Ijazah
  • Mengunggah scan identitas diri (KTP/SIM/Paspor)
  • Membawa hasil negatif Covid-19 Rapid Tes Antigen yang berlaku mulai 3 hari sebelum tes
  • Hanya diikuti oleh pendaftar yang dalam keadaan sehat
  • Tidak diperkenankan menunggu di dalam gedung tes
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp890.000,00

Materi Tes CBT Kedokteran

  • Tes Kemampuan Akademik
  • IPA
  • Psikotest
  • MMPI
  • Tes Buta Warna
  • Wawancara

Jadwal Pelaksaan Tes

GelombangPendaftaranTesPengumumanKuota Tes
19 Nov – 17 Des 202021 – 26 Des 20206 Jan 2021480
221 Des 2020 – 21 Jan 202125 – 30 Jan 202110 Feb 2021480
325 Jan – 25 Feb 20211 – 6 Mar 202117 Mar 2021340
41 Mar – 1 Apr 20215 – 10 Apr 202121 Apr 2021400
55 – 29 Apr 20213 – 8 Mei 202126 Mei 2021400
610 Mei – 10 Jun 202114 – 19 Jun 202130 Jun 2021400
714 Jun – 22 Jul 202126 – 31 Jul 202111 Agt 2021340

Tes akan dilakukan dalam dua sesi yaitu.

  • Sesi 1: 07.30 – 14.00 WIB
  • Sesi 2: 11.30 – 18.30 WIB

Jalur Pendaftaran Lainnya

Selain dua jalur yang telah disebutkan, UMY juga membuka pola seleksi lain, namun saat ini pendaftarannya belum dibuka. Berikut 3 jalur pendaftaran kedokteran UMY lainnya.

  • Jalur SKL (Surat Keterangan Lulus) merupakan proses seleksi bagi siswa SMA/MA yang sudah menempuh Ujian Akhir Sekolah tahun 2019, 2020, atau 2021. Seleksi dilakukan dengan nilai SKL/Ijazah.
  • Jalur Nilai UTBK ditujukan bagi yang telah mengikuti UTBK yang diadakan LTMPT pada tahun 2021 atau 2020.
  • Jalur SBMPTMu yaitu seleksi bersama penerimaan mahasiswa baru Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang dilakukan oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhamadiyah.

Selain UMY, masih banyak universitas swasta lain yang membuka Program Studi Kedokteran, daftarnya bisa dibaca di sini.