Arsip Tag: ugm

beda jurusan higiene gigi dan kedokteran gigi

Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi, Apa Bedanya? Ini 4 Perbedaannya

Semua orang tentunya sudah familiar dengan jurusan kedokteran gigi. Jurusan ini mencetak dokter gigi yang bertugas untuk melakukan diagnosis dan perawatan gigi. Namun, kedokteran gigi bukan satu-satunya jurusan di bidang perawatan gigi dan mulut, lho! Masih ada beberapa jurusan lain di bidang ini, seperti jurusan higiene gigi.

S1 Higiene Gigi saat ini hanya tersedia di UGM. Prodi ini berfokus pada pencegahan dan promosi kesehatan gigi dan mulut. Lulusan prodi ini akan bertugas untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut pasien, misalnya dengan melakukan scaling dan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut.

Meski terlihat sama, profesi higiene gigi berbeda dari kedokteran gigi, lho! Agar tidak keliru, yuk pahami bedanya higiene gigi dan kedokteran gigi beserta profil prodinya yang dirangkum dari laman Umeds dan UGM di bawah ini!

4 Perbedaan Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi

Beda Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi: Ilustrasi profesinya

Beda Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi: Ilustrasi profesinya. (Foto: Magnific/arturfronovvvv)

1. Fokus Utama dan Ruang Lingkup

Kedokteran gigi berfokus pada perawatan komprehensif gigi dan mulut. Ruang lingkup jurusan ini mencakup diagnosis, rencana perawatan, serta prosedur perawatan gigi dan mulut yang kompleks. Prosedur yang dikerjakan dokter gigi mencakup perawatan saluran akar, mahkota gigi, bridges, pencabutan gigi, penambalan gigi, hingga perawatan kosmetika seperti veneers dan whitening.

Berbeda dari kedokteran gigi, higiene gigi hanya memiliki kewenangan di tingkat pencegahan dan promosi terkait kesehatan gigi dan mulut. Mereka bertugas untuk membantu pasien dalam mempertahankan kesehatan dan mencegah penyakit gigi dan mulut. Tindakan yang masuk dalam ruang lingkup higiene gigi antara lain scaling, polishing, pengambilan radiografi gigi,  aplikasi fluoride dan fissure sealants, serta edukasi dan saran terkait kesehatan gigi dan mulut.

2. Mata Kuliah

Meskipun sama-sama belajar tentang kesehatan gigi dan mulut, terdapat perbedaan mata kuliah di antara kedua jurusan ini. Sebagai gambaran, mata kuliah yang ditawarkan prodi S1 Kedokteran Gigi UGM antara lain sebagai berikut.

  • Tumbuh Kembang Dentokraniofasial
  • Teknologi dan Material Kedokteran Gigi
  • Infeksi, Inflamasi dan Proses Penyembuhan
  • Ilmu Kedokteran Klinik
  • Dasar Prosedur Klinis Kedokteran Gigi
  • Kelainan Dentomaksilofasial
  • Initial Therapy Periodontal
  • Manajemen Lesi Oral
  • Restorasi Gigi
  • Gigi Tiruan Sebagai Lepasan
  • Manajemen Bedah Oral
  • Ortodonti Kuratif
  • Edodontik
  • Special Care Dentistry
  • dan lain-lain

Sementara itu, mata kuliah di S1 Higiene Gigi UGM antara lain sebagai berikut.

  • Pengantar Higiene Gigi
  • Embriologi dan Histologi Oral
  • Keperawatan Dasar
  • Radiologi Dental Dasar
  • Periodonsia
  • Edukasi Kesehatan Gigi
  • Konservasi Gigi
  • Gerodontologi
  • Bedah Mulut
  • Kedokteran Gigi Pencegahan
  • Higiene Gigi Klinis
  • Manajemen Pelayanan Kesehatan Gigi
  • dan lain-lain

Baca juga: Mengenal Jurusan Terapi Gigi: Mata Kuliah, Prospek Kerja, dan 10 Kampusnya

3. Gelar

Setelah lulus, mahasiswa S1 Kedokteran Gigi akan mendapat gelar Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G.). Sementara itu, lulusan S1 Higiene Gigi mendapat gelar Sarjana Higiene Gigi (S.H.G.) setelah lulus.

4. Prospek Kerja

Lulusan S1 Higiene Gigi bisa meniti karier di bidang berikut.

  • Promotor Kesehatan Oral
  • Pelaksana Upaya Preventif dan Asuhan Higiene Gigi
  • Perencana Program Kesehatan Gigi Masyarakat
  • Peneliti/Akademisi

Sementara itu, prospek kerja untuk lulusan S1 Kedokteran Gigi adalah sebagai berikut.

  • Penyedia Layanan Kesehatan Gigi
  • Komunikator
  • Pendidik/Peneliti

Baca juga: 9 Prodi Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2026

Profil Jurusan S1 Higiene Gigi UGM

Kampus yang berlokasi di Kabupaten Sleman ini menjadi kampus pertama yang menyelenggarakan pendidikan S1 Higiene Gigi. Prodi ini pertama kali dibuka pada 2008 dengan nama Ilmu Keperawatan Gigi. Pada 2016, prodi ini akhirnya bertransformasi menjadi Higiene Gigi.

Kualitas prodi ini pun sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, atau UM UGM.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

Profil Prodi S1 Kedokteran Gigi UGM

S1 Kedokteran Gigi merupakan salah satu prodi unggulan di UGM yang selalu tinggi peminat. Kualitas pembelajaran di prodi ini pun sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAMPTKes. Selain itu, prodi ini juga sudah mendapat akreditasi internasional dari ASIIN. 

Berbeda dari prodi S1 Higiene Gigi yang hanya menyediakan kelas reguler, prodi S1 Kedokteran Gigi menyediakan kelas reguler dan IUP. Kurikulum yang diterapkan di kedua kelas ini secara umum sama, tetapi terdapat perbedaan pada bahasa pengantar dan international exposure. Pada kelas IUP, pembelajaran menggunakan bahasa Inggris dan terdapat kewajiban studi di kampus luar negeri. Adapun kampus luar negeri yang menjadi mitra S1 IUP Dentistry antara lain National University of Singapore, University of Malaya, Chulalongkorn University, Yonsei University, dan lain-lain.

Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi S1 Kedokteran Gigi melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, atau UM CBT UGM. Sementara itu, pendaftaran prodi S1 IUP Dentistry memiliki jalur seleksi tersendiri dengan komponen seleksi berupa GMST, AcEPT, Interview, dan MMPI.

Nah, itu dia 4 perbedaan higiene gigi dan kedokteran gigi beserta profil prodinya di UGM. Semoga menjawab, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Konsultasi Dokter

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

9 Prodi Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2026

Selain kedokteran, prodi kedokteran gigi juga menjadi prodi yang selalu ramai pendaftar. Hal ini tidak terlepas dari prospek karier yang cerah dan gaji yang menggiurkan bagi lulusan prodi ini. Calon mahasiswa pun berlomba-lomba meraih kursi kedokteran gigi di kampus terbaik di Indonesia, seperti UI, Unair, hingga UGM.

Jika kamu tertarik masuk prodi ini, kamu bisa memilih kampus berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk pertimbangan peringkat seperti yang dikeluarkan SCImago Institutions Rankings. Pemeringkatan yang dikeluarkan SCImago sendiri dilakukan dengan evaluasi berdasarkan dimensi riset (50%), inovasi (30%), dan dampak sosial (20%). Ketiga dimensi tersebut masih terbagi lagi menjadi 20 indikator, seperti output, own journals, innovative knowledge, SDG, dan sebagainya. 

Penasaran dengan daftar kampus yang masuk peringkat teratas versi Scimago 2026? Yuk, simak 9 prodi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi Scimago 2026 di bawah ini!

Top 9 Kedokteran Gigi di Indonesia Versi Scimago 2026

FKG Unpad, salah satu studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi SCImago 2026

FKG Unpad, salah satu studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi SCImago 2026. (Foto: laman FKG Unpad)

1. Universitas Airlangga

FKG Unair adalah fakultas kedokteran gigi tertua di Indonesia yang didirikan pada 1928. Fakultas ini pun menempati posisi pertama studi kedokteran gigi terbaik versi Scimago 2026. Selain itu, FKG Unair juga menempati peringkat 51-150 studi kedokteran terbaik di dunia versi QS WUR 2026. Pembelajaran di fakultas ini juga berkualitas dan didukung dengan RSGM Unair.

Kampus yang berlokasi di Surabaya ini menawarkan 2 macam prodi S1 Kedokteran Gigi, yaitu kelas reguler dan kelas internasional (IUP). Jalur masuk untuk prodi reguler adalah SNBT, SNBP, Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, dan Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan, sedangkan prodi IUP memiliki jalur seleksinya sendiri. Daya tampung prodi reguler adalah 50 kursi SNBP, 75 kursi SNBT, dan 125 kursi Mandiri. Sementara itu, daya tampung Kedokteran Gigi Internasional adalah 45 kursi.

2. Universitas Indonesia

FKG UI menempati posisi kedua studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi Scimago 2026. Selain itu, kampus yang terletak di Depok, Jawa Barat ini juga menempati peringkat 51-150 studi kedokteran gigi terbaik versi QS WUR 2026. FKG UI juga menawarkan pembelajaran berkualitas dengan 2 prodi sarjana, yaitu S1 Pendidikan Dokter Gigi Reguler dan S1 Dentistry Kelas Khusus Internasional (KKI). 

Pembelajaran di kampus ini didukung dengan fasilitas lengkap, mulai dari ruang praktikum, laboratorium keterampilan, laboratorium riset biologi oral dan material kedokteran gigi, hingga dental simulation/clinic. Selain itu, UI juga memiliki rumah sakit pendidikan sendiri yang bernama Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) FKG UI.

Penerimaan FKG UI untuk program reguler dibuka melalui jalur SNBP, SNBT, Prestasi, SIMAK, dan PPKB, sedangkan KKI dibuka melalui jalur Talent Scouting dan SIMAK KKI. Daya tampung untuk program reguler pada 2026 adalah 31 kursi SNBP, 47 kursi SNBT, 27 kursi PPKB, dan 48 kursi SIMAK UI. Sementara itu, daya tampung untuk KKI adalah 18 kursi Talent Scouting dan 23 kursi SIMAK KKI Gel. 1.

3. Universitas Padjadjaran

Scimago 2026 menempatkan FKG Unpad di urutan ke-3 tingkat nasional. Prodi S1 Kedokteran Gigi Unpad juga sudah terakreditasi Unggul dari LAM-PTKes dan memiliki fasilitas lengkap, termasuk RSGM Unpad. 

Selain kelas reguler, Unpad juga memiliki prodi S1 IUP in Dentistry dalam skema Single Degree Track. Program ini menawarkan kesempatan student exchange hingga short-term mobility programs di universitas luar negeri. Mitra universitas tersebut mencakup Hiroshima University Jepang, Thammasat University Thailand, Queensland University of Technology Australia, University Malaya Malaysia, dan lain-lain.

Jika tertarik berkuliah di kampus dan jurusan ini, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (Skema Ujian SMUP dan Rapor, UTBK dan Rapor, atau Minat Bakat). Sementara itu, program IUP memiliki jalur seleksi sendiri yang biasanya dibuka dalam 3 batch.

4. Universitas Gadjah Mada

Kedokteran Gigi UGM menempati posisi keempat di Indonesia versi Scimago 2026. Terdapat 2 macam prodi kedokteran gigi yang ditawarkan, yaitu S1 Kedokteran Gigi Reguler dan S1 IUP Dentistry. Pembelajaran yang ditawarkan juga berkualitas dan didukung dengan rumah sakit pendidikan milik UGM, yaitu RSGM UGM Prof. Soedomo.

S1 Kedokteran Gigi Reguler bisa didaftar melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, Afirmasi Tridharma, dan UM UGM CBT, sedangkan IUP Dentistry memiliki jalur seleksi tersendiri. Adapun total daya tampung S1 Kedokteran Gigi Reguler adalah 150 kursi dengan persentase 30% SNBP, 30% SNBT, dan 40% Mandiri. Sementara itu, IUP Dentistry memiliki daya tampung 25 kursi.

5. Universitas Hasanuddin

FKG Unhas menempati peringkat 5 se-Indonesia menurut Scimago 2026. Pendidikan Dokter Gigi Unhas memang menawarkan pembelajaran berkualitas yang sudah terakreditasi Unggul dan didukung dengan RSGM Pendidikan Unhas. Terdapat 2 macam kelas yang ditawarkan, yaitu kelas reguler dan internasional.

Pada 2026, Unhas menyediakan kuota untuk prodi Pendidikan Dokter Gigi dengan total 260 kursi. Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, Ketua Osis, Mandiri UTBK, Mandiri Non UTBK, dan Kelas Internasional.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

6. Universitas Brawijaya

Kedokteran Gigi UB berada di peringkat 6 nasional versi Scimoago 2026. Kualitas pembelajaran prodi ini memang sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Fasilitas di fakultas ini pun lengkap, termasuk RSGM Universitas Brawijaya sebagai penunjang pendidikan FKG.

S1 Pendidikan Dokter Gigi UB bisa kamu pilih melalui jalur SNBP, SNBT, SMUB Prestasi, SMUB Rapor, atau SMUB Nilai UTBK. Daya tampung yang tersedia pada 2026 adalah 33 kursi untuk jalur SNBP, 50 kursi untuk jalur SNBT, dan 82 kursi SMUB.

7. Universitas Sumatera Utara

Kampus kebanggaan warga Medan ini menempati peringkat 7 se-Indonesia versi Scimago 2026. Kualitas pembelajaran S1 Kedokteran Gigi USU juga sudah terjamin dengan akreditasi Unggul. Selain itu, kampus ini juga memiliki rumah sakit sendiri, yaitu RSGM USU.

Prodi ini bisa kamu daftar melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Daya tampung yang ditawarkan pada 2026 mencakup 33 kursi untuk SNBP, 48 kursi untuk SNBT, dan 69 kursi Mandiri.   

8. Universitas Jember

Scimago 2026 menempatkan Universitas Jember di posisi 8 studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia. FKG Unej memang menyelenggarakan pendidikan berkualitas dengan akreditas Unggul dari LAM-PTKes dan akreditasi internasional dari ASIIN. Selain itu, fakultas ini juga memiliki RSGM sendiri, RSGM Universitas Jember, yang juga terakreditasi Paripurna.

Tertarik masuk S1 Pendidikan Dokter Gigi Unej? Kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, atau SEMMABA (Mandiri). Daya tampung untuk masing-masing jalur adalah 57 kursi untuk SNBP, 76 kursi untuk SNBT, dan 57 kursi untuk jalur Mandiri.

9. Universitas Trisakti

FKG Usakti menjadi yang terdepan jika dibandingkan kampus swasta lainnya, misalnya menjadi satu-satunya kampus swasta yang memiliki Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis. Kualitas pembelajaran prodi S1 Pendidikan Dokter Gigi Usakti juga sudah terjamin dengan akreditasi A. Jadi, tak heran jika kampus ini menempati posisi 9 se-Indonesia versi Scimago 2026.

Pembelajaran di prodi ini didukung dengan fasilitas lengkap, seperti Lab. BioCore, Lab. OpadCore, Lab. MiCore, hingga Lab. DMTCire. Selain itu, fakultas ini juga memiliki rumah sakit sendiri, yaitu RSGM FKG Usakti.

Baca juga: 6 Prodi Kedokteran Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026

Tips Lolos Kedokteran Gigi

Tiap tahun, prodi kedokteran gigi di berbagai kampus negeri dan swasta selalu menjadi incaran banyak calon mahasiswa. Prodi kedokteran gigi di banyak kampus pun memiliki tingkat keketatan yang tinggi, terutama di PTN favorit. Di UGM, misalnya, S1 Kedokteran Gigi menjadi prodi terketat keempat dengan rasio keketatan sebesar 1:41 tahun 2026. Dengan demikian, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik jika ingin lolos prodi ini.

Untuk memperbesar peluang lolos, kamu harus menargetkan nilai UTBK atau ujian mandiri yang tinggi. Selain itu, kamu juga harus menguasai ilmu-ilmu dasar terkait kedokteran gigi, seperti matematika dan biologi. Agar strategi persiapanmu lebih terarah, kamu juga bisa mengikuti bimbingan belajar seperti Indonesia College. Nantinya, tentor profesional akan memberikan bimbingan dan latihan soal sesuai jalur masuk yang akan kamu ikuti.

Nah, itu dia 9 prodi kedokteran terbaik di Indonesia versi Scimago 2026. Kira-kira, kamu tertarik masuk kampus yang mana?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Berapa Biaya IUP UGM Kedokteran? Ini Rinciannya

Sebagai salah satu fakultas dengan peminat tertinggi di UGM, FKKMK menawarkan berbagai prodi menarik seperti IUP Kedokteran. Prodi ini memiliki keunggulan berupa pengalaman internasional yang tidak didapatkan mahasiswa kedokteran reguler. Selain perbedaan program, IUP UGM Kedokteran juga memiliki biaya yang tentunya berbeda dari kelas reguler.

Lantas, berapa biaya kuliah di IUP UGM Kedokteran? Intip ulasan lengkapnya, mulai dari biaya pendaftaran hingga UKT dan IPI, di bawah ini! 

Biaya Pendaftaran dan Kuliah IUP Kedokteran UGM

Ilustrasi biaya IUP UGM Kedokteran

Ilustrasi biaya IUP UGM Kedokteran. (Magnific)

Berbagai keunggulan dalam program IUP Kedokteran UGM membuat prodi ini memiliki biaya pendaftaran hingga kuliah yang lebih mahal daripada program reguler. Biaya seleksi Ujian Mandiri (UM) UGM sendiri berkisar antara Rp350.000,00–Rp550.000,00. Sementara itu, biaya pendaftaran IUP UGM Kedokteran per Januari 2026 adalah Rp2.250.000,00 untuk WNI dan USD $225 untuk WNA.

Setelah diterima, mahasiswa Kedokteran UGM harus membayar UKT tiap semester. Selain itu, mahasiswa jalur UM dan IUP juga harus membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di awal masa studi. Besaran UKT bagi mahasiswa IUP pun berbeda dari kelas reguler dengan perbandingan sebagai berikut.

Biaya SNBP & SNBT UM IUP
UKT Rp6.175.000,00 (UKT bersubsidi 75%) – Rp24.700.000,00 (UKT tanpa subsidi) Rp6.175.000,00 (UKT bersubsidi 75%) – Rp24.700.000,00 (UKT tanpa subsidi) Rp45.000.000,00 untuk WNI dan Rp65.000.000,00 untuk WNA
IPI – Rp30.000.000,00 Rp50.000.000,00

 Baca juga: Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

Perbedaan Kedokteran Reguler dan IUP UGM

Secara keilmuan, dasar-dasar ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa kedokteran IUP sebenarnya sama dengan kelas reguler. Perbedaan antara kedua program ini terletak pada biaya dan international exposure.

Berdiri sejak tahun 2002, IUP UGM Kedokteran menggunakan sistem program based-learning yang dipadukan dengan pembelajaran berstandar internasional. Seluruh aktivitas akademik IUP Kedokteran seperti perkuliahan, tutorial, praktik lab, tugas, hingga ujian menggunakan bahasa Inggris, kecuali aktivitas yang berhubungan dengan pasien dan lapangan.

Selain perkuliahan berbahasa Inggris, mahasiswa IUP Kedokteran juga memiliki kewajiban untuk studi di kampus luar negeri selama 1 semester. Mahasiswa juga bisa mengikuti program summer dan winter course serta mendapatkan pembelajaran dengan jumlah visiting professor yang lebih banyak daripada kelas reguler. Keunggulan lain dari program ini adalah kesempatan untuk berjejaring dengan alumni IUP Kedokteran yang banyak tersebar di negara lain seperti negara-negara Eropa Timur dan Austria. 

Baca juga: Punya 10.400+ Alumni, Yuk Kenalan dengan Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Seleksi IUP Kedokteran UGM

Berbeda dari seleksi Mandiri biasa yang hanya menggunakan tes berbasis komputer atau laporan akademik/non-akademik, seleksi IUP Kedokteran UGM memiliki lebih banyak komponen tes. Salah satu komponen tes yang dalam seleksi IUP adalah Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dan Situational Judgement Test (SJT). Kedua tes tersebut dilakukan untuk menilai kesesuaian karakter peserta dan kemampuan pengambilan keputusan.

Seluruh tes IUP Kedokteran UGM menggunakan bahasa Inggris dengan rincian tes sebagai berikut.

Phase 1

  • Gadjah Mada Scholastic Test (GMST): Verbal, quantitative, reasoning
  • Academic English Proficiency Test (AcEPT): Listening, structure, reading

Phase 2 (hanya untuk peserta lolos phase 1)

  • MMPI
  • SJT
  • Interview

Banyaknya komponen tes dalam seleksi IUP ditujukan untuk memastikan kualitas mahasiswa dan kesesuaian dengan program. Jadi, jika kamu tertarik dengan program ini, kamu perlu belajar dengan giat, memahami tipe tes, serta memperkuat kesiapan mental. Agar persiapanmu lebih terarah, kamu juga bisa mengikuti bimbel kedokteran seperti Indonesia College.

Nah, itu dia penjelasan tentang rincian biaya IUP UGM Kedokteran. Semoga membantu, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Ilustrasi alat kedokteran nuklir

Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

Apa yang terlintas di pikiranmu saat mendengar kata “nuklir”? Mungkin sebagian besar akan berpikir tentang radiasi atau senjata nuklir yang berbahaya. Namun, ternyata nuklir punya banyak manfaat, lho! Salah satunya adalah dunia kedokteran yang memadukan teknologi nuklir. Bahkan, terdapat cabang ilmu khusus yang disebut kedokteran nuklir.

Kedokteran nuklir merujuk pada cabang ilmu kedokteran yang memanfaatkan bahan radioaktif dalam dosis kecil.  Radioaktif tersebut dapat digunakan untuk kepentingan riset, diagnosis, hingga pengobatan berbagai penyakit, termasuk kanker. Selain ilmu kedokteran, cabang ilmu ini juga memadukan ilmu fisika nuklir, kimia, matematika, hingga teknologi komputer.

Penasaran dengan cabang ilmu ini? Simak penjelasan tentang pengertian, peran, hingga jalur kuliah kedokteran nuklir yang dirangkum dari laman Oncopedia, IAEA, FK Unpad, FT UGM, Mandaya Hospital Group, dan KMK No. 008 Tahun 2009 berikut ini!

Pengertian dan Peran Kedokteran Nuklir

Ilustrasi praktik kedokteran nuklir

Foto: Ilustrasi praktik kedokteran nuklir. (Magnific)

Kedokteran nuklir merupakan cabang ilmu kedokteran yang menggunakan sumber radiasi terbuka dari disintegrasi inti radionuklida buatan untuk mempelajari perubahan fisiologi dan biokimia pada tingkat sel dan molekul serta untuk diagnosis, terapi, dan penelitian. Praktik kedokteran ini menggunakan isotop radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien untuk memberikan gambaran tentang organ dan jaringan tubuh secara menyeluruh atau mengobati penyakit seperti kanker dan hipertiroid. 

Pengembangan tracer principle oleh George de Hevesy yang memungkinkan penggunaan pelacak radioaktif dalam studi in vivo di dunia medis tanpa memicu respons farmakologis dari tubuh menjadi cikal bakal cabang ilmu ini. Praktik kedokteran ini diawali dengan studi dan pengobatan kelenjar tiroid. Setelah itu, praktiknya semakin meluas seiring pengembangan berbagai alat dan teknik pencitraan seperti kamera gamma, rectilinear scanner, hingga PET/CT scan. 

Praktik medis ini melibatkan dokter spesialis kedokteran nuklir bersama radiografer/teknologis kedokteran nuklir, radiofarmasis, dan tenaga medis terkait dengan memanfaatkan PET scan maupun SPECT scan. Aplikasi kedokteran nuklir berperan dalam beberapa kondisi medis berikut.

  • Diagnosis penyakit jantung 
  • Diagnosis penyakit tiroid
  • Deteksi dan terapi kanker
  • Evaluasi fungsi ginjal
  • Pemeriksaan tulang

Baca juga: Punya 10.400+ Alumni, Yuk Kenalan dengan Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Jalur Kuliah 

Kamu bisa meraih gelar profesi dokter spesialis nuklir melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Sasaran program ini adalah dokter umum yang ingin mendalami keahlian medis spesifik. Artinya, kamu harus sudah menyelesaikan S1 Pendidikan Kedokteran dan memenuhi persyaratan lainnya jika ingin mengikuti PPDS Kedokteran Nuklir.

Saat ini, PPDS Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler hanya tersedia di Universitas Padjadjaran (Unpad). Untuk praktiknya, Unpad bekerja sama dengan RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang menjadi pusat pendidikan dan pusat rujukan nasional layanan kedokteran nuklir. Setelah lulus, peserta program ini akan mendapat gelar Spesialis Kedokteran Nuklir (Sp.K.N.).

Namun, PPDS Kedokteran Nuklir bukan satu-satunya jalur pendidikan yang bisa kamu tempuh jika ingin berkarier di bidang ini. Cabang ilmu ini tidak hanya membutuhkan dokter spesialis nuklir, tetapi juga profesi lain seperti fisikawan medik. Oleh karena itu, kamu juga bisa mengambil prodi Teknik Nuklir jika ingin berkarier di bidang ini.

Selama menempuh studi di prodi Teknik Nuklir, kamu akan belajar berbagai teknik yang mendukung radiologi klinik, seperti radiodiagnostik hingga radioterapi menggunakan radiasi dan radioisotop.

Baca juga: Mengenal Teknologi Kedokteran ITS dan Bedanya dengan Teknik Biomedik

Daftar Kampus yang Buka Program Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teknik Nuklir

Kamu hanya bisa menempuh PPDS Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di Unpad jika ingin menjadi dokter spesialis kedokteran nuklir. Adapun daftar universitas yang bisa kamu tuju jika ingin berkarier sebagai fisikawan medik dan karier lain terkait cabang ilmu ini adalah sebagai berikut.

  • Universitas Gadjah Mada – S1 Teknik Nuklir
  • Politeknik Teknologi Nuklir (Poltek Nuklir) Yogyakarta – D4 Teknokimia Nuklir
  • Institut Teknologi Bandung – Magister dan Doktor Ilmu dan Rekayasa Nuklir

Demikian penjelasan tentang kedokteran nuklir. Semoga menjawab, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Mahasiswa Kedokteran

7 Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

Kuliah di jurusan kedokteran menjadi impian banyak orang, terbukti dari banyaknya jumlah pendaftar kedokteran di berbagai kampus ternama di Indonesia. Untuk memilih kampus dan jurusan kedokteran terbaik, kamu bisa menilainya berdasarkan beberapa kriteria. Salah satunya adalah peringkat jurusan dari berbagai lembaga atau institusi, seperti peringkat QS WUR.

QS World University Ranking (QS WUR) dikeluarkan oleh Quacquarelli Symonds dengan pemeringkatan berdasarkan beberapa kategori, termasuk kategori kedokteran. Pemeringkatan tersebut dilakukan berdasarkan penilaian terhadap 5 indikator, yaitu employer reputation (ER), h-index citations, citations per paper, reputasi akademik, dan jaringan penelitian internasional. Dalam pemeringkatan jurusan kedokteran QS WUR 2026, terdapat total 850 universitas yang dinilai dengan peringkat pertama diraih oleh Harvard University.

Di tahun 2026, terdapat setidaknya 7 universitas di Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan QS WUR kategori kedokteran. Yuk, simak daftar 7 jurusan kedokteran tersebut di bawah ini!

7 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia

Mahasiswa jurusan kedokteran

Berikut adalah 7 universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR 2026.

  1. Universitas Indonesia

Tahun ini, Kedokteran UI menjadi prodi kedokteran terbaik di Indonesia versi QS WUR dan menempati peringkat 251-300 dunia. Peringkat tersebut diperoleh dengan nilai ER sebesar 66,5, h-index citations sebesar 52,5, citations per paper sebesar 63,6, reputasi akademik sebesar 62, serta jaringan penelitian internasional sebesar 56,3.

Selain peringkat QS WUR, Kedokteran UI juga meraih peringkat 6 ASEAN QS World Ranking dan peringkat 432 kedokteran terbaik versi EduRank World Ranking. Fakultas kedokteran tertua di Indonesia ini juga telah meraih akreditasi A dari BAN-PT. Di samping itu, Kedokteran UI juga menjadi prodi dengan pendaftar terbanyak kedua pada SNBP 2026, yaitu dengan jumlah pendaftar sebesar 1.943 orang.

Jika kamu tertarik dengan Kedokteran UI, kamu bisa mengikuti seleksi Kedokteran UI melalui 4 jalur, yaitu jalur SNBP, SNBT, Mandiri (SIMAK UI), dan Kelas Internasional (KKI).

2. Universitas Airlangga

Unair meraih peringkat 351-400 dunia, menjadikan Kedokteran Unair sebagai prodi kedokteran terbaik kedua di Indonesia. Pencapaian tersebut diraih melalui skor ER sebesar 66,5, h-index citations sebesar 45,8, citations per paper sebesar 51, reputasi akademik sebesar 61,8, dan jaringan penelitian internasional sebesar 50,5.

Fakultas Kedokteran Unair sendiri merupakan fakultas kedokteran tertua kedua di Indonesia dengan usia lebih dari 1 abad. Kualitas prodi ini pun telah terbukti dengan perolehan akreditasi dari LAM-PTKes dengan nilai A serta akreditasi ASIIN.

Tertarik untuk masuk Kedokteran Unair? Kamu bisa mendaftar prodi ini melalui beberapa jalur, yaitu SNBP, SNBT, Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan, serta Kelas Internasional.

3. Universitas Gadjah Mada

Di urutan ketiga, kedokteran UGM meraih peringkat 401-450. Kedokteran UGM berhasil memperoleh nilai ER sebesar 64, h-index citations sebesar 44, citations per paper sebesar 58,7, reputasi akademik sebesar 57,3, dan jaringan penelitian internasional sebesar 37,6.

Kualitas Kedokteran UGM pun telah dibuktikan dengan akreditasi Unggul oleh LAM-PTKes dan akreditasi dari ASIIN. Selain itu, Kedokteran UGM juga memiliki sumber daya yang kuat serta kerja sama dengan universitas ternama di Indonesia dan luar negeri. Kurikulum dan pengajar yang kompeten membuat angka keberhasilan mahasiswa  pada UKMPD nasional cukup tinggi dengan lebih dari 90% kelulusan.

Jika kamu tertarik masuk Kedokteran UGM, kamu bisa mengikuti 4 jalur seleksi, yaitu jalur SNBP, SNBT, Mandiri, dan International Undergraduate Program (IUP).

Baca juga: Daftar Jurusan di UIN Walisongo Semarang, Ada Apa Saja?

4. Universitas Padjadjaran

Di posisi keempat, Kedokteran UNPAD berhasil meraih peringkat 501-550 dunia. Berdasarkan penilaian QS WUR, UNPAD memperoleh nilai ER sebesar 55,3, h-index citations sebesar 46, citations per paper sebesar 61, reputasi akademik sebesar 51,3, dan jaringan penelitian internasional sebesar 37,2. Tak hanya meraih peringkat keempat, Kedokteran Unpad juga telah meraih akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.   

Untuk menjadi mahasiswa Kedokteran Unpad, kamu bisa memilih berbagai jalur seleksi, seperti SNBP, SNBT, Mandiri Prestasi Akademik, Seleksi Minat dan Bakat, IUP, hingga Seleksi Kemitraan Strategis.

5. Universitas Hasanuddin

Berdasarkan penilaian QS WUR, Unhas memperoleh nilai ER sebesar 51,9, h-index citations sebesar 36,8, citations per paper sebesar 53,7, reputasi akademik sebesar 53,7, dan jaringan penelitian internasional sebesar 33,6. Hasil tersebut membuat Unhas menduduki peringkat 601-650 dunia.

Bagi kamu yang tinggal di wilayah Indonesia timur, Kedokteran Unhas bisa menjadi salah satu pilihan studi yang pas. Jika tertarik dengan Kedokteran Unhas, kamu bisa mendaftar melalui jalur SNBP, SNBT, dan beberapa jalur Seleksi Mandiri, termasuk Kelas Internasional.

6. Universitas Diponegoro

PTN yang terletak di Semarang, Jawa Tengah ini berhasil meraih peringkat 701-850. Capaian tersebut diraih melalui nilai ER sebesar 54,5, h-index citations sebesar 30,9, citations per paper sebesar 42,6, reputasi akademik sebesar 48,7, serta jaringan penelitian internasional sebesar 28,1.

Tertarik masuk Kedokteran Undip? Kamu bisa mengikuti jalur seleksi SNBP, SNBT, Mandiri, atau Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Selain itu, kamu juga bisa mengikuti program IUP yang dibuka dalam beberapa gelombang.

7. Universitas Brawijaya

Sama seperti Undip, UB juga meraih peringkat 701-850. Peringkat tersebut diraih dengan nilai ER sebesar 55,8, h-index citations sebesar 34, citations per paper sebesar 45, reputasi akademik sebesar 47,6, dan jaringan penelitian internasional sebesar 21,7.

Prodi yang telah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes ini bisa kamu daftar melalui beberapa jalur seleksi, seperti SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri UB (SMUB). Kamu juga bisa mendaftar program IUP yang biasanya dibuka dalam 2 intake.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Bedah Berapa Tahun? Ini yang Perlu Diperhatikan

4 Tips Masuk Kedokteran 

Dari tahun ke tahun, jurusan kedokteran selalu menjadi salah satu jurusan dengan jumlah pendaftar terbanyak. Artinya, jurusan ini memiliki persaingan yang ketat. Jika kamu tertarik dengan jurusan ini, maka kamu harus belajar dan mempersiapkan diri dengan baik.

Bagi kamu yang ingin masuk jurusan kedokteran, kamu bisa mempersiapkan diri dengan beberapa langkah berikut.

  1. Riset Jurusan dan Universitas

Setiap universitas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, kamu perlu melakukan riset terhadap fasilitas, kurikulum, hingga pengajar di universitas tujuanmu, lalu menilai apakah hal-hal tersebut sesuai dengan minat dan kebutuhanmu. Kamu bisa melakukan riset tersebut melalui website universitas atau berkonsultasi dengan ahlinya, misalnya para pengajar di bimbel kedokteran.

2. Perkuat Kemampuan Akademis 

Agar bisa lolos seleksi masuk kedokteran, kamu perlu belajar dengan giat. Beberapa mata pelajaran seperti matematika, biologi, kimia, dan fisika menjadi ilmu dasar di kedokteran, sehingga kamu perlu memperdalam pemahaman di mata pelajaran tersebut. 

Jika kamu kesulitan belajar sendiri, kamu juga bisa belajar dengan tentor di bimbel persiapan kuliah atau bimbel kedokteran. Selain bisa mendapat arahan sesuai kebutuhanmu, kamu juga bisa lebih termotivasi karena bertemu dengan sesama pejuang kedokteran.

3. Perdalam Kemampuan Bahasa Inggris

Beberapa universitas menawarkan program kelas internasional atau IUP. Jika kamu tertarik dengan program IUP Kedokteran, kamu perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik karena pembelajaran di jurusan ini sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, terdapat tes literasi bahasa Inggris dan wawancara dalam bahasa Inggris yang harus kamu hadapi dalam proses seleksi.

4. Kuatkan Tekad, Motivasi, dan Doa

Selain persiapan akademik, kamu juga perlu mempersiapkan mental dengan baik. Proses seleksi hingga masa studi di kedokteran membutuhkan fisik dan mental yang kuat. 

Persiapan mental bisa kamu lakukan dengan banyak cara, misalnya dengan mencari dukungan dari orang-orang terdekat. Kamu juga bisa memperbanyak doa untuk mendapatkan kekuatan dan ketenangan hati serta memperkuat rasa percaya diri.

Itu dia 7 jurusan kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR 2026. Kira-kira kamu tertarik mendaftar di universitas mana, nih?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

kedokteran ugm

Seleksi Masuk dan Biaya Kedokteran UGM

Kedokteran UGM – Universitas Gadjah Mada termasuk salah satu universitas terfavorit dan banyak peminatnya. UGM membuka berbagai program studi dan jenjang pendidikan yang bisa dipilih. Salah satu program studi di Universitas Gadjah Mada yang tak pernah sepi peminat yaitu Kedokteran. 

Kampus yang terletak di Yogyakarta ini merupakan salah satu universitas yang membuka berbagai program studi Ilmu Kedokteran. UGM membuka beberapa jalur seleksi bagi kamu yang ingin masuk Kedokteran. Simak Seleksi Masuk dan Biaya Kedokteran UGM berikut ini.

Program Reguler

Terdapat 3 program studi Kedokteran yang ada di UGM, antara lain:

  1. Pendidikan Dokter merupakan program studi yang mempelajari ilmu kedokteran secara umum. Program studi berada di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK).
  2. Kedokteran Gigi merupakan program studi yang khusus mendalami tentang ilmu gigi dan mulut. Kedokteran Gigi berada di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) dan telah terakreditasi A.
  3. Kedokteran Hewan adalah program studi yang mempelajari tentang ilmu kesehatan hewan. Jurusan ini berada di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) dan telah terakreditasi Unggul.

Syarat Pendaftaran Program Reguler

  • Lulusan SMA 3 tahun terakhir
  • Lulus ujian masuk baik melalui jalur SNMPTN, SBMPTN, atau Seleksi Mandiri
  • Materi dalam Seleksi Mandiri meliputi uji potensi akademik, tes akademik dasar (matematika, kimia, fisika, dan biologi), Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris

Program Kelas Internasional

Selain membuka kelas reguler, UGM juga menyediakan program internasional atau yang lebih dikenal dengan International Undergraduate Program (IUP). Bahasa pengantar yang diwajibkan untuk digunakan dalam pembelajaran kelas internasional yaitu Bahasa Inggris. Program IUP memiliki jalur masuk sendiri yang disebut dengan Intake IUP. 

Tes IUP FK UGM, antara lain:

  • GMST (Gadjah Mada Scholastic Test)
  • SJT (Situational Judgement Test)
  • MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) 
  • AcEPT (Academic English Proficiency Test)
  • Interview

Syarat Pendaftaran Program Internasional (IUP)

  • WNI atau WNA lulusan SMA tiga tahun terakhir
  • Ujian bagi WNI yaitu tes akademis dasar, tes GMST, tes AcEPT, SJT, MMPI, dan wawancara
  • Ujian bagi WNA yaitu tes dasar akademik, GMST, dan wawancara

Baca juga Alasan Memilih Kuliah di Kedokteran UGM

Seleksi Masuk Kedokteran UGM

Terdapat beberapa jalur seleksi untuk masuk Kedokteran UGM, antara lain:

SNMPTN

SNMPTN merupakan jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri tanpa tes. SNMPTN yaitu jalur masuk perguruan tinggi negeri yang ditentukan berdasarkan nilai akademik atau prestasi lainnya. Seleksi SNMPTN menggunakan nilai rapor beserta prestasi sebagai tolak ukur penilaian.

SBMPTN

SBMPTN merupakan seleksi penerimaan mahasiwa baru melalui tes UTBK yang diselenggarakan secara nasional dan serentak. Seleksi SBMPTN dilakukan dengan nilai UTBK. UTBK-SBMPTN merupakan Ujian Tulis Berbasis Komputer untuk tes masuk perguruan tinggi yang dilaksanakan oleh LTMPT.

Jalur Prestasi

Universitas Gadjah Mada membuka 3 jalur prestasi untuk masuk Kedokteran, antara lain:

  • Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK)
  • Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)
  • Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)

Seleksi Mandiri

Jalur berikutnya untuk menjadi mahasiswa Kedokteran UGM yaitu melalui Seleksi Mandiri. Pada tahun 2021, pelaksanaan UM UGM menggunakan kombinasi nilai CBT (Computer Based Test) dan skor UTBK SBMPTN. Seleksi Mandiri dilaksanakan sekitar bulan Juni – Juli.

Biaya Pendidikan UKT UGM 2022

Pendidikan Dokter

Gol. I               : Rp500.000

Gol. II             : Rp1.000.000

Gol. III            : Rp7.250.000

Gol. IV            : Rp10.875.000

Gol. V             : Rp14.500.000

Gol. VI            : Rp18.125.000

Gol. VII           : Rp22.500.000

Gol. VIII         : Rp26.000.000

Kedokteran Gigi

Gol. I               : Rp500.000

Gol. II             : Rp1.000.000

Gol. III            : Rp7.350.000

Gol. IV            : Rp9.800.000

Gol. V             : Rp13.300.000

Gol. VI            : Rp20.000.000

Gol. VII           : Rp23.000.000

Gol. VIII         : Rp26.000.000

Kedokteran Hewan

Gol. I               : Rp500.000

Gol. II             : Rp1.000.000

Gol. III            : Rp5.000.000

Gol. IV            : Rp6.500.000

Gol. V             : Rp8.000.000

Gol. VI            : Rp10.000.000

Gol. VII           : Rp15.000.000

Gol. VIII         : Rp25.000.000

Jadwal Pelaksanaan

  1. SNMPTN
  • Pendaftaran : 14 – 28 Februari 2022
  • Pengumuman : 29 Maret 2022

2. SBMPTN

  • Pendaftaran : 23 Maret 2022 – 15 April 2022
  • Pengumuman : 23 Juni 2022

3. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM)

  • Pendaftaran online: 31 Maret – 13 April 2022
  • Pengumuman : 19 Mei 2022

4. Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK)

  • Pendaftaran online : 31 Maret – 13 April 2022
  • Pengumuman : 19 Mei 2022

5. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB)

  • Pendaftaran online : 31 Maret – 13 April 2022
  • Pengumuman : 19 Mei 2022

6. UM-UGM : Seleksi Mandiri dilaksanakan sekitar bulan Juni – Juli.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

IUP Medicine UGM

Mengenal IUP Medicine UGM, Kuliah Kedokteran Standar Internasional

IUP Medicine UGM – Universitas Gadjah Mada menyediakan perkuliahan dengan berbagai sistem salah satunya yaitu kelas internasional atau International Undergraduate Program (IUP). Program ini dibuka sebagai salah satu cara bagi mahasiswa untuk bisa mendapatkan pendidikan dengan standar internasional. Tentunya, pelaksanaan pendidikan di kelas internasional menggunakan cara dan sistem yang berbeda dari program reguler.

Mahasiswa di kelas internasional akan melaksanakan perkuliahan dengan cara yang berbeda. Pembelajaran akan dilaksanakan dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantarnya. Selain itu, mahasiswa juga diharuskan untuk memiliki international exposure baik berupa magang, pertukaran pelajar, studi di perguruan tinggi luar negeri, dan lain-lain.

UGM membuka kelas internasional untuk berbagai program, salah satu yang paling banyak diminati yaitu IUP Medicine UGM atau Kedokteran kelas internasional. Mahasiswa yang belajar di program ini akan mendapat pendidikan sesuai dengan kurikulum untuk menjadi dokter, namun dengan pembelajaran standar internasional. Yuk, cari tahu lebih lanjut!

IUP Medicine UGM Secara Umum

Program kelas internasional Kedokteran di UGM didirikan untuk mendidik mahasiswa menjadi dokter-dokter profesional. Pendidikan di program ini akan dijalankan selama 5,5 tahun menyesuaikan kurikulum Kedokteran UGM.

Meskipun penyelenggaraan pendidikan dilakukan terpisah dari program reguler, secara umum pembelajarannya akan melalui proses yang sama. Perbedaan paling mencolok terdapat pada penggunaan bahasa yaitu Inggris untuk semua perkuliahan, tutorial, praktikum, tugas, dan ujian.

Lembaga Rekanan IUP Medicine UGM

IUP Medicine UGM

Mahasiswa Kedokteran IUP UGM bisa mengikuti Intercalated Master Program. Program ini bisa diambil oleh mahasiswa yang telah mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.) dalam waktu 3,5 tahun dengan IPK berkualitas.

Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan tersebut, dapat mengikuti Program Master di univertas partner. Kemudian, kembali lagi ke UGM untuk melanjutkan Tahap Profesional. Perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama yaitu:

  • University of Sydney, Australia
  • University of Melbourne, Australia
  • Maastricht University, Belanda
  • University of Groningen, Belanda
  • Vrije Universiteit Amsterdam
  • Erasmus MC Rotterdam
  • Tübingen University, Jerman
  • University College Dublin, Irlandia
  • Umea University, Swedia
  • Newcastle University, Inggris
  • Manchester University, Inggris
  • Taipei Medical University, Taiwan
  • National University of Singapore, Singapura

Baca juga Tips Lolos Berbagai Tes Masuk IUP UGM.

Biaya Perkuliahan

Mahasiswa dalam program internasional akan dikenai biaya kuliah yang tetap selama mengikuti pendidikan. Selain itu, jumlahnya juga sama untuk semua mahasiswa. Bagi mahasiswa kelas internasional Kedokteran UGM sendiri, biayanya yaitu:

Bagi Mahasiswa Indonesia

  • Pendaftaran: Rp2.250.000
  • Biaya Tiap Semester: Rp45.000.000

Bagi Non Mahasiswa Indonesia

  • Pendaftaran: 225 USD
  • Biaya Tiap Semester: Rp65.000.000

Persyaratan Mahasiswa Baru

IUP Medicine UGM

Bagi Kandidat dari Indonesia

  • Lulusan maksimal 3 tahun terakhir.
  • Berasal dari sekolah standar SMA Indonesia (jurusan IPA), A-Level, atau IB.
  • Tidak buta warna.

Bagi Kandidat dari Luar Negeri

  • Maksimal usia 25 tahun.
  • Sertifikat prestasi nasional atau internasional (jika ada).
  • Kualifikasi STPM minimal CGPA 3.00 dari skala 4.00 atau 3B untuk ilmu alam; atau
  • Kualifikasi Pre-Medical dengan CGPA 3.00 dari skala 4.00; atau
  • Kualifikasi Foundation Programme/A-Level (Canadian Pre-University, South Australian Matriculation, Canadian International Matriculation Program, Monash University Foundation Year, University Foundation Studies for New South Wales, A-Level, Higher Education Certificate of Tamilnadu, India).

Jadwal dan Tahapan Seleksi

Seleksi mahasiswa baru untuk kelas internasional dilakukan melalui penerimaan yang terpisah dari program reguler. Ada 3 gelombang yang bisa dipilih bagi pendaftar yang ingin masuk kelas internasional UGM. Selain itu, seleksi juga dilakukan dengan beberapa tahapan mulai dari tes akademik sampai wawancara.

Berikut ini jadwal serta tahapan seleksi IUP Medicine UGM di tahun 2021.

Intake 1

  • Periode Pendaftaran: 11 Januari – 8 Februari 2021
  • Tes AcEPT dan GMST: 18 – 19 Februari 2021
  • Tes Wawancara, MMPI, dan SJT: 21 Februari 2021
  • Pengumuman: 26 Februari 2021

Intake 2

  • Periode Pendaftaran: 17 Maret – 12 April 2021
  • Tes AcEPT dan GMST: 22 – 23 April 2021
  • Tes Wawancara, MMPI, dan SJT: 25 April 2021
  • Pengumuman: 3 Mei 2021

Intake 3

  • Periode Pendaftaran: 10 Mei – 7 Juni 2021
  • Tes AcEPT dan GMST: 17 – 18 Juni 2021
  • Tes Wawancara, MMPI, dan SJT: 20 Juni 2021
  • Pengumuman: 28 Juni 2021

Itu tadi artikel Mengenal IUP Medicine UGM, Kuliah Kedokteran Standar Internasional. Kamu bisa menjadikan program ini pilihan untuk melanjutkan pendidikan. Program ini selalu membuka penerimaan mahasiswa baru setiap tahunnya, jadi persiapkan dirimu dari sekarang, ya!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Tips IUP UGM

Tips Lolos Berbagai Tes Masuk IUP UGM

Tips IUP UGM – Setiap tahunnya, Universitas Gadjah Mada atau UGM selalu membuka penerimaan mahasiswa baru. Penerimaan ini dibuka untuk semua program yang diselenggarakan UGM, tak terkecuali International Undergraduate Program atau IUP.

Program IUP UGM dibuka untuk mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan dengan taraf internasional. Perkuliahan akan dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar. Mahasiswa juga diharuskan untuk memiliki international exposure selama masih berkuliah.

Seleksi untuk masuk IUP UGM dilakukan dengan jalur yang berbeda dari program reguler. Calon mahasiswa harus mengikuti serangkaian tes yang telah dirancang oleh UGM. Bagi kamu yang ingin lolos seleksi, simak tips lolos IUP UGM di bawah ini!

GMST IUP UGM

Lolos Seleksi IUP UGM

Tahapan seleksi pertama yang perlu dihadapi ketika mendaftar di International Undergraduate Program (IUP) UGM yaitu GMST. Ujian GMST sendiri merupakan singkatan dari Gadjah Mada Scholastic Test. Mudahnya, GMST ini merupakan Tes Potensi Skolastik namun dalam bahasa Inggris karena ditujukan untuk seleksi kelas IUP.

Tes GMST dilakukan pada hari pertama seleksi dan berlaku bagi pendaftar seluruh program studi IUP UGM. Pada tahun-tahun sebelumnya, tes ini dilakukan secara langsung di UGM, namun karena adanya pandemi Covid-19, ujian ini dilaksanakan melalui sistem daring.

Sama seperti ujian TPS pada umumnya, GMST UGM terdiri dari 3 bagian yaitu verbal, kuantitatif, dan gambar. Meskipun begitu, perbedaan paling mencolok dari ke dua tes tersebut yaitu bahasa yang digunakan. Selain rajin latihan soal, perlu juga mengakrabkan diri dengan bahasa Inggris supaya lancar mengerjakan GMST. Coba baca banyak jurnal ilmiah dan berita berbahasa Inggris untuk memperkaya vocabulary.

AcEPT

AcEPT merupakan kependekan dari Academic English Proficiency Test. Sesuai namanya, tes ini ditujukan untuk menguji kemampuan bahasa Inggris seseorang. Seluruh pendaftar IUP UGM, tidak memandang fakultas dan program studi, harus melewati ujian tahap ini.

Soal-soal di AcEPT sendiri mirip dengan tes TOEFL pada umumnya. Terdapat lima jenis soal yang diujikan yaitu Listening, Vocabulary, Grammar and Structures, Reading Comprehension, dan Composing Skills. Bagi yang ingin lolos tahap ini, strategi terbaik yang dapat dilakukan yaitu banyak latihan soal proficiency test. Jika ingin tahu tips-tips yang lebih mendetail, silakan baca artikel dari UGM ini, ya!

Interview IUP UGM

Lolos Interview IUP UGM

Tes terakhir yang berlaku bagi pendaftar IUP UGM seluruh fakultas yaitu interview atau wawancara. Berbeda dengan dua tes sebelumnya, peserta yang bisa mengikuti tes wawancara hanyalah pendaftar yang sudah dinyatakan lolos GMST dan AcEPT.

Pada sesi interview ini, pendaftar akan diseleksi langsung oleh pihak perwakilan dari program studi masing-masing. Karena penyebaran Corona Virus saat ini, tahap wawancara akan dilakukan melalui video call. Meskipun tidak bertemu secara langsung, hal pertama yang harus diperhatikan ketika akan interview yaitu penampilan. Gunakan setelan formal dan jangan lupa berdandan yang rapih.

Kemudian, persiapan lain yang perlu dilakukan yaitu latihan speaking bahasa Inggris. Carilah contoh-contoh pertanyaan dan cobalah untuk menjawabnya secara lisan. Selain itu, perhatikan juga perilaku non verbal seperti intonasi, kontak mata, dan gerakan tangan ketika melangsungkan interview.

Baca juga Kedokteran UGM: Program Studi, Seleksi Masuk, dan Biaya Kuliah.

Group Discussion IUP UGM

Group Discussion merupakan salah satu tahapan tes bagi pendaftar untuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), dan Fakultas Psikologi. Terdapat dua tipe diskusi yang mungkin dilakukan pada tahapan ini yaitu Focus Group Discussion (FGD) atau Leaderless Group Discussion (LGD). Meskipun sedikit berbeda, keduanya memiliki kesamaan yaitu diberikan suatu masalah atau topik untuk dibahas bersama dengan kelompok.

Perbedaan dari FGD dan LGD terlihat saat diskusi telah berjalan. Pada FGD, akan disediakan seorang moderator guna mengarahkan jalannya diskusi. Sedangkan untuk LGD, tidak ada moderator sehingga arah dan bentuk diskusi akan diserahkan seluruhnya kepada peserta.

Jika salah satu tahapan ujian IUP UGM yang akan kamu hadapi memiliki Group Discussion, ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Pertama, sampaikan argumen atau jawaban secara jelas dan runtut, bila memungkinkan sertakan fakta pendukung. Kedua, tetap aktif dalam diskusi. Ketiga, jangan terlalu mendominasi dan keras kepala, berikan ruang bagi orang lain untuk berbicara.

Essay

Menulis esai di seleksi IUP UGM

Tes lain yang akan dilakukan ketika mendaftar IUP UGM yaitu menulis esai. Tahapan ini dilakukan oleh pendaftar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) dan Fakultas Psikologi. Pelaksanaannya sendiri dilakukan sebelum sesi interview.

Supaya lancar mengerjakan tes ini, hal yang perlu dilakukan yaitu ketahui isu-isu terkini yang berhubungan dengan program studi yang dipilih. Kemudian saat hari ujian, pilihlah tema yang paling dimengerti. Jangan lupa untuk mengingat poin-poin dari hasil tulisan karena kemungkinan akan ditanyakan saat wawancara.

SJT

Ujian lain dalam seleksi IUP UGM yaitu SJT atau Situational Judgement Test. Tes ini khusus diberikan bagi peserta yang mendaftar pada Program Studi Kedokteran. Pada tahapan ini, pendaftar akan dihadapkan pada suatu masalah dan diberikan beberapa opsi tindakan. Peserta kemudian diminta untuk mengurutkan tindakan-tindakan tersebut mulai dari yang paling mungkin untuk dilakukan sampai dengan yang paling tidak mau.

Tes SJT ini tidak memerlukan persiapan tertentu. Ketika dihadapkan dengan situasi-situasinya, urutkanlah jawaban dengan mengandalkan logika dan pilihlah jawaban yang paling rasional. Jika kamu penasaran bentuk tesnya dan cara menjawabnya, bisa ikut les khusus IUP UGM.

MMPI

Setelah melewati tahapan SJT, pendaftar Program Studi Kedokteran IUP masih akan melakukan satu tes lagi yaitu MMPI atau Minnesota Multiphasic Personality Inventory. Tes ini digunakan untuk melihat kepribadian seseorang melalui jawaban-jawaban yang diberikan.

Saat melakukan tes MMPI ini, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, jawablah sesuai dengan jujur. Jangan memilih jawaban yang bertolak belakang dengan diri. Kedua, jagalah konsentrasi, karena jumlah soal dalam tes ini mencapai ratusan.

Jika kamu ingin lancar saat mengikuti seleksi, bisa menggunakan tips lolos berbagai tes masuk IUP UGM di atas. Jangan lupa untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum mengikuti seleksi.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

UM UGM

Informasi Lengkap Seleksi UM UGM Tahun 2021

UM UGM – Universitas Gadjah Mada (UGM) merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Setiap tahunnya, kampus ini selalu diserbu oleh calon mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan di UGM.

Sebagia sebuah perguruan tinggi dengan status negeri, UGM memiliki 2 jalur seleksi yang dilakukan secara nasional yaitu SNMPTN dan SBMPTN. Kedua jalur tersebut diselenggarakan atas kerja sama dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT. Pada tahun 2021 ini, seleksi melalui dua jalur tersebut telah dilakukan sejak awal tahun lalu.

Selain melalui 2 jalur seleksi nasional, UGM juga menyelenggarakan penerimaan mahasiswa baru secara mandiri. Terdapat 2 jalur yang tersedia yaitu Jalur Prestasi dan Jalur Ujian Masuk atau UM UGM. Khusus Jalur Prestasi, tidak semua orang bisa mendaftar karena adanya persyaratan tertentu. Bagi yang tidak bisa mendaftar lewat jalur tersebut bisa memilih Ujian Masuk.

Skema Pelaksanaan UM UGM

Seleksi mahasiswa baru jalur Ujian Mandiri UGM akan dilakukan berdasarkan dua hal yaitu hasil tes dan nilai UTBK 2021. Skor tersebut akan dikombinasikan dan kemudian diurutkan berdasarkan hasil tertinggi.

Calon peserta yang telah melakukan pendaftaran bisa memilih 2 program studi yang ada di UGM. Kemudian, kelompok ujian akan dibagi menjadi 3 yaitu:

  • Kelompok Ujian Saintek
  • Kelompok Ujian Soshum
  • Kelompok Ujian Campuran

Setiap peserta hanya bisa mengikuti satu dari 3 kelompok ujian tersebut. Pengelompokannya sendiri dilakukan berdasarkan program studi yang didaftarkan.

Persyaratan yang Harus Dipenuhi Peserta

Persyaratan UM UGM

Persyaratan Umum

  • Warga Negara Indonesia
  • Lulusan SMA/SMK/MA/Paket C atau sederajat tahun 2019, 2020, dan 2021
  • Mengikuti UTBK tahun 2021
  • Memiliki kesehatan yang memadai sehingga bisa mengikuti perkuliahan dengan lancar

Persyaratan Khusus

  • Pendaftar yang lulus tahun 2019 dan 2020 sudah harus memiliki ijazah
  • Lulusan tahun 2021 tahun 2021 sekurang-kurangnya memiliki Surat Keterangan Lulus (SKL) yang minimal memuat informasi diri dan foto terbaru yang dicap oleh lembaga penyelenggara pendidikan
  • Membawa dokumen yang diperlukan saat mengikuti tes CBT, yaitu:
  • Ijazah (asli atau fotokopi legalisir) atau SKL (asli)
  • Kartu Ujian CBT UM UGM tahun 2021
  • Kartu Identitas Diri (KTP atau KK)
  • Surat Hasil Tes PCR/Swab Antigen/G-Nose yang berlaku 3×24 jam

Prosedur Pendaftaran

  • Membuka laman https://um.ugm.ac.id/pendaftaran/
  • Membuat akun pendaftaran lalu login kembali di halaman yang sama
  • Peserta memilih 2 program studi baik S1 maupun D4 (pilihan menentukan prioritas)
  • Mengisi data diri dan mengunggah dokuemn persyaratan
  • Mengunci data supaya bisa mendapatkan kode pembayaran
  • Memilih lokasi CBT sesuai pilihan yang ada
  • Membayar biaya pendaftaran sesuai petunjuk pembayaran yang diperoleh
  • Memilih sesi CBT
  • Mencetak Bukti Peserta dan Kartu Ujian

Baca juga Kedokteran UGM: Program Studi, Seleksi Masuk, dan Biaya Kuliah.

Dokumen Unggahan dan Biaya Seleksi

Universitas Gadjah Mada meminta pendaftar untuk mengunggah 3 dokumen berbeda supaya bisa memproses pendaftaran. Berkas yang diminta berukuran minimal 150KB dan maksimal 800KB dalam format pdf. Dokumen kelengkapannya yaitu:

  • Ijazah (lulusan 2019 dan 2020) atau SKL (lulusan 2021)
  • Kartu Peserta UTBK-SBMPTN Tahun 2021
  • KTP atau KK

Selain itu, peserta juga diharuskan untuk membayar biaya pendaftaran sesuai dengan kelompok dan lokasi ujian. Jika pendaftar tidak melakukan pembayaran maka tidak bisa mengikuti UM UGM. Biaya yang perlu dikeluarkan yaitu:

  • Kelompok Saintek: Rp325.000
  • Kelompok Soshum: Rp325.000
  • Kelompok Campuran: Rp350.000

Bagi peserta yang memilih lokasi ujian di Jakarta, maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp225.000. Kedua biaya tersebut dibayarkan secara bersamaan.

Jadwal Seleksi UM UGM

Jadwal Seleksi UM UGM

Pelaksanaan CBT akan dilakukan di dua lokasi yaitu Yogyakarta dan Jakarta. Jadwal selengkapnya yaitu sebagai berikut.

Kegiatan Jadwal
Pendaftaran Online 2 Juni (pukul 15.00 WIB) – 12 Juni (pukul 15.00)
Pembayaran Biaya Pendaftaran Sesuai dengan yang tercantum di kode pemnbayaran
Pelaksanaan CBT Yogyakarta 19 – 28 Juni 2021
Pelaksanaan CBT Jakarta 24 – 28 Juni 2021
Pengumuman Hasil Seleksi 6 Juli 2021

Terdapat 2 sesi ujian bagi kelompok Saintek dan Soshum. Sedangkan kelompok campuran hanya ada 1 sesi dalam 1 hari. Waktu pelaksanaannya yaitu sebagai berikut.

Kelompok Ujian Sesi Pagi Sesi Siang
Saintek 06.45 – 11.20 12.15 – 16.45
Soshum 06.45 – 10.30 12.15 – 15.55
Campuran 06.45 – 14.35  

Terkait dengan pelaksanaan CBT UM UGM, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu:

  • Kursi tes yang tersedia untuk tes terbatas, CBT Yogyakarta menyediakan maksimal 2500 kursi per sesi sedangkan CBT Jakarta maksimal 300 kursi per sesi
  • Lokasi CBT Jakarta bisa dipilih mulai tanggal 4 Juni 2021 pulkul 15.00 WIB dan hanya bisa memilih tes tanggal 24 – 28 Juni 2021
  • Peserta seleksi wajib 1 jam sebelum ujian dimulai
  • Sebelum masuk ruang tes, peserta harus diperiksa suhu tubuhnya dan juga hasil tes Covid-19 yang dibawa

Buat kamu yang ingin menjadi mahasiswa UGM, catat informasi lengkap seleksi UM UGM tahun 2021 di atas, ya! Yuk, segera mendaftar sebelum kehabisan kuota tes!


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Kedokteran UGM

Kedokteran UGM: Program Studi, Seleksi Masuk, dan Biaya Kuliah

Kedokteran UGM – Universitas Gadjah Mada atau UGM masih menjadi incaran banyak masyarakat Indonesia untuk melanjutkan kuliah. Sebagai institusi pendidikan berbentuk universitas, terdapat berbagai program studi yang dibuka oleh UGM.

Kampus yang terletak di Bulaksumur ini merupakan salah satu universitas yang membuka berbagai program studi dalam rumpun ilmu kedokteran. Berikut ini informasi tentang Kedokteran UGM: Program Studi, Seleksi Masuk, dan Biaya Kuliah.

Jenis Pendidikan di Kedokteran UGM

Program Reguler

Terdapat 3 program studi Kedokteran yang ada di UGM, yaitu:

  1. Pendidikan Dokter merupakan program studi yang mempelajari ilmu kedokteran secara umum. Program studi ini tergabung dalam Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK). Pelaksanaan perkuliahannya terbagi menjadi dua yaitu pembelajaran akademik (gelar S.Ked.) dan profesi (gelar dr.). Lulusan dari program ini akan diarahkan untuk menjadi dokter umum.
  2. Kedokteran Gigi yaitu program studi yang khusus mendalami tentang ilmu gigi dan mulut. Pelaksanaan program yang berada di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) ini memiliki komitmen untuk menghasilkan dokter gigi dengan kemampuan seven star dentist. Lulusannya akan memiliki gelar drg.
  3. Kedokteran Hewan adalah program studi yang mempelajari tentang ilmu kesehatan hewan. Program ini berada di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Lulusan dari program ini akan menyandang gelar drh. dan berstandar five star veterinarian.

Program Kelas Internasional

Selain membuka kelas reguler, UGM juga menyediakan program internasional khusus untuk Program Pendidikan Dokter atau lebih dikenal dengan International Undergraduate Program (IUP). Program ini diadakan guna menghasilkan lulusan yang siap bersaing secara internasional.

Meskipun sama-sama belajar kedokteran umum, program ini terpisah dari kelas reguler, mulai dari seleksi masuk hingga perkuliahannya. Seleksi untuk program ini dilakukan secara mandiri oleh UGM dan terdapat berbagai macam tes seperti AcEPT, GMST, dan Wawancara. Kemudian, ketika menjalani kuliah, pembelajaran akan dilakukan menggunakan bahasa Inggris.

Seleksi Masuk Kedokteran UGM

Terdapat beberapa jalur seleksi untuk siapapun yang ingin mendaftar menjadi mahasiswa Kedokteran UGM. Lebih lengkapnya bisa dibaca di bawah ini.

SNMPTN

Jalur masuk pertama yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN). Seleksi melalui jalur ini dilakukan secara terintegrasi oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) secara nasional. Seleksi jalur SNMPTN dilakukan tanpa tes. Siswa beserta sekolah asal hanya memasukkan nilai rapor dan prestasi akademik.

Berikut ini jadwal pelaksanaan SNMPTN tahun 2021.

KegiatanJadwal
Daftar Akun LTMPT4 Januari – 1 Februari 2021
Pendaftaran15 – 24 Februari 2021
Pengumuman22 Maret 2021

SBMPTN

Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) merupakan jalur kedua untuk masuk Kedokteran UGM. Sama seperti SNMPTN, seleski jalur ini dilakukan secara nasional dan terintegrasi yang dilaksanakan oleh LTMPT. Bedanya, seleksi SBMPTN dilakukan dengan nilai UTBK.

Jadwal pelaksanaan SBMPTN 2021 yaitu sebagai berikut.

KegiatanJadwal
Daftar Akun LTMPT7 Februari – 12 Maret 2021
Pendaftaran15 Maret – 1 April 2021
UTBK Gel. 112 – 18 April 2021
UTBK Gel. 226 April – 2 Mei 2021
Pengumuman14 Juni 2021

Baca juga Alasan Memilih Kuliah di Kedokteran UGM.

Jalur Prestasi

Universitas Gadjah Mada membuka 3 jalur berbeda bagi calon mahasiswa yang memiliki prestasi, yaitu:

  1. Penelusuran Bibit Unggul Kemitraan (PBUK) ditujukan bagi putra-putri daerah yang memiliki komitmen tinggi dalam pembangunan serta diusulkan dan dibiayai oleh Pemerintah Daerah/Institusi Pemerintah dan/atau perusahaan yang kredibel.
  2. Penelusuran Bibit Unggul Tidak Mampu (PBUTM) diadakan khusus untuk siswa dengan kemampuan akademik tinggi, namun kurang beruntung secara ekonomi. Mahasiswa yang masuk melalui jalur ini akan mendapat beasiswa UKT selama 8 semester dari UGM.
  3. Penelusuran Bibit Unggul Berprestasi (PBUB) diperuntukkan bagi siswa yang berprestasi di bidang Olahraga, Seni, dan IPTEK di tingkat provinsi/nasional/internasional dan setara.

Penjelasan dan informasi lebih lanjut mengenai Seleksi Jalur Prestasi UGM dapat dibaca di artikel ini atau di sini.

Seleksi Mandiri

Jalur terakhir untuk menjadi mahasiswa Kedokteran UGM yaitu melalui Seleksi Mandiri. Bagi pendaftar program S1 Reguler, pada tahun-tahun sebelumnya seleksi jalur ini dilakukan melalui tes tertulis atau lebih dikenal dengan Ujian Tulis (Utul UGM). Namun, karena adanya pandemi Covid-19, seleksi jalur mandiri menggunakan kombinasi dari hasil UTBK, nilai rapor, dan kriteria lainnya. Pelaksanaannya sendiri di sekitar bulan Juli – Agustus.

Seleksi Mandiri yang kedua dilakukan khusus untuk pendaftar Kedokteran kelas internasional (IUP Medicine UGM). Pendaftaran untuk program ini dibagi ke dalam 3 gelombang berbeda. Di masing-masing periode seleksi, pendaftar akan menghadapi berbagai jenis tes. Jadwal lengkapnya yaitu sebagai berikut.

KegiatanIntake 1Intake 2Intake 3
Pendaftaran11 Jan – 8 Feb 202117 Mar – 12 Apr 202110 Mei – 7 Jun 2021
AcEPT dan GMST18 – 19 Feb 202122 – 23 Apr 202117 – 18 Jun 2021
Interview, MMPI, SJT21 Feb 202125 Apr 202120 Jun 2021
Pengumuman26 Feb 20213 Mei 202128 Jun 2021

Besaran Biaya Pendidikan

Pendidikan Dokter

  • Gol. I: Rp500.000,00
  • Gol. II: Rp1.000.000,00
  • Gol. III: Rp7.250.000,00
  • Gol. IV: Rp10.875.000,00
  • Gol. V: Rp 14.500.000,00
  • Gol. VI: Rp18.125.000,00
  • Gol. VII: Rp22.500.000,00
  • Gol. VIII: Rp26.000.000,00

Kedokteran Gigi

  • Gol. I: Rp500.000,00
  • Gol. II: Rp1.000.000,00
  • Gol. III: Rp7.350.000,00
  • Gol. IV: Rp9.800.000,00
  • Gol. V: Rp13.300.000,00
  • Gol. VI: Rp20.000.000,00
  • Gol. VII: Rp23.000.000,00
  • Gol. VIII: Rp26.000.000,00

Kedokteran Hewan

  • Gol. I: Rp500.000,00
  • Gol. II: Rp1.000.000,00
  • Gol. III: Rp5.000.000,00
  • Gol. IV: Rp6.500.000,00
  • Gol. V: Rp8.000.000,00
  • Gol. VI: Rp10.000.000,00
  • Gol. VII: Rp15.000.00,00
  • Gol. VIII: Rp25.000.000,00

Baca artikel lainnya mengenai UGM.


Ikuti bimbingan intensif khusus Kedokteran dari Indonesia College. Kamu bisa memilih program bimbel Kedokteran Terpadu 1 tahun, UTBK Kedokteran, KKI UI Kedokteran, atau IUP Medicine UGM.

Cek informasi terbaru tentang perkuliahan Kedokteran di blog bimbelkedokteran.id. Kunjungi juga laman kami lainnya di indonesia-college.com dan indonesiacollege.co.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.