Arsip Tag: keperawatan anestesiologi

keperawatan anestesiologi adalah

Keperawatan Anestesiologi: Bedanya dengan Dokter Anestesi dan 6 Kampusnya

Salah satu tindakan medis yang biasa dilakukan di rumah sakit adalah operasi. Sebelum dokter melakukan prosedur operasi, pasien akan diberi anestesi atau obat bius terlebih dahulu agar tidak merasa sakit saat dioperasi. Nah, anestesi ini menjadi tugas ahli anestesiologi, baik dokter maupun perawat anestesi.

Lantas, apa perbedaan dokter anestesi dan perawat anestesi? Yuk, kulik pengertian keperawatan anestesiologi, perbedaannya dengan kedokteran anestesi, dan 6 kampus yang menawarkan prodi keperawatan anestesiologi yang dirangkum dari buku Standar Profesi Penata Anestesi oleh Kemenkes dan laman Unisa berikut ini!

Pengertian Keperawatan Anestesiologi dan Bedanya dengan Dokter Anestesi

keperawatan anestesiologi adalah

Ilustrasi pembelajaran prodi D4 Keperawatan Anestesiologi UNS. (Foto: laman Keperawatan Anestesiologi UNS)

Prodi Keperawatan Anestesiologi adalah program studi yang bertujuan untuk mencetak perawat atau penata anestesi. Mahasiswa prodi ini akan mempelajari ilmu biomedik, anestesiologi, dan instrumentasi yang diperlukan untuk memberikan pelayanan asuhan kepenataan anestesi. Keterampilan klinis terkait prodi ini mencakup keterampilan berikut.

  • Pelayanan asuhan kepenataan praanestesi, intraanestesi, dan pascaanestesi
  • Identifikasi risiko komplikasi anestesi
  • Penanganan kondisi emergensi pada tindakan anestesi
  • Penyiapan, penggunaan, dan penyimpanan obat-obatan anestesi
  • Penyiapan, penggunaan, serta pemeliharaan gas anestesi, alat anestesi umum, dan mesin anestesi
  • Melaksanakan pelayanan asuhan kepenataan anestesi  atas instruksi dokter spesialis anestesiologi

Meski sama-sama bertugas dalam tindakan anestesi pasien, penata anestesi memiliki peran yang berbeda dari dokter anestesi. Perbedaan keduanya antara lain sebagai berikut.

1. Latar Belakang Pendidikan

Dokter anestesi merupakan lulusan Profesi Dokter dan Spesialis Anestesi, sedangkan penata anestesi adalah lulusan Sarjana Terapan Anestesiologi.

2. Tugas/Peran

Penentuan jenis dan dosis anestesi merupakan tugas dokter anestesi. Sementara itu, penata anestesi bertugas melakukan tindakan anestesi sesuai arahan dokter anestesi.

3. Tanggung Jawab

Penata anestesi hanya bertanggung jawab atas monitoring pra-intra dan pasca-anestesi, sedangkan dokter anestesi bertanggung jawab penuh terhadap keseluruhan prosedur anestesi.

Baca juga: Jurusan Terapi Okupasi Ada di Mana? Ini 3 Kampus dan Info Kuliahnya

Mata Kuliah Keperawatan Anestesiologi

Setiap kampus memiliki struktur kurikulum Keperawatan Anestesiologi yang berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing kampus. Namun secara umum, mata kuliah yang ditawarkan di prodi Keperawatan Anestesiologi mencakup mata kuliah berikut.

  • Ilmu Biomedik Dasar
  • Konsep Dasar Keperawatan Anestesi
  • Manajemen Patient Safety
  • Farmakologi Anestesi
  • Askan Pre, Intra, dan Pasca Anestesi
  • Instrumentasi Anestesi
  • Anatomi, Fisiologi, Patofisiologi Kardiorespirasi, dan Neurologi
  • Neurologi & Neuroanestesi
  • Praktik Klinik Dasar
  • Askan dengan Penyakit Penyerta
  • Gawat Darurat dan Kritis, Askan pada Pembedahan Khusus dan Neurologi
  • Asuhan Keperawatan Anestesi Pasien Ambulatory
  • Praktik Klinik Anestesi Komprehensif
  • dan lain-lain

Baca juga: Mengulik Jurusan Fisioterapi: Mata Kuliah, Prospek Kerja, dan 7 Kampusnya

6 Kampus yang Punya Prodi Keperawatan Anestesiologi

Keperawatan Anestesiologi adalah salah satu prodi langka, terutama di kampus negeri. Bahkan di antara sekian banyak Politeknik Kesehatan Kemenkes (Poltekkes), hanya ada 1 Poltekkes yang menawarkan prodi ini. Berikut adalah daftar 6 kampus yang memiliki prodi Keperawatan Anestesiologi.

1. Universitas Sebelas Maret

D4 Keperawatan Anestesiologi merupakan prodi vokasi terfavorit di UNS dengan total peminat pada SNBP 2026 mencapai 1.682 orang. Prodi ini memiliki keunggulan di bidang anestesi ortopedi dengan pembelajaran 45% teori dan 55% praktik yang mencakup 5 semester di kampus, 2 semester di rumah sakit, dan 1 semester untuk tugas akhir. Kualitas prodi ini pun sudah terjamin dengan akreditasi Baik dari LAM-PTKes.

Tertarik berkuliah di prodi ini? Kamu bisa memilih prodi ini pada seleksi jalur SNBP, SNBT, Mandiri Reguler – Ujian, Mandiri Reguler – UTBK, SM Afirmasi, maupun SM Kemitraan. Pada 2026, prodi ini menyediakan daya tampung sebesar 15 kursi SNBP, 23 kursi SNBT, dan 37 kursi jalur Mandiri.

2. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Politeknik di bawah Kemenkes ini menawarkan prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi di bawah jurusan Keperawatan. Prodi ini memiliki fokus di bidang neuroanestesi. Kualitas prodi ini pun sudah terjamin dengan akreditasi Unggul.

Jika tertarik dengan prodi ini, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SPMB Bersama atau Mandiri. Pada SPMB Bersama 2026, prodi ini menyediakan daya tampung sebesar 54 kursi.

3. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Perguruan tinggi milik Muhammadiyah ini memiliki prodi Sarjana Terapan Keperawatan Anestesiologi di bawah Fakultas Ilmu Kesehatan. Prodi ini berfokus pada bidang keperawatan anestesiologi dengan keunggulan kegawatdaruratan bencana. Pembelajaran di prodi ini juga sudah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes.

Baca juga: Higiene Gigi dan Kedokteran Gigi, Apa Bedanya? Ini 4 Perbedaannya

4. Universitas Muhammadiyah Purwokerto

D4 Keperawatan Anestesiologi UMP adalah prodi yang berfokus pada bidang anestesi dan pelayanan perioperatif. Prodi ini berada di bawah Fakultas Ilmu Kesehatan. D4 Keperawatan Anestesiologi UMP juga sudah memperoleh akreditasi Baik.  

Jika tertarik berkuliah di prodi ini, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur seleksi Unggul, CBT, Nilai Raport, atau Nilai SNBT.

5. Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

UMBJM merupakan satu-satunya kampus yang memiliki prodi D4 Keperawatan Anestesiologi di Kalimantan Selatan. Prodi ini berada di bawah Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan serta sudah terakreditasi Baik oleh LAM-PTKes. D4 Keperawatan Anestesiologi UMBJM juga telah bekerja sama dengan berbagai rumah sakit dan institusi, seperti Kaikoukai Healthcare Group, RSUD dr.H. Moch Ansari Saleh, RSUD ULIN Banjarmasin, RSUD dr.H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu, dan lain-lain. 

6. Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam/V Brawijaya Malang

Kampus yang berada di bawah naungan Yayasan Wahana Bhakti Karya Husada ini menawarkan prodi D4 Keperawatan Anestesiologi dengan keunggulan di bidang chronic illness. Kualitas prodi ini sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Pembelajaran di prodi ini juga didukung dengan praktik klinis di RS dr. Soepraoen dan 28 rumah sakit mitra lainnya.

Demikian penjelasan tentang pengertian keperawatan anestesiologi, perbedaan dengan dokter anestesi, dan 6 kampusnya. Nah, kira-kira kamu tertarik dengan kampus yang mana?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.