Arsip Kategori: Kedokteran

Kedokteran Hewan UB: Kurikulum, Mata Kuliah dan Fasilitas Pendidikannya yang Super Lengkap

Kedokteran Hewan UB menjadi salah satu pilihan jurusan bagi calon mahasiswa yang tertarik mempelajari kesehatan dan kesejahteraan hewan secara ilmiah. Jurusan di Universitas Brawijaya ini menawarkan kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar sampai keterampilan klinis di bidang kedokteran hewan. Mahasiswa juga akan mempelajari berbagai mata kuliah yang berkaitan dengan kesehatan hewan, penyakit, hingga manajemen peternakan, yang didukung oleh fasilitas pembelajaran yang memadai untuk menunjang kegiatan praktikum dan penelitian.

Kedokteran Hewan UB

Kedokteran Hewan UB

Jurusan ini sudah berdiri sejak tahun 2008, setelah beberapa perguruan tinggi dan instansi menjadi tuan rumah pendidikan dokter hewan ke-6, seperti Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Syah Kuala Aceh dan Fakultas Kedokteran. Pada tahun 2008 juga jurusan ini mulai menerima mahasiswa baru dengan hanya menampung 1 kelas sebanyak 48 mahasiswa.

Pada tahun-tahun awal, ruang kuliah dan laboratorium terletak di gedung fakultas kedokteran UB yang terletak di kampus pusat tepatnya di JL. MT Haryono. Saat ini jurusan Pendidikan Dokter Hewan UB Malang sudah mengantongi Akreditasi ASIIN yang berlaku sampai 30 September 2030.

Baca juga: Kedokteran UIN Malang 2026: Biaya Kuliah, Fasilitas, Sejarah dan Visi Misi

Kurikulum & Mata Kuliah Kedokteran Hewan UB

Kurikulum jurusan ini terdiri dari 144 SKS yang terbagi dalam perkuliahan dan kerja praktik, baik di dalam maupun di luar kampus. Pembelajarannya berbasis Problem Based Learning (PBL), dan mahasiswanya dapat menempuh pendidikan dalam jangka waktu 8 semester untuk bisa mencapai profesi Dokter Hewan dan dilanjutkan Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH) dengan Satuan Kredit Semester 37 SKS.

  • Histologi Veteriner
  • Anatomi Veteriner
  • Embriologi Veteriner
  • Dasar Genetika dan Biologi Sel
  • Ethology
  • Biokimia Veteriner
  • Ilmu Peternakan Umum
  • Fisiologi Veteriner
  • Mikrobiologi
  • Nutrisi Dasar Hewan
  • Patologi Dasar Veteriner
  • Parasitologi Veteriner
  • Fisiologi dan Endokrinologi Reproduksi
  • Penyakit Parasit Veteriner
  • Penyakit Bakterial dan Mikal Veteriner
  • Penyakit Viral
  • Patologi Sistemik Veteriner
  • Farmakologi Veteriner
  • Kesehatan Masyarakat Veteriner dan One Health
  • Ilmu Hewan Percobaan
  • Kewirausahaan
  • Kesejahteraan Hewan dan Bioetika Veteriner
  • Diagnosa Klinik
  • Radiologi Veteriner
  • Higiene Makanan
  • Zoonosis
  • Teknologi Reproduksi dan Inseminasi Buatan
  • Legislasi Veteriner
  • Statistika
  • Metodologi Penelitian
  • Patologi Klinik
  • Ilmu Farmasi dan Reseptir Veteriner
  • Ilmu Bedah Umum Veteriner
  • Penyakit Interna Hewan Besar
  • Toksikologi Veteriner
  • Kebidanan, Gangguan Reproduksi dan Kemahiran
  • Epidemiologi dan Ekonomi Veteriner
  • Nekropsi dan Forensik Veteriner
  • Nutrisi Klinik Veteriner
  • Interpretasi Kasus Klinik
  • Ilmu Bedan Khusus Veteriner
  • Penyakit Interna Hewan Kecil

Baca juga: Tidak Bisa Instan, Ini 6 Cara Masuk Jurusan Kedokteran yang Harus Disiapkan

Fasilitas Penunjang Pembelajaran

Seiring berjalannya waktu, FKH UB terus melakukan perkembangan, salah satunya yang bisa dilihat adalah fasilitas yang sudah sangat lengkap. Di antaranya:

1.    Ruang Kelas

Dilengkapi dengan proyektor, papan tulis, speaker, CCTV, air conditioner dan komputer. Dengan daya tampung kelas rata-rata mencapai 50 mahasiswa dan terletak di lantai 1, 2 dan 3

2.    Ruang Baca

Menjadi sarana penyedia referensi bagi mahasiswa dan dosen FKH UB dalam bentuk hardcopy maupun softcopy.

3.    Laboratorium Pembelajaran

Dapat digunakan sebagai sarana praktikum maupun riset untuk menunjang penelitian. Laboratorium ini terletak di gedung A lantai 2, 3, 4 dan 5. Laboratorium ini terdiri atas:

  • Kesehatan Masyarakat Veteriner
  • Mikrobiologi dan Imunologi Veteriner
  • Reproduksi Veteriner
  • Parasitologi Veteriner
  • Anatomi, Histologi dan Embriologi Veteriner
  • Bedah dan Radiologi Veteriner
  • Ilmu Penyakit Dalam Veteriner
  • Biokimia Veteriner
  • Animal Disease Diagnostic
  • Patologi Klinik Veteriner dan Hewan Coba
  • Patologi Anatomi Veteriner
  • Farmakologi Veteriner
  • Fisiologi Veteriner

4.    Ruang Multimedia/Lab. Komputer

Bisa digunakan untuk kegiatan pembelajaran, pelaksanaan ujian kompetensi mahasiswa PPDH dan pelaksanaan ujian TOEFL

5.    Ruang Ujian

Dapat digunakan pada saat ujian skripsi dan ujian tesis. Tata letak dan layout ruangan dapat disesuaikan dengan kebutuhan ujian

6.    Klinik Hewan Pendidikan

Ini menjadi penunjang pendidikan profesi dokter hewan (PPDH) dan memiliki pusat penyelenggaraan pelatihan untuk “continuing education” di berbagai macam keterampilan. Bisa menerima pasien seperti hewan kecil, hewan besar, eksotis, aquatic, unggas, dan wild animal.

7.    Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) UB

Merupakan unit penunjang proses pembelajaran baik di jenjang akademik sarjana maupun profesi

8.    Teaching Farm

Mahasiswa Kedokteran Hewan menggunakan fasilitas ini sebagai tempat pembelajaran ternak besar yang telah dilengkapi dengan kandang hewan serta area pembiakan.

9.    Vet Kantin

Fasilitas yang berada di Gedung B lantai 2 ini dilengkapi dengan meja, kursi, serta wastafel yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan sivitas akademika UB.

10. Meja Pelayanan dan Ruang Tunggu

Digunakan untuk melayani klien atau mahasiswa yang akan menggunakan layanan FKH UB

11. Co-Working Space Mahasiswa

Ruang kerja bersama yang dapat digunakan mahasiswa, dengan fasilitas kursi, meja, AC, dan lemari

12. Ruang Transit Dosen

Boleh digunakan untuk setiap dosen, lengkap dengan meja, kursi, lemari es dan dispenser

13. Ruang Auditorium 308

Berkapasitas 200 orang, auditorium ini dapat digunakan untuk kuliah tamu, workshop dan juga seminar

14. Ruang Sidang

Dapat digunakan untuk rapat dan koordinasi berbagai kegiatan, penjajakan kerjasama dengan stakeholder dan juga mitra internasional di FKH UB

15. Ruang Ikatan Alumni (IAMVet)

Bisa digunakan untuk kegiatan yang berhubungan dengan kampus dan juga sebagai sarana diskusi dalam kegiatan alumni

16. Masjid An-Nahl

Letaknya di sebelah gedung B FKH UB, dan dapat digunakan untuk umum dan seluruh sivitas akademika UB

17. UB Dieng Sport Center

Tersedia 7 pilihan cabang olahraga, yaitu Fitnes, Aerobik, Tenis Lapangan, Bulu Tangkis, Tenis Meja, dan Futsal yang dilengkapi ruangan loker.

18. Rusunawa UB

Ini adalah asrama tempat tinggal mahasiswa UB yang aksesnya dekat dengan kampus dan nyaman ditinggali dan tentunya berfasilitas lengkap

19. Laboratorium Hewan Coba

Lab ini berperan mengakomodir penelitian yang berkaitan dengan penggunaan hewan percobaan untuk peneliti di FKH UB maupun peneliti dari luar FKH UB. Pelayanan yang tersedia meliputi pemeliharaan dan perlakuan seperti sonde, pengambilan darah, pengambilan organ dan juga pengambilan cairan tubuh

20. Laboratorium Breeding Hewan Coba

Lab ini merupakan sub lab yang menjadi bagian dari lab hewan coba. Tujuannya untuk memfasilitasi penelitian yang berkaitan dengan penggunaan hewan percobaan untuk pendidik dan peneliti di UB maupun luar UB, terkait reproduksi hewan coba dan penyediaan hewan percobaan.

21. Klinik UB Dieng

Terdapat beragam jenis layanan kesehatan, seperti:

  • Poli Umum
  • Poli Gigi
  • Poli Gizi
  • Poli KIA
  • Lab & Tes Covid 19
  • Bedah Minor

Bagi kamu yang tertarik melanjutkan studi di bidang kesehatan hewan, Kedokteran Hewan UB bisa menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan. Pastikan kamu memahami kurikulum, mata kuliah, serta fasilitas yang tersedia agar dapat mempersiapkan diri dengan baik sebelum mendaftar.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Kedokteran UIN Malang 2026: Biaya Kuliah, Fasilitas, Sejarah dan Visi Misi

Kedokteran UIN Malang – Untuk kamu yang mempunyai mimpi menjadi dokter tapi tetap dekat dengan nilai-nilai Islam, Kedokteran UIN Malang bisa jadi pilihan yang menarik. Prodi ini bernama Pendidikan Dokter yang berada di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Lokasi kampusnya berada di kota Batu, dengan suasana sejuk dan nyaman sangat cocok untuk mahasiswanya belajar dengan fokus.

Yang bikin beda, budaya akademiknya tetap kental dengan nuansa islami. Sebelum kuliah dimulai, mahasiswa terbiasa sholat berjamaah, membaca Asmaul Husna, dan melakukan tahsin bersama. Jadi, bukan cuma belajar soal anatomi dan diagnosis penyakit, tapi juga membentuk karakter dan spiritualitas.

FKIK UIN Malang punya tagline “Building an Integrative Sciences of Medicine and Islam Holistically.” Artinya, pendidikan kedokteran di sini dirancang untuk mengintegrasikan ilmu medis modern dengan nilai-nilai Islam secara menyeluruh. Harapannya, lulusan yang dihasilkan bukan hanya dokter yang kompeten secara akademik, tapi juga punya empati, akhlak baik, dan tanggung jawab moral dalam melayani masyarakat.

Biaya Kuliah Prodi Kedokteran UIN Malang

Kedokteran UIN Malang

Besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk program studi Pendidikan Kedokteran di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama No. 386 Tahun 2025 adalah sebagai berikut:

  • 1: 0-400.000
  • 2: 10.900.000
  • 3: 17.735.000
  • 4: 22.168.000
  • 5: 26.168.000
  • 6: 30.223.700
  • 7: 32.641.700

Untuk update informasi biaya kuliah bisa cek secara berkala di website resmi https://admisi.uin-malang.ac.id/biaya-kuliah/.

Fasilitas Pendidikan

UIN Malang menyediakan sarana dan prasarana yang bisa digunakan sebagai penunjang pembelajaran dan penelitian bagi mahasiswa Kedokteran. Fasilitas tersebut di antaranya:

1.    Laboratorium Kedokteran Dasar

Berisi instrumen-instrumen yang digunakan untuk mempelajari ilmu-ilmu kedokteran dasar seperti biomedik, histologi, anatomi, fisiologi, biokimia dan lainnya. Laboratoriumnya antara lain:

  • Lab Anatomi
  • Lab Fisiologi – Farmakologi
  • Lab Histologi – Patologi Anatomi
  • Lab Mikrobiologi – Parasitologi
  • Lab Biokimia – Patologi Klinik
  • Lab Hewan Coba

Baca juga: Tidak Bisa Instan, Ini 6 Cara Masuk Jurusan Kedokteran yang Harus Disiapkan

2.    Laboratorium Keterampilan Klinis

Digunakan untuk mempelajari dan mengasah keahlian klinis yang wajib dimiliki oleh seorang dokter. Ada 7 ruangan laboratorium yang dilengkapi dengan alat-alat pembelajaran sesuai dengan standar nasional Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Sejarah Kedokteran UIN Malang

Sejak berstatus universitas pada 2004, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mengembangkan pendidikan tidak hanya di bidang ilmu keislaman, tetapi juga ilmu umum. Gagasan mendirikan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) sudah dirancang sejak awal dan tercantum dalam rencana strategis pengembangan kampus 2006–2030.

Proses pendiriannya dilakukan secara bertahap melalui kerja sama dengan Universitas Sebelas Maret sebagai pembina, serta dengan Rumah Sakit Tk. II dr. Soepraoen sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kampus juga menjalin kolaborasi dengan Kementerian Agama untuk mengembangkan keunggulan di bidang kedokteran wisata, khususnya layanan kesehatan haji.

Program Studi Pendidikan Dokter dan Profesi Dokter resmi dibuka pada 29 Maret 2016. Setahun kemudian, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan resmi berdiri dan menjadi wadah bagi program-program studi kesehatan di lingkungan UIN Malang.

Kini, Prodi Pendidikan Dokter FKIK UIN Malang terus berkembang dengan fasilitas modern dan tenaga profesional, tetap berlandaskan nilai-nilai Islam. Komitmennya adalah mencetak dokter berkarakter Ulul Albab yang kompeten, beretika, dan siap mengabdi untuk masyarakat.

Baca juga: Biar Tidak Salah Pilih! Pahami 3 Perbedaan PTN dan PTKIN Ini

Visi dan Misi

Visi

Menjadi program studi pendidikan dokter integratif dalam memadukan sains dan islam yang bereputasi internasional dan unggul di bidang Kedokteran Haji.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan integratif dan bereputasi internasional di bidang kedokteran untuk menghasilkan sarjana kedokteran yang memiliki kedalaman spiritual, keagungan akhlak, keluasan ilmu dan kematangan profesional
  • Mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui penelitian integratif di bidang kedokteran yang bereputasi internasional
  • Berpartisipasi aktif dalam pembangunan kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat integratif di bidang kedokteran
  • Menyelenggarakan tata kelola program studi Pendidikan Dokter yang berbasis good governance
  • Menginternalisasi kedokteran haji dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi

Prodi Kedokteran UIN Malang ini bahkan sudah meraih banyak prestasi, baik untuk mahasiswa maupun dosennya, di kancah nasional sampai internasional. Bagaimana, tertarik jadi mahasiswa kedokteran UIN Malang?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Tidak Bisa Instan, Ini 6 Cara Masuk Jurusan Kedokteran yang Harus Disiapkan

Cara Masuk Jurusan Kedokteran umumnya melalui beberapa jalur seleksi yang disediakan oleh perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Yang jelas semuanya menerapkan seleksi yang sangat ketat, dengan kuota yang terbatas. Banyak yang gugur, oleh sebab itu, calon mahasiswa perlu mempersiapkan diri dengan matang agar mampu bersaing dan memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan.

Cara Masuk Jurusan Kedokteran

cara masuk jurusan kedokteran

Ada banyak cara untuk lolos di jurusan kedokteran, tapi cara ini tidak bisa instan dipersiapkan.

1.    Pilih Jurusan MIPA

Bercita-cita untuk menjadi dokter memang sebaiknya diputuskan sejak jauh-jauh hari, karena persiapannya tidak mudah. Salah satu syarat untuk mendaftar jurusan Kedokteran sendiri adalah lulusan SMA jurusan IPA, dan harus memiliki bekal ilmu science, terutama biologi. Karena dalam pendidikannya, mahasiswa jurusan ini akan mempelajari anatomi dan fisiologi manusia secara mendalam, mulai dari sel, jaringan, organ, hingga sistem organ.

Selain itu mahasiswa kedokteran mempelajari ilmu dasar seperti biologi, kimia, dan fisika, serta patologi, farmakologi, mikrobiologi, dan biokimia untuk memahami penyakit dan pengobatannya. Mereka juga dilatih keterampilan klinis dan komunikasi dengan pasien, semua membutuhkan dasar sains yang kuat dari SMA.

2.    Punya Nilai Tinggi dan Stabil

Nilai rapor yang stabil dan tinggi, terutama pada mata pelajaran Biologi, Kimia, dan Fisika, menjadi modal utama untuk masuk jurusan Kedokteran. Bukan hanya karena berpengaruh pada jalur tanpa tes, tetapi juga karena materi seleksi banyak berkaitan dengan ketiga pelajaran tersebut.

Menjaga nilai tetap konsisten menunjukkan bahwa kamu memiliki kemampuan akademik yang baik dan mampu memahami materi secara berkelanjutan, bukan hanya saat menjelang ujian. Selain itu, dasar yang kuat di pelajaran sains akan sangat membantu ketika menghadapi soal seleksi yang menuntut pemahaman konsep, analisis, dan logika.

Baca juga: Biar Tidak Salah Pilih! Pahami 3 Perbedaan PTN dan PTKIN Ini

3.    Persiapkan Fisik

Hampir semua kampus yang membuka jurusan kedokteran, seleksinya akan sangat ketat, baik PTN maupun PTS. Calon mahasiswa wajib memenuhi persyaratan yang ditentukan, salah satunya syarat fisik yaitu tidak boleh buta warna. Ini penting karena kemampuan mengenali warna sangat dibutuhkan dalam praktik medis, misalnya saat membaca hasil laboratorium, memeriksa kondisi kulit, atau mengenali tanda-tanda vital yang membutuhkan pengecekan warna.

4.    Punya Kemampuan Bahasa Inggris

Bahasa Inggris jadi salah satu syarat penting walaupun untuk kuliah kedokteran reguler. Hal ini karena banyak referensi yang digunakan seperti materi, buku teks, dan jurnal ilmiah yang menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, perkembangan ilmu kedokteran sangat cepat dan sebagian besar informasi terbaru dipublikasikan dalam bahasa Inggris. Dengan kemampuan bahasa Inggris yang baik, mahasiswa akan lebih mudah memahami materi perkuliahan, mengikuti perkembangan penelitian medis, serta mengakses sumber belajar dari berbagai negara.

5.    Mengerjakan banyak latihan soal

Tidak Cuma bekal rapor saja, kamu juga harus bisa mengerjakan tes tertulis dan lolos dengan nilai yang tinggi baik di jalur mandiri maupun di UTBK. Jadi kamu bisa sering-sering latihan soal, khususnya di mata pelajaran Biologi, Kimia dan Fisika. Latihan soal rutin bisa membantu memahami pola soal, melatih kecepatan dan ketepatan dalam menjawab, karena tes masuk kedokteran biasanya memiliki tingkat kesulitan tinggi.

Baca juga: Resmi Dibuka! Ini Informasi Lengkap Pendaftaran IUP IPB 2026

6.    Fleksibel Pilih Kampus dan Jalur Masuk

Seleksi masuk kedokteran memang tidak mudah, tapi peluang akan tetap terbuka jika kamu bersikap fleksibel dalam memilih kampus dan jalur masuk. Jangan terpaku pada satu universitas saja, karena persaingan di jurusan Kedokteran sangat ketat dengan kuota terbatas.

Dengan mempertimbangkan beberapa pilihan kampus, baik negeri maupun swasta, kamu bisa memperbesar kesempatan lolos. Selain itu, pahami juga berbagai jalur seleksi yang tersedia dan sesuaikan dengan kemampuan serta strategi belajarmu. Sikap realistis dan terbuka akan membantu kamu menyusun rencana cadangan tanpa kehilangan fokus pada tujuan utama.

Jadi kalau kamu ingin menjadi mahasiswa kedokteran dan mewujudkan cita-cita, kamu bisa mulai menerapkan 6 cara masuk jurusan kedokteran tadi. Jangan pesimis, karena ada banyak jalan!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia

10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025

Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia – Jurusan kedokteran selalu ramai peminat setiap tahunnya, padahal seperti yang kita tahu, pendidikan kedokteran memakan waktu yang lebih lama dibandingkan jurusan lainnya. Lalu kenapa banyak yang tetap memilih jurusan ini?

  • Peluang kerjanya luas dan stabil
  • Panggilan jiwa untuk mengabdi di bidang kesehatan
  • Potensi penghasilan yang baik dalam jangka panjang
  • Tantangan intelektual dan pembelajaran seumur hidup

10 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia

universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia

Sudah banyak sekali kampus yang membuka jurusan kedokteran ini, mulai dari PTN sampai PTS di seluruh wilayah Indonesia. Tapi kira-kira universitas mana yang memiliki kualitas pendidikan kedokteran terbaik di Indonesia? Berikut menurut versi EduRank 2025:

1.    Universitas Indonesia

  • Peringkat 83 di Asia
  • Peringkat 421 di Dunia

Pendidikan di UI tentu sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, tidak heran jurusan kedokteran UI jadi peringkat teratas sebagai jurusan Kedokteran terbaik di Indonesia. Selain menyediakan pendidikan kelas reguler, UI juga sudah membuka kelas khusus internasional untuk jurusan Kedokteran dengan perkuliahan full bahasa Inggris, mahasiswanya pun bisa mendapatkan kurikulum internasional dan berkesempatan untuk berkuliah di kampus mitra UI di luar negeri.

Baca juga: Dokter Residen Adalah Profesi yang Belum Banyak Dikenal, Apa Perannya?

2.    Universitas Airlangga

  • Peringkat 173 di Asia
  • Peringkat 655 di Dunia

FK UNAIR dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan kedokteran unggulan, yang sudah ada sejak 1913. Ini menjadikan FK UNAIR jadi yang tertua ke-2 di Indonesia, dan saat ini sudah memiliki 2 prodi S1, 6 prodi S2, 1 prodi S3, 2 prodi profesi, 25 prodi spesialis, dan 7 prodi sub spesialis.

3.    Universitas Gadjah Mada

  • Peringkat 205 di Asia
  • Peringkat 728 di Dunia

Salah satu kampus top Indonesia yang juga jadi salah satu PTN tertua ini juga memiliki jurusan kedokteran yang unggul kualitasnya. Masuk dalam Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, S1 Pendidikan Dokter UGM sudah terakreditasi Unggul.

4.    Universitas Padjadjaran

  • Peringkat 232 di Asia
  • Peringkat 800 di Dunia

Universitas Padjadjaran menjadi salah satu PTN unggulan di Jawa Barat, jurusan Kedokterannya pun memiliki kualitas unggul yang terbukti dengan predikat Unggul dari keputusan BAN-PT No. 002/LAM-PTKes/BA Akr/I/2023. FK UNPAD unggul di bidang riset epidemiologi dan juga kesehatan masyarakat. Mereka juga sudah memiliki rumah sakit pendidikan sendiri dan menerapkan kurikulum berbasis teknologi.

5.    Universitas Udayana

  • Peringkat 256 di Asia
  • Peringkat 866 di Dunia

UNUD menjadi universitas pertama di pulau Dewata dan unggul di bidang travel medicine. FK UNUD terus memperkuat kualitas akademik dengan berkolaborasi melalui penilitas internasional dan penyediaan fasilitas medis yang lengkap.

Baca juga: 10 Politeknik Kesehatan Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2025

6.    Universitas Diponegoro

  • Peringkat 266 di Asia
  • Peringkat 894 di Dunia

Salah satu PTN favorit di Jawa Tengah ini masuk di peringkat ke-6 jurusan Kedokteran terbaik di Indonesia. UNDIP berfokus melakukan riset medis dan sudah memiliki rumah sakit pendidikan utama di Jawa Tengah dan menjadi pusat rujukan yaitu Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) yang berada di Semarang.

7.    Universitas Brawijaya

  • Peringkat 338 di Asia
  • Peringkat 1086 di Dunia

Jurusan kedokteran UB sudah terakreditasi Unggul berdasarkan SK LAM-PTKes No. 0074/LAM-PTKes/Akr/Sar/II/2024 yang berlaku sampai dengan 2029. Fasilitas yang disediakan untuk pendidikannya pun sudah sangat lengkap, mulai dari Lab. Faal, CBT Center, Lab. Parasitologi, Lab. Biokimia, dan lainnya sampai dengan OSCE Center.

8.    Universitas Hasanuddin

  • Peringkat 343 di Asia
  • Peringkat 1093 di Dunia

Di peringkat ke-8 ada UNHAS yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Kedokterannya sudah dibuka sejak 1956, dan menjadi yang tertua di bagian timur Indonesia. FK UNHAS sudah bekerja sama dengan Rumah Sakit (RS) tipe A sebagai rumah sakit pendidikan, yaitu RS UNHAS dan RSUP Wahidin Sudirohusodo.

9.    Universitas Andalas

  • Peringkat 345 di Asia
  • Peringkat 1095 di Dunia

Di wilayah Sumatera ada UNAND yang jadi PTN pertama di sana. Kedokteran UNAND unggul dalam penelitian kesehatan tropis dan pelayanan kesehatan masyarakat di Sumatera Barat.

10. Universitas Sebelas Maret

  • Peringkat 357 di Asia
  • Peringkat 1133 di Dunia

Di peringkat ke-10 ada UNS yang berada di Solo, Jawa Tengah. FK UNS berupaya menyajikan pembelajaran dengan reputasi global, sehingga lulusannya bisa menjadi kebanggan dan tetap berfokus pada masyarakat.

Jadi itu dia 10 universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia Versi EduRank 2025. Kampus mana yang akan kamu perjuangkan nantinya?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

dokter residen adalah

Dokter Residen Adalah Profesi yang Belum Banyak Dikenal, Apa Perannya?

Dokter Residen Adalah salah satu profesi dokter yang masih belum banyak diketahui orang awam. Orang lebih akrab mengenal dokter umum atau spesialis, padahal dokter residen ini juga banyak dijumpai di rumah sakit, terlibat dalam berbagai pelayanan medis, dan menjadi bagian penting dari proses perawatan pasien meski perannya sering tidak disadari oleh masyarakat.

Dokter Residen Adalah?

dokter residen adalah

Dokter residen adalah profesi dokter umum yang sedang menjalani tahapan pendidikan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Jadi mereka sebenarnya bukan lagi calon dokter, melainkan sudah merupakan dokter (umum), dan sedang menyelesaikan pendidikan dan pelatihan lanjutan untuk menjadi seorang dokter spesialis. Di tahun pertama PPDS, mereka akan disebut intern, lalu selanjutnya akan disebut residen.

Residen bertugas memberikan perawatan langsung kepada pasien, tetapi tetap berada di bawah supervisi dokter spesialis atau residen senior. Mereka ditempatkan di berbagai unit fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pengalaman klinis yang luas.

Baca juga: 10 Politeknik Kesehatan Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2025

Contoh tempat dokter residen bekerja:

  • Unit Gawat Darurat (UGD)
  • ICU atau unit perawatan intensif
  • Ruang operasi
  • Bangsal pasien rawat inap
  • Poliklinik rawat jalan
  • Departemen khusus sesuai bidang spesialisasi

Jadi walaupun berstatus sebagai peserta didik, dokter residen tetap merupakan tenaga medis profesional. Mereka bukan mahasiswa kedokteran seperti koas. Dokter residen menjalankan fungsi ganda, yaitu belajar sekaligus memberikan perawatan medis (di bawah pengawasan dokter senior/spesialis).

Perbedaan Dokter Koas dan Dokter Residen

Sebelum melihat perbedaannya, penting untuk memahami bahwa koas dan residen sama-sama berada dalam proses pendidikan kedokteran, tetapi berada di tingkatan yang berbeda. Lalu apa yang beda?

1.    Status pendidikan

Koas atau co-assistant adalah mahasiswa tahap profesi kedokteran yang masih berada dalam fase pembelajaran klinis. Mereka belum memiliki gelar dokter dan karena itu belum memiliki kewenangan profesional penuh untuk melakukan tindakan medis secara mandiri. Di sisi lain, dokter residen adalah dokter umum yang telah lulus pendidikan profesi dokter dan telah memiliki gelar “dr.”. Mereka sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) untuk mendapatkan kompetensi lanjutan di bidang tertentu. Dengan kata lain, koas adalah calon dokter, sedangkan residen adalah dokter yang sedang belajar menjadi spesialis.

Baca juga: 11 Istilah Kedokteran dan Artinya yang Wajib Diketahui Calon Mahasiswa Kedokteran

2.    Pembimbing

Dalam pendidikan praktiknya, dokter muda atau koas dibimbing oleh dokter spesialis dengan bantuan residen. Dan residen akan dibimbing langsung oleh dokter spesialis atau konsulen.

3.    Tanggung jawab

Koas hanya boleh melakukan tindakan sesuai instruksi dan tidak menanggung tanggung jawab hukum. Sedangkan residen dapat melakukan pemeriksaan, diagnosis, tindakan klinis, dan memiliki tanggung jawab profesional.

Tugas-Tugas Dokter Residen

Sebelum melihat daftar tugasnya, perlu diketahui bahwa beban kerja residen cukup besar karena mereka terlibat langsung dalam pelayanan medis sekaligus menjalani pembelajaran klinis. Jadi mereka akan memiliki tugas sebagai dokter sekaligus sebagai peserta didik:

1.    Tugas Klinis:

  • Memeriksa kondisi pasien
  • Memesan dan menilai hasil tes laboratorium atau radiologi
  • Melakukan tindakan atau prosedur medis
  • Mencatat riwayat dan perkembangan pasien
  • Menentukan atau menyesuaikan rencana pengobatan

2.    Tugas Pendidikan:

  • Mengikuti konferensi, seminar, dan diskusi ilmiah
  • Belajar dari supervisi dokter spesialis
  • Berputar (rotasi) ke berbagai bagian rumah sakit untuk memperdalam pengalaman

Durasi pendidikan residensi berbeda tergantung spesialisasi, namun secara umum berlangsung 3–7 tahun.

Jadi dokter residen adalah seorang dokter umum yang sedang menjalankan pendidikan untuk bisa menjadi seorang dokter spesialis. Mereka sudah memiliki kemampuan untuk menangani pasien, jadi jangan khawatir jika kamu diperiksa oleh dokter residen, ya.

11 Istilah Kedokteran dan Artinya yang Wajib Diketahui Calon Mahasiswa Kedokteran

Istilah Kedokteran dan Artinya – Melanjutkan pendidikan sebagai mahasiswa kedokteran akan membuat kamu mengenal banyak hal-hal baru di dalam dunia medis. Kamu akan mempelajari anatomi sampai menghafalkan nama obat dan kegunaannya. Selain itu, selama masa pendidikan kamu akan mengenal banyak istilah baru yang hanya ada di dunia kesehatan terutama di dunia kedokteran. Jadi sebelum memulai semuanya, kamu bisa mengetahui dulu istilah-istilahnya.

Daftar Istilah Kedokteran dan Artinya

istilah kedokteran dan artinya

Beberapa istilah ini biasa digunakan untuk mahasiswa kedokteran sampai menjadi dokter profesional. Berikut di antaranya:

1.    Sistem Blok

Istilah Blok ini jadi istilah dasar yang harus kamu ketahui, karena akan mulai berlaku di masa perkuliahan. Jadi mahasiswa kedokteran tidak akan mendapatkan sistem SKS atau Satuan Kredit Semester layaknya mahasiswa jurusan lainnya, karena mereka akan menggunakan sistem blok.

Sistem blok adalah pengelompokan mata kuliah yang saling berhubungan dalam satu blok, tapi mahasiswanya tidak bisa memilih sendiri kelas maupun dosennya. Satu bloknya akan memerlukan waktu pembelajaran yang berbeda-beda, mulai dari 5 sampai dengan 7 minggu.

Mahasiswanya akan mendapatkan berbagai pembelajaran, mulai dari kelas besar, diskusi kelompok, skill lab dan juga praktikum. Lalu di akhir pembelajaran sistem blok nantinya akan ada ujian tulis, keterampilan medis (OSCE), sampai dengan praktikum.

Baca juga: Prospek Kerjanya Menjanjikan dan Semakin Diminati, Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

2.    Laprak

Mahasiswa kedokteran juga akan mengenal istilah ‘laprak’, terutama untuk program studi yang akan banyak menemui praktikum. Laprak sendiri adalah kependekan dari laporan praktikum, yang wajib disiapkan setiap mahasiswa, bisa sebelum melakukan praktikum maupun setelah melakukan praktikum.

3.    Koas

Setelah lulus S1 Kedokteran atau Ilmu Kedokteran dan lanjut ke program profesi, kamu akan mendapatkan istilah Koas. Koas atau Co-Assistant ini menjadi program praktikum yang mengharuskan lulusan S1 untuk menjadi asisten dokter. Periodenya berlangsung 1-2 tahun sebelum mendapatkan gelar Dokter.

Calon dokter (dokter koas) akan menangani pasien sungguhan, namun berada di bawah pengawasan dokter secara langsung. Mereka juga akan mendapatkan tugas yaitu menganalisis penyakit.

4.    OSCE

Selanjutnya ada istilah OSCE atau Objective Structured Clinical Examination, yang artinya adalah Pemeriksaan Klinis Terstruktur Objektif. OSCE ini menjadi metode ujian modern yang mengevaluasi keterampilan klinis dokter dan juga mahasiswa kedokteran.

5.    Preklinik

Istilah ini preklinik ini adalah masa kuliah untuk mahasiswa kesehatan, kedokteran, maupun keperawatan. Preklinik ini bisa disebut juga masa pendidikan, yang digunakan di masa awal pendidikan kedokteran. Jadi istilah ini digunakan saat mahasiswa kedokteran mempelajari ilmu-ilmu dasar kedokteran dan melakukan praktik di laboratorium atau kampus.

6.    Masa Klinik

Setelah itu ada fase klinik, yang mana ini adalah tahapan pengaplikasian pengetahuan yang sudah dipelajari oleh mahasiswa kedokteran selama pendidikan. Jadi mereka akan mengaplikasikan pengetahuannya langsung terhadap pasien. Nah, istilah ini biasanya digunakan di masa pendidikan profesi dokter.

7.    PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis)

PPDS merupakan singkatan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis, yaitu jenjang pendidikan lanjutan bagi dokter umum yang ingin mendalami bidang tertentu dan menjadi dokter spesialis. Selama menjalani PPDS, peserta yang disebut dokter residen akan belajar sekaligus praktik langsung di rumah sakit pendidikan. Durasi program ini bervariasi, umumnya berkisar antara 4 hingga 6 tahun, tergantung pada kompleksitas bidang spesialisasi yang dipilih, seperti bedah, anak, penyakit dalam, dan sebagainya.

Baca juga: Apa Itu PPDS? Ini Pengertian, Tugas dan Daftar Gelarnya yang Wajib Diketahui

8.    Skill Lab (Laboratorium Keterampilan)

Skill Lab bisa diibaratkan seperti sesi “praktikum” di dunia kesehatan. Di sini, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga melatih keterampilan klinis dan teknis secara langsung dalam lingkungan yang aman dan terkontrol. Misalnya, berlatih melakukan pemeriksaan fisik, menyuntik, atau menolong pasien dalam skenario simulasi. Tujuannya adalah agar mahasiswa siap menghadapi situasi nyata saat terjun ke dunia klinik atau rumah sakit.

9.    Stase (Rotasi Klinik)

Istilah stase digunakan untuk menggambarkan masa rotasi mahasiswa kedokteran atau tenaga kesehatan di berbagai bagian klinik, seperti stase anak, bedah, penyakit dalam, atau kebidanan. Setiap stase biasanya berlangsung beberapa minggu hingga bulan, tergantung bidangnya. Melalui stase, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam pelayanan pasien, berinteraksi dengan tim medis, dan menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah.

10. STR (Surat Tanda Registrasi)

STR atau Surat Tanda Registrasi adalah dokumen resmi yang menandakan bahwa seorang tenaga kesehatan telah memenuhi standar kompetensi dan diakui secara legal untuk menjalankan profesinya. STR juga berfungsi sebagai bentuk pendataan tenaga kesehatan di Indonesia, sehingga pemerintah dapat memantau jumlah dan distribusi tenaga medis setiap tahunnya. Tanpa STR yang masih berlaku, tenaga kesehatan tidak diperkenankan untuk praktik secara profesional.

11. Responsi

Responsi adalah bentuk evaluasi atau ujian yang biasa dihadapi mahasiswa bidang kesehatan. Dalam kegiatan ini, mahasiswa diuji seberapa dalam pemahaman mereka terhadap materi kuliah, baik melalui tanya jawab, diskusi, maupun praktik langsung. Responsi biasanya dilakukan setelah sesi kuliah atau praktikum, sebagai sarana memastikan bahwa mahasiswa benar-benar menguasai ilmu yang telah diajarkan.

Jadi sudah tahu istilah kedokteran dan artinya kan? Sudah semakin siap untuk menjadi mahasiswa kedokteran?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa

Prospek Kerjanya Menjanjikan dan Semakin Diminati, Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa – Dokter kecantikan atau dikenal juga dengan dokter aesthetic merupakan salah satu profesi dokter profesional yang memiliki spesialisasi dalam bidang perawatan estetika non-invasif atau non-bedah. Profesi ini semakin ramai diminati, karena prospeknya sangat menjanjikan seiring dengan permintaan masyarakat yang memerlukan perubahan untuk keindahan penampilan mereka. Tapi banyak yang bertanya-tanya, dokter kecantikan ini sebenarnya kuliah di jurusan apa?

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa?

Dokter Kecantikan Kuliah Jurusan Apa

Perawatan yang dilakukan oleh dokter kecantikan ini tidak bisa dianggap sepele. Perannya akan membantu memperbaiki penampilan, tekstur kulit, wajah dan juga tubuh pasien. Nah untuk bisa menjadi dokter kecantikan, kamu wajib menempuh pendidikan S1 Kedokteran. Tapi tidak cukup sampai di situ saja, kamu masih perlu melanjutkan pendidikan lanjutan.

Dokter kecantikan dapat berasal dari berbagai latar belakang, seperti dokter umum yang memiliki sertifikasi estetika, dokter kulit (dermatologis), maupun dokter bedah plastik. Beberapa jenis perawatan yang umum dilakukan meliputi operasi hidung tanpa bedah, pemasangan filler, perawatan laser, botox, dan berbagai prosedur peremajaan kulit lainnya.

Seorang dermatologis, merupakan dokter spesialis yang sudah memiliki lisensi yang fokus pada satu bidang kedokteran tertentu, baik itu kulit, rambut maupun kuku. Maka dari itu seorang dermatologis yang sudah pasti memiliki pemahaman yang baik seputar kesehatan kulit.

Seorang ahli bedah atau plastic surgeon juga merupakan dokter spesialis yang sudah memiliki lisensi atau izin secara legal untuk melakukan pembedahan. Namun untuk menjadi dokter kecantikan masih harus mengambil pendidikan di bidang kecantikan.

Baca juga: Apa Itu PPDS? Ini Pengertian, Tugas dan Daftar Gelarnya yang Wajib Diketahui

Prosedur yang Dapat Dilakukan Dokter Kecantikan

Seorang dokter kecantikan yang merupakan lulusan S1 Kedokteran, hanya bisa melakukan tindakan non-invasif, contohnya:

  • memberi suntikan anti-aging
  • memberi suntikan filler
  • melakukan perawatan dengan laser

Lain halnya dengan dokter kecantikan yang merupakan lulusan spesialisasi dermatologis, mereka sudah diperbolehkan melakukan pembedahan sesuai dengan bidang spesialisasi mereka. Contohnya adalah operasi pengangkatan tahi lalat, hingga operasi sedot lemak.

Dan untuk dokter kecantikan ahli bedah plastik, mereka legal untuk melakukan prosedur operasi atau pembedahan untuk tujuan kecantikan maupun bedah rekonstruktif. Contohnya perbaikan untuk beberapa bagian wajah setelah kecelakaan.

Tahapan Menjadi Dokter Kecantikan

Gambaran singkat untuk menjadi seorang dokter kecantikan, kamu bisa mengikuti tahapan berikut:

1.    Menempuh Pendidikan Sarjana Kedokteran

Kamu wajib menempuh pendidikan S1 Kedokteran untuk memiliki bekal ilmu tentang tubuh manusia, kesehatan kulit, dan teknik medis yang menjadi dasar dalam praktik kecantikan. Tahapan setelahnya kamu bisa mengikuti praklinik sampai dengan menjalani ujian kompetensi. Dan setelah itu kamu wajib memiliki gelar Dokter (dr.).

Baca juga: Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah: Kurikulum, Visi Misi dan Pilihan Program Studi

2.    Ikuti program magang

Setelah lulus S1 Kedokteran, kamu belum bisa langsung menjadi dokter. Kamu harus mengikuti program magang atau internship dengan waktu 1 tahun setelah mengikuti Ujian Kompetensi Nasional. Kamu bisa mengikuti magang di rumah sakit dan mengambil kesempatan untuk mendapatkan pengalaman di berbagai departemen rumah sakit.

3.    Dapatkan izin praktik

Selesai magang, kamu harus mendapatkan izin praktik dari pemerintah atau badan kesehatan setempat yang berwenang. Nantinya dokter akan mendapatkan Surat Izin Praktik, yang dapat diproses oleh Konsil Kedokteran Indonesia.

4.    Ikut berbagai pelatihan

Kalau kamu sudah resmi menjadi dokter umum dengan gelar (dr.), kamu bisa melanjutkan pendidikan kamu dengan mengikuti pelatihan untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan oleh dokter kecantikan. Ada banyak pelatihan yang bisa diikuti, seperti:

  • pelatihan injeksi (botox, filler)
  • pelatihan laser dan terapi cahaya
  • pelatihan prosedur bedah ringan minim invasif, seperti pengencangan kulit dan facelift

Sudah terjawab bukan, dokter kecantikan kuliah jurusan apa? Intinya kamu minimal harus merupakan dokter umum, dan bisa mengikuti pelatihan lanjutan. Bagaimana, tertarik untuk berkarier menjadi dokter kecantikan?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

apa itu PPDS

Apa Itu PPDS? Ini Pengertian, Tugas dan Daftar Gelarnya yang Wajib Diketahui

Apa Itu PPDS? Istilah ini mungkin masih asing di telinga orang awam. PPDS ini merupakan istilah pendidikan dalam dunia kedokteran, dan termasuk dalam pendidikan lanjutan. Program ini akan berkaitan dengan gelar dokter spesialis, yaitu dokter yang sudah memiliki keahlian secara khusus di salah satu bidang kesehatan. Daripada penasaran, simak selengkapnya di penjelasan berikut sampai selesai, ya!

Apa Itu PPDS?

apa itu PPDS

Dalam pendidikan kedokteran, ada istilah PPDS yang merupakan salah satu tahapan untuk mencapai gelar spesialis di salah satu bidang yang dipilih. PPDS merupakan singkatan dari Program Pendidikan Dokter Spesialis, yang menjadi jenjang pasca sarjana. Program ini dirancang untuk melatih para dokter umum untuk menjadi dokter spesialis.

Nah PPDS ini biasanya diselenggarakan di fakultas kedokteran di kampus yang bekerja sama dengan rumah sakit pendidikan, supaya mahasiswanya bisa terfasilitasi dan bisa melakukan praktik secara langsung. Jadi mereka bisa melaksanakan pendidikan dan praktik secara bersamaan, dan mahasiswa PPDS ini biasa disebut dengan dokter residen, dan praktiknya akan diawasi langsung oleh dokter senior.

Lalu untuk periode pendidikannya adalah 8 semester atau sekitar 4 tahun, namun bisa juga tergantung dengan jenis spesialisasi yang dipilih. Nantinya setelah menyelesaikan PPDS, dokter spesialis diharuskan melaksanakan ujian yang diselenggarakan oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan jika lulus akan memperoleh sertifikat spesialis, serta sudah bisa diakui menjadi dokter spesialis oleh pemerintah.

Baca juga: Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah: Kurikulum, Visi Misi dan Pilihan Program Studi

Tugas Dokter Residen/PPDS

Dokter residen atau dokter PPDS, dalam pendidikannya akan mengemban 3 tugas utama, yaitu pekerjaan di rumah sakit, pendidikan dan juga pekerjaan di klinik. Untuk lebih jelasnya adalah sebagai berikut:

1.    Pekerjaan di Rumah Sakit

Dokter residen akan bekerja di berbagai departemen rumah sakit, mulai dari unit perawatan intensif, ruang gawat darurat, ruang operasi dan juga bangsal pasien umum. Selain itu, sebagian besar aktivitas kerja dan pembelajaran dokter residen berlangsung selama waktu jaga. Pada periode ini, tim dokter bersama tenaga kesehatan lainnya meninjau kondisi, perawatan, serta perkembangan pasien. Kegiatan tersebut memungkinkan para residen untuk menilai status kesehatan pasien, memantau proses penyembuhan, dan menyesuaikan rencana perawatan sesuai kebutuhan.

2.    Pendidikan

Dalam pendidikannya, dokter PPDS diawasi oleh dokter senior atau dokter pengawas dalam melakukan dan menafsirkan tes diagnostik, melakukan pemeriksaan, memberikan prosedur medis dan juga mencatat riwayat medis. Dokter PPDS juga selain melakukan praktik dengan menangani pasien, mereka juga melanjutkan pendidikan dengan menghadiri konferensi dan seminar formal.

Baca juga: Punya Reputasi OK dan Jadi Kedokteran Unggulan, Berapa UKT Kedokteran UGM?

3.    Pekerjaan di Klinik

Dokter residen bekerja langsung menangani pasien dengan melakukan pemeriksaan dan perawatan di klinik mandiri. Mereka akan memainkan peran penting dalam perawatan medis sambil terus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka melalui pengalaman praktik dan pendidikan lanjutan.

Gelar Dokter PPDS

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, Program Pendidikan Dokter Spesialis memiliki banyak bidang atau fokus, maka dari itu gelar yang akan didapatkan akan berbeda. Berikut adalah beberapa contoh gelar dokter setelah lulus PPDS:

  • Spesialis Anak (SpA)
  • Spesialis Andrologi (Sp.And)
  • Spesialis Anestesiologi dan Reanimasi (Sp.An)
  • Spesialis Bedah (Sp.B)
  • Spesialis Bedah Anak (Sp.BA)
  • Spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial (Sp.BM)
  • Spesialis Bedah Plastik (Sp.BP)
  • Spesialis Bedah Saraf (Sp.BS)
  • Spesialis Bedah Toraks Kardiovaskuler (Sp.BTKV)
  • Spesialis Farmakologi Klinik (Sp.FK)
  • Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Sp.JP)
  • Spesialis Kedaruratan Medik (Sp.EM)
  • Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR)
  • Spesialis Kedokteran Forensik (Sp.F)
  • Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp.KGA)
  • Spesialis Kedokteran Jiwa atau Psikiatri (Sp.KJ)
  • Spesialis Kedokteran Nuklir (Sp.KN)
  • Spesialis Kedokteran Okupasi (Sp.Ok)
  • Spesialis Kedokteran Olahraga (Sp.KO)
  • Spesialis Konservasi Gigi (Sp.KG)
  • Spesialis Mata (Sp.M)
  • Spesialis Mikrobiologi Klinik (Sp.MK)
  • Spesialis Obstetri Ginekologi (Sp.OG)
  • Spesialis Onkologi Radiasi (Sp.Rad)
  • Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi (Sp.OT)
  • Spesialis Ortodonti (Sp.Ort)
  • Spesialis Paru (Sp.P)
  • Spesialis Patologi Anatomi (Sp.PA)
  • Spesialis Patologi Klinik (Sp.PK)
  • Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD)
  • Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin (Sp.KK)
  • Spesialis Penyakit Mulut (Sp.PM)
  • Spesialis Periodonsia (Sp.Perio)
  • Spesialis Prostodonsia (Sp.Pros)
  • Spesialis Radiologi (Sp.Rad)
  • Spesialis Radiologi Kedokteran Gigi (Sp.RKG)
  • Spesialis Rehabilitasi Medik (Sp.RM)
  • Spesialis Saraf (Sp.S)
  • Spesialis Telinga Hidung Tenggorok-Bedah Kepala Leher (Sp.THT-KL)
  • Spesialis Urologi (Sp.U)

Jadi sudah jelas bukan apa itu PPDS? Kira-kira kamu bercita-cita untuk melanjutkan di spesialis apa?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah: Kurikulum, Visi Misi dan Pilihan Program Studi

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah – Kebutuhan jumlah dokter di Indonesia yang masih belum terpenuhi membuat UIN Syarif Hidayatullah atau akrab disebut UIN Jakarta ini membuka Fakultas Kedokteran. Dengan tetap menerapkan nilai-nilai Islam, program kedokteran di kampus ini terus berkembang demi meluluskan SDM kedokteran yang profesional dan berakhlak mulia.

Fasilitas yang disediakan sudah unggulan, dengan tenaga pengajar yang profesional, dan kolaborasi dengan RS jejaring untuk memaksimalkan penyerapan ilmu mahasiswa kedokteran dan menjadikan mereka siap dan terbiasa melakukan praktik.

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

FK UIN Jakarta ini menerapkan kurikulum yang disusun dengan tujuan mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan disiplin ilmu kedokteran, baik di lingkup ilmu kedokteran klinik, ilmu biomedik, ilmu humaniora, ilmu kedokteran komunitas dan juga ilmu kedokteran keluarga.

Dan kurikulumnya tidak hanya mencakup kegiatan perkuliahan di dalam kampus, mahasiswanya juga akan mendapatkan pengalaman langsung yang terkoneksi dengan masyarakat dan dunia kesehatan di luar kampus. Contohnya melalui program penyuluhan kesehatan di sekolah, promosi kesehatan untuk para santri di pesantren, modul community medicine ke rumah-rumah pasien sampai mengambil peran di kegiatan posyandu dan juga posbindu.

Mahasiswa FK juga akan mendapatkan softskill dan wawasan seperti praktik pemulasaraan jenazah, kegiatan Modul Sharia Hospital (IMDB 5) ke RS Sari Asih dan Pusat Pelayanan Terpadu, hingga pelatihan kesehatan haji dan umroh yang juga dilaksanakan dengan tujuan mewujudkan kurikulum yang komprehensif dalam menyiapkan lulusan yang mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Baca juga: Punya Reputasi OK dan Jadi Kedokteran Unggulan, Berapa UKT Kedokteran UGM?

Visi :

“Menjadi Fakultas Kedokteran Bereputasi Internasional dengan Keunggulan Integrasi Kedokteran dan Keislaman dalam Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat”

Misi :

  1. Menyediakan akses pendidikan kedokteran yang berkualitas bagi masyarakat luas secara berkeadilan
  2. Meningkatkan riset yang berbasis integrasi kedokteran dan keislaman yang bermutu dan unggul
  3. Menghasilkan penelitian yang dapat dimanfaatkan sebagai bentuk kegiatan pengabdian dan pelayanan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat
  4. Membangun kepercayaan dan mengembangkan kerjasama dengan lembaga nasional, regional maupun internasional

Pilihan Program Studi Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah

FK UIN Syarif Hidayatullah sudah membuka beberapa program studi mulai dari S1, Profesi, Magister sampai dengan program Spesialis. Berikut rinciannya:

1.    Sarjana Pendidikan Dokter (S1)

Di FK UIN Jakarta, program studi wajibnya adalah S1 Pendidikan Dokter.Program studi ini sudah terakreditasi berdasarkan SK LAM-PTKes No. 0652/LAM-PTKes/Akr/Sar/XII/2021 dengan peringkat A Sangat Baik/Excellent.

Baca juga: 10 Universitas yang Ada Jurusan Olahraga, Pilih yang Mana?

2.    Profesi Dokter

Program ini merupakan program lanjutan dari jenjang Sarjana, dan bisa diikuti oleh lulusan S1 Kedokteran baik secara langsung maupun tidak langsung, baik untuk lulusan UIN Syarif Hidayatullah maupun kampus lainnya.

3.    Spesialis-1 Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi

Jika kamu ingin menjadi dokter spesialis, terutama yang berfokus di bidang pernapasan, program spesialis ini bisa kamu ambil. Spesialisasi ini berfokus pada diagnosis, perawatan, dan penelitian penyakit serta gangguan pada sistem pernapasan, termasuk paru-paru, saluran napas, dan organ terkait lainnya.

4.    Spesialis-1 Obstetri dan Ginekologi

Program spesialis lainnya berfokus pada kesehatan sistem reproduksi wanita, fokus Obstetri menangani kehamilan, persalinan, dan nifas. Sedangkan Ginekologi berfokus menangani penyakit dan masalah organ reproduksi wanita secara umum.

5.    Magister Ilmu Biomedis Program (S2)

Program terakhir adalah S2 Ilmu Biomedis Program, yang akan mempelajari pemahaman tentang tubuh manusia dan hewan dari tingkat molekuler hingga organisme utuh, dengan fokus pada penyakit, pencegahan, diagnosis, dan pengobatan.

Nah bagi kamu yang berencana melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran UIN Syarif Hidayatullah, apakah semakin mantap untuk menjadi calon mahasiswa FK UIN Jakarta ini?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

ukt-kedokteran-ugm

Punya Reputasi OK dan Jadi Kedokteran Unggulan, Berapa UKT Kedokteran UGM?

UKT Kedokteran UGM – Siapa yang tidak kenal Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM)? Sebagai salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia, program ini selalu menjadi incaran utama calon mahasiswa. Namun, di balik prestasi dan reputasinya, banyak yang masih penasaran, sebenarnya berapa sih UKT Kedokteran UGM itu? Karena rata-rata biaya pendidikan untuk program kedokteran tidak murah.

UGM menggunakan sistem UKT agar biaya pendidikan menjadi lebih adil dan proporsional, menyesuaikan kemampuan ekonomi mahasiswanya. Program Studi Kedokteran UGM dikenal sebagai salah satu yang paling favorit dan kompetitif di Indonesia. Dengan akreditasi unggul dan jejaring global, UGM menjadi destinasi utama bagi calon dokter terbaik dari seluruh nusantara.

Mengapa Kuliah di Kedokteran UGM?

UKT kedokteran UGM

Ada banyak alasan mengapa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM selalu menjadi incaran utama calon mahasiswa, di antaranya:

1.    Program Studi Favorit Nasional

Setiap tahunnya, ribuan calon mahasiswa bersaing ketat untuk masuk prodi ini. Rata-rata, hanya 1 dari 40 kandidat yang diterima.

2.    Terakreditasi Unggul & Berstandar Internasional

Prodi kedokteran UGM sudah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes, bahkan sudah terakreditasi internasional oleh ASIIN (Jerman) yang berlaku hingga tahun 2029. Penjaminan mutu dilakukan pun rutin setiap tahun melalui Academic Quality Assurance System.

Baca juga: 10 Universitas yang Ada Jurusan Olahraga, Pilih yang Mana?

3.    Sumber Daya Akademik Kuat

FK-KMK UGM memiliki:

  • 32 departemen
  • 9 pusat studi
  • 6 program master
  • 20 program spesialis
  • 1 program doktor

Kombinasi ini menjadikan ekosistem pembelajarannya sangat lengkap.

4.    Kerja Sama Global

Mahasiswa berkesempatan mengikuti program exchange dan joint degree dengan universitas ternama di Asia, Eropa, dan Amerika.

5.    Alumni Tersebar di Seluruh Dunia

Ribuan alumni dokter UGM kini berkiprah di berbagai rumah sakit, lembaga kesehatan, hingga organisasi internasional.

6.    Kurikulum Modern Berbasis SPICES

Sejak tahun akademik 2020/2021, UGM menerapkan Kurikulum 2020 yang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan pendekatan: Student-Centered, Problem-Based, Integrated, Community-Based, Elective, dan Systematic.

Baca juga: Mau Lanjut Kuliah Kedokteran? Kalian Wajib Tahu Daftar Mata Kuliah Kedokteran Ini!

7.    Dua Program Pendidikan

UGM membuka 2 program pendidikan untuk jurusan kedokteran, yaitu Program Reguler dan Program Internasional (International Undergraduate Program – IUP) yang keduanya sama-sama memiliki banyak peminat.

8.    Tingkat Kelulusan Tinggi

Lebih dari 90% mahasiswa Kedokteran UGM lulus Uji Kompetensi Dokter Nasional (UKMPPD) pada percobaan pertama (first taker).

Besaran UKT Kedokteran UGM

Biaya kuliah mahasiswa untuk program kedokteran di UGM beragam, mulai dari Rp 0 untuk UKT Pendidikan Unggul bersubsidi.  Berikut untuk rinciannya:

1.    S1 Kedokteran

  • BKT per semester: 35.145.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 2 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 3 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%): 6.175.000
  • UKT Kelompok 4 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%): 12.350.000
  • UKT Kelompok 5 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%): 18.525.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul): 24.700.000

2.    S1 Kedokteran Hewan

  • BKT per semester: 35.145.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 2 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 3 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%): 6.175.000
  • UKT Kelompok 4 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%): 12.350.000
  • UKT Kelompok 5 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%): 18.525.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul): 24.700.000

3.    S1 Kedokteran Gigi

  • BKT per semester: 33.740.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 2 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 3 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%): 6.175.000
  • UKT Kelompok 4 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%): 12.350.000
  • UKT Kelompok 5 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%): 18.525.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul): 24.700.000

Jadi biaya UKT Kedokteran UGM bisa dibilang masih cukup terjangkau, namun perlu diingat bahwa jurusan ini sering mengadakan praktikum dengan peralatan yang tidak murah. Maka, pastikan kamu sudah siap secara finansial agar proses belajarmu tetap lancar tanpa hambatan.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.