Arsip Kategori: Biaya Kuliah

biaya kedokteran unsoed

Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

Warga Purwokerto dan sekitarnya tentu sudah tidak asing dengan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Kampus yang menjadi primadona warga Jateng ini menawarkan berbagai fakultas dan prodi unggulan, seperti Fakultas Kedokteran. Fakultas ini memiliki 2 prodi sarjana dengan peminat tinggi, yaitu Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi.

Dikutip dari laman DetikJateng, Kedokteran Gigi menjadi prodi dengan keketatan tertinggi di SNBP 2026. Tercatat tingkat keketatan prodi ini sebesar 2,93%. Sementara pada jalur SNBT, Unsoed mencatat tingkat keketatan Kedokteran Gigi sebesar 2,4% dan Pendidikan Dokter sebesar 3,4%, menjadikan kedua prodi ini sebagai prodi dengan persaingan tertinggi pada SNBT 2026.

Dengan tingkat persaingan yang tinggi, kamu pun harus mempersiapkan diri dengan baik jika ingin lolos Kedokteran Unsoed. Selain itu, kamu juga harus memahami seluk beluk Kedokteran Unsoed, termasuk biaya kuliahnya. Yuk, simak informasi seputar prodi, daya tampung, hingga biaya Kedokteran Unsoed di bawah ini!

2 Prodi Kedokteran Unsoed

Ilustrasi biaya kuliah Kedokteran Unsoed

Ilustrasi biaya kuliah Kedokteran Unsoed. (Foto: Magnific/xb100)

Sebagai fakultas terfavorit, Kedokteran Unsoed memang menawarkan pembelajaran yang berkualitas. SCImago Institutions Ranking bahkan menempatkan Kedokteran Unsoed pada peringkat ke-18 studi kedokteran terbaik di Indonesia tahun 2026. Kedua prodi di fakultas ini, Pendidikan Dokter dan Kedokteran Gigi, pun sudah terakreditasi Unggul.

Berikut adalah profil 2 prodi Kedokteran Unsoed beserta daya tampungnya di masing-masing jalur masuk.

1. Pendidikan Dokter

Prodi Pendidikan Dokter atau Kedokteran Umum menawarkan pembelajaran berbasis Community Oriented Medical Education yang didukung dengan dosen profesional dan berpengalaman. Kurikulum di prodi ini didesain untuk menghasilkan lulusan dengan kompetensi profesional care provider, literal academics, serta community leader. Untuk mendukung pembelajaran tersebut, Unsoed memiliki fasilitas lengkap, termasuk laboratorium serta RS Margono sebagai rumah sakit pendidikan dan jejaring rumah sakit lainnya.

Calon mahasiswa bisa mendaftar prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (UTBK Gelombang I dan Non UTBK Gelombang I). Adapun daya tampung untuk masing-masing jalur pada penerimaan mahasiswa baru 2026 adalah sebagai berikut.

  • SNBP: 53 mahasiswa
  • SNBT: 70 mahasiswa
  • Mandiri: 52 mahasiswa

2. Kedokteran Gigi

S1 Kedokteran Gigi Unsoed menerapkan konsep Student Centered Learning yang tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga kegiatan non akademik yang dapat melatih soft skills mahasiswa. Pembelajaran di prodi ini juga ditunjang dengan fasilitas lengkap, termasuk Pusat Informasi ilmiah dan Laboratorium Kedokteran Gigi. Praktik Kedokteran Gigi Unsoed juga didukung dengan kehadiran RSGM Unsoed yang menjadi RSGM pertama di Jateng dan mendapat predikat paripurna dari SNARS.

Prodi ini bisa kamu pilih melalui 3 jalur, yaitu jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (UTBK Gelombang I dan Non UTBK Gelombang I). Daya tampung untuk ketiga jalur tersebut adalah sebagai berikut.

  • SNBP: 21 mahasiswa
  • SNBT: 28 mahasiswa
  • Mandiri: 21 mahasiswa

Baca juga: 6 Prodi Kedokteran Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026

Biaya Kuliah Kedokteran Unsoed

Jika kamu ingin mengikuti seleksi Mandiri Kedokteran Unsoed, kamu perlu membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 350 ribu. Selain itu, kamu juga harus bersedia membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di awal studi. Adapun besaran biaya kuliah untuk masing-masing jalur di Kedokteran Unsoed adalah sebagai berikut.

Prodi

SNBP SNBT Mandiri
UKT UKT UKT IPI
S1 Pendidikan Dokter
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 7,1 juta
  • UKT 4: Rp 9,45 juta
  • UKT 5: Rp 15 juta
  • UKT 6: Rp 16,5 juta
  • UKT 7: Rp 17 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 7,1 juta
  • UKT 4: Rp 9,45 juta
  • UKT 5: Rp 15 juta
  • UKT 6: Rp 16,5 juta
  • UKT 7: Rp 17 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 7,1 juta
  • UKT 4: Rp 9,45 juta
  • UKT 5: Rp 15 juta
  • UKT 6: Rp 16,5 juta
  • UKT 7: Rp 17 juta
  • IPI 1: Rp 100 juta
  • IPI 2: Rp 200 juta
  • IPI 3: Rp 240 juta
  • IPI 4: 260 juta
S1 Kedokteran Gigi
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 10,1 juta
  • UKT 4: Rp 11,2 juta
  • UKT 5: Rp 12,5 juta
  • UKT 6: Rp 14,5 juta
  • UKT 7: Rp 15 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 10,1 juta
  • UKT 4: Rp 11,2 juta
  • UKT 5: Rp 12,5 juta
  • UKT 6: Rp 14,5 juta
  • UKT 7: Rp 15 juta
  • UKT 1: Rp 500 ribu
  • UKT 2: Rp 1 juta
  • UKT: 3: Rp 10,1 juta
  • UKT 4: Rp 11,2 juta
  • UKT 5: Rp 12,5 juta
  • UKT 6: Rp 14,5 juta
  • UKT 7: Rp 15 juta
  • IPI 1: Rp 100 juta
  • IPI 2: Rp 200 juta
  • IPI 3: Rp 225 juta
  • IPI 4: 260 juta

Baca juga: 4 Prodi Sarjana Fakultas Kedokteran UB, Ada Kelas IUP?

Tips Lolos Seleksi Kedokteran Unsoed

Seleksi Mandiri di Kedokteran Unsoed tidak menggunakan ujian dari Unsoed sendiri, tetapi hanya menggunakan nilai UTBK dan/atau nilai akademik serta prestasi. Dengan demikian, kamu tidak perlu mempelajari materi tes selain tes UTBK jika ingin masuk Kedokteran Unsoed. Kamu hanya perlu fokus meraih nilai UTBK setinggi mungkin serta meraih nilai akademik atau prestasi sebaik mungkin.

Agar bisa meraih nilai UTBK terbaik dan menyusun strategi persiapan seleksi yang matang, kamu bisa mengikuti bimbel kedokteran seperti Indonesia College. Melalui bimbel kedokteran, kamu akan mendapat bimbingan belajar dan latihan soal UTBK, terutama pada komponen tes terkait Fakultas Kedokteran. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi seputar pendaftaran seleksi Kedokteran Unsoed bersama tentor dan konsultan pendidikan terbaik.

Demikian informasi seputar prodi, daya tampung, dan biaya Kedokteran Unsoed. Semoga membantu, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Ilustrasi fakultas kedokteran ub

4 Prodi Sarjana Fakultas Kedokteran UB, Ada Kelas IUP?

Fakultas Kedokteran menjadi fakultas terfavorit di Universitas Brawijaya (UB). Pada SNBP 2026, 2 prodi di fakultas ini menjadi primadona dan memiliki total pendaftar tertinggi, yaitu S1 Kedokteran dengan total pendaftar 1.405 orang dan S1 Farmasi dengan total pendaftar 1.181 orang. Selain itu, Kedokteran UB juga meraih peringkat ketujuh prodi kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR.

Tak hanya tinggi peminat, Fakultas Kedokteran UB juga menawarkan program IUP yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional seperti pertukaran pelajar hingga magang internasional. Melalui program tersebut, mahasiswa bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman di bidang kedokteran dengan perspektif lokal sekaligus internasional.

Lantas, apa saja prodi sarjana di Fakultas Kedokteran UB? Lalu, prodi apa saja yang tawarkan program IUP? Simak informasi lengkapnya di bawah ini!

4 Prodi Sarjana Fakultas Kedokteran UB: Reguler dan IUP

Ilustrasi mahasiswa Fakultas Kedokteran UB

Ilustrasi mahasiswa Fakultas Kedokteran UB. (Foto: Unsplash/Jeshoots.com)

Fakultas Kedokteran UB terdiri atas 3 departemen, yaitu Departemen Kedokteran, Departemen Farmasi, dan Departemen Kebidanan. Ketiga departemen tersebut menaungi program sarjana hingga doktoral. Adapun prodi sarjana yang ada di fakultas ini adalah sebagai berikut.

1. S1 Kedokteran (Kelas Reguler)

Sebagai prodi terfavorit di UB, Kedokteran UB menawarkan perkuliahan berkualitas yang telah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes dan terakreditasi internasional oleh AUN-QA dan ASIIN. Pembelajaran diterapkan dengan sistem outcome-based education untuk menghasilkan lulusan yang siap menjadi penyedia layanan medis profesional, cendekiawan biomedis, social entrepreneur dan adaptive leader, hingga manajer emergensi.

Struktur kurikulum untuk prodi ini terdiri atas sub-tahap Ilmu Dasar Kedokteran (Basic Medical Sciences) selama 2 semester dan sub-tahap Kedokteran Klinik (Clinical Sciences) selama 5 semester.

Untuk berkuliah di prodi ini, mahasiswa perlu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dengan rincian berikut.

  • UKT: Rp 500 ribu (Kel. I), Rp 1 juta (Kel. II), Rp 8,870 juta (Kel. III), Rp 19,160 juta (Kel. IV), Rp 20,305 juta (Kel. V), Rp 23,450 juta (Kel. VI), Rp 23,8 juta (Kel. VII), dan Rp 24 juta (Kel. VIII)
  • IPI: Rp 150 juta (Kel. IV), Rp 165 juta (Kel. V), Rp 175 juta (Kel. VI), Rp 200 juta (Kel. VII), dan Rp 225 juta (Kel. VIII)

2. S1 IUP Medicine

Secara umum, kurikulum IUP Medicine hampir sama dengan Kedokteran Reguler, tetapi bahasa pengantar yang digunakan dalam perkuliahan adalah bahasa Inggris. Struktur kurikulum untuk prodi ini meliputi Basic Medical Science dan General & Medical Humanity (tahun pertama); Life Structure, Life Protection & Public Health, dan Leadership & Entrepreneurship (tahun kedua); Life Control, Life Support, Life Maintenance & Life Care, dan Emergency (tahun ketiga); Global Mobility Experiences dan Biomedical & Collaborative Research (Final Assignment) (tahun keempat); serta Clerkship & Clinical Rotation (tahun kelima dan keenam).

Pembelajaran berstandar global akan didapatkan mahasiswa melalui perkuliahan dengan international guest lecture, Global Mobility Experiences, hingga program double/joint degree. Pengalaman internasional tersebut dilaksanakan bersama beberapa universitas mitra, mulai dari University of Manchester hingga Kyushu University.

Adapun biaya kuliah IUP Medicine UB untuk WNI adalah sebagai berikut.

  • UKT: Rp 45 juta
  • IPI: Rp 140,5 juta

Baca juga: Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

3. S1 Farmasi

Prodi lain di FK yang menjadi primadona adalah S1 Farmasi. Di prodi ini, mahasiswa akan mendapatkan outcome-based learning dengan kurikulum mencakup bahan kajian Ilmu Biomedis Dasar, Ilmu Farmasi, Ilmu Farmasi Sosial/Perilaku/Administrasi, dan Ilmu Klinis. Kualitas pembelajaran di prodi ini telah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.

Jika ingin berkuliah di prodi Farmasi, mahasiswa harus merogoh kocek dengan besaran berikut.

  • UKT: Rp 500 ribu (Kel. I), Rp 1 juta (Kel. II), Rp 5,5 juta (Kel. III), Rp 7,5 juta (Kel. IV), Rp 8,5 juta (Kel. V), Rp 10 juta (Kel. VI), Rp 12,5 juta (Kel. VII), dan Rp 15 juta (Kel. VIII)
  • IPI: Rp 59,1 juta (Kel. IV), Rp 76,5 juta (Kel. V), Rp 89,6 juta (Kel. VI), Rp 100 juta (Kel. VII), dan Rp 110 juta (Kel. VIII)

4. S1 Kebidanan

Selain Kedokteran dan Farmasi, Fakultas Kedokteran UB juga memiliki prodi S1 Kebidanan. Prodi ini menawarkan pembelajaran outcome-based education dengan mata kuliah terkait anatomi dasar, ilmu dasar kebidanan, asuhan dan deteksi kehamilan, embriologi, hingga asuhan dan deteksi persalinan. Kualitas perkuliahan di prodi ini pun sudah terjamin melalui akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.

Adapun besaran biaya kuliah yang harus ditanggung mahasiswa S1 Kebidanan UB adalah sebagai berikut.

  • UKT: Rp 500 ribu (Kel. I), Rp 1 juta (Kel. II), Rp 4,665 juta (Kel. III), Rp 7,22 juta (Kel. IV), Rp 7.997.500 (Kel. V), Rp 8,775 juta (Kel. VI), Rp 10 juta (Kel. VII), dan Rp 12 juta (Kel. VIII)
  • IPI: Rp 35 juta (Kel. IV), Rp 37 juta (Kel. V), Rp 39 juta (Kel. VI), Rp 41 juta (Kel. VII), dan Rp 43 juta (Kel. VIII)

Baca juga: Mengenal Program IUP FK Unair, Bisa Double Degree?

Jalur Seleksi Kelas Reguler Fakultas Kedokteran UB

Kelas reguler di FK UB bisa kamu pilih melalui beberapa jalur seleksi berikut.

1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)

SNBP dilakukan dengan seleksi nilai akademik melalui portal pendaftaran SNPMB. Untuk jalur ini, daya tampung yang tersedia pada 2026 adalah sebagai berikut.

  • S1 Kedokteran: 64 kursi
  • S1 Farmasi: 36 kursi
  • S1 Kebidanan: 32 kursi

2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)

Pendaftaran SNBT juga dilakukan melalui portal SNPMB, tetapi seleksi dilakukan dengan nilai UTBK. Daya tampung untuk jalur ini adalah sebagai berikut.

  • S1 Kedokteran: 96 kursi
  • S1 Farmasi: 54 kursi
  • S1 Kebidanan: 48 kursi

3. Seleksi Mandiri (SMUB)

Terdapat 3 macam jalur SMUB yang tersedia untuk Fakultas Kedokteran, yaitu SMUB Prestasi, Rapor, dan Nilai UTBK. Ketiga jalur ini mematok biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu. Daya tampung untuk jalur SMUB Fakultas Kedokteran tahun 2026 mencapai 50% dari total daya tampung prodi dengan rincian berikut.

  • S1 Kedokteran: 160  kursi
  • S1 Farmasi: 90 kursi
  • S1 Kebidanan: 80 kursi 

Baca juga: Berapa Biaya IUP UGM Kedokteran? Ini Rinciannya

Jalur Seleksi IUP Fakultas Kedokteran UB 

Pada jalur seleksi ini, UB menawarkan 30 kursi untuk prodi IUP Medicine. Pendaftaran program ini mematok biaya sebesar Rp 2,5 juta dan dilaksanakan dalam beberapa gelombang. Adapun tahapan seleksinya adalah sebagai berikut.

1. Seleksi Administrasi

Pada tahapan ini, pendaftar harus mengumpulkan beberapa dokumen, yaitu copy kartu identitas, CV, motivation letter, guarantee letter, commitment letter, sertifikat TOEFL/IELTS/TOEIC (opsional), dan recommendation letter (opsional).

2. English Proficiency Test

Program IUP UB tidak mewajibkan sertifikat bahasa Inggris dalam seleksi administrasi. Namun, pendaftar perlu mengikuti English Proficiency Test yang dilakukan secara online.

3. Interview

Jika lolos tes bahasa Inggris, pendaftar harus mengikuti seleksi wawancara secara offline atau online.

Demikian penjelasan tentang 4 prodi sarjana di Fakultas Kedokteran UB beserta informasi jalur seleksinya. Semoga bermanfaat, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Ilustrasi mahasiswa IUP FK Unair

Mengenal Program IUP FK Unair, Bisa Double Degree?

Kedokteran merupakan prodi yang paling diminati di Unair, baik di jalur SNBT maupun Mandiri. Sepak terjang prodi ini sendiri sudah dimulai sejak 1913, menjadikan FK Unair sebagai FK tertua kedua di Indonesia. Seabad kemudian, FK Unair terus melakukan inovasi, misalnya dengan membuka prodi IUP.

Kelas IUP FK Unair menawarkan pengalaman yang berbeda dari kelas reguler. Di program ini, mahasiswa akan mengikuti perkuliahan dalam bahasa Inggris. Selain itu, mahasiswa IUP juga bisa mengikuti program international exposure dalam bentuk pertukaran mahasiswa hingga program double degree.

IUP FK Unair merupakan pilihan yang menarik bagi mahasiswa yang tertarik dengan dunia medis sekaligus ingin merasakan pengalaman kuliah di luar negeri. Kamu juga bisa memilih program single degree atau double degree, lho! Simak penjelasan tentang IUP FK Unair beserta penjelasan tentang program Double Degree berikut ini.

Profil IUP FK Unair: Single Degree & Double Degree

Ilustrasi mahasiswa IUP FK Unair

Ilustrasi mahasiswa IUP FK Unair. (Foto: Magnific/prostooleh)

FK Unair merupakan sekolah kedokteran tertua kedua di Indonesia yang telah mencetak banyak talenta kedokteran unggul. Kualitas pembelajaran di fakultas ini telah terjamin dengan akreditasi nasional dari LAMPTKes serta akreditasi internasional dari AUN-QA dan ASIIN. FK Unair pun menyediakan pembelajaran berstandar internasional melalui program IUP.

Di FK Unair, mahasiswa IUP bisa memilih salah satu dari 2 jalur studi, yaitu jalur IUP Non Double Degree (single degree) atau IUP Double Degree. Perbedaan keduanya terletak pada skema pembelajaran dan gelar yang ditawarkan. Mahasiswa IUP Non Double Degree mendapatkan kesempatan student exchange dan elective programme di kampus atau institusi luar negeri, tetapi hanya akan mendapat 1 gelar dari Unair (S.Ked.). Sementara itu, mahasiswa IUP Double Degree akan mendapatkan 2 gelar, yaitu S.Ked. dari Unair dan Bachelor of Medical Science dari universitas mitra.

Adapun program international exposure yang bisa diikuti mahasiswa IUP FK Unair antara lain sebagai berikut.

1. Program Elektif (Elective Programme)

Program elektif atau blok elektif merupakan program yang memungkinkan mahasiswa untuk mengembangkan peminatan di bidang kedokteran maupun disiplin lain yang masih berhubungan dengan dunia medis. Mahasiswa nantinya akan mengikuti program elektif selama 4 minggu di institusi mitra.

Untuk mahasiswa IUP, program elektif bisa dilakukan di berbagai universitas atau institusi yang tersebar di negara Jepang, Inggris, Taiwan, Amerika Serikat, hingga India.

2. Student Exchange

Selain berkuliah di Unair, mahasiswa IUP FK berkesempatan mengikuti pertukaran mahasiswa di University of Adelaide, Erasmus University Medical Centre Rotterdam, Hiroshima University Hospital, dan masih banyak lagi. Terdapat hampir 20 universitas atau institusi di Australia, Belanda, Amerika Serikat, dan Jepang yang bisa menjadi pilihan studi mahasiswa.

3. Double Degree

Program Double Degree bisa diikuti oleh mahasiswa yang mengikuti seleksi jalur IUP Double Degree. Saat ini, Unair baru membuka program IUP Double Degree dengan University of Melbourne, Australia. Jadi, setelah lulus, kamu akan mendapatkan gelar sarjana dari Unair dan bachelor dari universitas mitra tersebut.

Baca juga: Berapa Biaya IUP UGM Kedokteran? Ini Rinciannya

Biaya Kuliah IUP FK Unair  

Biaya pendaftaran untuk kelas IUP FK Unair single degree sama dengan IUP Double Degree, yaitu Rp1.250.000,00. Adapun besaran biaya UKT dan IPI bagi kedua program ini berdasarkan laman PPMB Unair adalah sebagai berikut.

No. Program UKT IPI Tuition Fee
1. IUP Medicine Rp 30 juta Rp 280 juta –
2. IUP Medicine Double Degree Rp 30 juta Rp 280 juta AUD 75.000/Rp 900 juta

Uang kuliah tunggal (UKT) perlu dibayarkan mahasiswa setiap semester, sedangkan Iuran Pembangunan Institusi (IPI) dibayar sekali di awal studi. Adapun tuition fee merupakan uang kuliah awal yang dibayarkan saat pendaftaran ulang.

Baca juga: Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

Seleksi IUP FK Unair

Program IUP memiliki jalur seleksi tersendiri, berbeda dengan jalur mandiri kelas reguler. Komponen seleksi IUP single degree maupun double degree FK Unair sebenarnya sama, yaitu berupa letter of motivation, ujian TPA, dan wawancara. Namun, terdapat perbedaan syarat pendaftaran untuk kedua program ini, yaitu sebagai berikut.

1. IUP Kedokteran 

Syarat pendaftaran bagi WNI antara lain:

  • Lulusan SMA/sederajat 3 tahun terakhir
  • Ijazah atau Surat Keterangan Kelas XII
  • Usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli)
  • Sertifikat Bahasa Inggris dengan skor TOEFL IBT minimal 60, TOEFL CBT minimal 173, TOEFL ITP minimal 500, IELTS minimal 5,5, atau Airlangga ELPT minimal 500
  • Memiliki kesehatan yang memadai
  • Motivation letter: alasan memilih prodi, kualitas yang bisa ditawarkan kandidat, dan alasan Unair menjadi pilihan terbaik bagi kandidat
  • Nilai rapor SMA/sederajat semester 1–5

2. IUP Kedokteran Double Degree

Pendaftar program Double Degree harus memenuhi persyaratan berikut.

  • WNI lulusan SMA/sederajat 3 tahun terakhir
  • Ijazah atau Surat Keterangan Kelas XII
  • Usia maksimal 25 tahun
  • Sertifikat Bahasa Inggris dengan skor TOEFL IBT minimal 79, TOEFL CBT minimal 213, TOEFL ITP minimal 550, IELTS minimal 6,5, atau Airlangga ELPT minimal 550
  • Motivation letter: alasan memilih prodi, kualitas yang bisa ditawarkan kandidat, dan alasan Unair menjadi pilihan terbaik bagi kandidat
  • Memiliki kesehatan yang memadai
  • Tidak buta warna total dan parsial
  • Surat pernyataan tentang komitmen untuk berpartisipasi dalam program double degree dan kemampuan untuk mencapai skor IELTS minimal 7 dengan band score minimal 6,5 sebelum keberangkatan untuk double degree

Baca juga: Punya 10.400+ Alumni, Yuk Kenalan dengan Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Tips Lolos Seleksi IUP FK Unair

Selain tahapan seleksi yang berbeda dari program reguler, program IUP FK Unair juga memiliki persaingan yang ketat. Daya tampung untuk program single degree adalah 50 orang, sedangkan program double degree hanya menyediakan kuota 10 orang. Oleh karena itu, kamu harus mempersiapkan diri sedini mungkin.

Agar bisa lolos IUP FK Unair, kamu harus mempelajari setiap komponen tes dengan baik, mulai dari TPA, wawancara, hingga cara menyusun motivation letter. Selain itu, kamu juga harus menguasai bahasa Inggris dengan baik. Agar persiapanmu lebih terarah dan matang, kamu juga bisa mengikuti bimbel kedokteran seperti Indonesia College. 

Demikian penjelasan tentang IUP FK Unair beserta penjelasan biaya dan tahapan seleksinya. Semoga membantu, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Berapa Biaya IUP UGM Kedokteran? Ini Rinciannya

Sebagai salah satu fakultas dengan peminat tertinggi di UGM, FKKMK menawarkan berbagai prodi menarik seperti IUP Kedokteran. Prodi ini memiliki keunggulan berupa pengalaman internasional yang tidak didapatkan mahasiswa kedokteran reguler. Selain perbedaan program, IUP UGM Kedokteran juga memiliki biaya yang tentunya berbeda dari kelas reguler.

Lantas, berapa biaya kuliah di IUP UGM Kedokteran? Intip ulasan lengkapnya, mulai dari biaya pendaftaran hingga UKT dan IPI, di bawah ini! 

Biaya Pendaftaran dan Kuliah IUP Kedokteran UGM

Ilustrasi biaya IUP UGM Kedokteran

Ilustrasi biaya IUP UGM Kedokteran. (Magnific)

Berbagai keunggulan dalam program IUP Kedokteran UGM membuat prodi ini memiliki biaya pendaftaran hingga kuliah yang lebih mahal daripada program reguler. Biaya seleksi Ujian Mandiri (UM) UGM sendiri berkisar antara Rp350.000,00–Rp550.000,00. Sementara itu, biaya pendaftaran IUP UGM Kedokteran per Januari 2026 adalah Rp2.250.000,00 untuk WNI dan USD $225 untuk WNA.

Setelah diterima, mahasiswa Kedokteran UGM harus membayar UKT tiap semester. Selain itu, mahasiswa jalur UM dan IUP juga harus membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) di awal masa studi. Besaran UKT bagi mahasiswa IUP pun berbeda dari kelas reguler dengan perbandingan sebagai berikut.

Biaya SNBP & SNBT UM IUP
UKT Rp6.175.000,00 (UKT bersubsidi 75%) – Rp24.700.000,00 (UKT tanpa subsidi) Rp6.175.000,00 (UKT bersubsidi 75%) – Rp24.700.000,00 (UKT tanpa subsidi) Rp45.000.000,00 untuk WNI dan Rp65.000.000,00 untuk WNA
IPI – Rp30.000.000,00 Rp50.000.000,00

 Baca juga: Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

Perbedaan Kedokteran Reguler dan IUP UGM

Secara keilmuan, dasar-dasar ilmu yang dipelajari oleh mahasiswa kedokteran IUP sebenarnya sama dengan kelas reguler. Perbedaan antara kedua program ini terletak pada biaya dan international exposure.

Berdiri sejak tahun 2002, IUP UGM Kedokteran menggunakan sistem program based-learning yang dipadukan dengan pembelajaran berstandar internasional. Seluruh aktivitas akademik IUP Kedokteran seperti perkuliahan, tutorial, praktik lab, tugas, hingga ujian menggunakan bahasa Inggris, kecuali aktivitas yang berhubungan dengan pasien dan lapangan.

Selain perkuliahan berbahasa Inggris, mahasiswa IUP Kedokteran juga memiliki kewajiban untuk studi di kampus luar negeri selama 1 semester. Mahasiswa juga bisa mengikuti program summer dan winter course serta mendapatkan pembelajaran dengan jumlah visiting professor yang lebih banyak daripada kelas reguler. Keunggulan lain dari program ini adalah kesempatan untuk berjejaring dengan alumni IUP Kedokteran yang banyak tersebar di negara lain seperti negara-negara Eropa Timur dan Austria. 

Baca juga: Punya 10.400+ Alumni, Yuk Kenalan dengan Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Seleksi IUP Kedokteran UGM

Berbeda dari seleksi Mandiri biasa yang hanya menggunakan tes berbasis komputer atau laporan akademik/non-akademik, seleksi IUP Kedokteran UGM memiliki lebih banyak komponen tes. Salah satu komponen tes yang dalam seleksi IUP adalah Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) dan Situational Judgement Test (SJT). Kedua tes tersebut dilakukan untuk menilai kesesuaian karakter peserta dan kemampuan pengambilan keputusan.

Seluruh tes IUP Kedokteran UGM menggunakan bahasa Inggris dengan rincian tes sebagai berikut.

Phase 1

  • Gadjah Mada Scholastic Test (GMST): Verbal, quantitative, reasoning
  • Academic English Proficiency Test (AcEPT): Listening, structure, reading

Phase 2 (hanya untuk peserta lolos phase 1)

  • MMPI
  • SJT
  • Interview

Banyaknya komponen tes dalam seleksi IUP ditujukan untuk memastikan kualitas mahasiswa dan kesesuaian dengan program. Jadi, jika kamu tertarik dengan program ini, kamu perlu belajar dengan giat, memahami tipe tes, serta memperkuat kesiapan mental. Agar persiapanmu lebih terarah, kamu juga bisa mengikuti bimbel kedokteran seperti Indonesia College.

Nah, itu dia penjelasan tentang rincian biaya IUP UGM Kedokteran. Semoga membantu, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

ukt-kedokteran-ugm

Punya Reputasi OK dan Jadi Kedokteran Unggulan, Berapa UKT Kedokteran UGM?

UKT Kedokteran UGM – Siapa yang tidak kenal Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM)? Sebagai salah satu fakultas kedokteran terbaik di Indonesia, program ini selalu menjadi incaran utama calon mahasiswa. Namun, di balik prestasi dan reputasinya, banyak yang masih penasaran, sebenarnya berapa sih UKT Kedokteran UGM itu? Karena rata-rata biaya pendidikan untuk program kedokteran tidak murah.

UGM menggunakan sistem UKT agar biaya pendidikan menjadi lebih adil dan proporsional, menyesuaikan kemampuan ekonomi mahasiswanya. Program Studi Kedokteran UGM dikenal sebagai salah satu yang paling favorit dan kompetitif di Indonesia. Dengan akreditasi unggul dan jejaring global, UGM menjadi destinasi utama bagi calon dokter terbaik dari seluruh nusantara.

Mengapa Kuliah di Kedokteran UGM?

UKT kedokteran UGM

Ada banyak alasan mengapa Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM selalu menjadi incaran utama calon mahasiswa, di antaranya:

1.    Program Studi Favorit Nasional

Setiap tahunnya, ribuan calon mahasiswa bersaing ketat untuk masuk prodi ini. Rata-rata, hanya 1 dari 40 kandidat yang diterima.

2.    Terakreditasi Unggul & Berstandar Internasional

Prodi kedokteran UGM sudah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes, bahkan sudah terakreditasi internasional oleh ASIIN (Jerman) yang berlaku hingga tahun 2029. Penjaminan mutu dilakukan pun rutin setiap tahun melalui Academic Quality Assurance System.

Baca juga: 10 Universitas yang Ada Jurusan Olahraga, Pilih yang Mana?

3.    Sumber Daya Akademik Kuat

FK-KMK UGM memiliki:

  • 32 departemen
  • 9 pusat studi
  • 6 program master
  • 20 program spesialis
  • 1 program doktor

Kombinasi ini menjadikan ekosistem pembelajarannya sangat lengkap.

4.    Kerja Sama Global

Mahasiswa berkesempatan mengikuti program exchange dan joint degree dengan universitas ternama di Asia, Eropa, dan Amerika.

5.    Alumni Tersebar di Seluruh Dunia

Ribuan alumni dokter UGM kini berkiprah di berbagai rumah sakit, lembaga kesehatan, hingga organisasi internasional.

6.    Kurikulum Modern Berbasis SPICES

Sejak tahun akademik 2020/2021, UGM menerapkan Kurikulum 2020 yang berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan pendekatan: Student-Centered, Problem-Based, Integrated, Community-Based, Elective, dan Systematic.

Baca juga: Mau Lanjut Kuliah Kedokteran? Kalian Wajib Tahu Daftar Mata Kuliah Kedokteran Ini!

7.    Dua Program Pendidikan

UGM membuka 2 program pendidikan untuk jurusan kedokteran, yaitu Program Reguler dan Program Internasional (International Undergraduate Program – IUP) yang keduanya sama-sama memiliki banyak peminat.

8.    Tingkat Kelulusan Tinggi

Lebih dari 90% mahasiswa Kedokteran UGM lulus Uji Kompetensi Dokter Nasional (UKMPPD) pada percobaan pertama (first taker).

Besaran UKT Kedokteran UGM

Biaya kuliah mahasiswa untuk program kedokteran di UGM beragam, mulai dari Rp 0 untuk UKT Pendidikan Unggul bersubsidi.  Berikut untuk rinciannya:

1.    S1 Kedokteran

  • BKT per semester: 35.145.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 2 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 3 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%): 6.175.000
  • UKT Kelompok 4 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%): 12.350.000
  • UKT Kelompok 5 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%): 18.525.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul): 24.700.000

2.    S1 Kedokteran Hewan

  • BKT per semester: 35.145.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 2 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 3 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%): 6.175.000
  • UKT Kelompok 4 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%): 12.350.000
  • UKT Kelompok 5 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%): 18.525.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul): 24.700.000

3.    S1 Kedokteran Gigi

  • BKT per semester: 33.740.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 2 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%): 0
  • UKT Kelompok 3 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%): 6.175.000
  • UKT Kelompok 4 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%): 12.350.000
  • UKT Kelompok 5 (UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%): 18.525.000
  • UKT Kelompok 1 (UKT Pendidikan Unggul): 24.700.000

Jadi biaya UKT Kedokteran UGM bisa dibilang masih cukup terjangkau, namun perlu diingat bahwa jurusan ini sering mengadakan praktikum dengan peralatan yang tidak murah. Maka, pastikan kamu sudah siap secara finansial agar proses belajarmu tetap lancar tanpa hambatan.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Mahasiswa Kedokteran

Inilah 5 PTN dengan Biaya Kuliah Kedokteran Termurah, Ada yang 0 Rupiah!

PTN dengan Biaya Kuliah Kedoktera Termurah – Melanjutkan studi di jurusan Kedokteran merupakan impian banyak siswa. Akan tetapi, biaya kuliah kedokteran yang mahal seringkali menjadi faktor penghambat yang nyata.

Meski begitu, kamu tidak boleh menyerah. Sebab, ada beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) yang menawarkan kuliah kedokteran dengan biaya terjangkau. Tentunya ini menjadi kabar baik bagi calon mahasiswa yang kemampuan finansialnya terbatas.

PTN dengan biaya kuliah Kedokteran termurah bisa kamu akses melalui jalur  Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) ataupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).

PTN dengan Biaya Kuliah Kedokteran Termurah

Perlu diketahui, biaya kuliah di perguruan tinggi negeri saat ini menggunakan sistem Uang Kuliah Tunggal (UKT). Sistem ini sudah implementasikan sejak 2013, tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaaan (Permendikbud) Nomor 55 Tahun 2013.

Pasal 1 ayat (3) Permendikbud tersebut menjelaskan bahwa setiap mahasiwa diharuskan membayar UKT per semester. Program UKT ini menjadi sistem penentuan pembayaran mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di aawal semester. Sistem UKT menganut subsidi silangm yakni membayar ssesuai kemampuan ekonomi siswa.

Berdasarkan Permendikbud No. 5/2013, berikut pengelompokan UKT di PTN berdasarkan gaji orang tua:

  • Kelompok I: Interval gaji orang tua kurang dari Rp2.000.000, besaran UKT 000.
  • Kelompok II: Interval gaji orang tua antara Rp2.000.001 – Rp3.000.000, besaran UKT Rp1.000.000.
  • Kelompok III: Interval gaji orang tua antara Rp3.000.0001 – Rp4.000.000, besaran UKT Rp1.500.000.
  • Kelompok IV: Interval gaji orang tua antara Rp5.000.001 – Rp6.000.000, besaran UKT Rp2.500.000.
  • Kelompok V: Interval gaji orang tua antara Rp7.000.0001 – Rp8.000.000, besaran UKT Rp3.500.000.
  • Kelompok VI: Interval gaji orang tua antara Rp8.000.001 – Rp9.000.000, besaran UKT Rp4.500.000.
  • Kelompok VII: Interval gaji orang tua antara Rp9.000.001 – Rp10.000.000, besaran UKT Rp5.500.000.
  • Kelompok VIII: Interval gaji orang tua antara Rp10.000.001 – Rp11.000.000, besaran UKT RpRp6.500.000.
  • Kelompok IX: Interval gaji orang tua antara Rp11.000.001 – Rp12.000.000, besaran UKT Rp7.500.000.
  • Kelompok X: Interval gaji orang tua lebih dari Rp12.000.001, besaran UKT Rp8.500.000.

Besaran kelompok UKT tersebut merupakan standar yang ditetapkan oleh Undang-Undang. Masing-masing PTN diberi keleluasaan untuk menetapkan UKT sendiri.

Berikut UKT dari 5 perguruan tinggi negeri yang mempunyai jurusan kedokteran. PTN dengan biaya kuliah kedokteran termurah bisa disimak dari daftar berikut:

  1. Universitas Andalas

Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk S1 Kedokteran di Universitas Andalas (UNAND) tahun 2024, sebesar:

  • Kelompok I: Rp500.000
  • Kelompok II: Rp1.000.000
  • Kelompok III: Rp3.300.000
  • Kelompok IV: Rp5.500.000
  • Kelompok V: Rp7.700.000
  • Kelompok VI: Rp10.000.000
  • Kelompok VII: Rp12.000.000

Sementara itu, Iuran Pengembangan Institusi (IPI) untuk calon mahasiswa yang masuk Jurusan Kedokteran Unand melalui jalur mandiri, yakni sebesar Rp1.00.000.000.

  1. Universitas Padjajaran

PTN dengan biaya kuliah kedokteran termurah yang berikutnya adalah Universitas Padjajaran (UNPAD). Rincian UKT Kedokteran Unpad pada 2024 sebagai berikut:

  • UKT Kelompok I: Rp500.000.
  • UKT Kelompok II: Rp1.000.000.
  • UKT Kelompok III: Rp3.500.000.
  • UKT Kelompok IV: Rp7.000.000.
  • UKT Kelompok VI: Rp11.500.000.
  • UKT Kelompok VII: Rp16.000.000.
  • UKT Kelompok VIII: Rp20.500.000.

Bagi mahasiswa baru yang masuk Kedokteran Unpad melalui Jalur Seleksi Mandiri Universitas Padjajaran (SMUP), diharuskan membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp195.000.000.

  1. Universitas Jenderal Soedirman

UKT untuk Jurusan Kedokteran di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Tahun 2024, yakni:

  • UKT kelompok I: Rp500.000
  • UKT kelompok II: Rp1.000.000
  • UKT kelompok III: Rp10.000.000
  • UKT kelompok IV: Rp15.000.000
  • UKT kelompok V: Rp20.000.0000
  • UKT kelompok VI: Rp25.000.000
  • UKT kelompok VII: Rp30.000.000
  • UKT kelompok VIII: Rp33.500.000

Jika kamu masuk Kedokteran Unsoed melalui jalur mandiri, kamu diharuskan membayar IPI mulai dari Rp100.000.000 hingga Rp260.000.000.

  1. Universitas Diponegoro

Universitas Diponegoro (Undip) juga masuk dalam jajaran PTN dengan biaya kuliah Kedokteran termurah.

Berikut pengelompokan UKT jurusan Kedokteran Undip tahun 2024:

  • Kelompok I: Rp500.000
  • Kelompok II: Rp1.000.000
  • Kelompok III: Rp5.000.000
  • Kelompok IV: Rp10.000.000
  • Kelompok V, Rp12.500.000
  • Kelompok VI: Rp15.000.000
  • Kelompok VII: Rp19.000.000

Sementara biaya kuliah Kedokteran Undip untuk mahasiswa yang masuk lewat jalur mandiri yakni Rp200.000 untuk IPI golongan 1 dan Rp250.000.000 untuk IPI golongan 2.

  1. Universitas Pertahanan

Universitas Pertahanan (Unhan) menerapkan biaya 0 rupiah untuk fakultas Kedokteran. Dengan demikian, Unhan menjadi PTN dengan biaya kuliah kedokteran termurah di Indonesia.

Biaya kuliah Kedokteran Unhan akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Akan tetapi, ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi untuk menjadi mahasiwa Unhan dan kuliah tanpa biaya, antara lain:

  • Terbukti sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dengan kartu tanda penduduk
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak buta warna
  • Berijazah SMA/Sederajat jurusan IPA dan SMK/Sederajat, lulusan tahun 2022 atau 2023.
  • Tidak pernah tinggal kelas selama di SMA atau SMK/Sederajat.
  • Nilai rapor SMA, SMK/Sederajat semester I sampai V rata-rata 80 dan diprioritaskan siswa yang masuk sepuluh besar terbaik yang bersangkutan pada semester V.

Demikian ulasan tentang PTN dengan biaya kuliah kedokteran termurah. Apa persiapan yang sudah kamu lakukan untuk masuk fakultas Kedokteran?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

biaya kuliah kedokteran UI

Kenalan dengan Jurusan, Kurikulum dan Biaya Kuliah Kedokteran UI Tahun 2024

Biaya Kuliah Kedokteran UI – Universitas Indonesia tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu kampus terbaik yang berada di urutan teratas. Salah satu jurusan unggulannya adalah kedokteran, yang setiap tahunnya memiliki kuota penerimaan terbatas dan seleksi yang sangat ketat. Bagi kamu yang bercita-cita menjadi mahasiswa kedokteran UI, tidak cukup hanya mempersiapkan diri untuk ikut seleksi, karena kamu juga butuh mengetahui persiapan biaya kuliah yang harus dikeluarkan setelah diterima nanti.

Diketahui bahwa mahasiswa yang diterima di jalur SNBP dan SNBT, biaya kuliah yang harus dikeluarkan hanya berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester, sedangkan untuk mahasiswa yang lolos di jalur mandiri akan mendapatkan tambahan biaya lain yaitu uang pangkal atau Sumbangan Pendidikan yang di UI dikenal sebagai Biaya Operasional (BOP). Nah berapa sih biaya kuliah kedokteran UI di semua jalur penerimaannya?

Mengenal Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

biaya kuliah kedokteran UI

Fakultas Kedokteran UI merupakan salah satu unit tertua dalam sejarah pendirian UI. Setiap tahunnya, FKUI ini terus mengembangkan diri dengan melalui pendidikan yang sudah sesuai dengan Program Standar Internasional berdasarkan ketetapan Federasi Pendidikan Kedokteran Dunia.

Mahasiswa kedokteran UI akan diharuskan mengikuti sistem modul yang sudah ditetapkan secara sistematis. Kurikulum yang ditetapkan sendiri ada 3 tahap, yaitu tahap pertama general education di semester satu. Tahap kedua medical science di semester 2-6, dan tahap ketiga clinical practice di semester 7-10. Tahap pendidikan ini lengkap dengan masa magang selama satu tahun.

Baca juga: 6 Kampus yang Punya Jurusan Kedokteran Terbaik di Dunia

Dalam penerimaannya, UI menyediakan 50 persen dari total daya tampung, dengan rincian 20% untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 30% untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Sementara untuk jalur mandiri akan mendapat daya tampung 50% dari total.

Jurusan S1 Pendidikan Dokter sudah mendapatkan akreditasi A dengan berdasarkan SK No. 0657/LAM-PTKes/Akr/Sar/XI/2019.

Kurikulum Pendidikan S1 Kedokteran UI

Fakultas kedokteran UI menerapkan Kurikulum Fakultas 2012 yang merupakan perbaikan dari Kurikulum Fakultas 2005. Kurikulum ini menjadi kurikulum pendidikan dokter modern yang menerapkan strategi pembelajaran:

  • student-centered learning (berpusat pada mahasiswa)
  • berbasis pada masalah (problem-based learning)
  • terintegrasi horizontal dan vertikal (integrated)
  • berbasis komunitas (community based)
  • integrasi pembelajaran i!mu dasar dan ilmu klinik (early clinical exposure)
  • memberi pilihan luas pada mahasiswa untuk mendalami bidang ilmu pilihannya (elective), dan
  • pelaksanaan pembelajaran yang sistematis (systematic)

Tujuan pendidikannya adalah untuk menghasilkan dokter layanan primer yang mawas diri dan terampil dalam pendekatan holistik, komprehensif, kolaboratif, teratur berdasar pada pencegahan dengan kemampuan pengolahan informasi dan pengaplikasiannya dalam manajemen kesehatan dan berperan sebagai agent of change.

Baca juga: Jurusan Kedokteran Gigi: Ranking, Info Kuliah, hingga Persiapan Masuk

Biaya Kuliah Kedokteran UI

Berdasarkan informasi di laman resmi UI, tarif Uang Kuliah Tunggal bagi mahasiswa program Sarjana dan Program Pendidikan Vokasi Jalur SNBP, SNBT dan Jalur Mandiri Tahun Akademik 2024/2025 (S1 Pendidikan Dokter) adalah sebagai berikut:

  • UKT 1: Rp 500.000
  • UKT 2: Rp 1.000.000
  • UKT 3: Rp 2.000.000
  • UKT 4: Rp 4.000.000
  • UKT 5: Rp 6.000.000
  • UKT 6: Rp 7.500.000
  • UKT 7: Rp 10.000.000
  • UKT 8: Rp 12.500.000
  • UKT 9: Rp 15.000.000
  • UKT 10: Rp 17.500.000
  • UKT 11: Rp 20.000.000

Jadi sudah tahu bukan gambaran biaya kuliah kedokteran UI? Pastikan untuk mempersiapkan semuanya dengan maksimal, semoga lolos dan jadi mahasiswa kedokteran UI! Bingung persiapannya? Bimbel kedokteran Indonesia College siap bantu kamu untuk memiliki persiapan matang dengan materi super lengkap dan akurat! Dapatkan informasi selengkapnya di sini.

Lanjutkan membaca →

cara mendapat beasiswa kuliah

6 Cara Mendapat Beasiswa Kuliah, Pendidikan Gratis Sampai Lulus

Cara Mendapat Beasiswa Kuliah – Melanjutkan pendidikan tinggi di bangku kuliah menjadi salah satu investasi jangka panjang terbaik. Bisa dikatakan, melanjutkan pendidikan berarti meningkatkan peluang untuk mendapatkan masa depan yang lebih cerah.

Namun sayangnya tidak semua orang bisa mengenyam bangku kuliah karena masalah ekonomi. Salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mendapatkan beasiswa untuk meringankan beban biaya kuliah. Tapi bagaimana sih cara mendapat beasiswa kuliah ini?

Bagaimana Cara Mendapat Beasiswa Kuliah?

cara mendapat beasiswa kuliah

Mendapatkan beasiswa kuliah bukan merupakan langkah yang mudah, tapi kamu bisa mengusahakannya dengan cara-cara berikut:

1.    Lakukan Riset dan Kumpulkan Informasi

Cara pertama dan menjadi cara paling dasar adalah mencari informasi seputar beasiswa melalui berbagai sumber. Apalagi sekarang ini dunia teknologi sudah amat berkembang dan sangat memudahkan manusia untuk mengakses informasi termasuk seputar beasiswa kuliah.

Kamu bisa memulainya dengan mencari di internet yang pasti akan menampilkan situs-situs penyedia beasiswa terkini, setelah itu kamu bisa lanjut menjelajah di media sosial. Menggunakan hashtag juga bisa sangat membantu.

Setelah mendapatkan beberapa informasi, jangan lupa juga untuk mencatat jadwal pendaftaran, berkas-berkas yang dibutuhkan, proses seleksinya sampai dengan tanggal pengumuman. Jangan lupa untuk selalu update informasinya setiap hari supaya tidak ketinggalan jika ternyata ada perubahan.

Baca juga: Kenalan Lebih Dekat dengan Fakultas Kedokteran UGM dan Program Studi Sarjana Kedokterannya

2.    Daftar Kartu Indonesia Pintar (KIP)

Pemerintah membuka program KIP yang tujuannya adalah membantu pelajar dari keluarga yang kurang mampu. Dalam jenjang pendidikan tinggi juga ada KIP-Kuliah yang akan menanggung biaya kuliah dan memberi tunjangan hidup bagi mahasiswa kurang mampu.

KIP-K ini bisa digunakan untuk mahasiswa di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Swasta (PTS). Untuk informasi selengkapnya seputar KIP-K ini bisa kunjungi website berikut https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/.

3.    Daftar Beasiswa Bidikmisi

Bidikmisi juga merupakan program yang dijalankan pemerintah untuk memberikan bantuan penuh akan biaya kuliah dan biaya hidup siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Program bidikmisi ini mencakup 8 semester biaya kuliah dan juga tunjangan setiap bulan untuk kebutuhan hidup.

Dalam pendaftarannya, setiap peserta akan diwajibkan melampirkan bukti penghasilan orang tua dan prestasi akademik peserta. Maka dari itu pastikan untuk mempersiapkan persyaratannya dengan baik.

Baca juga: Mau Kuliah Kesehatan? Ini 6 Rekomendasi Kampus Kesehatan di Surabaya

4.    Gabung Komunitas Pejuang Beasiswa

Cara selanjutnya kamu juga bisa mencari komunitas yang tujuannya adalah menjadi wadah bagi sesama pejuang beasiswa. Komunitas ini akan saling mendukung, berbagi informasi dan mengingatkan sesama teman seperjuangan. Kamu bisa bertemu dengan teman satu kota, satu sekolah bahkan satu kampus, dan bisa berdiskusi bahkan dengan alumni-alumni yang sudah mendapatkan beasiswa sebelumnya.

5.    Pelajari dan Persiapkan Syarat-Syaratnya

Dalam pendaftaran beasiswa pasti akan ada banyak sekali peserta yang juga ingin lolos. Maka dari itu panitia akan memberlakukan berbagai syarat dan ketentuan untuk menyeleksi dan menjaring peserta yang layak mendapatkan beasiswa. Jadi setelah kamu mendapatkan informasi seputar beasiswa dari berbagai sumber, pelajari sistematika dan persyaratannya.

Contohnya adalah memiliki prestasi akademik, surat keterangan tidak mampu, sampai dokumen-dokumen penting dan motivation letter.

6.    Perbaiki Kualitas Diri

Setelah semuanya sudah sesuai dan sudah rampung kamu persiapkan, jangan lupa juga untuk memperbaiki kualitas diri dari jauh-jauh hari. Contohnya adalah meningkatkan keterampilan yang tidak bisa kamu dapatkan secara instan, seperti kemampuan akademik, kemampuan bahasa asing, serta kemampuan public speaking terutama untuk persiapan wawancara.

Demikianlah cara mendapat beasiswa kuliah yang bisa kamu lakukan. Semoga cara-cara tersebut bisa membuahkan hasil.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Berapa Biaya Kuliah Kedokteran UGM? Ini Referensi UKT Kedokteran UGM Tahun 2024

Biaya Kuliah Kedokteran UGM – Memiliki untuk masuk kuliah di jurusan kedokteran di universitas ternama di Indonesia, Universitas Gadjah Mada kira-kira membutuhkan biaya kuliah berapa per semesternya? Jurusan kedokteran masih jadi salah satu jurusan yang banyak diincar calon mahasiswa. Di Indonesia sendiri profesi dokter masih sangat kekurangan, tidak sebanding dengan jumlah populasi penduduk di Indonesia.

Maka dari itu banyak Universitas yang membuka jurusan kedokteran ini untuk melahirkan dokter-dokter profesional untuk mengabdikan diri untuk masyarakat di Indonesia. Salah satunya adalah UGM yang sudah membuka jurusan ini berdampingan dengan sejarah kemerdekaan Indonesia dan jadi fakultas kedokteran tertua di Indonesia.

Penentuan Biaya Kuliah Kedokteran UGM

biaya kuliah Kedokteran UGM

Sumber: Universitas Gadjah Mada

Di laman resmi UGM, penetapan UKT (Uang Kuliah Tunggal) Pendidikan Unggul UGM dan UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi UGM akan didasarkan pada kemampuan ekonomi orang tua atau penanggung jawab biaya pendidikan mahasiswa. UKT ini juga sudah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi Pada Perguruan Tinggi Negeri di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Di awal pendaftaran, calon mahasiswa baru wajib mengisi formulir data lengkap termasuk berisi penghasilan dan tanggungan orang tua yang akan menentukan kemampuan ekonomi keluarga. Kemampuan ekonomi ini nantinya akan dievaluasi setelah calon mahasiswa sudah dinyatakan diterima di UGM.

Biaya kuliah jurusan kedokteran di UGM juga nantinya akan dibagi dalam beberapa kategori UKT, yaitu UKT Pendidikan Unggul, dan UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25 % hingga 100 %.

Terdapat 6 pembagian kelompok. UKT kelompok 1 dan 2 adalah UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100 % di mana mahasiswa akan dikenakan UKT Rp 0. Kemudian UKT Kelompok 3 atau UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75 persen, UKT Kelompok 4 atau UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50 persen, UKT Kelompok 5 atau UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25 persen, dan UKT tertinggi adalah UKT kelompok 6 atau UKT Pendidikan Unggul.

Waktu tempuh pendidikan Sarjana Kedokteran UGM rata-rata adalah 3,5 tahun atau 7 semester, dan untuk profesi memakan waktu 2 tahun (4 semester).

Biaya Kuliah Kedokteran UGM Jalur SNBP dan SNBT

Untuk besaran UKT Sarjana Kedokteran Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Universitas Gadjah Mada Tahun Akademik 2024/2025:

  • BKT Per Semester: 35.145.000
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% (Kelompok 1): 0
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% (Kelompok 2): 0
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75% (Kelompok 3): 6.175.000
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50% (Kelompok 4): 12.350.000
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25% (Kelompok 5): 18.525.000
  • UKT Pendidikan Unggul (Kelompok 6): 24.700.000

Biaya Kuliah Kedokteran UGM Jalur Seleksi Mandiri

UKT dan Iuran Pengembangan Institusi S1 Kedokteran Jalur Seleksi Mandiri (Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada Computer Based Test dan Penelusuran Bibit Unggul) Tahun Akademik 2024/2025 memiliki beberapa ketentuan, yaitu:

  • Pembayaran Uang Kuliah Tunggal dilakukan setiap semester;
  • Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dikenakan satu kali selama masa kuliah yang dibayarkan bersamaan Uang Kuliah Tunggal dengan ketentuan sebagai berikut:
    • pembayaran penuh secara bersamaan dengan Uang Kuliah Tunggal Semester 1 (satu); atau
    • pembayaran boleh diangsur sebanyak 2 (dua) kali pada semester 1 (satu) dan semester 2 (dua).
  • Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah) untuk bidang ilmu sains, teknologi, dan kesehatan serta sebesar Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah) untuk bidang ilmu sosial dan humaniora, hanya dikenakan bagi mahasiswa yang memiliki kemampuan ekonomi baik atau yang tidak mendapatkan Uang Kuliah Tunggal Pendidikan Unggul Bersubsidi. Ufabet

Untuk besaran UKT dibagi dalam 6 kelompok, yakni:

  • BKT Per Semester: 35.145.000
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% (Kelompok 1): 0
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100% (Kelompok 2): 0
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75% (Kelompok 3): 6.175.000
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50% (Kelompok 4): 12.350.000
  • UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25% (Kelompok 5): 18.525.000
  • UKT Pendidikan Unggul (Kelompok 6): 24.700.000

Demikian pembagian besaran biaya kuliah Kedokteran UGM berdasarkan kelompok kemampuan ekonominya. Persiapkan diri kamu dengan bimbel masuk kedokteran UGM di Indonesia College, yuk! Ribuan siswa sudah berhasil, dengan bekal materi tes lengkap akurat dan try out progresif. Free rapor dan konseling juga, loh. Buruan ambil kelasnya di sini.

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Biaya Kuliah Kedokteran UI

Berapa Biaya Kuliah Kedokteran UI? Ini Rinciannya!

Biaya kuliah kedokteran UI – Sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, Universitas Indonesia (UI) juga punya jurusan-jurusan terbaik, salah satunya kedokterann. Bahkan, jurusan kedokteran UI sudah lama menjadi impian bagi tiap calon mahasiswa untuk mendalami ilmu kedokteran. Kamu pun mungkin salah satunya, bukan?

Namun, kuliah kedokteran identik dengan biaya kuliah yang katanya selangit dan akhirnya menyurutkan niat banyak orang. Lalu, bagaimana dengan biaya kuliah kedokteran di UI? Untuk mengetahuinya, cek informasi berikut ini, yuk!

Mengenal kedokteran UI

Fakultas Kedokteran UI
Fakultas Kedokteran UI

Ketenaran Fakultas Kedokteran UI bukan semata-mata hadir dalam waktu singkat karena FK UI juga menjadi sejarah dalam pendidikan medis di Indonesia. Cikal bakal FK UI sendiri sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dengan berdirinya sekolah kedokteran bernama STOVIA (School tot Opleiding voor Indische Artsen) pada tahun 1989. Dengan sejarah yang panjang, Fakultas Kedokteran UI akhirnya resmi berdiri pada 2 Februari 1950.

Baca juga: Mari Mengenal Fakultas Kedokteran Gigi UI

Selain menjadi salah satu pioneer pendidikan dokter di Indonesia, Fakultas Kedokteran UI juga menawarkan pendidikan dokter yang lengkap mulai dari tingkat sarjana, profesi, spesialis, subspesialis, magister, hingga doktor. Ada juga pilihan kelas khusus internasional (KKI) dengan kesempatan untuk double degree di universitas lainnya di luar negeri. 

Seleksi untuk bisa jadi mahasiswa kedokteran UI dibuka melalui berbagai jalur, mulai dari jalur seleksi nasional oleh SNPMB (SNBP dan SNBT) hingga jalur seleksi yang dilaksanakan oleh UI (PPKB, SJP, SIMAK UII, dan SIMAK KKI UI). Setiap jalur memiliki ketentuan dan materi seleksi yang berbeda-beda dengan biaya kuliah yang berbeda pula. 

Biaya kuliah kedokteran UI

Jalur seleksi nasional dan mandiri

Mahasiswa FK UI yang berhasil diterima melalui jalur seleksi nasional yaitu SNBP, SNBT, PPKB, atau SIMAK UI akan dibebankan biaya kuliah berupa Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibayarkan setiap semester. Besaran UKT ini juga menyesuaikan kemampuan ekonomi tiap mahasiswa.

UKT di Universitas Indonesia dikelompokkan berdasarkan 2 rumpun keilmuan, yaitu Rumpun Sains Teknologi dan Kesehatan serta Rumpun Sosial dan Humaniora. Fakultas Kedokteran sendiri masuk ke dalam Rumpun Sains Teknologi dan Kesehatan dengan kelompok UKT, yakni:

Kelas 1

Rp0 – Rp500.000

Kelas 2

> Rp500.000 – Rp1.000.000

Kelas 3

> Rp1.000.000 – Rp2.000.000

Kelas 4

> Rp2.000.000 – Rp4.000.000

Kelas 5

> Rp4.000.000 – Rp6.000.000

Kelas 6

> Rp6.000.000 – Rp7.500.000

Kelas 7

> Rp7.500.000 – Rp10.000.000

Kelas 8

> Rp10.000.000 – Rp12.500.000

Kelas 9

> Rp12.500.000 – Rp15.000.000

Kelas 10

> Rp15.000.000 – Rp17.500.000

Kelas 11

> Rp17.500.000 – Rp20.000.000

Jalur seleksi kelas khusus internasional (KKI)

Sementara itu, untuk mahasiwa FK UI yang berhasil lulus melalui jalur seleksi SIMAK KKI UI akan mendapatkan biaya pendidikan berupa UKT (Tuition fee) yang dibayarkan per semester dan IPI (Admission fee) yang dibayarkan sekali pada awal masuk dengan nominal:

UKT

  • WNI: Rp51.700.000
  • WNA: Rp59.400.000

IPI

  • WNI: Rp111.100.000
  • WNA: Rp148.500.000

Khusus program KKI, Fakultas Kedokteran UI juga menyediakan pilihan program double degree di beberapa kampus mitra dengan biaya tambahan. Biaya pendidikan di universitas mitra juga beragam, seperti:

  • University of Newcastle Upon Tyne: £25.200/year
  • Monash University: $68.000 AUD/year
  • Melbourne University: $55.328 AUD/year

Setelah mengintip biaya kuliah kedokteran UI di atas, apakah kamu jadi semakin tertarik untuk menjadi calon mahasiswa FK UI? Selain belajar dengan tekun, pastikan kamu juga menyiapkan kebutuhan finansial terkait biaya kuliah ini, ya!


Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.