Ilustrasi fakultas kedokteran ub

4 Prodi Sarjana Fakultas Kedokteran UB, Ada Kelas IUP?

Fakultas Kedokteran menjadi fakultas terfavorit di Universitas Brawijaya (UB). Pada SNBP 2026, 2 prodi di fakultas ini menjadi primadona dan memiliki total pendaftar tertinggi, yaitu S1 Kedokteran dengan total pendaftar 1.405 orang dan S1 Farmasi dengan total pendaftar 1.181 orang. Selain itu, Kedokteran UB juga meraih peringkat ketujuh prodi kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR.

Tak hanya tinggi peminat, Fakultas Kedokteran UB juga menawarkan program IUP yang memungkinkan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman internasional seperti pertukaran pelajar hingga magang internasional. Melalui program tersebut, mahasiswa bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman di bidang kedokteran dengan perspektif lokal sekaligus internasional.

Lantas, apa saja prodi sarjana di Fakultas Kedokteran UB? Lalu, prodi apa saja yang tawarkan program IUP? Simak informasi lengkapnya di bawah ini!

4 Prodi Sarjana Fakultas Kedokteran UB: Reguler dan IUP

Ilustrasi mahasiswa Fakultas Kedokteran UB

Ilustrasi mahasiswa Fakultas Kedokteran UB. (Foto: Unsplash/Jeshoots.com)

Fakultas Kedokteran UB terdiri atas 3 departemen, yaitu Departemen Kedokteran, Departemen Farmasi, dan Departemen Kebidanan. Ketiga departemen tersebut menaungi program sarjana hingga doktoral. Adapun prodi sarjana yang ada di fakultas ini adalah sebagai berikut.

1. S1 Kedokteran (Kelas Reguler)

Sebagai prodi terfavorit di UB, Kedokteran UB menawarkan perkuliahan berkualitas yang telah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes dan terakreditasi internasional oleh AUN-QA dan ASIIN. Pembelajaran diterapkan dengan sistem outcome-based education untuk menghasilkan lulusan yang siap menjadi penyedia layanan medis profesional, cendekiawan biomedis, social entrepreneur dan adaptive leader, hingga manajer emergensi.

Struktur kurikulum untuk prodi ini terdiri atas sub-tahap Ilmu Dasar Kedokteran (Basic Medical Sciences) selama 2 semester dan sub-tahap Kedokteran Klinik (Clinical Sciences) selama 5 semester.

Untuk berkuliah di prodi ini, mahasiswa perlu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) dengan rincian berikut.

  • UKT: Rp 500 ribu (Kel. I), Rp 1 juta (Kel. II), Rp 8,870 juta (Kel. III), Rp 19,160 juta (Kel. IV), Rp 20,305 juta (Kel. V), Rp 23,450 juta (Kel. VI), Rp 23,8 juta (Kel. VII), dan Rp 24 juta (Kel. VIII)
  • IPI: Rp 150 juta (Kel. IV), Rp 165 juta (Kel. V), Rp 175 juta (Kel. VI), Rp 200 juta (Kel. VII), dan Rp 225 juta (Kel. VIII)

2. S1 IUP Medicine

Secara umum, kurikulum IUP Medicine hampir sama dengan Kedokteran Reguler, tetapi bahasa pengantar yang digunakan dalam perkuliahan adalah bahasa Inggris. Struktur kurikulum untuk prodi ini meliputi Basic Medical Science dan General & Medical Humanity (tahun pertama); Life Structure, Life Protection & Public Health, dan Leadership & Entrepreneurship (tahun kedua); Life Control, Life Support, Life Maintenance & Life Care, dan Emergency (tahun ketiga); Global Mobility Experiences dan Biomedical & Collaborative Research (Final Assignment) (tahun keempat); serta Clerkship & Clinical Rotation (tahun kelima dan keenam).

Pembelajaran berstandar global akan didapatkan mahasiswa melalui perkuliahan dengan international guest lecture, Global Mobility Experiences, hingga program double/joint degree. Pengalaman internasional tersebut dilaksanakan bersama beberapa universitas mitra, mulai dari University of Manchester hingga Kyushu University.

Adapun biaya kuliah IUP Medicine UB untuk WNI adalah sebagai berikut.

  • UKT: Rp 45 juta
  • IPI: Rp 140,5 juta

Baca juga: Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

3. S1 Farmasi

Prodi lain di FK yang menjadi primadona adalah S1 Farmasi. Di prodi ini, mahasiswa akan mendapatkan outcome-based learning dengan kurikulum mencakup bahan kajian Ilmu Biomedis Dasar, Ilmu Farmasi, Ilmu Farmasi Sosial/Perilaku/Administrasi, dan Ilmu Klinis. Kualitas pembelajaran di prodi ini telah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.

Jika ingin berkuliah di prodi Farmasi, mahasiswa harus merogoh kocek dengan besaran berikut.

  • UKT: Rp 500 ribu (Kel. I), Rp 1 juta (Kel. II), Rp 5,5 juta (Kel. III), Rp 7,5 juta (Kel. IV), Rp 8,5 juta (Kel. V), Rp 10 juta (Kel. VI), Rp 12,5 juta (Kel. VII), dan Rp 15 juta (Kel. VIII)
  • IPI: Rp 59,1 juta (Kel. IV), Rp 76,5 juta (Kel. V), Rp 89,6 juta (Kel. VI), Rp 100 juta (Kel. VII), dan Rp 110 juta (Kel. VIII)

4. S1 Kebidanan

Selain Kedokteran dan Farmasi, Fakultas Kedokteran UB juga memiliki prodi S1 Kebidanan. Prodi ini menawarkan pembelajaran outcome-based education dengan mata kuliah terkait anatomi dasar, ilmu dasar kebidanan, asuhan dan deteksi kehamilan, embriologi, hingga asuhan dan deteksi persalinan. Kualitas perkuliahan di prodi ini pun sudah terjamin melalui akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.

Adapun besaran biaya kuliah yang harus ditanggung mahasiswa S1 Kebidanan UB adalah sebagai berikut.

  • UKT: Rp 500 ribu (Kel. I), Rp 1 juta (Kel. II), Rp 4,665 juta (Kel. III), Rp 7,22 juta (Kel. IV), Rp 7.997.500 (Kel. V), Rp 8,775 juta (Kel. VI), Rp 10 juta (Kel. VII), dan Rp 12 juta (Kel. VIII)
  • IPI: Rp 35 juta (Kel. IV), Rp 37 juta (Kel. V), Rp 39 juta (Kel. VI), Rp 41 juta (Kel. VII), dan Rp 43 juta (Kel. VIII)

Baca juga: Mengenal Program IUP FK Unair, Bisa Double Degree?

Jalur Seleksi Kelas Reguler Fakultas Kedokteran UB

Kelas reguler di FK UB bisa kamu pilih melalui beberapa jalur seleksi berikut.

1. Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP)

SNBP dilakukan dengan seleksi nilai akademik melalui portal pendaftaran SNPMB. Untuk jalur ini, daya tampung yang tersedia pada 2026 adalah sebagai berikut.

  • S1 Kedokteran: 64 kursi
  • S1 Farmasi: 36 kursi
  • S1 Kebidanan: 32 kursi

2. Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)

Pendaftaran SNBT juga dilakukan melalui portal SNPMB, tetapi seleksi dilakukan dengan nilai UTBK. Daya tampung untuk jalur ini adalah sebagai berikut.

  • S1 Kedokteran: 96 kursi
  • S1 Farmasi: 54 kursi
  • S1 Kebidanan: 48 kursi

3. Seleksi Mandiri (SMUB)

Terdapat 3 macam jalur SMUB yang tersedia untuk Fakultas Kedokteran, yaitu SMUB Prestasi, Rapor, dan Nilai UTBK. Ketiga jalur ini mematok biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu. Daya tampung untuk jalur SMUB Fakultas Kedokteran tahun 2026 mencapai 50% dari total daya tampung prodi dengan rincian berikut.

  • S1 Kedokteran: 160  kursi
  • S1 Farmasi: 90 kursi
  • S1 Kebidanan: 80 kursi 

Baca juga: Berapa Biaya IUP UGM Kedokteran? Ini Rinciannya

Jalur Seleksi IUP Fakultas Kedokteran UB 

Pada jalur seleksi ini, UB menawarkan 30 kursi untuk prodi IUP Medicine. Pendaftaran program ini mematok biaya sebesar Rp 2,5 juta dan dilaksanakan dalam beberapa gelombang. Adapun tahapan seleksinya adalah sebagai berikut.

1. Seleksi Administrasi

Pada tahapan ini, pendaftar harus mengumpulkan beberapa dokumen, yaitu copy kartu identitas, CV, motivation letter, guarantee letter, commitment letter, sertifikat TOEFL/IELTS/TOEIC (opsional), dan recommendation letter (opsional).

2. English Proficiency Test

Program IUP UB tidak mewajibkan sertifikat bahasa Inggris dalam seleksi administrasi. Namun, pendaftar perlu mengikuti English Proficiency Test yang dilakukan secara online.

3. Interview

Jika lolos tes bahasa Inggris, pendaftar harus mengikuti seleksi wawancara secara offline atau online.

Demikian penjelasan tentang 4 prodi sarjana di Fakultas Kedokteran UB beserta informasi jalur seleksinya. Semoga bermanfaat, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.