Arsip Tag: unpad

9 Prodi Kedokteran Gigi Terbaik di Indonesia Versi Scimago 2026

Selain kedokteran, prodi kedokteran gigi juga menjadi prodi yang selalu ramai pendaftar. Hal ini tidak terlepas dari prospek karier yang cerah dan gaji yang menggiurkan bagi lulusan prodi ini. Calon mahasiswa pun berlomba-lomba meraih kursi kedokteran gigi di kampus terbaik di Indonesia, seperti UI, Unair, hingga UGM.

Jika kamu tertarik masuk prodi ini, kamu bisa memilih kampus berdasarkan berbagai pertimbangan, termasuk pertimbangan peringkat seperti yang dikeluarkan SCImago Institutions Rankings. Pemeringkatan yang dikeluarkan SCImago sendiri dilakukan dengan evaluasi berdasarkan dimensi riset (50%), inovasi (30%), dan dampak sosial (20%). Ketiga dimensi tersebut masih terbagi lagi menjadi 20 indikator, seperti output, own journals, innovative knowledge, SDG, dan sebagainya. 

Penasaran dengan daftar kampus yang masuk peringkat teratas versi Scimago 2026? Yuk, simak 9 prodi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi Scimago 2026 di bawah ini!

Top 9 Kedokteran Gigi di Indonesia Versi Scimago 2026

FKG Unpad, salah satu studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi SCImago 2026

FKG Unpad, salah satu studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi SCImago 2026. (Foto: laman FKG Unpad)

1. Universitas Airlangga

FKG Unair adalah fakultas kedokteran gigi tertua di Indonesia yang didirikan pada 1928. Fakultas ini pun menempati posisi pertama studi kedokteran gigi terbaik versi Scimago 2026. Selain itu, FKG Unair juga menempati peringkat 51-150 studi kedokteran terbaik di dunia versi QS WUR 2026. Pembelajaran di fakultas ini juga berkualitas dan didukung dengan RSGM Unair.

Kampus yang berlokasi di Surabaya ini menawarkan 2 macam prodi S1 Kedokteran Gigi, yaitu kelas reguler dan kelas internasional (IUP). Jalur masuk untuk prodi reguler adalah SNBT, SNBP, Mandiri Prestasi, Mandiri UTBK Plus, dan Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan, sedangkan prodi IUP memiliki jalur seleksinya sendiri. Daya tampung prodi reguler adalah 50 kursi SNBP, 75 kursi SNBT, dan 125 kursi Mandiri. Sementara itu, daya tampung Kedokteran Gigi Internasional adalah 45 kursi.

2. Universitas Indonesia

FKG UI menempati posisi kedua studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia versi Scimago 2026. Selain itu, kampus yang terletak di Depok, Jawa Barat ini juga menempati peringkat 51-150 studi kedokteran gigi terbaik versi QS WUR 2026. FKG UI juga menawarkan pembelajaran berkualitas dengan 2 prodi sarjana, yaitu S1 Pendidikan Dokter Gigi Reguler dan S1 Dentistry Kelas Khusus Internasional (KKI). 

Pembelajaran di kampus ini didukung dengan fasilitas lengkap, mulai dari ruang praktikum, laboratorium keterampilan, laboratorium riset biologi oral dan material kedokteran gigi, hingga dental simulation/clinic. Selain itu, UI juga memiliki rumah sakit pendidikan sendiri yang bernama Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut (RSKGM) FKG UI.

Penerimaan FKG UI untuk program reguler dibuka melalui jalur SNBP, SNBT, Prestasi, SIMAK, dan PPKB, sedangkan KKI dibuka melalui jalur Talent Scouting dan SIMAK KKI. Daya tampung untuk program reguler pada 2026 adalah 31 kursi SNBP, 47 kursi SNBT, 27 kursi PPKB, dan 48 kursi SIMAK UI. Sementara itu, daya tampung untuk KKI adalah 18 kursi Talent Scouting dan 23 kursi SIMAK KKI Gel. 1.

3. Universitas Padjadjaran

Scimago 2026 menempatkan FKG Unpad di urutan ke-3 tingkat nasional. Prodi S1 Kedokteran Gigi Unpad juga sudah terakreditasi Unggul dari LAM-PTKes dan memiliki fasilitas lengkap, termasuk RSGM Unpad. 

Selain kelas reguler, Unpad juga memiliki prodi S1 IUP in Dentistry dalam skema Single Degree Track. Program ini menawarkan kesempatan student exchange hingga short-term mobility programs di universitas luar negeri. Mitra universitas tersebut mencakup Hiroshima University Jepang, Thammasat University Thailand, Queensland University of Technology Australia, University Malaya Malaysia, dan lain-lain.

Jika tertarik berkuliah di kampus dan jurusan ini, kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri (Skema Ujian SMUP dan Rapor, UTBK dan Rapor, atau Minat Bakat). Sementara itu, program IUP memiliki jalur seleksi sendiri yang biasanya dibuka dalam 3 batch.

4. Universitas Gadjah Mada

Kedokteran Gigi UGM menempati posisi keempat di Indonesia versi Scimago 2026. Terdapat 2 macam prodi kedokteran gigi yang ditawarkan, yaitu S1 Kedokteran Gigi Reguler dan S1 IUP Dentistry. Pembelajaran yang ditawarkan juga berkualitas dan didukung dengan rumah sakit pendidikan milik UGM, yaitu RSGM UGM Prof. Soedomo.

S1 Kedokteran Gigi Reguler bisa didaftar melalui jalur SNBP, SNBT, PBU, Afirmasi Tridharma, dan UM UGM CBT, sedangkan IUP Dentistry memiliki jalur seleksi tersendiri. Adapun total daya tampung S1 Kedokteran Gigi Reguler adalah 150 kursi dengan persentase 30% SNBP, 30% SNBT, dan 40% Mandiri. Sementara itu, IUP Dentistry memiliki daya tampung 25 kursi.

5. Universitas Hasanuddin

FKG Unhas menempati peringkat 5 se-Indonesia menurut Scimago 2026. Pendidikan Dokter Gigi Unhas memang menawarkan pembelajaran berkualitas yang sudah terakreditasi Unggul dan didukung dengan RSGM Pendidikan Unhas. Terdapat 2 macam kelas yang ditawarkan, yaitu kelas reguler dan internasional.

Pada 2026, Unhas menyediakan kuota untuk prodi Pendidikan Dokter Gigi dengan total 260 kursi. Kamu bisa mendaftarkan diri di prodi ini melalui jalur SNBP, SNBT, Ketua Osis, Mandiri UTBK, Mandiri Non UTBK, dan Kelas Internasional.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Unsoed, Berapa Biaya UKT dan IPI-nya?

6. Universitas Brawijaya

Kedokteran Gigi UB berada di peringkat 6 nasional versi Scimoago 2026. Kualitas pembelajaran prodi ini memang sudah terjamin dengan akreditasi Unggul dari LAM-PTKes. Fasilitas di fakultas ini pun lengkap, termasuk RSGM Universitas Brawijaya sebagai penunjang pendidikan FKG.

S1 Pendidikan Dokter Gigi UB bisa kamu pilih melalui jalur SNBP, SNBT, SMUB Prestasi, SMUB Rapor, atau SMUB Nilai UTBK. Daya tampung yang tersedia pada 2026 adalah 33 kursi untuk jalur SNBP, 50 kursi untuk jalur SNBT, dan 82 kursi SMUB.

7. Universitas Sumatera Utara

Kampus kebanggaan warga Medan ini menempati peringkat 7 se-Indonesia versi Scimago 2026. Kualitas pembelajaran S1 Kedokteran Gigi USU juga sudah terjamin dengan akreditasi Unggul. Selain itu, kampus ini juga memiliki rumah sakit sendiri, yaitu RSGM USU.

Prodi ini bisa kamu daftar melalui jalur SNBP, SNBT, atau Mandiri. Daya tampung yang ditawarkan pada 2026 mencakup 33 kursi untuk SNBP, 48 kursi untuk SNBT, dan 69 kursi Mandiri.   

8. Universitas Jember

Scimago 2026 menempatkan Universitas Jember di posisi 8 studi kedokteran gigi terbaik di Indonesia. FKG Unej memang menyelenggarakan pendidikan berkualitas dengan akreditas Unggul dari LAM-PTKes dan akreditasi internasional dari ASIIN. Selain itu, fakultas ini juga memiliki RSGM sendiri, RSGM Universitas Jember, yang juga terakreditasi Paripurna.

Tertarik masuk S1 Pendidikan Dokter Gigi Unej? Kamu bisa mendaftarkan diri melalui jalur SNBP, SNBT, atau SEMMABA (Mandiri). Daya tampung untuk masing-masing jalur adalah 57 kursi untuk SNBP, 76 kursi untuk SNBT, dan 57 kursi untuk jalur Mandiri.

9. Universitas Trisakti

FKG Usakti menjadi yang terdepan jika dibandingkan kampus swasta lainnya, misalnya menjadi satu-satunya kampus swasta yang memiliki Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis. Kualitas pembelajaran prodi S1 Pendidikan Dokter Gigi Usakti juga sudah terjamin dengan akreditasi A. Jadi, tak heran jika kampus ini menempati posisi 9 se-Indonesia versi Scimago 2026.

Pembelajaran di prodi ini didukung dengan fasilitas lengkap, seperti Lab. BioCore, Lab. OpadCore, Lab. MiCore, hingga Lab. DMTCire. Selain itu, fakultas ini juga memiliki rumah sakit sendiri, yaitu RSGM FKG Usakti.

Baca juga: 6 Prodi Kedokteran Kampus Swasta Terbaik di Indonesia 2026

Tips Lolos Kedokteran Gigi

Tiap tahun, prodi kedokteran gigi di berbagai kampus negeri dan swasta selalu menjadi incaran banyak calon mahasiswa. Prodi kedokteran gigi di banyak kampus pun memiliki tingkat keketatan yang tinggi, terutama di PTN favorit. Di UGM, misalnya, S1 Kedokteran Gigi menjadi prodi terketat keempat dengan rasio keketatan sebesar 1:41 tahun 2026. Dengan demikian, kamu harus mempersiapkan diri dengan baik jika ingin lolos prodi ini.

Untuk memperbesar peluang lolos, kamu harus menargetkan nilai UTBK atau ujian mandiri yang tinggi. Selain itu, kamu juga harus menguasai ilmu-ilmu dasar terkait kedokteran gigi, seperti matematika dan biologi. Agar strategi persiapanmu lebih terarah, kamu juga bisa mengikuti bimbingan belajar seperti Indonesia College. Nantinya, tentor profesional akan memberikan bimbingan dan latihan soal sesuai jalur masuk yang akan kamu ikuti.

Nah, itu dia 9 prodi kedokteran terbaik di Indonesia versi Scimago 2026. Kira-kira, kamu tertarik masuk kampus yang mana?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Ilustrasi alat kedokteran nuklir

Apa Itu Kedokteran Nuklir? Ini Peran dan Jalur Kuliahnya

Apa yang terlintas di pikiranmu saat mendengar kata “nuklir”? Mungkin sebagian besar akan berpikir tentang radiasi atau senjata nuklir yang berbahaya. Namun, ternyata nuklir punya banyak manfaat, lho! Salah satunya adalah dunia kedokteran yang memadukan teknologi nuklir. Bahkan, terdapat cabang ilmu khusus yang disebut kedokteran nuklir.

Kedokteran nuklir merujuk pada cabang ilmu kedokteran yang memanfaatkan bahan radioaktif dalam dosis kecil.  Radioaktif tersebut dapat digunakan untuk kepentingan riset, diagnosis, hingga pengobatan berbagai penyakit, termasuk kanker. Selain ilmu kedokteran, cabang ilmu ini juga memadukan ilmu fisika nuklir, kimia, matematika, hingga teknologi komputer.

Penasaran dengan cabang ilmu ini? Simak penjelasan tentang pengertian, peran, hingga jalur kuliah kedokteran nuklir yang dirangkum dari laman Oncopedia, IAEA, FK Unpad, FT UGM, Mandaya Hospital Group, dan KMK No. 008 Tahun 2009 berikut ini!

Pengertian dan Peran Kedokteran Nuklir

Ilustrasi praktik kedokteran nuklir

Foto: Ilustrasi praktik kedokteran nuklir. (Magnific)

Kedokteran nuklir merupakan cabang ilmu kedokteran yang menggunakan sumber radiasi terbuka dari disintegrasi inti radionuklida buatan untuk mempelajari perubahan fisiologi dan biokimia pada tingkat sel dan molekul serta untuk diagnosis, terapi, dan penelitian. Praktik kedokteran ini menggunakan isotop radioaktif yang dimasukkan ke dalam tubuh pasien untuk memberikan gambaran tentang organ dan jaringan tubuh secara menyeluruh atau mengobati penyakit seperti kanker dan hipertiroid. 

Pengembangan tracer principle oleh George de Hevesy yang memungkinkan penggunaan pelacak radioaktif dalam studi in vivo di dunia medis tanpa memicu respons farmakologis dari tubuh menjadi cikal bakal cabang ilmu ini. Praktik kedokteran ini diawali dengan studi dan pengobatan kelenjar tiroid. Setelah itu, praktiknya semakin meluas seiring pengembangan berbagai alat dan teknik pencitraan seperti kamera gamma, rectilinear scanner, hingga PET/CT scan. 

Praktik medis ini melibatkan dokter spesialis kedokteran nuklir bersama radiografer/teknologis kedokteran nuklir, radiofarmasis, dan tenaga medis terkait dengan memanfaatkan PET scan maupun SPECT scan. Aplikasi kedokteran nuklir berperan dalam beberapa kondisi medis berikut.

  • Diagnosis penyakit jantung 
  • Diagnosis penyakit tiroid
  • Deteksi dan terapi kanker
  • Evaluasi fungsi ginjal
  • Pemeriksaan tulang

Baca juga: Punya 10.400+ Alumni, Yuk Kenalan dengan Kedokteran Universitas Kristen Maranatha

Jalur Kuliah 

Kamu bisa meraih gelar profesi dokter spesialis nuklir melalui Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). Sasaran program ini adalah dokter umum yang ingin mendalami keahlian medis spesifik. Artinya, kamu harus sudah menyelesaikan S1 Pendidikan Kedokteran dan memenuhi persyaratan lainnya jika ingin mengikuti PPDS Kedokteran Nuklir.

Saat ini, PPDS Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler hanya tersedia di Universitas Padjadjaran (Unpad). Untuk praktiknya, Unpad bekerja sama dengan RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung yang menjadi pusat pendidikan dan pusat rujukan nasional layanan kedokteran nuklir. Setelah lulus, peserta program ini akan mendapat gelar Spesialis Kedokteran Nuklir (Sp.K.N.).

Namun, PPDS Kedokteran Nuklir bukan satu-satunya jalur pendidikan yang bisa kamu tempuh jika ingin berkarier di bidang ini. Cabang ilmu ini tidak hanya membutuhkan dokter spesialis nuklir, tetapi juga profesi lain seperti fisikawan medik. Oleh karena itu, kamu juga bisa mengambil prodi Teknik Nuklir jika ingin berkarier di bidang ini.

Selama menempuh studi di prodi Teknik Nuklir, kamu akan belajar berbagai teknik yang mendukung radiologi klinik, seperti radiodiagnostik hingga radioterapi menggunakan radiasi dan radioisotop.

Baca juga: Mengenal Teknologi Kedokteran ITS dan Bedanya dengan Teknik Biomedik

Daftar Kampus yang Buka Program Spesialis Kedokteran Nuklir dan Teknik Nuklir

Kamu hanya bisa menempuh PPDS Kedokteran Nuklir dan Teranostik Molekuler di Unpad jika ingin menjadi dokter spesialis kedokteran nuklir. Adapun daftar universitas yang bisa kamu tuju jika ingin berkarier sebagai fisikawan medik dan karier lain terkait cabang ilmu ini adalah sebagai berikut.

  • Universitas Gadjah Mada – S1 Teknik Nuklir
  • Politeknik Teknologi Nuklir (Poltek Nuklir) Yogyakarta – D4 Teknokimia Nuklir
  • Institut Teknologi Bandung – Magister dan Doktor Ilmu dan Rekayasa Nuklir

Demikian penjelasan tentang kedokteran nuklir. Semoga menjawab, ya!

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Mahasiswa Kedokteran

7 Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

Kuliah di jurusan kedokteran menjadi impian banyak orang, terbukti dari banyaknya jumlah pendaftar kedokteran di berbagai kampus ternama di Indonesia. Untuk memilih kampus dan jurusan kedokteran terbaik, kamu bisa menilainya berdasarkan beberapa kriteria. Salah satunya adalah peringkat jurusan dari berbagai lembaga atau institusi, seperti peringkat QS WUR.

QS World University Ranking (QS WUR) dikeluarkan oleh Quacquarelli Symonds dengan pemeringkatan berdasarkan beberapa kategori, termasuk kategori kedokteran. Pemeringkatan tersebut dilakukan berdasarkan penilaian terhadap 5 indikator, yaitu employer reputation (ER), h-index citations, citations per paper, reputasi akademik, dan jaringan penelitian internasional. Dalam pemeringkatan jurusan kedokteran QS WUR 2026, terdapat total 850 universitas yang dinilai dengan peringkat pertama diraih oleh Harvard University.

Di tahun 2026, terdapat setidaknya 7 universitas di Indonesia yang masuk dalam pemeringkatan QS WUR kategori kedokteran. Yuk, simak daftar 7 jurusan kedokteran tersebut di bawah ini!

7 Universitas dengan Jurusan Kedokteran Terbaik di Indonesia

Mahasiswa jurusan kedokteran

Berikut adalah 7 universitas dengan jurusan kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR 2026.

  1. Universitas Indonesia

Tahun ini, Kedokteran UI menjadi prodi kedokteran terbaik di Indonesia versi QS WUR dan menempati peringkat 251-300 dunia. Peringkat tersebut diperoleh dengan nilai ER sebesar 66,5, h-index citations sebesar 52,5, citations per paper sebesar 63,6, reputasi akademik sebesar 62, serta jaringan penelitian internasional sebesar 56,3.

Selain peringkat QS WUR, Kedokteran UI juga meraih peringkat 6 ASEAN QS World Ranking dan peringkat 432 kedokteran terbaik versi EduRank World Ranking. Fakultas kedokteran tertua di Indonesia ini juga telah meraih akreditasi A dari BAN-PT. Di samping itu, Kedokteran UI juga menjadi prodi dengan pendaftar terbanyak kedua pada SNBP 2026, yaitu dengan jumlah pendaftar sebesar 1.943 orang.

Jika kamu tertarik dengan Kedokteran UI, kamu bisa mengikuti seleksi Kedokteran UI melalui 4 jalur, yaitu jalur SNBP, SNBT, Mandiri (SIMAK UI), dan Kelas Internasional (KKI).

2. Universitas Airlangga

Unair meraih peringkat 351-400 dunia, menjadikan Kedokteran Unair sebagai prodi kedokteran terbaik kedua di Indonesia. Pencapaian tersebut diraih melalui skor ER sebesar 66,5, h-index citations sebesar 45,8, citations per paper sebesar 51, reputasi akademik sebesar 61,8, dan jaringan penelitian internasional sebesar 50,5.

Fakultas Kedokteran Unair sendiri merupakan fakultas kedokteran tertua kedua di Indonesia dengan usia lebih dari 1 abad. Kualitas prodi ini pun telah terbukti dengan perolehan akreditasi dari LAM-PTKes dengan nilai A serta akreditasi ASIIN.

Tertarik untuk masuk Kedokteran Unair? Kamu bisa mendaftar prodi ini melalui beberapa jalur, yaitu SNBP, SNBT, Mandiri Ujian Tulis dan Kemitraan, serta Kelas Internasional.

3. Universitas Gadjah Mada

Di urutan ketiga, kedokteran UGM meraih peringkat 401-450. Kedokteran UGM berhasil memperoleh nilai ER sebesar 64, h-index citations sebesar 44, citations per paper sebesar 58,7, reputasi akademik sebesar 57,3, dan jaringan penelitian internasional sebesar 37,6.

Kualitas Kedokteran UGM pun telah dibuktikan dengan akreditasi Unggul oleh LAM-PTKes dan akreditasi dari ASIIN. Selain itu, Kedokteran UGM juga memiliki sumber daya yang kuat serta kerja sama dengan universitas ternama di Indonesia dan luar negeri. Kurikulum dan pengajar yang kompeten membuat angka keberhasilan mahasiswa  pada UKMPD nasional cukup tinggi dengan lebih dari 90% kelulusan.

Jika kamu tertarik masuk Kedokteran UGM, kamu bisa mengikuti 4 jalur seleksi, yaitu jalur SNBP, SNBT, Mandiri, dan International Undergraduate Program (IUP).

Baca juga: Daftar Jurusan di UIN Walisongo Semarang, Ada Apa Saja?

4. Universitas Padjadjaran

Di posisi keempat, Kedokteran UNPAD berhasil meraih peringkat 501-550 dunia. Berdasarkan penilaian QS WUR, UNPAD memperoleh nilai ER sebesar 55,3, h-index citations sebesar 46, citations per paper sebesar 61, reputasi akademik sebesar 51,3, dan jaringan penelitian internasional sebesar 37,2. Tak hanya meraih peringkat keempat, Kedokteran Unpad juga telah meraih akreditasi Unggul dari LAM-PTKes.   

Untuk menjadi mahasiswa Kedokteran Unpad, kamu bisa memilih berbagai jalur seleksi, seperti SNBP, SNBT, Mandiri Prestasi Akademik, Seleksi Minat dan Bakat, IUP, hingga Seleksi Kemitraan Strategis.

5. Universitas Hasanuddin

Berdasarkan penilaian QS WUR, Unhas memperoleh nilai ER sebesar 51,9, h-index citations sebesar 36,8, citations per paper sebesar 53,7, reputasi akademik sebesar 53,7, dan jaringan penelitian internasional sebesar 33,6. Hasil tersebut membuat Unhas menduduki peringkat 601-650 dunia.

Bagi kamu yang tinggal di wilayah Indonesia timur, Kedokteran Unhas bisa menjadi salah satu pilihan studi yang pas. Jika tertarik dengan Kedokteran Unhas, kamu bisa mendaftar melalui jalur SNBP, SNBT, dan beberapa jalur Seleksi Mandiri, termasuk Kelas Internasional.

6. Universitas Diponegoro

PTN yang terletak di Semarang, Jawa Tengah ini berhasil meraih peringkat 701-850. Capaian tersebut diraih melalui nilai ER sebesar 54,5, h-index citations sebesar 30,9, citations per paper sebesar 42,6, reputasi akademik sebesar 48,7, serta jaringan penelitian internasional sebesar 28,1.

Tertarik masuk Kedokteran Undip? Kamu bisa mengikuti jalur seleksi SNBP, SNBT, Mandiri, atau Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Selain itu, kamu juga bisa mengikuti program IUP yang dibuka dalam beberapa gelombang.

7. Universitas Brawijaya

Sama seperti Undip, UB juga meraih peringkat 701-850. Peringkat tersebut diraih dengan nilai ER sebesar 55,8, h-index citations sebesar 34, citations per paper sebesar 45, reputasi akademik sebesar 47,6, dan jaringan penelitian internasional sebesar 21,7.

Prodi yang telah terakreditasi Unggul oleh LAM-PTKes ini bisa kamu daftar melalui beberapa jalur seleksi, seperti SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri UB (SMUB). Kamu juga bisa mendaftar program IUP yang biasanya dibuka dalam 2 intake.

Baca juga: Kuliah Kedokteran Bedah Berapa Tahun? Ini yang Perlu Diperhatikan

4 Tips Masuk Kedokteran 

Dari tahun ke tahun, jurusan kedokteran selalu menjadi salah satu jurusan dengan jumlah pendaftar terbanyak. Artinya, jurusan ini memiliki persaingan yang ketat. Jika kamu tertarik dengan jurusan ini, maka kamu harus belajar dan mempersiapkan diri dengan baik.

Bagi kamu yang ingin masuk jurusan kedokteran, kamu bisa mempersiapkan diri dengan beberapa langkah berikut.

  1. Riset Jurusan dan Universitas

Setiap universitas memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, kamu perlu melakukan riset terhadap fasilitas, kurikulum, hingga pengajar di universitas tujuanmu, lalu menilai apakah hal-hal tersebut sesuai dengan minat dan kebutuhanmu. Kamu bisa melakukan riset tersebut melalui website universitas atau berkonsultasi dengan ahlinya, misalnya para pengajar di bimbel kedokteran.

2. Perkuat Kemampuan Akademis 

Agar bisa lolos seleksi masuk kedokteran, kamu perlu belajar dengan giat. Beberapa mata pelajaran seperti matematika, biologi, kimia, dan fisika menjadi ilmu dasar di kedokteran, sehingga kamu perlu memperdalam pemahaman di mata pelajaran tersebut. 

Jika kamu kesulitan belajar sendiri, kamu juga bisa belajar dengan tentor di bimbel persiapan kuliah atau bimbel kedokteran. Selain bisa mendapat arahan sesuai kebutuhanmu, kamu juga bisa lebih termotivasi karena bertemu dengan sesama pejuang kedokteran.

3. Perdalam Kemampuan Bahasa Inggris

Beberapa universitas menawarkan program kelas internasional atau IUP. Jika kamu tertarik dengan program IUP Kedokteran, kamu perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik karena pembelajaran di jurusan ini sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, terdapat tes literasi bahasa Inggris dan wawancara dalam bahasa Inggris yang harus kamu hadapi dalam proses seleksi.

4. Kuatkan Tekad, Motivasi, dan Doa

Selain persiapan akademik, kamu juga perlu mempersiapkan mental dengan baik. Proses seleksi hingga masa studi di kedokteran membutuhkan fisik dan mental yang kuat. 

Persiapan mental bisa kamu lakukan dengan banyak cara, misalnya dengan mencari dukungan dari orang-orang terdekat. Kamu juga bisa memperbanyak doa untuk mendapatkan kekuatan dan ketenangan hati serta memperkuat rasa percaya diri.

Itu dia 7 jurusan kedokteran terbaik di Indonesia menurut QS WUR 2026. Kira-kira kamu tertarik mendaftar di universitas mana, nih?

Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus Kedokteran. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.

Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog bimbelkedokteran.id. Cek juga halaman kami lainnya di indonesiacollege.co.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Kedokteran UNPAD

Mengetahui Sejarah, Kurikulum, dan Prospek Kerja Lulusan Kedokteran UNPAD

Salah satu program studi kedokteran terbaik di Indonesia berada di Universitas Padjajaran atu UNPAD. Di sini, Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) tergabung dalam Fakultas Kedokteran atau FK UNPAD.

Mahasiswa kedokteran UNPAD dididik untuk menjadi calon dokter yang berkarakter, beriman, dan beriman kepada Tuhan YME. Selain itu, nilai karakter lainnya berupa menjunjung tinggi moralitas, bertanggung jawab sosial, serta berkomitmen untuk menyehatkan kehidupan.

Apabila kamu ingin menjadi bagian dari UNPAD dan lulus menjadi dokter, simak artikel Mengetahui Sejarah, Kurikulum, dan Prospek Kerja Lulusan Kedokteran UNPAD ini!

Berdirinya Fakultas Kedokteran UNPAD

Terbentuknya Fakultas Kedokteran UNPAD dimulai saat Kongres IDI tahun 1953 di Surabaya. Saat itu, Menteri Kesehatan RI, dr. Lie Kiat Teng menyampaikan tentang masalah kesehatan nasional yang penanggulangannya memerlukan tenaga medis dalam jumlah besar. Gagasan tersebut kemudian terjawab dengan dibentuknya Yayasan Fakultas Kedokteran Bandung di tahun 1956.

Pendirian Fakultas Kedokteran didukung oleh pemerintah, tokoh masyarakat, dan juga RS Ranca Badak (saat itu RS Hasan Sadikin). Tidak hanya itu, staf pengajar dari Fakultas Teknik UI (saat ini ITB) juga menyampaikan dukungannya.

Fakultas Kedokteran UNPAD resmi berdiri pada tanggal 11 September 1957. Saat itu, staf pengajarnya hanya berjumlah 26 orang yang berasal dari RS Ranca Badak. Mahasiswanya sendiri sebanyak 65 orang di angkatan pertama dan 199 di tahun kedua. Pendaftaran mahasiswa FK UNPAD kala itu dilakukan di sebuah bioskop di Jalan Merdeka dan tanpa tes.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan tidak hanya terjadi pada fakultasnya, melainkan juga studi atau kurikulumnya. Saat ini, proses pembelajaran di FK UNPAD dilaksanakan dengan metode competency-based training yang meliputi kompetensi klinik dan manajemen kesehatan masyarakat.

Kurikulum Pembelajaran

Mahasiswa kedokteran UNPAD memiliki beban studi sebanyak 144 SKS termasuk KKNM-PMD. Jumlah kredit tersebut harus dipenuhi dalam waktu 7 – 14 semester dan apabila melebihi waktu akan dilakukan pemutusan hubungan studi.

Terdapat beberapa metode pembelajaran yang digunakan di PSPD UNPAD yaitu.

  • Perkuliahan
  • Tutorial
  • Praktikum
  • Seminar
  • Tugas
  • Kerja Lapangan
  • Penelitian Akhir (Skripsi/Minor Thesis)
  • Junior Clerkship
  • Tahap Persiapan Bersama (TPB)

Saat menjalani perkuliahan, UNPAD memiliki standar kelulusan yang cukup tinggi. Mahasiswa Kedokteran UNPAD diharuskan untuk melakukan protap yudisium setiap tahunnya untuk bisa lanjut ke tingkat yang lebih lanjut. Ketentuannya sendiri yaitu sebagai berikut.

  • Tahun Pertama
    • Memiliki IPK sekurang-kurangnya 2.00
    • Tidak terdapat huruf mutu E
    • Huruf mutu D tidak melebihi (<) 20% (8 SKS) dari beban studi (39 SKS)
    • Institusional TOEFL = 550
  • Tahun Kedua
    • Tidak ada nilai E
    • IPK > 2,0
    • Jumlah D < 20% (9 SKS) dari total sks tahun kedua (43 SKS)
  • Tahun Ketiga dan Keempat
    • Tidak ada nilai E
    • IPK > 2,0
    • Jumlah D < 20% (tahun 3 maksimal 8 dari 41 SKS; tahun 4 maksimal 4 dari 21 SKS)
  • Mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked.)
    • Lulus semua program dan departemental, tidak ada nilai D dan E
    • IPK > 2,75

Apabila mahasiswa tidak memenuhi kriteria-kriteria di atas, maka diharuskan untuk mengulang hingga bisa dinyatakan lulus Protap Yudisium.

Prospek Kerja Lulusan

Sebelum bisa melakukan pekerjaan profesi dokter, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Pertama, yaitu menjalani program internship selama 12 bulan untuk mendapat Surat Tanda Registrasi (STR) dari Konsil Kedokteran Indonesia. Selain itu, perlu juga untuk memperoleh Surat Izin Praktik (SIP) untuk bisa memulai praktik mandiri.

Lulusan dari Kedokteran UNPAD akan memiliki beberapa kompetensi yaitu.

  • Profesionalitas yang luhur
  • Mawas diri dan pengembangan diri
  • Komunikasi efektif
  • Literasi dan pengelolaan teknologi dan informasi
  • Literasi sains dan penggunaan landasan ilmiah
  • Keterampilan klinis
  • Pengelolaan masalah kesehatan
  • Literasi keuangan dan asuransi kesehatan
  • Kolaborasi dan kerjasama interprofesi
  • Keselamatan pasien dan mutu pelayanan

Kompetensi-kompetensi tersebut membuka banyak pintu pekerjaan. Mahasiswa yang sudah lulus dari seluruh rangkaian studi bisa bekerja sebagai.

  • Dokter Praktek Layanan Primer yang menyelenggarakan praktek secara pribadi atau di Instansi (Pemerintah atau Swasta) misalnya  di Klinik, Puskesmas dan Rumah Sakit
  • Tenaga Pendidik (Dosen)
  • Tenaga Peneliti
  • Bekerja di Industri Farmasi
  • Bekerja di bidang manajerial
  • Editor buku-buku teks kedokteran/penulis
  • Bekerja di LSM Kesehatan nasional dan intenasional
  • Asuransi Kesehatan
  • Melanjutkan Studi di Program Pendidikan Pascasarjana (Strata 2)
  • Melanjutkan Studi di Program Pendidikan Dokter Spesialis (Sp-1)

Jika kamu ingin sukses menjadi mahasiswa kedokteran dan tidak kaget saat menjalankan studi baca Ingin Jadi Dokter? Ketahui Dulu Prosesnya!